KARAWANG, Karawangexpose.com — Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar rapat staff briefing bulan April secara hybrid, Senin (6/4/2026), dengan fokus pada percepatan program kerja, efisiensi anggaran, serta transformasi budaya kerja Aparatur Sipil Negara (ASN).
Dalam arahannya, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, S.E., menegaskan bahwa seluruh program kerja harus berorientasi pada kepentingan masyarakat. Ia meminta seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat untuk segera mengakselerasi kegiatan di Triwulan II guna menghindari penumpukan pekerjaan di akhir tahun.
“Kerja yang benar dan berikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Saya minta samakan persepsi, jangan jadikan tugas sebagai beban. Tahun 2027 akan penuh dinamika, maka kita harus menyiapkan Plan A dan Plan B dalam setiap kebijakan pembangunan,” ujar Bupati Aep.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menekankan pentingnya penghematan energi dan operasional. Ia menginstruksikan agar seluruh kendaraan dinas operasional disimpan di kantor masing-masing (OPD/kecamatan) setelah jam kerja serta melarang penggunaan pelat nomor hitam pada kendaraan dinas.
“Lakukan penghematan listrik, air, dan BBM. Ruang rapat kerja harus dioptimalkan untuk kegiatan produktif. Kita harus bekerja secara efektif dan efisien,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Karawang, H. Asep Aang Rahmatullah, S.STP., M.P., menyampaikan bahwa kebijakan Work From Home (WFH) akan diterapkan selama dua bulan ke depan. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya transformasi digital melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sekaligus langkah efisiensi.
Di bidang kesejahteraan sosial, Bupati menginstruksikan Dinas Sosial dan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) untuk berkolaborasi dalam menangani masyarakat pada kategori Desil I, II, dan III. Salah satu skemanya adalah memastikan minimal satu anggota keluarga kurang mampu memiliki akses terhadap pekerjaan.
Selain itu, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) diminta tetap fokus pada penurunan angka stunting dengan didukung data yang valid dan terdokumentasi dengan baik.
Rapat ini diikuti secara hybrid oleh Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, Sekretaris Daerah, para Asisten Daerah, Staf Ahli, serta seluruh kepala SKPD dan camat se-Kabupaten Karawang melalui sambungan daring.






