google-site-verification=mfDzAmrATs_axixiQE589FtwGxMIv1RrxySdHsqAmqE
spot_img
Beranda blog Halaman 22

Melalui Rakercab dan Harlah Ke-4, PAPDESI Karawang Perkuat Peran Aparatur Desa

0

KarawangExpose.com — Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI) Kabupaten Karawang menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-4 sebagai upaya memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan kepedulian sosial aparatur desa.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Desa Anggadita, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Senin (2/2/2026). Rakercab dan Harlah ke-4 PAPDESI Karawang mengusung tema “Berorganisasi Kita Tingkatkan Nilai Silaturahmi dan Kepedulian”, yang dinilai relevan dengan tantangan organisasi serta kondisi sosial masyarakat desa di Karawang.

Sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ketua DPW PAPDESI Jawa Barat H. Abdul Halim, Asisten Daerah I Kabupaten Karawang Ridwan Salam, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Karawang Drs. Muhamad Syaefulloh, M.M.M., Dewan Kehormatan PAPDESI, Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Karawang H. Margono, serta para kepala desa dan lurah yang tergabung dalam PAPDESI Kabupaten Karawang.

Wakil Sekretaris Jenderal PAPDESI, Anja Sugiana, SE, mengatakan Rakercab dan Harlah ke-4 menjadi momentum strategis untuk memperkuat soliditas internal organisasi.

“Kegiatan ini menjadi sarana konsolidasi agar seluruh anggota PAPDESI semakin solid dan kompak, sehingga organisasi tetap eksis dan mampu berperan aktif dalam mendukung pembangunan desa di Kabupaten Karawang,” ujar Anja.

Selain penguatan internal, Anja juga menekankan pentingnya kepedulian sosial aparatur desa. Ia menyoroti kondisi sejumlah desa di Karawang yang saat ini terdampak bencana banjir.

“PAPDESI diharapkan hadir dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, terutama desa-desa yang sedang terdampak banjir, baik yang tergabung sebagai anggota maupun yang belum,” katanya.

Dalam Rakercab tersebut, PAPDESI Kabupaten Karawang juga menyampaikan dua rekomendasi strategis kepada Pemerintah Kabupaten Karawang. Pertama, mengusulkan dukungan bantuan keuangan guna menunjang keberlanjutan pembangunan di desa-desa.

Kedua, mendorong pemerintah daerah agar segera melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) angkatan ke-67 pada tahun 2026 sesuai dengan aspirasi dan kebutuhan pemerintahan desa.

Sementara itu, Ketua DPC PAPDESI Kabupaten Karawang, Deni Supriatna, SE. menegaskan komitmen organisasi dalam menjaga marwah PAPDESI serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan, termasuk organisasi kepala desa.

“PAPDESI harus menjadi organisasi yang solid, bermartabat, dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun tata kelola pemerintahan desa yang baik serta berpihak pada kepentingan masyarakat,” tegas Deni.

Melalui Rakercab dan Harlah ke-4 ini, PAPDESI Kabupaten Karawang berharap dapat terus menjadi wadah pemersatu aparatur pemerintah desa, memperkuat silaturahmi lintas organisasi, serta meningkatkan kepedulian sosial demi kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat Karawang.

Forkopimda Hadiri Rakernas Laskar NKRI, Pemkab Karawang Tekankan Sinergi Pembangunan

0

KARAWANG – Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Laskar NKRI digelar di Lantai 3 Ballroom Swiss-Belinn Karawang, Minggu (1/2/2026).

Selain dihadiri oleh Pengurus Laskar NKRI se-Indonesia, pembukaan Rakernas ini juga turut dihadiri sejumlah pejabat Forkopimda Karawang, seperti perwakilan dari Kapolres, Dandim 0604 hingga Kejaksaan Negeri Karawang.

Dalam sambutannya mewakili Bupati Karawang, Kepala Kesbangpol Karawang, Mahpudin M.Si menyampaikan apresiasi atas gelaran Rakernas LSM Laskar NKRI.

Disampaikan Mahpudin, Pemerintah Kabupaten Karawang merasa bangga melihat kemandirian organisasi kemasyarakatan, khususnya Laskar NKRI yang memiliki basis massa besar. Hal ini ditandai dengan penyelenggaraan Rakernas seperti hari ini.

“Ini merupakan potensi besar bagi pembangunan daerah. Bapak Bupati sangat mengapresiasi langkah ini, dan diharapkan Laskar NKRI dapat menjadi panutan serta contoh positif bagi lembaga swadaya masyarakat lainnya,” kata Mahpudin dalam sambutan.

Berdasarkan data di Kesbangpol, sambungnya, terdapat 478 lembaga/organisasi yang tercatat, baik yang berbasis keagamaan, kepemudaan, maupun Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM/NGO). Sesuai dengan Undang-undang Organisasi Kemasyarakatan, keberadaan lembaga-lembaga ini diharapkan membawa dampak positif.

Disampaikannya, banyaknya LSM di Karawang tidak seharusnya dipandang negatif. Sebaliknya, hal ini diharapkan dapat meringankan tugas pemerintah daerah. Pada prinsipnya, LSM berfungsi sebagai wadah untuk mengadvokasi, memfasilitasi, dan membantu menyelesaikan persoalan di masyarakat.

“Kami melihat aksi nyata rekan-rekan saat terjadi musibah banjir dan longsor di sepanjang aliran Sungai Citarum, Cibeet, hingga Cilamaya. Kepedulian dan empati terhadap masyarakat ini adalah kegiatan positif yang sangat kami apresiasi,” tutur Mahpudin.

Masih disampaikan Mahpudin, LSM didirikan sebagai organisasi non-pemerintah yang bersifat sukarela untuk kepentingan umum. Fungsinya sangat mulia, mulai dari advokasi, pemberdayaan, layanan sosial, hingga pengawasan pembangunan.

“Pemerintah Kabupaten Karawang akan terus mendorong keberadaan seluruh LSM di Karawang agar terus berkembang. Namun, kami juga memohon maaf apabila dukungan penganggaran saat ini belum optimal. Hal ini dikarenakan adanya kebijakan efisiensi anggaran yang sedang dihadapi oleh pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten,” katanya.

“Kami berharap, seiring dengan perbaikan ekonomi Indonesia secara keseluruhan, ke depannya kontribusi dan sinergi kita dapat jauh lebih baik lagi,” tandas Mahpudin.

“Selamat melaksanakan Rakernas. Dengan tema yang sangat luar biasa ini, semoga lahir gagasan-gagasan inovatif dan produktif demi kemajuan Pemerintah Kabupaten Karawang pada khususnya, dan kesejahteraan masyarakat Karawang pada umumnya,” tutupnya.

Pukulan Gong Jadi Simbolis Pembukaan Rakernas

Diketahui, gelaran Rakernas LSM Laskar NKRI ini mengusung tema ‘Membangun Bangsa dengan Menyiapkan Sumber Daya Manusia yang Kreatif di Bidang Ekonomi, Advokatif di Bidang Hukum, serta Partisipatif di Bidang Politik dan Pemerintahan’.

Sebagai simbolis pembukaan Rakernas, Ketua Umum DPP LSM Laskar NKRI, H. ME. Suparno membukanya dengan pukulan gong, didampingi Sekretaris Jendral, Drs. H. Nana Taruna S MM, serta pengurus dan beberapa tamu kehormatan lainnya.

Dalam sambutannya, H. ME. Suparno mengucapkan terima kasih kepada para undangan yang telah hadir di forum Rakernas, baik dari unsur Forkopimda maupun elemen LSM dan Ormas.

“Kehadiran saudara-saudara sekalian merupakan wujud nyata dari komitmen, loyalitas, dan tanggung jawab kita terhadap perjuangan organisasi,” tuturnya.

Disampaikan Ketum, Rapat Kerja Nasional ini merupakan forum strategis bagi Laskar NKRI untuk melakukan konsolidasi nasional, menyusun program kerja, serta merumuskan arah kebijakan dan langkah-langkah organisasi ke depan.

“Tujuan besar kita adalah agar lembaga ini semakin solid, profesional, dan berdaya guna bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” katanya.

Ketum berharap agar Rakernas ini dapat berlangsung secara tertib, demokratis, dan produktif dengan tetap menjunjung tinggi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.

“Perlu diingat bahwa perbedaan pandangan dalam sebuah forum adalah hal yang wajar. Hendaknya perbedaan tersebut menjadi kekuatan untuk melahirkan keputusan yang konstruktif, bukan justru menjadi sumber perpecahan. Kita di sini untuk satu tujuan, membesarkan organisasi,” tegasnya.

“Akhir kata, saya ucapkan selamat melaksanakan Rapat Kerja Nasional. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa memberikan petunjuk, kekuatan, dan kelancaran kepada kita semua dalam mengemban amanah organisasi ini,” pungkas H. ME. Suparno.***

Pemilihan Pengurus IASKA Dijadwalkan April–Mei 2026, Reuni Akbar Digelar Juli

0

KARAWANG | KarawangExpose.com — Ikatan Alumni SMEAN / SMKN 2 Karawang (IASKA) menggelar Rapat Akhir Kepengurusan periode 2021–2026 di Aula SMKN 2 Karawang, Sabtu (31/1/2026).

Rapat tersebut dihadiri oleh para pengurus membahas pembentukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) IASKA, agenda organisasi ke depan, serta penetapan jadwal Reuni Akbar 2026.

Rapat dibuka oleh Ketua II IASKA, Syuhada Wisastra, yang menegaskan bahwa keberlangsungan organisasi sangat bergantung pada peran aktif para alumni. Menurut dia, IASKA hanya dapat tumbuh apabila dibesarkan secara bersama-sama.

“IASKA ini milik kita semua. Kalau bukan alumni yang menjaga dan membesarkannya, jangan berharap ada pihak lain yang akan melakukannya. Organisasi ini akan hidup kalau kita sama-sama bergerak,” ujar Syuhada dalam sambutannya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta rapat yang tetap meluangkan waktu hadir di tengah kesibukan masing-masing. Selain itu, Syuhada mengungkapkan adanya ajakan dari Ketua OSIS SMKN 2 Karawang agar IASKA ikut berpartisipasi dan berkolaborasi dalam kegiatan anniversary sekolah.

Sambutan selanjutnya disampaikan Ketua Umum IASKA, Ika Dinata. Ia mengawali dengan ajakan doa untuk almarhum orang tua Kang Adher serta menyampaikan empati kepada keluarga alumni dan masyarakat Kabupaten Karawang yang terdampak banjir.

“Kita awali rapat ini dengan doa, semoga almarhum orang tua Kang Adher mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang terdampak banjir diberikan kekuatan serta ketabahan,” kata Ika Dinata.

Ika menjelaskan, rapat akhir kepengurusan memiliki dua agenda utama, yakni pembentukan dan penetapan KPU Pemilihan Pengurus IASKA serta pembahasan agenda organisasi ke depan. Terkait pembentukan KPU, forum menyepakati untuk melanjutkan kepanitiaan KPU sebelumnya dengan sejumlah penguatan.

“Proses regenerasi harus berjalan dengan sehat dan inklusif. Karena itu, masukan untuk melibatkan angkatan muda dalam kepanitiaan dan proses pemilihan menjadi catatan penting bagi kita semua,” ujarnya.

Berdasarkan hasil musyawarah, rapat menetapkan Kang Tatang sebagai Ketua KPU IASKA periode 2026–2031 terhitung sejak 31 Januari 2026. Dalam menjalankan tugasnya, Ketua KPU didampingi Kang Nanang sebagai perwakilan pengurus IASKA serta Pak Edi dari pihak sekolah guna mempermudah koordinasi.

Rapat juga menyepakati bahwa pemilihan pengurus IASKA akan dilaksanakan pada April hingga Mei 2026, atau paling lambat tiga bulan sebelum Reuni Akbar. Adapun Reuni Akbar IASKA dijadwalkan berlangsung pada 19 Juli 2026, yang dirangkaikan dengan serah terima jabatan, pembubaran pengurus lama, serta pelantikan pengurus baru.

Selain itu, Ketua Umum IASKA menetapkan Hj. Ade sebagai Ketua Pelaksana Reuni Akbar IASKA terhitung sejak 31 Januari 2026. IASKA juga merencanakan kegiatan Ramadhan berupa buka puasa bersama sebagai sarana koordinasi dan sinkronisasi antarpanitia, alumni, dan KPU.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, rapat menyepakati pelaksanaan bakti sosial melalui open donasi yang dibuka mulai 31 Januari hingga 2 Februari 2026.

Rapat ditutup dengan komitmen bersama untuk menjalankan seluruh keputusan secara amanah, menjaga soliditas organisasi, serta memperkuat peran IASKA sebagai wadah silaturahmi dan kontribusi alumni bagi sekolah dan masyarakat

Tanpa Maladministrasi, RSUD Jatisari Dapat Pengakuan Ombudsman RI atas Kualitas Pelayanan

0

KARAWANG, KarawangExpose.com – Rumah Sakit Umum Daerah RSUD Jatisari kembali menorehkan prestasi membanggakan. Pada tahun 2025, RSUD Jatisari memperoleh penilaian pelayanan publik dengan Opini Kualitas Tinggi Tanpa Maladministrasi dari Ombudsman Republik Indonesia.

Capaian tersebut menjadi bentuk pengakuan atas komitmen RSUD Jatisari dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Penilaian Ombudsman RI mencakup berbagai aspek pelayanan publik, mulai dari kepatuhan terhadap standar pelayanan, transparansi informasi, hingga responsivitas terhadap pengaduan masyarakat.

Direktur RSUD Jatisari, dr. Hj. Anisah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan masyarakat serta hasil penilaian tersebut.

“Alhamdulillah, capaian ini adalah hasil kerja keras seluruh jajaran RSUD Jatisari. Penilaian tanpa maladministrasi menjadi bukti bahwa kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik, sesuai aturan, dan berpihak pada hak-hak pasien,” ujar dr. Anisah. (Jumat, 30/1/2026)

Ia menegaskan, penghargaan ini bukan sekadar prestasi, melainkan tanggung jawab besar untuk terus menjaga kualitas layanan.

“Pengakuan dari Ombudsman RI ini menjadi pengingat bagi kami agar tidak berpuas diri. Justru ke depan kami harus semakin meningkatkan mutu layanan, kedisiplinan, serta etika pelayanan publik,” tambahnya.

Menurut dr. Anisah, keberhasilan tersebut juga tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan masukan dan pengawasan.

“Kepercayaan masyarakat adalah modal utama kami. Kritik dan saran dari warga akan terus kami jadikan bahan evaluasi agar pelayanan di RSUD Jatisari semakin humanis, cepat, dan transparan,”pungkasnya

RSUD Jatisari berharap capaian ini dapat menjadi motivasi untuk mempertahankan integritas pelayanan publik sekaligus mendukung program pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Karawang.

IWOI Peduli Salurkan Bantuan ke Warga yang Belum Mengungsi di Telukjambe Timur

KARAWANG | Karawangexpose.com — Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Karawang kembali menunjukkan kepedulian sosial melalui kegiatan Jumat Berkah IWOI Peduli.

Kegiatan yang telah memasuki pelaksanaan keempat sepanjang Januari ini digelar pada Jumat, 30 Januari 2026, mulai pukul 13.30 WIB hingga selesai, berlokasi di Dusun Tegaluhur, Desa Sukamakmur, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang.

Dalam kegiatan tersebut, DPD Ikatan Wartawan Online Indonesia Karawang membagikan ratusan paket nasi kotak ayam kalasan serta ratusan paket snack kepada warga terdampak banjir.

Bantuan difokuskan bagi masyarakat yang masih bertahan di rumah dan belum mengungsi.

Banjir yang melanda wilayah tersebut merendam ratusan hektare sawah dan kebun, serta permukiman warga dengan ketinggian air sekitar satu meter lebih, bahkan sebagian rumah terendam hingga atap.

Untuk menjangkau warga di titik-titik terisolasi, Tim IWOI Peduli mengerahkan perahu karet yang dimiliki organisasi, menyusuri rumah-rumah warga di tengah genangan.

Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPD IWOI Karawang Syuhada Wisastra, didampingi Ketua IWOI Peduli Junaedi Hambali, Wakil Ketua IWOI Peduli Karnata, serta Bendahara DPD IWOI Karawang Arini Yanti Mala, bersama jajaran pengurus lainnya.

Ketua DPD IWOI Karawang, Syuhada Wisastra, menyampaikan bahwa aksi sosial ini merupakan bentuk nyata peran pers di tengah masyarakat.

“Ini sudah kali keempat kami melaksanakan Jumat Berkah sepanjang Januari. Lebih dari seribu kotak nasi telah kami salurkan, ditambah makanan lainnya. IWOI sebagai pers tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga hadir membantu warga yang terdampak bencana,” ujarnya.

Ketua DPD IWOI Karawang, Syuhada Wisastra, menegaskan bahwa peran pers tidak hanya sebatas menyampaikan informasi melalui pemberitaan.

“Pers bukan hanya menulis berita, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat saat terjadi bencana. Melalui kegiatan kemanusiaan ini, IWOI berupaya membantu korban banjir sekaligus mendukung kerja pemerintah dalam penanganan dampak bencana,” ujar Syuhada.

Ia menambahkan, kolaborasi antara pers, masyarakat, dan pemerintah sangat penting agar proses penanggulangan bencana berjalan lebih cepat dan tepat sasaran. “Ketika semua elemen bergerak bersama, maka beban masyarakat yang terdampak bisa lebih ringan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua IWOI Peduli Junaedi Hambali menegaskan bahwa program tersebut tidak berhenti pada penanganan korban banjir semata.

“Program IWOI Peduli akan terus berlanjut, bukan hanya untuk korban banjir, tetapi juga bagi masyarakat lain yang membutuhkan bantuan. Ini komitmen kami untuk terus berbagi,” katanya.

Kegiatan ini mengusung tagline “IWOI Peduli, Berbagi Tanpa Batas, Peduli Tanpa Sekat”, sebagai penegasan bahwa kepedulian sosial tidak mengenal sekat dan akan terus digerakkan secara berkelanjutan oleh insan pers di Karawang.

(Humas IWOI DPD Karawang)

Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Karawang Gelar Kontrol Blok Hunian

0

KARAWANG | KarawangExpose.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang melakukan kontrol rutin terhadap blok hunian warga binaan sebagai upaya deteksi dini potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), Senin (26/1/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan pada pagi hari tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka KPLP) dan melibatkan jajaran struktural serta petugas pengamanan. Pemeriksaan difokuskan pada seluruh area blok hunian guna memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.

Selain melakukan pemantauan aktivitas warga binaan, petugas juga melakukan pengecekan terhadap kondisi fisik bangunan serta sarana dan prasarana penunjang keamanan di area hunian. Setiap temuan di lapangan dicatat secara detail sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya preventif untuk meminimalisir potensi gangguan kamtib di lingkungan Lapas. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan tertib serta dilaksanakan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

Pihak Lapas Karawang menegaskan komitmennya untuk segera menindaklanjuti hasil temuan melalui koordinasi internal, termasuk perbaikan sarana dan prasarana yang dinilai membutuhkan perhatian khusus.

Ke depan, kegiatan pengawasan dan kontrol akan terus dilakukan secara berkala. Selain itu, seluruh aktivitas pengamanan akan didokumentasikan dan dilaporkan kepada pimpinan sebagai bentuk akuntabilitas serta komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

Keterbatasan Fiskal, Kelurahan Adiarsa Timur Kerucutkan Program Pembangunan

0

KARAWANG | KarawangExpose.com — Pengetatan anggaran daerah berdampak langsung pada hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Adiarsa Timur, Kecamatan Karawang Timur, yang membatasi jumlah program prioritas untuk tahun anggaran 2027.

Musrenbang yang digelar di Aula Kelurahan Adiarsa Timur, Rabu (28/1/2026), tersebut dihadiri sekitar 76 peserta. Mereka berasal dari unsur pemerintah kecamatan, ketua RT dan RW, lembaga kemasyarakatan, serta unsur TNI.

Lurah Adiarsa Timur, Sri Supriyani, SH, MH, menyampaikan bahwa kelurahan awalnya mengusulkan sekitar 20 kegiatan pembangunan yang dinilai mendesak dan dibutuhkan masyarakat. Namun, setelah melalui pembahasan dan mengikuti arahan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), hanya sebagian kecil usulan yang dapat diakomodasi.

“Dari total 20 usulan yang diajukan, hanya lima kegiatan yang memungkinkan masuk dalam perencanaan anggaran tahun 2027,” ujar Sri Supriyani.

Ia menjelaskan, lima kegiatan tersebut difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar warga, khususnya pembangunan infrastruktur dan perbaikan kualitas hunian. Program prioritas meliputi pembangunan saluran drainase serta penanganan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

Secara rinci, usulan tersebut mencakup pembangunan empat unit Rutilahu dan peningkatan sistem drainase di kawasan Syekh Quro serta Jalan Adiningrat, yang selama ini kerap mengalami genangan saat musim hujan.

Menurutnya, penetapan skala prioritas dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca serta dampak langsung yang dapat dirasakan masyarakat. “Karena saat ini musim hujan, kami memprioritaskan drainase dan Rutilahu agar manfaatnya bisa segera dirasakan warga,” jelasnya.

Meski keterbatasan anggaran menjadi kendala, pihak kelurahan berharap seluruh aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui Musrenbang dapat direalisasikan secara bertahap.

“Harapannya tentu semua usulan bisa terwujud. Jika memungkinkan, seluruh usulan tersebut dapat menjadi bagian dari prioritas pembangunan tahun 2027,” pungkas Sri Supriyani.

IWOI DPD Karawang Salurkan Ratusan Nasi Kotak untuk Warga Terdampak Banjir Karangligar

0

KARAWANG – Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Karawang kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak bencana banjir melalui kegiatan IWOI PEDULI. Pada Rabu (28/1/2026), ratusan nasi kotak ayam kalasan komplit disalurkan kepada warga Kampung Pangasinan, RT 04 RW 01, Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang.

Kegiatan kemanusiaan tersebut dimulai sekitar pukul 14.00 WIB hingga selesai dan menyasar ratusan warga, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa yang terdampak langsung banjir akibat luapan sungai di wilayah tersebut.

Aksi sosial ini dipimpin langsung oleh Ketua IWOI DPD Karawang Syuhada Wisastra, didampingi Ketua IWOI PEDULI Junaedi Jambali, Wakil Ketua Karnata, Bendahara IWOI Arini Yanti Mala, serta jajaran pengurus IWOI lainnya.

Ketua IWOI DPD Karawang, Syuhada Wisastra, menegaskan bahwa kegiatan IWOI PEDULI merupakan bentuk nyata peran pers yang tidak hanya hadir dalam pemberitaan, tetapi juga terlibat langsung membantu masyarakat saat menghadapi musibah.

“IWOI PEDULI akan terus berjalan aktif. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran wartawan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama saat kondisi darurat seperti banjir. Alhamdulillah, saat ini IWOI PEDULI juga sudah memiliki perahu karet yang dapat digunakan untuk evakuasi warga serta distribusi logistik dan makanan bagi korban banjir,” ujar Syuhada.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua IWOI DPD Karawang Syuhada Wisastra juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung keberlangsungan kegiatan kemanusiaan IWOI PEDULI.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, baik moril maupun materil. Secara khusus kami menyampaikan apresiasi kepada Dewan Pembina IWOI, Ir. H. H. Uung Solikhun Asshary, yang selama ini konsisten memberikan support penuh terhadap kegiatan IWOI PEDULI,” ujar Syuhada.

Selain itu, Syuhada juga menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada jajaran pengurus pusat IWOI.

“Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada Ketua Umum IWOI, Dr. NR. Icang Rahardian, SH., MH, yang senantiasa memberikan arahan, bimbingan, serta penguatan kepada kami di daerah agar tetap berada pada jalur pengabdian, profesionalisme, dan kepedulian sosial,” tambahnya.

Menurutnya, dukungan dan bimbingan dari para pembina serta pengurus pusat menjadi energi moral bagi IWOI DPD Karawang untuk terus bergerak membantu masyarakat, khususnya dalam kondisi darurat seperti bencana banjir.

Senada dengan itu, Ketua IWOI PEDULI Junaedi Jambali menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan hasil dari solidaritas dan kepedulian bersama para anggota IWOI serta para donatur yang mempercayakan penyaluran bantuan kepada organisasi wartawan tersebut.

“Kami tidak ingin berhenti hanya pada satu kegiatan. Selama warga masih membutuhkan, IWOI PEDULI akan terus bergerak. Perahu karet yang kami miliki menjadi sarana penting untuk menjangkau wilayah yang sulit diakses saat banjir, baik untuk evakuasi maupun pengantaran bantuan,” kata Junaedi.

Warga setempat menyambut antusias kehadiran IWOI PEDULI. Ratusan nasi kotak ayam kalasan komplit dibagikan secara langsung kepada warga terdampak, termasuk anak-anak, lansia, dan keluarga yang masih bertahan di lokasi banjir.

Melalui kegiatan ini, IWOI DPD Karawang menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, menguatkan nilai kemanusiaan, serta mengawal kepedulian sosial sebagai bagian dari tanggung jawab moral insan pers.

Polre Karawang Telusuri Dugaan Aktivitas Perburuan Ilegal di Kawasan Hutan Sanggabuana

0

KARAWANG | KarawangExpose.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Karawang menindaklanjuti peristiwa yang viral di media sosial terkait dugaan perburuan ilegal dan masuk kawasan hutan tanpa izin. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kejadian tersebut terjadi pada 23 Januari 2026.

Kasat Reskrim Polres Karawang menyampaikan bahwa kepolisian telah melakukan identifikasi awal terhadap lima orang terduga, masing-masing berinisial J, AM, M, A, dan UM, berdasarkan laporan dari Bernar Wahyu, perwakilan SCF.

Berdasarkan video yang beredar, tempat kejadian perkara (TKP) diketahui berada di Pasir Kole, Desa Sukasari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta. Dari hasil pendalaman perkara, pada pukul 15.00 WIB, penyidik memperoleh informasi adanya dugaan tindak pidana masuk kawasan hutan dan melakukan perburuan tanpa izin pejabat yang berwenang.

Dalam proses pengawasan, SCF memasang 40 kamera trap di 20 titik. Koordinator lapangan SCF, Jodi, memaparkan secara rinci hasil pemantauan kamera tersebut.

Pada SCF002 – CT 1, kamera merekam macan tutul dalam kondisi sehat pada 1 November 2025 pukul 11.30 WIB. Selanjutnya, pada 5 Oktober 2025 pukul 10.11 WIB, kamera yang sama merekam keberadaan terduga pemburu di wilayah Desa Sukamanah, Kecamatan Sukasari, Purwakarta.

Sementara pada SCF004 – CT 2, macan tutul terpantau dalam kondisi sehat pada 23 Agustus dan 1 September 2025. Namun, pada 28 Agustus 2025 terekam aktivitas terduga pemburu. Bahkan, pada 16 September 2026 pukul 11.32 WIB, terduga pemburu terlihat berupaya mengambil kamera trap.

Di lokasi SCF014 – CT 7 wilayah Tegalwaru, Karawang, macan tutul terpantau sehat pada 26 dan 27 Oktober 2025. Namun, pada 19 November 2025 pukul 22.11 WIB, kamera merekam kelompok terduga pemburu.

Aktivitas serupa juga terekam di SCF016 pada 28 September 2025, serta di SCF007 – CT 04 wilayah Tegalwaru, Karawang. Pada titik ini, kamera merekam macan tutul pada 23 September 2025, lalu pada 5 Oktober 2025 terlihat seekor macan tutul dengan dugaan gangguan pada kaki. Selanjutnya, pada 10 November 2025, kembali teridentifikasi aktivitas kelompok pemburu, dan pada 18 November 2025, macan tutul kembali terlihat dalam kondisi sehat.

Dari keseluruhan rekaman kamera SCF, tercatat 20 kali kemunculan, terdiri dari 15 penampakan macan tutul dan 5 rekaman aktivitas lainnya.

Dalam penanganan perkara ini, petugas mengamankan barang bukti berupa 1 unit kamera trap merek Bushnell, 1 pucuk senjata api rakitan jenis doorlok, serta 2 ekor anjing pemburu.

Hasil identifikasi sementara menunjukkan para terduga pelaku berasal dari wilayah Purwakarta, dengan jalur masuk kawasan hutan melalui Gunung Karadak, Gunung Lesang, dan Gunung Haur, sebelum keluar di kawasan gunung lainnya.

Hingga saat ini, macan tutul yang sempat teridentifikasi mengalami gangguan berjalan belum ditemukan kembali.

Pihak STF/SCF menyampaikan apresiasi atas kerja sama seluruh pihak dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada Kepolisian Republik Indonesia. Apabila macan tutul yang diduga terluka ditemukan dalam kondisi hidup, akan dilakukan rehabilitasi, sedangkan apabila ditemukan dalam kondisi mati akan dilakukan nekropsi untuk mengetahui penyebab kematian.

Atas perbuatannya, kelima terduga pelaku dijerat dengan ketentuan pidana terkait masuk kawasan hutan tanpa izin dan perburuan ilegal sesuai undang-undang kehutanan dan peraturan perundang-undangan lainnya. Para terduga mengakui melakukan aktivitas berburu, namun mengklaim tidak menargetkan satwa dilindungi, dan menyatakan tujuan perburuan adalah babi hutan.

Satreskrim Polres Karawang menegaskan bahwa penyelidikan masih terus berlanjut guna memastikan terpenuhinya seluruh unsur pidana sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

IWO Indonesia Peringati HUT ke-8 dengan Tema Pers Berintegritas dan Ekonomi Kuat

0

JAKARTA, KarawangExpose.com – Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) resmi meluncurkan tema perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-8. Dalam menyambut usia sewindu ini, IWOI mengadopsi semangat Hari Pers Nasional (HPN) melalui tema “Mengukuhkan Pers Online yang Berintegritas, Membangun Ekonomi Kuat, Menjaga Kedaulatan Bangsa.” Pemilihan tema ini bukan tanpa alasan. IWOI memandang bahwa di tengah disrupsi informasi digital yang semakin masif, peran jurnalis online harus kembali pada khittah-nya sebagai penyampai kebenaran yang kokoh dan beretika.

Ketua Umum IWOI, Dr. NR. Icang Rahardian, SH., S.Ak., MH., M.Pd menyampaikan bahwa tema ini merupakan refleksi dari tanggung jawab besar insan pers dalam mengawal arah bangsa.

Integritas sebagai Fondasi : Poin pertama menekankan pada penguatan kompetensi dan moralitas wartawan online. Di era pasca-kebenaran (post-truth), integritas adalah mata uang yang paling berharga bagi jurnalis online untuk melawan penyebaran berita bohong (hoaks).

Akselerator Ekonomi : Melalui poin kedua, IWOI berkomitmen untuk menjadi mitra strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Pers yang sehat dipercaya mampu menciptakan iklim investasi yang kondusif serta memberikan ruang bagi pelaku ekonomi, khususnya UMKM, untuk berkembang melalui pemberitaan yang edukatif.

Benteng Kedaulatan : Poin ketiga menegaskan peran pers sebagai pilar keempat demokrasi dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dari segala bentuk ancaman informasi yang memecah belah.

Perayaan HUT ke-8 IWO Indonesia yang jatuh pada tanggal 9 Februari 2026 bertepatan dengan HPN, kami mengajak kepada seluruh pengurus di Wilayah dan Daerah untuk bisa merayakannya dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat di tempat masing-masing. Untuk tahun ini IWO Indonesia tidak melaksanakan kegiatan Nasional tetapi kami berharap kawan-kawan di daerah tidak mengurangi semangatnya dalam mewujudkan tema HUT IWO Indonesia yang ke-8.

“Kami ingin usia ke-8 ini menjadi momentum transformasi. IWOI tidak hanya hadir sebagai wadah organisasi, tetapi sebagai garda terdepan dalam memastikan informasi yang sampai ke masyarakat adalah informasi yang membangun, bukan menjatuhkan,” tambah Ketum IWOI.

Melalui tema ini, IWO Indonesia mengajak seluruh anggotanya di berbagai daerah untuk bersinergi dan tetap setia pada kepentingan rakyat, demi mewujudkan Indonesia yang lebih kuat dan berdaulat di ruang digital.

(DPP IWO Indonesia)