google-site-verification=mfDzAmrATs_axixiQE589FtwGxMIv1RrxySdHsqAmqE
spot_img
spot_img

Cegah Stunting, Mahasiswa KKN UNSIKA Gelar Demo Masak Bergizi di Desa Taringgultengah

- Advertisement -spot_img

WANAYASA, PURWAKARTA – Dalam upaya menekan angka stunting dan meningkatkan kesadaran nutrisi sejak dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) sukses menyelenggarakan program kerja “Demo Masak Bergizi” di Desa Taringgultengah, Kecamatan Wanayasa.

Kegiatan yang berlangsung di balai desa ini menyasar ibu-ibu yang memiliki balita. Para mahasiswa mendemonstrasikan cara mengolah bahan pangan lokal menjadi menu sehat yang menggugah selera bagi anak-anak.

Inovasi Menu untuk Tumbuh Kembang Balita

- Advertisement -

Ketua Pelaksana (Keplak) program, Nayla Ashifa Gumelar, menjelaskan bahwa fokus utama kegiatan ini adalah memberikan edukasi praktis mengenai pengolahan makanan yang tidak hanya bergizi, tetapi juga ekonomis.

“Kami ingin menunjukkan bahwa makanan bergizi tidak harus mahal. Melalui demo masak ini, kami mengenalkan variasi menu yang mengandung protein tinggi dari bahan-bahan yang mudah didapat di sekitar Desa Taringgultengah,” ujar Nayla.

Komitmen Mahasiswa untuk Desa

Koordinator Mahasiswa Desa (Kormades), M Abdeejar Ridho Al Ghazali, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian nyata mahasiswa UNSIKA terhadap isu kesehatan nasional, khususnya stunting.

“Kehadiran kami di sini bukan hanya untuk memenuhi tugas akademik, tetapi membawa misi perubahan. Kami berharap melalui interaksi langsung dengan ibu-ibu balita ini, pola asuh nutrisi di Desa Taringgultengah menjadi lebih baik dan berkelanjutan,” tutur Abdeejar.

Apresiasi dari Pemerintah Desa

Pemerintah Desa Taringgultengah menyambut hangat inisiatif ini. Sekretaris Desa (Sekdes), Ibu Wida Ningsih, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para mahasiswa.

“Kami sangat berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa KKN UNSIKA. Program demo masak ini sangat relevan dengan kebutuhan warga kami. Dengan adanya edukasi ini, ibu-ibu menjadi lebih kreatif dalam menyajikan makanan sehat untuk balitanya, yang tentunya sangat membantu program desa dalam menciptakan generasi yang sehat dan kuat,” ungkap Ibu Wida Ningsih.

Detail Kegiatan
  • Target Peserta: Ibu-ibu dengan balita di Desa Taringgultengah.
  • Fokus Menu: Pengolahan protein hewani dan nabati berbasis pangan lokal.
  • Output: Peningkatan pemahaman ibu rumah tangga mengenai gizi seimbang.

Acara ditutup dengan sesi mencicipi bersama hasil masakan dan pembagian brosur resep bergizi kepada seluruh peserta yang hadir.

Catatan Redaksi: Semua artikel yang dimuat di karawangexpose.com disusun berdasarkan informasi dari narasumber yang terpercaya. Data dan fakta dapat diperbarui sesuai perkembangan terbaru.
spot_img

TRENDING

ARTIKEL POPULER

- Advertisement -spot_img
spot_img