google-site-verification=mfDzAmrATs_axixiQE589FtwGxMIv1RrxySdHsqAmqE
spot_img
Beranda blog Halaman 20

Maknai Isra Mi’raj 1447 H, Pemkab Karawang Teguhkan Spirit Keagamaan dan Sosial

0

KARAWANG, Karawangexpose.com – Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Masjid Al-Jihad Karawang, Jumat (06/02/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, SE, serta menghadirkan penceramah nasional Ustaz Koh Dennis Lim.

Peringatan Isra Mi’raj tahun ini mengusung tema “Mengamalkan Makna Isra Mi’raj untuk Karawang Maju”, sebagai ajakan kepada seluruh elemen masyarakat agar nilai-nilai spiritual dari peristiwa Isra Mi’raj dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sambutannya, Bupati Aep menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj merupakan momentum penting untuk memperkuat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

“Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, saya berharap kita semua dapat mengambil hikmah dan nilai-nilai luhur dari perjalanan Rasulullah SAW, untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa, demi mewujudkan Karawang yang lebih maju dan sejahtera,” ujar Bupati Aep.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustaz Koh Dennis Lim mengajak jamaah untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW serta menjadikan Isra Mi’raj sebagai pengingat pentingnya menjaga salat, akhlak, dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Selain tausiyah keagamaan, rangkaian kegiatan Isra Mi’raj ini juga diisi dengan berbagai agenda sosial dan kemasyarakatan, di antaranya tarhib Ramadan, doa bersama untuk korban bencana banjir di Karawang, penyerahan bantuan secara simbolis, santunan anak yatim piatu, bazar UMKM, serta operasi pasar murah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh daerah dan pejabat terkait, serta mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat yang hadir, menjadikan peringatan Isra Mi’raj tidak hanya sebagai kegiatan religius, tetapi juga wujud kepedulian sosial Pemerintah Kabupaten Karawang.

Owner Tridjaya Group: CSR Jadi Agenda Rutin Bantu Masyarakat Terdampak Musibah

0

SUBANG, Karawangexpose.com – Kepedulian terhadap korban banjir kembali ditunjukkan Tridjaya Group melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) bertajuk Tridjaya Group Peduli. Bantuan bagi warga terdampak banjir disalurkan di Desa Pangarengan, Kecamatan Legon Kulon, dan Desa Anggasari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Subang, pada hari ini, Jumat 6/2/2026.

Penyaluran bantuan dilakukan langsung di kantor desa masing-masing dan diterima oleh kepala desa beserta perwakilan RW dan RT, untuk kemudian didistribusikan kepada warga yang terdampak.

Owner Tridjaya Group, Dr. Setiawan Widjaya, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda rutin perusahaan dalam menjalankan program CSR.

“Program CSR Tridjaya Group Peduli ini menjadi komitmen kami untuk terus hadir membantu masyarakat, khususnya saat menghadapi musibah. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga Subang yang terdampak banjir dan memberi semangat untuk bangkit kembali,” ujarnya.

Agenda CSR Berkelanjutan

Menurutnya, program CSR Tridjaya Group tidak hanya fokus pada bantuan tanggap bencana, tetapi juga mencakup berbagai kegiatan sosial lainnya, di antaranya:

1. Santunan bagi orang tua jompo

2. Santunan anak yatim piatu

3. Bantuan pembangunan rumah tidak layak huni (rutilahu)

4. Bantuan pembangunan jembatan desa

Program tersebut, kata dia, telah menjadi agenda rutin perusahaan sebagai bentuk tanggung jawab sosial terhadap masyarakat sekitar.

Apresiasi Pemerintah Desa

Kepala Desa Pangarengan menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. Ia menilai kehadiran pihak swasta dalam membantu warga sangat dibutuhkan, terutama saat kondisi pascabanjir masih menyisakan dampak ekonomi bagi masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Tridjaya Group atas bantuan yang diberikan. Ini sangat membantu warga kami yang terdampak banjir, terutama untuk kebutuhan pokok sehari-hari,” katanya.

Hal senada disampaikan perwakilan Desa Anggasari yang berharap sinergi antara perusahaan dan masyarakat terus terjalin dengan baik.

Komentar Warga Penerima Bantuan

Salah seorang warga Desa Pangarengan, Siti (45), mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Setelah banjir, banyak barang rusak dan penghasilan juga berkurang. Semoga Tridjaya Group semakin maju dan terus peduli kepada masyarakat,” ujarnya.

Warga lainnya, Rahmat (38), mengatakan bantuan tersebut sedikitnya dapat meringankan beban keluarga dalam beberapa hari ke depan.

“Kami merasa diperhatikan. Semoga ke depan semakin banyak pihak yang ikut membantu warga yang sedang kesulitan,” katanya.

Program Tridjaya Group Peduli diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi antara dunia usaha dan masyarakat dalam membangun solidaritas sosial, khususnya di wilayah Kabupaten Subang yang kerap terdampak bencana banjir saat musim hujan.

Bupati Aep Saksikan Akad Nikah Perdana di MPP Cikampek

KARAWANG | Karawangexpose.com – Sejarah baru tercatat di Mal Pelayanan Publik (MPP) Cikampek. Untuk pertama kalinya, prosesi pernikahan digelar di pusat layanan publik tersebut. Pasangan Destiana dan Reynaldi resmi mengikat janji suci pernikahan di MPP Cikampek, Jumat (6/2/2026).

Tak seperti pernikahan pada umumnya yang dilangsungkan di gedung atau kediaman, akad nikah pasangan ini justru berlangsung di tempat yang biasa digunakan masyarakat untuk mengurus berbagai administrasi pemerintahan.

Momen bersejarah ini semakin istimewa dengan kehadiran Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, SE, yang menjadi saksi langsung prosesi akad nikah. Kehadiran orang nomor satu di Karawang tersebut menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang dekat dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Menurut Bupati Aep, pernikahan Destiana dan Reynaldi menjadi simbol bahwa MPP tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengurusan dokumen, tetapi juga sebagai ruang pelayanan terpadu untuk berbagai urusan penting kehidupan masyarakat.

“MPP ini dibangun agar masyarakat bisa menyelesaikan banyak urusan dalam satu lokasi. Prosesnya mudah dan cepat,” ujar Aep.

Saat ini, MPP Cikampek telah menghadirkan layanan dari 15 instansi, di antaranya Dinas Sosial, Bapenda, BPJS Ketenagakerjaan, Kepolisian, PDAM, Bank BJB, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, DPMPTSP, Dinas PUPR, Kejaksaan Negeri, Kementerian Agama, BPN, Disnakertrans, Pengadilan Negeri, hingga Samsat.

Dengan berbagai layanan tersebut, MPP Cikampek menjadi bukti nyata hadirnya pelayanan publik terintegrasi dalam satu tempat, melayani beragam kebutuhan masyarakat, termasuk urusan pernikahan.

Di akhir prosesi, Bupati Karawang menyampaikan ucapan selamat kepada kedua mempelai. Ia juga mendoakan agar pernikahan yang dimulai di pusat pelayanan publik tersebut menjadi awal kehidupan rumah tangga yang sakinah, harmonis, dan penuh kebahagiaan.

Jawaban Keluhan Warga, Jalan Klari–Jatisari Direkonstruksi Total oleh Kemen PU

0

KARAWANG | Karawangexpose.com – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, SE menghadiri undangan Gubernur Jawa Barat dalam pembahasan penanganan Jalan Gerbang Tol Karawang Timur dan Karawang Barat, penanganan BBWS, serta Jalan Nasional Pantura Jawa Barat. Pertemuan berlangsung di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang, Kamis (05/02/2026).

Pertemuan strategis tersebut dihadiri jajaran Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU), Balai Pengelola Jalan Tol, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), serta sejumlah kepala daerah di Jawa Barat.

Dalam pembahasan tersebut, Kementerian PU memastikan akan melakukan rekonstruksi menyeluruh pada ruas jalan nasional Klari–Jatisari, Kabupaten Karawang. Langkah ini diambil untuk menjamin ketahanan jalan dalam jangka panjang, sekaligus mengakhiri metode tambal sulam yang selama ini dinilai kurang efektif dan kerap dikeluhkan masyarakat.

Selain penanganan Jalur Pantura, Gubernur Jawa Barat dan Bupati Karawang juga menyepakati pembagian tugas dalam pembenahan akses gerbang tol di wilayah Karawang agar proses pengerjaan dapat berjalan lebih cepat dan efisien.

“Kita bagi tugas sesuai kewenangan. Pak Gubernur akan mengawal penyelesaian akses Tol Karawang Barat, sementara kami di Pemerintah Kabupaten Karawang akan fokus membenahi akses Tol Karawang Timur,” ujar Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh.

Pemerintah Kabupaten Karawang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur Jawa Barat atas perhatian dan gerak cepat dalam merespons berbagai keluhan masyarakat Karawang terkait kondisi infrastruktur jalan.

Dengan terbangunnya koordinasi lintas sektor antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah, diharapkan mobilitas masyarakat serta distribusi logistik di Karawang dapat kembali berjalan lancar tanpa terkendala persoalan infrastruktur.

Warga Karawang Nikmati Jumat Sehat, Peran Bupati Aep Tuai Pujian

0

KARAWANG | Karawangexpose.com – Antusiasme masyarakat mengikuti kegiatan olahraga bersama di Stadion Singaperbangsa Karawang terus meningkat. Pada Jumat, 6 Februari 2026, sejak pukul 07.00 WIB, stadion baru kebanggaan warga Karawang tersebut dipadati masyarakat yang mengikuti agenda rutin olahraga setiap hari Jumat.

Beragam aktivitas dilakukan warga, mulai dari jogging, jalan santai, senam bersama, hingga bersepeda. Fasilitas stadion yang kini lebih tertata, bersih, dan nyaman membuat masyarakat betah berolahraga dan berkumpul bersama keluarga.

Kegiatan rutin ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat sebagai wujud keberhasilan pembangunan fasilitas publik di bawah kepemimpinan Bupati Karawang, Aep Syaepuloh. Stadion Singaperbangsa kini tidak hanya menjadi sarana olahraga, tetapi juga ruang publik yang mendorong pola hidup sehat.

Salah seorang warga Karawang, Ujang, mengaku senang dengan adanya agenda olahraga rutin tersebut.

“Sekarang stadion jadi hidup dan ramai tiap Jumat. Fasilitasnya bagus, nyaman, dan gratis buat masyarakat. Ini jelas berkat perhatian Pak Bupati Aep yang peduli sama kesehatan warga,” ujarnya.

Ujang berharap kegiatan olahraga bersama ini terus dipertahankan dan dikembangkan agar semakin banyak masyarakat yang terdorong untuk hidup sehat.

Melalui agenda Jumat Sehat yang rutin digelar, Pemerintah Kabupaten Karawang dinilai berhasil menghadirkan ruang publik yang bermanfaat dan berdampak langsung bagi kualitas hidup masyarakat.

SPPG Pesantren Asshiddiqoyah Resmi Beroperasi, Menag RI Hadir di Karawang

0

KARAWANG | Karawangexpose.com – Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H. Nazaruddin Umar, M.A., meresmikan Satuan Pelayanan Pendukung Gizi (SPPG) Pesantren Asshiddiqoyah yang berlokasi di Kecamatan Cilamaya, Kabupaten Karawang, pada Rabu, 5 Februari 2026.

Peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan layanan pendukung bagi santri, khususnya dalam aspek kesehatan dan pemenuhan gizi. Acara ini turut dihadiri Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, jajaran Pemerintah Kabupaten Karawang, pengasuh pondok pesantren, tokoh agama, serta masyarakat setempat.

Pesantren Asshiddiqoyah selama ini dikenal aktif berkontribusi dalam mencetak generasi santri yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian sosial. Kehadiran SPPG di lingkungan pesantren menjadi langkah strategis untuk mendukung proses pendidikan yang lebih holistik dan berkelanjutan.

Momentum peresmian ini juga menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan keluarga besar pesantren. Pembangunan SPPG diharapkan mampu memperkuat peran pesantren, tidak hanya sebagai pusat pendidikan dan dakwah, tetapi juga sebagai lembaga yang memiliki fasilitas pendukung yang layak dan modern.

Pemerintah Kabupaten Karawang menyambut baik serta memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan SPPG Pesantren Asshiddiqoyah. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, sehat, dan berkarakter, berlandaskan nilai-nilai keagamaan.

Dengan diresmikannya SPPG Pesantren Asshiddiqoyah, kualitas layanan pendukung bagi para santri diharapkan semakin meningkat, sekaligus memperkuat pesantren sebagai pilar penting pembangunan sosial dan keagamaan di Kabupaten Karawang.

Jaga Kebersamaan di Bulan Ramadan, Pemkab Karawang Atur Perayaan Imlek

Karawang, Karawangexpose.com – Pemerintah Kabupaten Karawang terus berkomitmen menjaga keharmonisan dan toleransi antarumat beragama. Hal tersebut ditegaskan Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, SE., saat memimpin rapat koordinasi persiapan perayaan Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh 2026 yang tahun ini bertepatan dengan suasana bulan suci Ramadan.

Rapat koordinasi digelar di Ruang Rapat Bupati Karawang, Kamis, 5 Februari 2026, dan dihadiri oleh Plt. Asisten Daerah (Asda) I M. Ridwan Salam, Asda III H. Arief Bijaksana Maryugo, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) H. Aep Saepudin, serta panitia penyelenggara perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2026.

Dalam arahannya, Bupati Aep menekankan pentingnya menjaga kondusivitas daerah mengingat waktu perayaan Imlek dan Cap Go Meh berdekatan dengan pelaksanaan ibadah puasa Ramadan. Menurutnya, pemerintah daerah tetap memberikan dukungan terhadap perayaan Imlek sebagai bagian dari kekayaan budaya, dengan tetap memperhatikan situasi dan kondisi masyarakat.

“Kultur kita mungkin berbeda, tetapi tujuan kita sama dalam menjaga keharmonisan. Kita harus objektif agar tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Makna ibadah tidak berubah, namun pelaksanaannya perlu disesuaikan secara situasional,” ujar Bupati Aep.

Bupati juga mengajak seluruh pihak, baik panitia maupun masyarakat, untuk saling menghormati dan menjaga toleransi demi terciptanya suasana yang aman, damai, dan harmonis di Kabupaten Karawang.

Melalui koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Karawang berharap perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2026 dapat berjalan lancar tanpa mengganggu kekhusyukan ibadah Ramadan, sekaligus menjadi contoh nyata kerukunan dan kebersamaan lintas agama di Karawang.

Renungan Kebangsaan di Rengasdengklok, IWOI Karawang Tegaskan Etika dan Integritas Pers

0

KARAWANG | KarawangExpose.com – Di tengah sorotan publik terhadap marwah pers dan tantangan serius dunia jurnalistik, Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Kabupaten Karawang memilih Rengasdengklok sebagai ruang refleksi. Bukan tanpa alasan, dari tempat inilah tekad kemerdekaan bangsa pernah dikunci, dan kini insan pers diajak kembali merenungi perannya dalam menjaga demokrasi.

Hal tersebut terungkap dalam rapat persiapan kegiatan Renungan Kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) IWOI ke-8, yang digelar di kawasan Tugu Kebulatan Tekad Rengasdengklok, Kamis (5/2/2026).

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua IWOI DPD Karawang, Syuhada Wisastra, dengan pembahasan menyeluruh terkait konsep, substansi kegiatan, hingga teknis pelaksanaan.

Dalam rapat tersebut disepakati bahwa Renungan Kebangsaan akan dilaksanakan pada Minggu sore, 8 Februari 2026, pukul 16.00 WIB, bertempat di Tugu Kebulatan Tekad, situs bersejarah yang menjadi saksi lahirnya kemerdekaan Indonesia.

Syuhada menegaskan, pemilihan Rengasdengklok bukan sekadar simbolik, melainkan pesan moral yang ingin disampaikan kepada insan pers dan masyarakat luas.

“Rengasdengklok bukan sekadar tempat, tetapi simbol sejarah. Tanpa peristiwa di sini, tidak akan ada kemerdekaan. Dan tanpa kemerdekaan, pers tidak akan pernah lahir. Karena itu, kegiatan ini harus sakral, penuh makna, bukan sekadar seremonial,” tegasnya.

Kegiatan ini mengusung tema besar “Pers Merawat Ingatan Bangsa, Jurnalis Menjaga Nurani Demokrasi”, dengan subtema “Renungan Sejarah dari Rengasdengklok untuk Pers yang Berintegritas dan Bertanggung Jawab.”

Tema tersebut dinilai relevan dengan kondisi pers saat ini, yang kerap dihadapkan pada godaan pragmatisme, tekanan kekuasaan, serta tantangan menjaga etika jurnalistik.

Secara teknis, peserta akan berkumpul di Sekretariat IWOI Karawang pada pukul 15.00 WIB, sementara peserta dari wilayah Rengasdengklok dan sekitarnya langsung menuju lokasi kegiatan pada pukul 16.00 WIB. Rangkaian acara direncanakan berlangsung hingga malam hari.

Adapun susunan acara meliputi pembukaan oleh MC, doa bersama, renungan kebangsaan, refleksi sejarah Rengasdengklok, pemaparan peran pers dalam perjuangan dan demokrasi, sambutan Ketua IWOI Karawang dan Ketua Panitia, hingga sesi introspeksi serta penguatan komitmen moral insan pers.

Susunan kepanitiaan telah ditetapkan dengan Syuhada Wisastra sebagai Penanggung Jawab, Dedi MK sebagai Ketua Pelaksana, dan Syarif Hidayat (Alim) sebagai Wakil Ketua.

Seksi acara diisi oleh M. Rifa’i, Junaedi Hambali, dan Renaldi. Seksi konsumsi dipercayakan kepada Indah, Yulia, dan Aisyah, dokumentasi oleh Indra, Aldi, dan Rehan, perlengkapan oleh Ismail dan Kasman, serta keamanan dan pengaturan area oleh Karnata dan Haji Boleng.

Untuk menunjang kekhidmatan kegiatan, panitia menyiapkan 60 kaos dan topi berlogo HUT IWOI, serta memasang 20 bendera IWOI di sekitar area kegiatan. Snack juga akan dibagikan kepada peserta dan masyarakat sekitar sebagai bentuk kebersamaan.

Syuhada menambahkan, peringatan HPN dan HUT IWOI tahun ini dilaksanakan secara sederhana sesuai arahan pengurus pusat, mengingat perayaan skala nasional akan digelar pada tahun 2027.

“Tahun ini kita diminta fokus pada makna, bukan kemeriahan. IWOI DPD Karawang memilih Rengasdengklok sebagai titik ingatan sejarah. Dari sinilah pers diajak kembali merenung, menjaga ingatan bangsa, dan mengawal demokrasi,” pungkasnya.

Tata Kabel Telekomunikasi, Pemkab Karawang Perkuat Sinergi dengan Apjatel

0

Karawang, Karawangexpose.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keselamatan masyarakat sekaligus meningkatkan estetika wilayah melalui penataan kabel jaringan telekomunikasi.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang dan Asosiasi Penyelenggara Jasa Telekomunikasi (Apjatel) yang berlangsung di Gedung Singaperbangsa, Kamis (5/2/2026).

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, menyampaikan bahwa penataan kabel telekomunikasi merupakan bagian penting dalam menciptakan wajah kota yang tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, pagi hari ini Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang telah melaksanakan MoU dengan Asosiasi Penyelenggara Jasa Telekomunikasi (Apjatel). Sesuai arahan Gubernur Jawa Barat, penataan kota merupakan hal yang sangat penting, termasuk penataan kabel agar tidak semrawut,” ujar Bupati.

Bupati menambahkan bahwa keberadaan fasilitas internet saat ini sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Oleh karena itu, ia berharap Apjatel dapat mengakomodir dan mengoordinasikan seluruh provider yang beroperasi di Kabupaten Karawang agar turut mendukung penataan kabel jaringan secara terpadu.

“Kami mengajak seluruh provider di Kabupaten Karawang untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam menata kabel-kabel jaringan. Jangan sampai kondisi kabel yang semrawut menimbulkan risiko dan hal-hal yang tidak kita inginkan,” tegasnya.

Menurut Bupati, penataan kabel dengan menempatkannya di bawah tanah tidak hanya akan memperindah tata kota, tetapi juga meningkatkan aspek keamanan bagi masyarakat.

“Ketika kabel-kabel sudah diposisikan di bawah tanah, secara estetika akan jauh lebih baik, dan yang paling utama adalah keamanan warga,” pungkasnya.

Gerak Cepat Pemkab Karawang, Jalan Interchange Karawang Timur Diperbaiki Tengah Malam

0

KARAWANG, Karawangexpose.com – Pemerintah Kabupaten Karawang bergerak cepat melakukan perbaikan jalan di kawasan Interchange Karawang Timur pada Rabu malam, 4 Februari 2026. Langkah ini diambil guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan serta menjaga kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Tanpa menunggu pagi hari dan tanpa menunggu keluhan masyarakat semakin bertambah, Pemkab Karawang langsung menurunkan alat berat ke lokasi. Sejumlah lubang besar di badan jalan ditambal dan permukaan aspal diratakan agar jalan kembali berfungsi optimal.

Pada pukul 22.15 WIB, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, SE meninjau langsung proses perbaikan jalan yang dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi Asisten Daerah I, Kepala Dinas Perhubungan, serta Kepala Dinas PUPR Kabupaten Karawang.

Perbaikan dilakukan menyusul kondisi jalan yang mengalami kerusakan cukup parah dengan sejumlah lubang di badan jalan. Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengendara serta kerap menyebabkan perlambatan arus lalu lintas dan kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk.

“Perbaikan ini kami lakukan agar pengendara lebih aman dan arus lalu lintas bisa kembali lancar,” ujar Bupati Aep di sela-sela peninjauan.

Metode perbaikan dilakukan dengan sistem penambalan. Dalam pelaksanaannya, Dinas PUPR menggunakan alat berat milik Pemerintah Kabupaten Karawang guna mempercepat proses pengerjaan dan meminimalkan gangguan lalu lintas.

Pemerintah daerah berharap, melalui perbaikan ini, kondisi jalan di kawasan Interchange Karawang Timur dapat kembali layak dilalui serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.