google-site-verification=mfDzAmrATs_axixiQE589FtwGxMIv1RrxySdHsqAmqE
spot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

Top 5 MINGGU INI

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Ritual Buang Pakaian Dalam Rusak Gunung Sanggabuana

- Advertisement -spot_img

KARAWANG | KarawangExpose.com — Gunung Sanggabuana kembali menjadi sorotan akibat ritual membuang pakaian dalam yang masih dipercaya sebagian peziarah sebagai cara membuang sial. Praktik tersebut dinilai mengancam kelestarian lingkungan kawasan gunung yang berada di wilayah Karawang, Jawa Barat.

Kepercayaan mistis ini telah berlangsung sejak lama dan umumnya dilakukan setelah peziarah mandi di sejumlah mata air yang dianggap sakral. Usai ritual mandi, pakaian dalam seperti celana dalam atau bra ditinggalkan di sekitar pancuran dan area makam.

Pegiat budaya Karawang, Nace Permana, menyebut ritual tersebut sudah dikenal turun-temurun, terutama pada malam Jumat Kliwon atau menjelang 1 Suro. Menurutnya, para peziarah meyakini bahwa meninggalkan pakaian yang dikenakan saat mandi dapat menghilangkan kesialan dan mengembalikan kesucian diri.

- Advertisement -

“Ritual itu muncul dari keyakinan peziarah sendiri. Mereka percaya setelah mandi di mata air Sanggabuana, pakaian yang dipakai harus ditinggalkan sebagai simbol membuang sial,” ujarnya.

Seiring waktu, praktik ini semakin marak dan tidak lagi terbatas pada hari-hari tertentu. Sampah pakaian dalam kini banyak ditemukan di empat mata air utama, yakni Pancuran Emas, Pancuran Kejayaan, Pancuran Kahuripan, dan Pancuran Sumur Tujuh.

Selain mata air, sejumlah makam yang berada di kawasan Gunung Sanggabuana juga kerap dikaitkan dengan ritual serupa. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran karena tumpukan sampah dinilai merusak ekosistem serta mencoreng nilai spiritual dan budaya setempat.

Berbagai pihak pun mendorong adanya edukasi kepada masyarakat agar tradisi dan kepercayaan tidak berdampak negatif terhadap lingkungan alam.

(Soure: Detik News)

Catatan Redaksi: Semua artikel yang dimuat di karawangexpose.com disusun berdasarkan informasi dari narasumber yang terpercaya. Data dan fakta dapat diperbarui sesuai perkembangan terbaru.
spot_img
spot_img

TRENDING

ARTIKEL POPULER

- Advertisement -spot_img

KARAWANG UPDATE

BERITA POPULER

spot_img