Beranda blog Halaman 75

Lapas Karawang Bagikan 150 Paket Makan Siang Gratis di Program Sabtu Berkah

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang menggelar kegiatan Sabtu Berkah Berbagi di halaman depan Lapas Karawang, Sabtu siang (30/8). Dalam kegiatan ini, sebanyak 150 paket makan siang gratis dibagikan kepada masyarakat yang melintas di jalan depan Lapas, mulai dari pengemudi ojek online (ojol), sopir angkot, sopir angkutan barang, pedagang kecil, hingga masyarakat umum lainnya.

 

Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial sekaligus mendukung Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo, dengan dukungan penuh dari CSR Primkopasindo Lapas Karawang. Selain itu, program ini juga sejalan dengan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, khususnya terkait pemberian bantuan sosial bagi keluarga warga binaan yang kurang mampu serta masyarakat sekitar.

 

Kalapas Karawang, Christo Toar, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang mendukung kegiatan ini.

 

“Sabtu Berkah Berbagi merupakan bentuk nyata kepedulian Lapas terhadap masyarakat sekitar, khususnya mereka yang tengah berjuang mencari nafkah di jalan. Melalui kegiatan sederhana ini, kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus mendukung arahan Presiden melalui PHTC dan 13 Program Akselerasi Menteri Imipas. Harapan kami, kegiatan ini membawa manfaat dan dapat terus berjalan secara konsisten,” ujar Christo Toar.

 

Suasana penuh kehangatan terlihat ketika para pengemudi ojol, sopir angkot, pedagang, dan masyarakat lainnya menerima paket makan siang. Kehadiran program ini menjadi cermin bahwa Lapas Karawang hadir bukan hanya sebagai tempat pembinaan, tetapi juga sebagai mitra sosial yang peduli terhadap masyarakat luas.

Karawang Memanas: Bentrokan Massa dan Polisi Pecah di Depan Mapolres, Arus Lalu Lintas Lumpuh Total

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM | Arus lalu lintas di Jalan Surotokunto, Warungbambu, lumpuh total pada Jumat (29/8/2025). Jalur utama dari Lampu Merah Johar menuju Klari maupun sebaliknya ditutup akibat aksi massa yang berujung bentrokan dengan aparat kepolisian di depan Mapolres Karawang. Penutupan ini membuat banyak warga kecewa lantaran tidak bisa melintas.

“Biasanya saya lewat sini buat kerja, sekarang harus putar jauh,” keluh Arca (34), seorang pengendara motor asal Johar. Senada, Ibu Ratna (41), warga Klari, mengaku bingung karena terjebak di tengah kemacetan panjang. “Anak saya harus pulang sekolah, tapi jalan ditutup, tidak bisa lewat,” ujarnya.

Suasana mencekam menyelimuti kawasan Mapolres Karawang sejak siang hari. Pantauan di lokasi menunjukkan batu bata, pecahan kaca, dan batang kayu berserakan di sepanjang jalan, menjadi bukti keras bentrokan yang pecah antara massa aksi dan aparat kepolisian.

Massa aksi, terdiri dari gabungan mahasiswa, pengemudi ojek online (ojol), dan pelajar, melakukan blokade jalan sebagai bentuk protes. Aksi dipicu insiden tragis yang menimpa seorang pengemudi ojol berinisial AK, yang diduga tewas tertabrak kendaraan taktis (rantis) Brimob saat mengikuti demonstrasi di Jakarta, sehari sebelumnya, Kamis (28/8/2025).

Kericuhan pecah saat aparat menembakkan gas air mata ke arah massa dalam upaya membubarkan kerumunan. Karena pagar Mapolres Karawang roboh.

Massa yang tidak terima membalas dengan lemparan batu ke arah petugas. Situasi tak terkendali memaksa sejumlah pertokoan di sekitar lokasi menutup aktivitas, sementara aktivitas warga benar-benar lumpuh. Beberapa pendemo ditangkap dengan diseret, dengan berbagai cara ada yang dikejar sampai rel kereta warungwambu, terpantau dari beberapa video tersebar di medsos.

Pihak kepolisian maupun Dinas Perhubungan (Dishub) Karawang belum memberikan keterangan resmi terkait jumlah korban luka, kerusakan fasilitas umum, maupun rekayasa lalu lintas. (hd)

RSUD dan Kejari Karawang Gelar Khitanan Massal HUT Kejaksaan ke-80

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kejaksaan ke-80, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang berkolaborasi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang menggelar khitanan massal bagi masyarakat yang melibatkan puluhan anak dari berbagai kecamatan.

Sebanyak 30 anak terdaftar sebagai peserta, termasuk di antaranya anak-anak penyandang disabilitas. Kehadiran mereka menegaskan semangat kebersamaan dalam tema yang diusung kegiatan ini, yakni “Bersama Sahabat Difabel Membangun Indonesia Inklusif.”

Seluruh proses khitan ditangani langsung oleh tenaga medis profesional dari RSUD Karawang. Tim medis memastikan prosedur berjalan aman, nyaman, serta memperhatikan kebutuhan khusus peserta difabel. Kegiatan berlangsung lancar dengan pengawasan ketat dari petugas kesehatan.

Humas RSUD Karawang, Abdullah Lutfi, menjelaskan kegiatan ini bukan hanya sekadar layanan kesehatan gratis, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat, terutama kelompok rentan.

“Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kami berharap kegiatan ini bisa menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yang mengikuti khitan, sekaligus mempererat sinergi lintas sektor,” ujar Abdullah.

Menurutnya, kolaborasi antara Kejari dan RSUD Karawang merupakan langkah nyata menghadirkan manfaat bagi masyarakat luas. Melalui kegiatan sosial semacam ini, institusi negara tidak hanya hadir dalam fungsi penegakan hukum dan pelayanan kesehatan, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat melalui aksi nyata.

Kegiatan khitanan massal ini juga mendapat apresiasi dari para orang tua peserta. Mereka mengaku sangat terbantu dengan adanya program sosial tersebut, mengingat biaya khitan cukup memberatkan sebagian keluarga.

Dengan melibatkan anak-anak difabel, acara ini menjadi pengingat pentingnya semangat inklusif dalam setiap program pelayanan publik. Kejari Karawang dan RSUD Karawang berkomitmen untuk terus mengedepankan nilai-nilai kebersamaan dan keberpihakan terhadap kelompok rentan.

HUT Kejaksaan ke-80, Kejari Karawang Tunjukkan Kepedulian untuk Difabel

0

KARAWANG – KARAWANGEXPOSE.COM – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Kejaksaan ke-80, Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang menggelar rangkaian kegiatan sosial berupa jalan sehat inklusif bersama sahabat difabel serta sunatan massal, Jumat (29/8/2025). Acara yang berlangsung di halaman Kantor Kejari Karawang ini mengusung tema “Bersama Sahabat Difabel Membangun Indonesia Inklusif” dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat, jajaran staf kejari, serta berbagai stakeholder.

Sejak pagi, ratusan peserta memadati area kegiatan untuk mengikuti jalan sehat yang penuh semangat kebersamaan. Peserta tidak hanya berasal dari jajaran Kejari, tetapi juga anak-anak difabel dari lima Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kabupaten Karawang, yakni SLB Negeri 1 Karawang, SLB Cahaya Bangsa, SLB B Tunas Harapan, dan SLB C Tunas Harapan. Anak-anak difabel tersebut turut menampilkan bakat dan keterampilan mereka, membuat suasana semakin meriah sekaligus mengharukan.

Selain jalan sehat, Kejari Karawang juga melaksanakan sunatan massal yang diikuti sekitar 50 anak, termasuk beberapa anak difabel. Seluruh peserta mendapat pelayanan medis dari tim RSUD Karawang.

Kepala Kejari Karawang, Dedi Irwan Virantama, S.H., M.H., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Kejaksaan terhadap kelompok rentan sekaligus bentuk implementasi nilai kesetaraan.

“Hari ini kita melibatkan anak-anak difabel dari lima SLB di Karawang. Mereka membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk berprestasi. Ini adalah ajang pertama di Karawang yang benar-benar menghadirkan mereka dalam kegiatan Kejaksaan,” ujarnya

Dedi juga mengingatkan pentingnya membangun kepedulian sejak dini.

“Menghargai kaum rentan bukan hanya saat mereka dewasa, tapi sejak kecil kita harus memberi ruang dan dukungan. Difabel adalah bagian dari kita, dan jumlah mereka tidak sedikit. Semoga kebersamaan ini menjadi awal dari gerakan inklusi yang lebih luas,” tambahnya

Sementara itu, Bupati Karawang, H. Aep Saepulloh, yang turut hadir, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Kejari. Menurutnya, langkah ini menunjukkan bahwa Kejaksaan tidak hanya menjalankan fungsi hukum, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan sosial yang inklusif.

“Inklusivitas adalah hal penting. Terima kasih kepada Pak Kejari dan semua pihak yang peduli. Karawang tidak bisa dibangun hanya oleh pemerintah daerah, tetapi harus bersama-sama dengan konsep pentahelix: pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, dan media,” kata Aep

Acara juga dihadiri Forkopimda Karawang, Ketua dan Wakil Ketua DPRD, Sekda, Kapolres, Dandim, perwakilan Pengadilan Negeri, Kalapas, Imigrasi, serta perwakilan perusahaan kawasan industri. Dukungan datang dari Apindo dan KIIC yang siap bersinergi melalui program CSR, terutama dalam mendukung dunia pendidikan dan pemberdayaan difabel.

Suasana semakin hangat dengan hadirnya guru-guru SLB, orang tua anak difabel, serta masyarakat umum. Bagi orang tua, kegiatan ini menjadi bentuk penghargaan atas perjuangan mereka sekaligus ruang kebersamaan yang penuh makna.

Kegiatan jalan sehat dan sunatan massal ini ditutup dengan penampilan seni dari anak-anak difabel yang mendapat tepuk tangan meriah. Kehadiran mereka menjadi simbol bahwa Karawang siap menuju masyarakat inklusif, di mana setiap warga memiliki hak yang sama untuk berkontribusi membangun daerah. (red)

Karawang Pamerkan Produk Unggulan di Apkasi Otonomi Expo 2025

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Pemerintah Kabupaten Karawang mengikuti Apkasi Otonomi Expo 2025: Trade, Tourism, Investment, and Procurement yang dilaksanakan di International Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, Kamis (28/8/25).

Kegiatan yang digelar tiga hari muali dari 28-30 Mei 2025 tersebut dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Apkasi Otonomi Expo sendiri merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) sebagai salah satu wadah untuk memfasilitasi kepentingan 416 pemerintah kabupaten dalam mempromosikan berbagai komoditas, peluang investasi untuk bisa masuk ke pasar nasional hingga global.

Kegiatan yang bertajuk “Produk Lokal Mengglobal” tersebut menghadirkan hampir 150 kabupaten dengan 240 stan produk unggulan masing-masing daerah.

Dalam wawancaranya, Bupati Karawang H. Аер Syaepuloh menyampaikan bahwa pada kegiatan Apkasi Otonomi Expo 2025, Kabupaten Karawang menghadirkan berbagai produk unggulan UMKM lokal agar bisa naik kelas dan bersaing dengan pasar nasional maupun global.

Adapun produk yang dipromosikan yaitu aneka macam makanan, Batik Khas Karawang, kerajinan dari Eceng Gondok hingga kulit hewan seperti Biawak, Ular dan Buaya.

“Karawang hari ini membawa produk para pelaku umkm agar naik kelas. Selain makanan, kami juga mengunggulkan ada produk dari Eceng Gondok orang lain ju, lalu batik khas Karawang, kerajinan dari kulit buaya dan ular,” ujar Bupati Aep.

Ia juga menyebutkan, pada kesempatan tersebut Kabupaten Karawang juga menghadirkan produk beras premium asli Karawang sebagai bentuk komitmennya sebagai Kota Lumbung Padi dan penopang pangan nasional.

“Hari ini pak presiden mencanangkan bahwa swasembada pangan, dimana alhamdulillah Kabupaten Karawang salah satu penopangnya dan untuk beras di Kabupaten Karawang ini adalah beras yang terbaik. Dan ini salah satu produk beras unggulan yang kami bawa dan variannya juga banyak, ini kami siapkan di ICE BSD,” ujarnya.

SOURCE: (diskominfo)

DPRD Karawang Sahkan Raperda Pengelolaan Sampah dan Perubahan APBD 2025

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang yang beragendakan persetujuan dan penetapan dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda). Rapat berlangsung di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Karawang, pada Rabu (27/8/2025).

Raperda yang dibahas meliputi Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Sampah dan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.

Bupati Aep dalam sambutannya menyampaikan, Kabupaten Karawang yang populasinya yang terus bertambah dan industri yang kian berkembang, timbunan sampah diperkirakan mencapai 1.200-1.400 Ton per hari.

“Ini bukan angka kecil, dan tanpa pengelolaan yang baik akan menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat melalui pencemaran air, udara dan tanah, serta ekonomi daerah termasuk tercemarnya aliran sungai,” ujarnya.

la menjelaskan, beberapa permasalahan yang muncul menjadikan hal penting dan harus segera diselesaikan dan dicarikan solusi yang baik. “Melalui Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Sampah merupakan tonggak penting, namun seiring perkembangan waktu regulasi tersebut membutuhkan penyesuaian,” ucapnya.

la pun mengajak kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, DPRD, dunia usaha, akademisi serta masyarakat Karawang untuk bersama-sama mengawal implementasinya.

“Mari kita pastikan bahwa semua program dan kegiatan yang dilaksanakan secara tertib, efisien, tepat sasaran, karena setiap Rupiah yang dibelanjakan dari APBD adalah amanah rakyat yang harus dipertanggungjawabkan dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat,” ungkapnya. (diskominfo)

Bupati Aep Apresiasi Inovasi Kecamatan Klari

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh didampingi Wakil Bupati Karawang H. Maslani menghadiri Gebyar Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) Klari di Halaman Kantor Kecamatan Klari, pada Selasa (26/8/2025).

Gebyar Paten ini menjadi upaya pemerintah daerah untuk mendekatkan dan memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan publik dalam satu lokasi yang terintegrasi, serta mengembangkan potensi ekonomi masyarakat melalui stan-stan UMKM masyarakat setempat dari berbagai desa di Kecamatan Klari.

Bupati Aep dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Kecamatan Klari yang terus berinovasi dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan mulai dari sosial, ekonomi, lingkungan, hingga pertanian.

“Tadi sudah disampaikan oleh pak camat, saya apresiasi yang luar biasa, tentunya camat inovatif dan bisa berkolaborasi dengan para kepala desa,” ucapnya.

Sebab, lanjut dia, pihaknya mengharapkan adanya sinergi serta berkolaborasi agar terwujudnya koordinasi yang baik dalam pembangunan di kecamatan maupun di desa.

“Bahwa di simfoni ini ada kegiatan untuk kecamatan di mana kecamatan ini mampu berkoordinir dengan Danramil dan Kapolsek,termasuk juga dengan Babinsa dan Babinmas.

Dengan demikian adanya anggaran ini agar memudahkan para kepala desa dan juga camat untuk dapat berkoordinasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kolaborasi ini penting dalam mengupayakan pembangunan, pelayanan, hingga penanganan serta upaya-upaya pemerintah bisa berjalan dengan baik dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Karawang.

“Tidak semuanya bisa diatur diurus oleh kepala desa, tidak semuanya biasa diurus dan diatur oleh kecamatan semua. Ini harus secara kalau kita berbicara masalah stunting ini pentahelix, harus bersama-sama, sama seperti kami saya dengan pak Dandim, pak Kapolres, pak Kajari sama-sama memikirkan bahwa kita harus sinergi,” ungkapnya. (diskominfo)

Karawang Deklarasikan GEMA SAKTI Lawan Keuangan Ilegal

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Melalui Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang menggelar Deklarasi Gerakan Masyarakat Siaga Atasi Aktivitas Keuangan Ilegal (GEMA SAKTI) di Bale Nyi Pager Asih, Senin (25/8/25).

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh pengurus dan anggota TP-PKK Kabupaten hingga Kecamatan yang ada di Kabupaten Karawang serta perangkat daerah terkait.

Dalam amanatnya, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh mengucapkan terima kasih kepada Tim Penggerak PKK atas sinergitas yang telah terjalin dalam mensosialisasikan kebijakan pemerintahan daerah hingga level desa.

“Saya meyakini keberadaan PKK ini sangat sentral untuk mensosialisasikan kebijakan pemerintah (kepada masyarakat). Terkait GEMA SAKTI, Bupati Aep menginginkan kegiatan tersebut bukan hanya seremonial namun harus bisa terealisasikan dan diimplementasikan melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat hingga level desa.

la juga mengatakan, pemberantasan keuangan ilegal bukan hanya tugas kepolisian ataupun pemerintah namun tugas bersama sehingga Bupati Aep mengajak seluruh stakeholder secara pentahelix bersama-sama memberantas terkait keuangan ilegal.

“Pemberantasan uang ilegal ini tidak bisa hanya tugas polisi dan pemerintah tapi juga harus pentahelix, sinergitas semua.

Yuk kita sama-sama bantu kami pemda untuk memberantas ini semua,” ujarnya. Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan narasumber dari OJK mengenai Peran OJK Dalam Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan dan Satuan Reserse Kriminal Polres Karawang mengenai Pinjaman Ilegal. (Diskominfo)

Ribuan Pelari Meriahkan Arah Running Festival 2025 di Karawang

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Ribuan pelari antusias ikuti event olahraga Arah Running Festival 2025 yang berlangsung di Lapang Karangpawitan, Minggu (24/8/2025).

Tak hanya dari Karawang, para peserta lain pun datang dari kota lain seperti Bekasi, Purwakarta, serta Subang untuk mengikuti 2 kategori 5 kilometer (5K), dan 10 kilometer (10K).

Arah Running Festival ini merupakan event lari pertama kategori 10 kilometer (10k) pertama yang digelar di Kabupaten Karawang.

Dimulai sejak pukul 05.00 WIB dengan titik start dan finish di Lapang Karangpawitan, dibuka secara langsung oleh Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Saan Mustopa, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Karawang.

Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap telah dipilihnya Karawang sebagai tuan rumah Arah Running Festival 2025.

“Insyaallah saya juga akan buat (event lari), karena saya melihat hari ini antusias masyarakat luar biasa. Kita akan buat kemungkinan di oktober pada momentum hari sumpah pemuda mungkin ada 5K, 10K, dan 21K”ungkap Bupati. Bupati menambahkan, tak hanya di kawasan perkotaan Karawang memiliki banyak pilihan untuk dijadikan sebagai venue event lari seperti lokasi atau monumen bersejarah, hingga menyuguhkan keindahan area persawahan.

“Kita memiliki banyak rencana venue, tidak hanya di area perkotaan yang akan kita tampilkan area persawahan.

Karena Karawang ini adalah salah satu sentra gabah dan penghasil padi terbesar di Jawa Barat dan secara nasional”pungkasnya.

118 Peserta Ikuti Seleksi Top 3 Pekan Riset dan Inovasi Daerah Karawang 2025

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah menggelar seleksi Top 3 Pekan Riset dan Inovasi Daerah (Perioda) Karawang Tahun 2025 yang berlangsung selama 2 hari yaitu 20-21 Agustus 2025.

Pekan Riset dan Inovasi Daerah (Perioda) Karawang ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan untuk mendiseminasikan atau menyebarluaskan ide/gagasan kepada khalayak tentang inovasi daerah untuk membantu pembangunan di Kabupaten Karawang. Pada tahun 2025 Perioda mengangkat tema Membangun Ekosistem Riset dan Inovasi, Menyiapkan Potensi Keunggulan Daerah.

“Alhamdulillah kita ada peningkatan dari kepesertaan, tahun 2024 kurang lebih 60 peserta. Tahun ini ada masuk 118 naskah (peserta),” ujar Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Bappeda Samsuri, Kamis (21/8/25).

Lebih lanjut, Kabid Litbang Bappeda Karawang Samsuri menyampaikan, pada tahun 2025 kompetisi riset dibagi menjadi 2 kategori yaitu Kategori Mahasiswa dan Kategori Umum, sedangkan kompetisi inovasi dibagi menjadi 6 kategori diantaranya Kategori Perangkat Daerah, Kecamatan, Puskesmas, Mahasiswa, Umum dan Pelajar.

“Untuk inovasi kita berbeda dari tahun sebelumnya, tahun kemarin hanya 3 kategori, sekarang ada 6 yaitu kategori Perangkat Daerah ada 13, kecamatan ada 7, puskesmas 5, mahasiswa 14, umum 17, pelajar 6 peserta,” ujarnya. la juga menyebutkan, selain mahasiswa Karawang, terdapat mahasiswa luar yang ikutserta dalam Perioda tahun 2025 namun tetap mengangkat tema untuk pembangunan Kabupaten Karawang.

“Tentunya riset dan inovasi ini bisa membantu pembangunan di Kabupaten Karawang, harapannya untuk tahun berikutnya kepesertaan bisa lebih banyak dan kualitas inovasi lebih baik lagi,” ujarnya.

Sebagai informasi, kegiatan Perioda tersebut dilakukan secara bertahap mulai dari sosialisasi, pendaftaran pada bulan Mei 2025 hingga wawancara top 3 bulan Agustus 2025 dan akan diumumkan pada Hari Jadi ke-392 Kabupaten Karawang. (Diskominfo)