Beranda blog Halaman 69

Karawang Jadi Tuan Rumah Rakor Infrastruktur Jawa Barat, Gubernur Dedi Mulyadi Tekankan Jalan Bebas Macet

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Kabupaten Karawang menjadi tuan rumah rapat koordinasi percepatan pembangunan infrastruktur Jawa Barat yang dipimpin langsung Gubernur Dedi Mulyadi, Kamis (18/9/2025).

Rapat yang digelar di Aula Gedung Singaperbangsa ini dihadiri lengkap oleh 27 bupati dan wali kota se-Jawa Barat, bersama para kepala dinas PUPR serta perhubungan.

Dalam arahannya, Dedi menekankan pentingnya percepatan penyelesaian jalan-jalan besar yang kerap menjadi sumber kemacetan. “Tidak boleh berlama-lama. Karena jalan macet sama artinya ekonomi terhambat,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa infrastruktur tidak hanya soal kekuatan, tetapi juga estetika. Jalan harus rapi, trotoar ramah pejalan kaki, dan taman kota jangan dibiarkan mati.

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh SE, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan menjadikan Karawang tuan rumah rapat koordinasi ini. “Kami siap menindaklanjuti arahan Gubernur dan ikut mempercepat pembangunan demi kemajuan Jawa Barat,” ucapnya.

Ketua BUMDes Pancakarya Bungkam, Ratusan Juta Ketahanan Pangan Dana Desa 2025 untuk Sewa Sawah Dipertanyakan

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Ketidakhadiran Ketua BUMDes Pancakarya dalam pemeriksaan Inspektorat beberapa waktu lalu berbuntut panjang. Berbagai spekulasi muncul di kalangan warga, sementara yang bersangkutan memilih bungkam saat dikonfirmasi awak media.

Sejumlah pertanyaan penting pun menggantung tanpa jawaban:

1. Alasan Ketidakhadiran: Mengapa Ketua BUMDes tidak hadir saat pemeriksaan Inspektorat?.

2. Spekulasi Kesengajaan: Benarkah ketidakhadiran tersebut disengaja, seperti yang diperbincangkan warga?.

3. Instruksi Kepala Desa: Apakah ada arahan dari Kepala Desa untuk tidak menghadiri pemeriksaan?

4. Program Ketahanan Pangan: Benarkah BUMDes Pancakarya mengelola program ketahanan pangan berupa sewa lahan sawah senilai Rp186 juta dari dana desa tahun 2025?.

5. Lokasi Lahan: Di mana lokasi lahan sawah yang disewa tersebut?

6. Dokumen Sewa: Apakah tersedia bukti atau dokumen perjanjian sewa-menyewa lahan sawah?.

7. Transparansi: Bisakah publik melihat dokumen-dokumen terkait sewa-menyewa lahan sawah?.

Alih-alih memberikan jawaban dan penjelasan kepada publik, Ketua BUMDes Pancakarya Winda memilih untuk tetap diam saat dikonfirmasi.

Sikap ini tentu menimbulkan tanda tanya besar dan berpotensi menimbulkan kecurigaan di kalangan masyarakat.

Kasus ini menjadi sorotan karena menyangkut pengelolaan dana desa yang seharusnya transparan dan akuntabel. Masyarakat Karawang, khususnya warga desa yang terkait, berhak mendapatkan informasi yang jelas dan benar mengenai penggunaan dana yang dipercayakan kepada BUMDes Pancakarya.

LMP Jabar Bongkar Dugaan Penipuan Libatkan Oknum Bagian Umum Setda Karawang

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Laskar Merah Putih (LMP) Markas Daerah Jawa Barat melontarkan kritik pedas terhadap kinerja Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Karawang. Kritik ini mencuat setelah surat audiensi yang diajukan LMP tak kunjung mendapatkan respons resmi. Lebih jauh, LMP juga menyoroti dugaan keterlibatan oknum di lingkungan Bagian Umum dalam kasus penipuan.

Ketua LMP Mada Jabar, H. Awandi Siroj Suwandi, menjelaskan pihaknya sudah melayangkan surat audiensi yang dijadwalkan berlangsung pada 18 September 2025. Namun, hingga batas waktu yang ditentukan, Kepala Bagian Umum Setda Karawang, Furqon, tidak memberikan jawaban.

“Jika memang belum siap menerima audiensi, seharusnya surat kami dibalas secara resmi. Tetapi sampai sekarang tidak ada respons sama sekali,” tegas Awandi atau yang akrab disapa Bah Wandi kepada awak media Kamis, 18/9/2025.

Upaya klarifikasi langsung ke kantor Bagian Umum juga tak membuahkan hasil. LMP justru diarahkan agar surat dialamatkan ke Sekretaris Daerah (Sekda), Asep Aang Rahmatullah. Bah Wandi menilai prosedur tersebut hanya upaya mengalihkan tanggung jawab.

“Kalau memang mekanismenya harus melalui disposisi Sekda, semestinya mereka memberi jawaban tertulis. Bukan malah mengabaikan surat kami,” ujarnya.

Menurut LMP, audiensi tersebut sejatinya diajukan untuk mengonfirmasi dugaan kasus penipuan yang menyeret seorang pengusaha asal Bekasi bersama oknum yang disebut-sebut memiliki relasi dengan Bagian Umum Setda Karawang.

Bah Wandi menekankan, LMP hadir sebagai kontrol sosial untuk memastikan jalannya tata kelola pemerintahan. Ia menduga lemahnya pengawasan internal membuat praktik dugaan penipuan semakin berani.

“Beredar informasi adanya dugaan pemalsuan dokumen seperti SPK (Surat Perintah Kerja) dan SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana) palsu. Ini persoalan serius yang mencoreng nama baik Pemerintah Kabupaten Karawang,” kata Bah Wandi.

Ia memperingatkan, jika masalah ini dibiarkan berlarut, wibawa pimpinan daerah mulai dari Bupati, Wakil Bupati, hingga Sekda akan ikut dipertaruhkan.

Atas dasar itu, LMP Jabar mendesak Bupati dan Sekda Karawang segera mengevaluasi kinerja Kepala Bagian Umum. “Kami minta jabatan Kepala Bagian Umum dipertimbangkan kembali, bahkan bila perlu diganti. Jika kasus semacam ini terulang, jelas mencerminkan ketidakprofesionalan pemerintah,” tegasnya.

LMP juga menduga kuat keterlibatan oknum yang memiliki kedekatan langsung dengan Kepala Bagian Umum, bahkan ada indikasi keterlibatan pegawai maupun mantan pegawai.

Sebagai tindak lanjut, LMP Jabar berencana kembali melayangkan surat audiensi, kali ini langsung ditujukan kepada Sekda Karawang. Langkah tersebut diharapkan membuka ruang dialog sekaligus menyelesaikan persoalan yang dinilai mencoreng citra pemerintah daerah.

Viral! Pacar Bongkar Dugaan Pelecehan di Pabrik Karawang: Perpanjang Kontrak Harus ‘Staycation’ Dulu

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Sebuah unggahan di media sosial Instagram yang menyoroti dugaan pelecehan seksual di lingkungan kerja di Karawang menjadi viral dan memicu perdebatan luas di kalangan warganet. Kasus ini pertama kali diangkat oleh akun Instagram @infokrw_id, yang melaporkan adanya seorang karyawati di sebuah pabrik ternama yang diduga diminta untuk “check-in” atau berhubungan intim oleh atasannya sebagai syarat untuk perpanjangan kontrak kerja.

Dalam unggahan tersebut, akun @infokrw_id menjelaskan bahwa kasus ini mencuat setelah kekasih dari karyawati tersebut, dengan nama akun @fahXXXXXX, memberanikan diri untuk mengangkat masalah ini ke media sosial.

“Viral! Seorang karyawan perempuan yang bekerja di Pabrik ternama di Karawang diajak Chekin oleh seorang pimpinan untuk syarat perpanjang kontrak,” tulis akun tersebut.

Pihak pengunggah, yang dalam hal ini adalah kekasih korban, berharap agar dinas terkait dapat segera menindaklanjuti laporan ini dan mendatangi pabrik yang bersangkutan.

Namun, demi menjaga privasi dan keamanan pihak-pihak yang terlibat, nama pabrik tersebut masih dirahasiakan.

Unggahan ini sontak memicu beragam reaksi dari warganet, seperti yang terlihat dalam tangkapan layar kolom komentar.

Sebagian besar warganet menyuarakan kemarahan dan keprihatinan mereka. Salah satu pengguna dengan tegas menyatakan,

“Sumpah ko aneh ya bilang kejadian seperti ini tdk aneh? itu harga diri loh, kalau sdh sering kejadian seperti ini harusnya lapor jangan di biarkan, penyakit buruk ko di pelihara.”

Diskusi di kolom komentar juga menyoroti kompleksitas dan tantangan dalam melaporkan kasus serupa. Seorang pengguna berpendapat bahwa tidak semua orang berani untuk angkat bicara (speak up).

Namun, argumen ini ditanggapi oleh pengguna lain yang mendorong agar korban dan masyarakat tidak tinggal diam.

“Memang diakui susah kalau mengandalkan hukum di negara ini tapi anda gunakan kekuatan masyarakat selama apa yg anda lakukan perjuangkan itu benar dan fakta rakyat pun pasti bakan menolong,” tulis seorang warganet, menggarisbawahi pentingnya dukungan publik dalam melawan praktik-praktik tidak adil di tempat kerja.

Hingga berita ini diturunkan, kasus ini masih menjadi perbincangan hangat di media sosial, menyoroti isu kerentanan pekerja kontrak dan dugaan penyalahgunaan wewenang yang masih terjadi di lingkungan industri.

Pihak berwenang diharapkan dapat segera merespons laporan masyarakat ini untuk melakukan investigasi lebih lanjut.

Apprenticeship Gemilang: Nestlé Gandeng Pemkab Karawang Siapkan Anak Muda Masuki Dunia Industri

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – PT Nestlé Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang meluncurkan program Apprenticeship Gemilang yang bertujuan meningkatkan kompetensi generasi muda agar siap memasuki dunia industri.

Acara yang mengusung tema “Sinergi untuk Masa Depan: Kolaborasi Gemilang Apprenticeship Program – Generasi Muda Kompeten, Industri Cemerlang” ini digelar pada Rabu (17/9/2025) dan dihadiri Wakil Bupati Karawang, H. Maslani.

Turut hadir Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Karawang, M. Ridwan Salam, S.Sos., M.Si., serta Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Rosmalia Dewi, S.H., M.H.

Program ini menggabungkan pembelajaran di kelas dengan praktik langsung di area produksi. Dengan metode tersebut, peserta dapat memperoleh keterampilan yang sesuai kebutuhan industri saat ini.

Dari lebih dari 4.000 pendaftar, sebanyak 16 peserta berhasil lolos seleksi ketat dan berhak mengikuti pelatihan ini. Antusiasme tersebut menunjukkan besarnya minat generasi muda untuk mengembangkan diri di dunia kerja.

Corporate Affairs and Sustainability Director PT Nestlé Indonesia, Siti Sufintri, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Karawang atas dukungan yang diberikan terhadap program ini.

“Kami sangat berterima kasih atas kolaborasi yang terjalin. Harapannya, program ini bisa menjadi kontribusi nyata dalam menyiapkan generasi muda yang kompeten sekaligus mendukung kemajuan industri di Karawang,” ujarnya.

Pemkab Karawang menegaskan siap terus bersinergi dengan sektor swasta demi membuka peluang lebih luas bagi anak muda Karawang agar semakin siap menghadapi tantangan dunia kerja.

Skandal Dana Desa Pancakarya Mencuat, Ketua Bumdes “Tak Dihadirkan”, Inspektorat Didesak Usut Tuntas

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Inspektorat Daerah Kabupaten Karawang telah melakukan pemeriksaan khusus (riksus) di Desa Pancakarya terkait penggunaan Dana Desa tahun 2022 hingga 2024.

Namun ketidakhadiran Ketua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam pemeriksaan yang digelar pada Senin, 15 September 2025. Justu selain menjadi sorotan Inspektorat juga menjadi pertanyaan publik, karena dinilai janggal.

Sekretaris Inspektur Inspektorat Daerah, Taupik, menegaskan, semua pihak yang bertanggung jawab dalam pemerintahan desa wajib hadir, termasuk Ketua BUMDes yang tidak hadir saat pemeriksaan.

Ia menandaskan, Inspektorat pun berencana menjadwalkan ulang pemanggilan Ketua BUMDes Pancakarya untuk dimintai keterangan terkait informasi yang dibutuhkan.

Terpisah, Ketua Karawang Monitoring Group (KMG) Imron Rosadi mengaku sangat prihatin dengan situasi yang terjadi di Desa Pancakarya terkait pemeriksaan khusus (riksus) oleh Inspektorat Daerah Kabupaten Karawang.

Menurutnya, Ketidakhadiran Ketua Bumdes dalam pemeriksaan tersebut menimbulkan banyak pertanyaan dan kecurigaan.

“Saya mendesak Inspektorat untuk segera memanggil Ketua Bumdes Desa Pancakarya. Alasan yang diberikan hanya dnegan menghadirkan pengurus saja, tidak bisa diterima. Bumdes adalah bagian integral dari penyelenggaraan pemerintahan desa, yang juga menggunakan anggaran dari Dana Desa. Oleh karena itu, transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Bumdes adalah suatu keharusan,” ujar Imron, Selasa (16/9/2025).

Ada apa dengan Kepala Desa? Mengapa Ketua Bumdes tidak dihadirkan? Apa yang sedang ditutupi? Inspektorat tidak boleh bekerja setengah-setengah. Panggil Ketua Bumdes, pertanyakan semua hal yang memang seharusnya dipertanggungjawabkan.

“Sikap yang ditunjukkan oleh pihak-pihak terkait justru menimbulkan kesan bahwa ada sesuatu yang sedang disembunyikan,” ucap Imron.

” Hal ini sangat merugikan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa Pancakarya. Inspektorat harus bertindak tegas dan profesional untuk mengungkap kebenaran dan memastikan tata kelola pemerintahan desa yang baik di Desa Pancakarya,” imbuhnya.

Bosan Olahan Lele Biasa? ‘Sego Lele’ Hadirkan Varian Katsu hingga Saus Bangkok, Gratis Ongkir!

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Sebuah inovasi kuliner baru hadir di Karawang bagi para pencinta ikan lele dan mereka yang mencari solusi lauk praktis sehari-hari.

Mengusung slogan “Lele Naik Kelas!”, jenama kuliner bernama Sego Lele menawarkan beragam olahan lele yang modern dan anti-mainstream, mulai dari Lele Katsu hingga Lele Saus Bangkok, dengan harga yang sangat terjangkau.

Terobosan ini pertama kali diperkenalkan, yang menyasar para ibu rumah tangga dan pekerja yang seringkali bingung menentukan menu makanan.

“Bismillah… Monggo ibu-ibu yang bingung mau makan lauk apa, ada LESGO (Lele Siap Goreng)!” tulisnya dalam unggahan yang langsung menarik perhatian warganet.

Sego Lele tidak hanya menawarkan lele goreng biasa, tetapi juga menyajikan kreasi unik yang memadukan cita rasa lokal dan internasional.

Hal ini menjadi jawaban bagi mereka yang mungkin sudah bosan dengan pecel lele konvensional.

Salah satu yang paling menonjol dari menu mereka adalah Lele Katsu + Sego seharga Rp 20.000, yang menawarkan sensasi renyah ala hidangan Jepang.

Selain itu, ada juga menu fusion seperti Lele Saus Bangkok + Sego dan Lele Singapore + Sego yang menjanjikan pengalaman rasa yang baru dan menyegarkan.

Bagi pencinta pedas, tersedia berbagai pilihan sambal, mulai dari Lele Sambel Geprek, Lele Crispy Sambel Ijo, hingga Lele Dabu-dabu, yang semuanya ditawarkan dengan harga seragam Rp 13.000 sudah termasuk nasi (sego).

Tidak hanya menyediakan hidangan siap santap, Sego Lele juga memberikan solusi praktis bagi mereka yang ingin memasak sendiri di rumah tanpa repot.

Tersedia Lele Marinasi (isi 5) dan Lele Potong tanpa kepala seharga Rp 18.000 per pak, yang sudah dibumbui dan siap untuk digoreng kapan saja.

Untuk melengkapi hidangan, tersedia pula menu pendamping seperti Ayam Srundeng, tempe, dan tahu goreng.

Yang membuat penawaran ini semakin menarik adalah adanya promo gratis ongkos kirim (free ongkir). Hal ini menjadikan Sego Lele sebagai pilihan yang sangat praktis dan ekonomis, terutama di tengah kesibukan sehari-hari.

Anda Pencinta Lele? Atau Sedang Mencari Solusi Lauk Praktis Untuk Keluarga?

Jangan biarkan rasa lapar dan kebingungan memilih menu mengganggu hari Anda! Sego Lele hadir dengan konsep “Lele Naik Kelas” yang akan mengubah cara Anda menikmati lele selamanya.

Kenapa Harus Coba Sego Lele?

MENU UNIK: Nikmati sensasi Lele Katsu yang renyah, Lele Saus Bangkok yang eksotis, atau pedasnya Lele Sambal Dabu-dabu yang menggigit!

HARGA JUJUR: Makan enak dan kenyang sudah termasuk nasi mulai dari Rp 13.000 saja!

SUPER PRAKTIS: Malas keluar rumah? Kami antar pesanan Anda sampai ke depan pintu dengan GRATIS ONGKIR!

STOK DI RUMAH: Sediakan selalu Lele Marinasi Siap Goreng di kulkas Anda untuk lauk darurat yang lezat dan bergizi.

Tunggu apa lagi? Ucapkan selamat tinggal pada menu yang itu-itu saja. Saatnya manjakan lidah Anda dan keluarga dengan hidangan lele yang naik kelas!

Pesan Sekarang! Langsung Japri ke WhatsApp:

📞 0852-8596-6734

Sego Lele – Solusi Makan Enak, Praktis, dan Hemat!

Sinergi Lapas Kelas IIA Karawang dan BNNK, Perangi Narkoba Lewat Program Rehabilitasi

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karawang resmi menandatangani perjanjian kerja sama dalam rangka mendukung Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Penandatanganan tersebut dirangkaikan dengan pembukaan kegiatan Rehabilitasi Pemasyarakatan bagi warga binaan, yang digelar pada Senin (15/8) di Gedung Serbaguna Lapas Karawang.

Acara ini dihadiri jajaran struktural Lapas Karawang, tim rehabilitasi BNNK Karawang, serta puluhan warga binaan yang menjadi peserta program rehabilitasi. Rangkaian kegiatan diawali dengan prosesi penandatanganan perjanjian kerja sama antara Kepala Lapas Kelas IIA Karawang, Christo Toar, dan Kepala BNNK Karawang, AKBP Yuswandi, sebagai simbol nyata sinergi kedua lembaga dalam memperkuat upaya pemberantasan narkoba, khususnya di lingkungan pemasyarakatan.

Usai penandatanganan, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan resmi program rehabilitasi pemasyarakatan. Momen tersebut ditandai secara simbolis melalui pengalungan ID Card peserta kepada perwakilan warga binaan.

Dalam sambutannya, Kepala BNNK Karawang, AKBP Yuswandi, menyampaikan apresiasi atas langkah Lapas Karawang yang serius mendukung program rehabilitasi. “Kerja sama ini bukan hanya seremonial, tetapi wujud nyata komitmen kita bersama dalam menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya narkoba. Semoga melalui program rehabilitasi ini, warga binaan dapat pulih, berdaya, dan kembali ke masyarakat dengan bekal yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Karawang, Christo Toar, menegaskan bahwa rehabilitasi merupakan bagian penting dari pembinaan bagi warga binaan kasus narkotika. “Rehabilitasi ini adalah bentuk tanggung jawab kami agar warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga mendapatkan pemulihan. Dengan dukungan BNNK Karawang, kami optimistis program ini akan membawa dampak positif serta membantu mereka kembali ke masyarakat dengan lebih siap,” tutur Christo.

Sebagai penutup, tim BNNK Karawang memberikan pemaparan materi mengenai bahaya narkoba, strategi pemulihan, serta motivasi kepada peserta rehabilitasi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam upaya memutus rantai peredaran narkoba dan mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang lebih sehat.

Peresmian Kantor IWOI Korwil 5 Karawang Dihiasi Kepedulian untuk Anak Yatim

0

KARAWANG | KARAWANGXPOSE.COM – Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Karawang, Koordinator Wilayah (Korwil) 5, meresmikan kantor sekretariat barunya yang berlokasi di Perum Cikampek Berseri, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, Senin (15/9/2025). Peresmian tersebut dirangkaikan dengan kegiatan berbagi santunan kepada 60 anak yatim.

Acara penuh makna ini tidak hanya menjadi momentum peresmian kantor, tetapi juga ajang kepedulian sosial dari insan pers yang tergabung dalam IWOI. Ketua IWO Indonesia, Syuhada Wisastra, menyampaikan bahwa kegiatan santunan anak yatim merupakan wujud nyata kehadiran jurnalis di tengah masyarakat.

“Jurnalis bukan hanya menulis berita, tapi juga menebar kepedulian. Santunan anak yatim adalah wujud nyata IWOI hadir untuk kemanusiaan,” ujar Syuhada Wisastra.

Ia menambahkan, insan pers yang tergabung dalam IWOI berkomitmen menjaga nilai kemanusiaan di samping menjalankan tugas jurnalistik. “Di balik pena yang mengabarkan kebenaran, ada hati yang selalu peduli. Santunan anak yatim adalah cermin kasih dan solidaritas jurnalis,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Syuhada juga mengingatkan bahwa kepedulian merupakan bagian penting dari profesi jurnalis. “Santunan anak yatim adalah pesan moral bahwa jurnalis sejati tidak hanya kuat dalam tulisan, tetapi juga lembut dalam kepedulian,” tuturnya.

Ia berharap kegiatan berbagi seperti ini bisa rutin digelar sebagai penguat sinergi antara media, masyarakat, dan pemerintah daerah. “IWOI percaya, kepedulian adalah berita terbaik yang bisa diwariskan. Santunan anak yatim menjadi bukti jurnalis mampu menyatukan hati dan kemanusiaan,” pungkas Syuhada.

Peresmian kantor IWOI Korwil 5 ini dihadiri oleh pengurus, anggota, serta tokoh masyarakat setempat. Kehadiran 60 anak yatim yang mendapat santunan semakin menambah khidmat dan keberkahan acara.

Peresmian Sekretariat IWOI Karawang Korwil 5 Dihadiri Pengurus, Tokoh Masyarakat, dan Anak Yatim

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM– Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Karawang, Koordinator Wilayah (Korwil) 5, resmi memiliki kantor sekretariat baru yang berlokasi di Perum Cikampek Berseri, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang. Peresmian yang digelar pada Senin (15/9/2025) ini berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran pengurus, anggota, tokoh masyarakat, hingga anak-anak yatim piatu.

Dalam momentum bersejarah ini, Ketua Korwil 5 IWOI Karawang, Adnan Siregar, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung hingga sekretariat ini bisa diwujudkan.

“Terima kasih kepada semua donatur hingga terlaksananya kegiatan ini. Terima kasih kepada tim Korwil 5 serta Ketua DPD IWOI Karawang yang selalu memberi support dan bimbingan. Juga kepada Prof. Dr. Syafrial Bakri, SH., MH. yang telah memberikan fasilitas hingga kantor ini terwujud, serta warga sekitar yang mungkin terganggu atas adanya kegiatan ini,” ungkap Adnan.

“Mari kita jadikan kantor ini tempat bermanfaat dan berkreasi sebagai jurnalis,” tambahnya.

Usai sambutan dari Ketua Korwil 5, giliran Dewan Penasehat IWOI Korwil 5, Prof. Dr. Syafrial Bakri, SH., MH., yang memberikan pandangan sekaligus motivasi kepada para wartawan. Ia menegaskan pentingnya peran media dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Peran media dalam kehidupan sosial dan pemerintahan sangat penting sebagai kontrol, baik melalui media cetak, televisi, hingga kini media online,” ujarnya.

“Dengan adanya IWOI di perumahan ini, saya berharap kita bisa bersama-sama bermanfaat, bersinergi, dan bekerja sama dengan baik,” sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Syafrial juga memperkenalkan dirinya sebagai advokat yang siap memberikan bantuan hukum kepada masyarakat sesuai Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2023 tentang Advokat. Ia berharap kehadiran IWOI menjadi wadah kolaborasi positif, memperkuat peran media sebagai kontrol sosial, sekaligus mendorong masyarakat lebih melek hukum.

“Selamat atas peresmian kantor baru IWOI. Semoga keberadaannya menjadi dasar kita bekerja sama dalam kerangka Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Pancasila,” pungkasnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua DPD IWOI Karawang, Syuhada Wisastra, A.Md., CHRM., yang menekankan bahwa sekretariat baru ini bukan hanya soal bangunan, tetapi simbol kebersamaan insan pers.

“Sekretariat ini bukan hanya gedung atau ruangan, tetapi simbol semangat dan kebersamaan kita dalam mengemban tugas mulia sebagai insan pers. Di sinilah kita berharap lahir ide-ide besar, karya jurnalistik yang berintegritas, serta sinergi antaranggota yang semakin kokoh,” ucap Syuhada.

Ia juga menyampaikan pesan dari Ketua Umum IWO Indonesia, Dr. (NR) Icang Rahardian, SH., MH., yang menekankan pentingnya profesionalitas, menjaga marwah organisasi, dan terus melahirkan karya jurnalistik yang mencerahkan masyarakat.

“Sekretariat yang baru ini diharapkan menjadi pusat energi positif, tempat berkumpulnya para jurnalis beridealisme tinggi, serta menjadi mercusuar lahirnya berita-berita yang berimbang, akurat, dan berintegritas,” imbuhnya.

Sebagai wujud kepedulian sosial, acara peresmian sekretariat juga dirangkaikan dengan santunan kepada 60 anak yatim dari lingkungan sekitar. Suasana penuh kehangatan ini menjadi penutup yang bermakna dari rangkaian acara.

Salah seorang anak yatim yang menerima santunan menyampaikan rasa harunya.

“Terima kasih kepada semua wartawan IWOI. Semoga semua dilancarkan rezekinya,” ucapnya polos yang disambut doa dan tepuk tangan para hadirin.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, ramah tamah, dan foto bersama seluruh jajaran pengurus serta tamu undangan.

Dengan diresmikannya sekretariat baru ini, IWOI DPD Karawang Korwil 5 yang menaungi wilayah Purwasari, Cikampek, Jatisari, Tirtamulya, dan Kotabaru diharapkan semakin solid, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui karya jurnalistik yang berimbang dan berintegritas.

(rey)