Beranda blog Halaman 3

Ketua IWO Indonesia DPD Karawang Serukan Persatuan di Hari Kebangkitan Nasional 2026

KARAWANG | KARAWANG EXPOSE.COM – Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang diperingati setiap tanggal 20 Mei menjadi momentum penting bagi bangsa Indonesia untuk mengenang lahirnya kesadaran nasional melalui berdirinya organisasi Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908. Semangat persatuan, perjuangan, dan kebangkitan tersebut terus relevan hingga saat ini, termasuk dalam dunia jurnalistik dan media digital.

Di Kabupaten Karawang, semangat kebangkitan itu turut diwujudkan oleh Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Karawang yang kini telah memasuki usia tiga tahun pengabdian di tengah masyarakat. Selama perjalanannya, organisasi tersebut terus berupaya membangun ekosistem media yang profesional, edukatif, dan berpihak pada kepentingan publik.

Ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Karawang, Syuhada Wisastra, mengatakan bahwa peringatan Hari Kebangkitan Nasional bukan hanya sekadar seremonial tahunan, melainkan pengingat penting bagi seluruh elemen bangsa agar terus menjaga persatuan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, termasuk di bidang pers dan informasi digital.

Menurutnya, wartawan memiliki peran strategis dalam menjaga semangat kebangkitan bangsa melalui penyebaran informasi yang akurat, berimbang, dan membangun optimisme masyarakat.

“Semangat Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi energi baru bagi insan pers, khususnya wartawan online, untuk terus berkembang, menjaga independensi, serta menjadi bagian dari pembangunan daerah dan bangsa,” ujar Syuhada Wisastra, Rabu (20/5/2026).

Ia menambahkan, selama tiga tahun berdiri di Karawang, Ikatan Wartawan Online Indonesia telah aktif melakukan berbagai kegiatan sosial, pendidikan jurnalistik, penguatan organisasi, hingga membangun sinergitas dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat.

Selain menjadi wadah bagi wartawan online, organisasi tersebut juga terus mendorong lahirnya media-media digital lokal yang mampu memberikan informasi positif dan edukatif kepada masyarakat Karawang.

Dalam momentum Hari Kebangkitan Nasional 2026, Syuhada juga mengajak seluruh unsur masyarakat, pemerintah, organisasi, pelaku usaha, pemuda, dan insan pers untuk bangkit bersama membangun Kabupaten Karawang yang lebih maju melalui semangat kolaborasi dan sinergitas.

“Kebangkitan hari ini bukan hanya milik satu golongan, tetapi kebangkitan seluruh unsur masyarakat untuk bersama-sama menuju Karawang maju. Dengan saling bersinergi, saling mendukung, dan menjaga persatuan, kita yakin Karawang bisa menjadi daerah yang semakin kuat, maju, dan berdaya saing,” tambahnya.

Momentum Harkitnas tahun ini, lanjut Syuhada, menjadi refleksi bersama bahwa kebangkitan bangsa di era digital tidak hanya ditentukan oleh kemajuan teknologi, tetapi juga kualitas sumber daya manusia dan integritas dalam menyampaikan informasi.

“Pers yang sehat dan profesional merupakan bagian dari kebangkitan nasional modern. Karena itu, IWO Indonesia DPD Karawang akan terus berkomitmen menjaga marwah jurnalistik dan menjadi mitra strategis dalam pembangunan daerah,” pungkasnya.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 diharapkan dapat menjadi penguat semangat kolaborasi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Indonesia yang maju, berdaya saing, dan tetap menjunjung nilai persatuan serta kebhinekaan.

GOKAR Resmi Turunkan Potongan Driver Jadi 5 Persen, Transportasi Online Asli Karawang Makin Bersahabat

KARAWANG | KARAWANG EXPOSE.COM | Di tengah perubahan regulasi transportasi online nasional, GOKAR resmi mengumumkan kebijakan baru terkait potongan aplikator sebagai bentuk dukungan terhadap kesejahteraan driver dan pelayanan terbaik bagi masyarakat Karawang.

Melalui pengumuman resmi management GOKAR yang dirilis Selasa (19/5/2026), aplikasi transportasi online asli Karawang tersebut menegaskan komitmennya mengikuti arahan pemerintah terkait Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online.

Dalam aturan tersebut, pemerintah menetapkan batas maksimal potongan aplikator sebesar 8 persen dengan pendapatan driver minimal 92 persen. Namun demikian, GOKAR memastikan tetap memberikan skema terbaik bagi mitra drivernya dengan sistem potongan hanya 5 persen yang mulai berlaku efektif Rabu, 20 Mei 2026.

Langkah tersebut disambut positif para driver karena dinilai mampu meningkatkan penghasilan harian sekaligus memberikan semangat baru bagi para mitra pengemudi lokal Karawang.

Founder GOKAR, Syuhada Wisastra, mengatakan bahwa sejak awal GOKAR hadir bukan hanya sebagai aplikasi transportasi online, tetapi juga sebagai gerakan ekonomi kerakyatan berbasis daerah.

“GOKAR lahir dari Karawang untuk masyarakat Karawang. Kami ingin tumbuh bersama driver, UMKM, dan pelanggan dengan sistem yang lebih adil dan bersahabat,” ujar Syuhada Wisastra dalam keterangan resminya.

Ia menegaskan, kebijakan potongan 5 persen merupakan bentuk keberpihakan perusahaan terhadap kesejahteraan para driver di tengah meningkatnya kebutuhan ekonomi masyarakat.

“Kami memahami perjuangan para driver di lapangan. Karena itu management GOKAR mengambil langkah nyata dengan potongan yang lebih ringan agar pendapatan mitra semakin maksimal,” katanya.

Tidak hanya fokus pada driver, GOKAR juga berupaya menjaga kualitas layanan kepada pelanggan dengan pelayanan cepat, aman, dan terpercaya sebagai identitas utama transportasi online lokal Karawang.

Menurut Syuhada, kehadiran GOKAR juga menjadi simbol kebangkitan karya anak daerah yang mampu bersaing di era digital nasional.

“Ini bukan hanya soal aplikasi transportasi. Ini tentang kebanggaan daerah, tentang bagaimana masyarakat Karawang mampu menciptakan platform sendiri dan berkembang bersama,” ungkapnya.

Management GOKAR berharap kebijakan baru tersebut dapat memperkuat loyalitas driver, meningkatkan kepercayaan pelanggan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal berbasis digital di Kabupaten Karawang.

Dengan semangat “Dekat Bersahabat”, GOKAR optimistis dapat menjadi transportasi online pilihan masyarakat sekaligus membuka peluang kesejahteraan yang lebih luas bagi para mitra driver di Karawang.

Pupuk Kujang Latih Ibu-Ibu Cikampek Jadi Wirausaha Kuliner

KARAWANG | KARAWANG EXPOSE.COM | PT Pupuk Kujang Cikampek memberangkatkan puluhan ibu-ibu di sekitar perusahaan untuk mengikuti pelatihan tata boga di Bogasari Baking Center, Tanjung Priuk, Jakarta Utara, Senin, 18 Mei 2026. Pelatihan itu dilakukan untuk meningkatkan keterampilan hingga warga bisa membuat aneka produk kuliner berkualitas.

“Melalui pelatihan ini, saya harap ibu-ibu semua bisa meningkatkan keterampilan tata boga, menghasilkan aneka produk kuliner yang enak dan digemari masyarakat. Sehingga bisa menjadi bekal penting untuk berwirausaha dengan baik,” kata Agung Gustiawan, VP Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pupuk Kujang saat memberikan pengarahan kepada para peserta, Senin (18/5/2026).

Agung menuturkan program Lokamandiri Mamapreneur ini adalah salah satu program unggulan Pupuk Kujang tahun ini, sebuah program pemberdayaan yang menyasar kalangan wanita dan ibu-ibu di sekitar perusahaan. “Untuk batch kali ini, kita berangkatkan sebanyak 30 peserta, perwakilan dari 10 desa di Cikampek,” ujar Agung.

Dalam pelatihan tersebut, para wanita dari Cikampek ini belajar secara hands on, praktik langsung dari mulai memilih tepung yang tepat, menimbang, menakar, hingga mengolahnya dengan baik sampai menghasilkan beragam produk kuliner berkualitas.

“Para peserta praktik langsung dan merasakan bagaimana membuat sajian dengan standar tinggi, tentu dipandu oleh para ahli tata boga dari Bogasari,” Agung menambahkan.

Program yang menjadi bagian dari pilar investasi sosial korporasi ini dirancang bukan sekadar sebagai aktivitas seremonial, melainkan sebuah strategi berkelanjutan untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat lingkar penunjang perusahaan.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas ekonomi lokal. Melalui pelatihan tata boga berstandar industri ini, kami berharap para peserta tidak hanya meningkatkan keterampilan, melainkan memiliki bekal fundamental yang kuat untuk berwirausaha secara mandiri dan kompetitif,” kata Agung.

Agung menuturkan, program Mamapreneur ini secara spesifik menyasar kelompok perempuan guna mengoptimalkan potensi mereka sebagai penggerak roda ekonomi keluarga.

Dari perspektif tata kelola program, kata Agung, pelaksanaan program Lokamandiri ini diukur menggunakan kerangka kerja Social Return on Investment (SROI). Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa setiap serapan dana TJSL yang dialokasikan perusahaan mampu menghasilkan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan yang nyata serta berlipat ganda bagi komunitas lokal.

Sebagai strategi pasca-pelatihan, Pupuk Kujang juga telah menyiapkan roadmap pendampingan lanjutan. Perusahaan akan memfasilitasi akses kelembagaan seperti pengurusan izin PIRT hingga sertifikasi halal, agar produk kuliner yang dihasilkan oleh para Mamapreneur Cikampek ini dapat diserap oleh pasar yang lebih luas.

Melalui penguatan kapabilitas ini, Pupuk Kujang terus melangkah maju dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada poin Kesetaraan Gender (Poin 5) serta Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (Poin 8).

Melalui program ini, kata Agung, Pupuk Kujang memperkuat komitmennya terhadap implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya pada pilar pemberdayaan sosial.

Chef Haryanto dari Bogasari Baking Center menyatakan, Bogasari turut bangga dalam kolaborasi dengan Pupuk Kujang ini. Sebab, melalui pelatihan ini, bisa melatih calon wirausahawan yang berkontribusi dalam perekonomian masyarakat. “Semoga kegiatan ini bisa meningkatkan roda perekonomian masyarakat,” kata Haryanto.***

Samsat Karawang Gelar Apel Gabungan, Perkuat Sinergi Pelayanan Publik

KARAWANG | KARAWANG EXPOSE.COM – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai kegiatan apel gabungan yang digelar di lingkungan Samsat Karawang, Senin (18/5/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala P3D Karawang, Henrian Oetama, S.E., dan dihadiri sejumlah unsur terkait yang menjadi bagian penting dalam pelayanan administrasi kendaraan bermotor serta peningkatan pendapatan daerah.

‎Turut hadir dalam apel tersebut Kanit Regident Satlantas Polres Karawang Ipda Dedy Fitrianto, S.I.Kom., CPHR, CBA beserta jajaran anggota kepolisian dari unit registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor. Selain itu, pihak Jasa Raharja juga hadir sebagai mitra strategis dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat, khususnya terkait perlindungan dan jaminan keselamatan pengguna kendaraan bermotor.

‎Apel gabungan ini menjadi momentum penguatan sinergitas antarinstansi yang selama ini bekerja sama di lingkungan Samsat Karawang. Kehadiran seluruh unsur dalam satu barisan menunjukkan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat disiplin aparatur, serta memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat dalam mengurus administrasi kendaraan bermotor.

‎Dalam arahannya, Kepala P3D Karawang Henrian Oetama menegaskan pentingnya menjaga kekompakan dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pelayanan. Menurutnya, keberhasilan pelayanan Samsat tidak dapat berjalan maksimal tanpa adanya kerja sama yang solid antara P3D, Kepolisian, dan Jasa Raharja sebagai satu kesatuan pelayanan terpadu.

‎Ia juga menekankan pentingnya menjaga integritas, kedisiplinan, serta meningkatkan etos kerja demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin modern dan cepat, seluruh aparatur diminta mampu beradaptasi dengan perkembangan serta menjaga citra positif institusi.

‎“Sinergitas dan koordinasi yang baik antarinstansi harus terus dijaga. Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama dalam memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan humanis kepada masyarakat,” ujar Henrian Oetama dalam amanatnya.

‎Sementara itu, Kanit Regident Satlantas Polres Karawang Ipda Dedy Fitrianto menyampaikan bahwa pihak kepolisian siap mendukung seluruh program pelayanan Samsat Karawang, khususnya dalam bidang registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor.

‎Menurutnya, pelayanan yang baik merupakan bagian dari bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat. Karena itu, profesionalisme dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas harus terus dijaga, terutama di tengah dinamika pelayanan publik yang semakin tinggi.

‎“Kami dari kepolisian akan terus bersinergi bersama seluruh stakeholder di Samsat Karawang demi terciptanya pelayanan yang optimal, transparan, dan profesional,” ungkapnya.

‎Kehadiran Jasa Raharja dalam apel gabungan tersebut juga menjadi simbol kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pelayanan publik. Sebagai mitra strategis di lingkungan Samsat, Jasa Raharja memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat pengguna kendaraan bermotor.

‎Melalui kegiatan apel gabungan ini, diharapkan seluruh jajaran yang bertugas di Samsat Karawang semakin solid dan memiliki semangat yang sama dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Selain menjadi ajang penguatan koordinasi internal, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi bersama agar pelayanan publik ke depan semakin baik, cepat, dan terpercaya.

‎Apel berlangsung tertib dan khidmat, diikuti peserta dari berbagai unsur instansi di lingkungan Samsat Karawang. Semangat kebersamaan dan kekompakan yang tercermin dalam kegiatan tersebut diharapkan menjadi energi positif dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Karawang

Pupuk Kujang Latih Ibu-Ibu Cikampek Jadi Wirausaha Kuliner

KARAWANG | KARAWANG EXPOSE.COM – PT Pupuk Kujang Cikampek memberangkatkan puluhan ibu-ibu di sekitar perusahaan untuk mengikuti pelatihan tata boga di Bogasari Baking Center, Tanjung Priuk, Jakarta Utara, Senin, 18 Mei 2026. Pelatihan itu dilakukan untuk meningkatkan keterampilan hingga warga bisa membuat aneka produk kuliner berkualitas.

“Melalui pelatihan ini, saya harap ibu-ibu semua bisa meningkatkan keterampilan tata boga, menghasilkan aneka produk kuliner yang enak dan digemari masyarakat. Sehingga bisa menjadi bekal penting untuk berwirausaha dengan baik,” kata Agung Gustiawan, VP Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pupuk Kujang saat memberikan pengarahan kepada para peserta, Senin (18/5/2026).

Agung menuturkan program Lokamandiri Mamapreneur ini adalah salah satu program unggulan Pupuk Kujang tahun ini, sebuah program pemberdayaan yang menyasar kalangan wanita dan ibu-ibu di sekitar perusahaan. “Untuk batch kali ini, kita berangkatkan sebanyak 30 peserta, perwakilan dari 10 desa di Cikampek,” ujar Agung.

 

Dalam pelatihan tersebut, para wanita dari Cikampek ini belajar secara hands on, praktik langsung dari mulai memilih tepung yang tepat, menimbang, menakar, hingga mengolahnya dengan baik sampai menghasilkan beragam produk kuliner berkualitas.

“Para peserta praktik langsung dan merasakan bagaimana membuat sajian dengan standar tinggi, tentu dipandu oleh para ahli tata boga dari Bogasari,” Agung menambahkan.

Program yang menjadi bagian dari pilar investasi sosial korporasi ini dirancang bukan sekadar sebagai aktivitas seremonial, melainkan sebuah strategi berkelanjutan untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat lingkar penunjang perusahaan.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas ekonomi lokal. Melalui pelatihan tata boga berstandar industri ini, kami berharap para peserta tidak hanya meningkatkan keterampilan, melainkan memiliki bekal fundamental yang kuat untuk berwirausaha secara mandiri dan kompetitif,” kata Agung.

Agung menuturkan, program Mamapreneur ini secara spesifik menyasar kelompok perempuan guna mengoptimalkan potensi mereka sebagai penggerak roda ekonomi keluarga.

Dari perspektif tata kelola program, kata Agung, pelaksanaan program Lokamandiri ini diukur menggunakan kerangka kerja Social Return on Investment (SROI). Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa setiap serapan dana TJSL yang dialokasikan perusahaan mampu menghasilkan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan yang nyata serta berlipat ganda bagi komunitas lokal.

Sebagai strategi pasca-pelatihan, Pupuk Kujang juga telah menyiapkan roadmap pendampingan lanjutan. Perusahaan akan memfasilitasi akses kelembagaan seperti pengurusan izin PIRT hingga sertifikasi halal, agar produk kuliner yang dihasilkan oleh para Mamapreneur Cikampek ini dapat diserap oleh pasar yang lebih luas.

Melalui penguatan kapabilitas ini, Pupuk Kujang terus melangkah maju dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada poin Kesetaraan Gender (Poin 5) serta Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (Poin 8).

Melalui program ini, kata Agung, Pupuk Kujang memperkuat komitmennya terhadap implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya pada pilar pemberdayaan sosial.

Chef Haryanto dari Bogasari Baking Center menyatakan, Bogasari turut bangga dalam kolaborasi dengan Pupuk Kujang ini. Sebab, melalui pelatihan ini, bisa melatih calon wirausahawan yang berkontribusi dalam perekonomian masyarakat. “Semoga kegiatan ini bisa meningkatkan roda perekonomian masyarakat,” kata Haryanto.***

Pemkab Karawang Dorong Tata Kelola Pemerintahan Bersih melalui Pakta Integritas

KARAWANGEXPOSE.COM Pemkab Karawang Perkuat Komitmen ASN Berintegritas Kab. Karawang – Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar apel pagi ASN yang dirangkaikan dengan penandatanganan pakta integritas sebagai bentuk penguatan komitmen dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, profesional, dan bebas dari praktik korupsi, bertempat di Gedung Pemda 2, Senin (18/5/2026).

Dalam kesempatan ini, apel diikuti oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diantaranya DPMPTSP, Dishub, DPRKP, dan Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan. Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, H Asep Aang Rahmatullah menyampaikan bahwa penandatanganan pakta integritas bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penegasan komitmen seluruh ASN untuk menjaga amanah dan kepercayaan masyarakat.

Ia menegaskan, integritas harus dimulai dari diri sendiri. Mulai dari pimpinan, pejabat struktural, pejabat fungsional hingga seluruh staf memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga profesionalisme serta memberikan pelayanan publik yang optimal kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat budaya kerja yang berintegritas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang. ASN harus menjadi contoh dalam menjaga etika, disiplin, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Pemkab Karawang Ikuti Peresmian Nasional KDKMP, Ribuan Koperasi Siap Beroperasi

0

Karawangexpose.com, Karawang – Pemerintah Kabupaten Karawang turut mengikuti peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang dilakukan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Nganjuk, Sabtu (16/5/2026).

Peresmian tersebut ditandai dengan penekanan tombol oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai simbol dimulainya operasional 1.061 KDKMP. Kegiatan itu juga diikuti secara daring oleh sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Karawang, yang memusatkan kegiatan video conference di Gerai KDKMP Desa Sukamerta, Kecamatan Rawamerta.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa KDKMP merupakan bagian dari langkah pemerintah dalam memperkuat perekonomian rakyat dari tingkat desa dan kelurahan.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, Sabtu, 16 Mei 2026, saya, Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih,” kata Presiden Prabowo sebelum menekan tombol peresmian.

Presiden Prabowo menjelaskan, KDKMP telah dipersiapkan sejak November tahun lalu. Pembangunan fisik koperasi tersebut dilakukan di ribuan lokasi sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat kemandirian desa dan menggerakkan perekonomian nasional dari bawah.

Menurut Presiden, keberadaan KDKMP di berbagai wilayah diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat, khususnya di tingkat desa. Ia juga menargetkan minimal 20 ribu koperasi sejenis dapat mulai beroperasi pada Agustus 2026.

“Dari seribu ini, dilaporkan kepada saya bahwa pada bulan Agustus, kita akan lompat meresmikan 30 ribu koperasi. Kalau umpamanya tidak sampai 30 ribu, kalau hanya sampai 20 ribu, saya katakan 20 ribu ini juga adalah prestasi yang saya kira jarang diketemukan di negara lain,” ungkap Presiden.

Dalam kegiatan peresmian tersebut, Presiden Prabowo didampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Ketua MPR Ahmad Muzani, serta sejumlah pejabat pemerintah lainnya.

Peresmian itu menandai kesiapan 1.061 koperasi untuk beroperasi. Rinciannya, sebanyak 530 unit KDKMP berada di tujuh kabupaten di Jawa Timur dan 531 unit KDKMP berada di delapan kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Setiap KDKMP mempekerjakan 17 pekerja yang seluruhnya berasal dari desa setempat. Pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara, per Mei 2026, juga tengah membangun 25.000 unit koperasi lainnya. Pemerintah menargetkan 30.000 KDKMP selesai dibangun dan beroperasi penuh pada Agustus 2026.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Karawang mengikuti kegiatan peresmian tersebut secara daring dari Gerai KDKMP Desa Sukamerta, Kecamatan Rawamerta. Kegiatan video conference dilaksanakan pada Sabtu, 16 Mei 2026, mulai pukul 09.30 WIB hingga selesai.

Kehadiran Pemerintah Kabupaten Karawang dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Karawang. Hadir mewakili Bupati Karawang, H. Dindin Rachmadhy sebagai Kepala Disperindagkop UKM Kabupaten Karawang.

Selain itu, kegiatan tersebut juga dihadiri Camat Rawamerta Dadan Nurdiansyah, Sekretaris Kecamatan Rawamerta Sunadi, Kepala Desa Sekarwangi Karta, Kepala Desa Cibadak H. Mayudin, Kepala Desa Kutawargi Sukmadi atau Jibeng, Kepala Desa Panyingkiran M. Kusnadi, Kepala Desa Sukamerta Ahmad Holidin, serta Korwilcambidik Rawamerta H. Popon Epon.

Hadir juga unsur Kodim 0604/Karawang yang diwakili Kasdim Saeful Husna mewakili Komandan Kodim 0604/Karawang, Koramil 0403/Rawamerta beserta para Babinsa yang juga sebagai panitia pelaksananya, Kepala Bidang Pemberdayaan dan Perizinan Koperasi Dinas Koperasi dan UKM Karawang Puguh Tri Utomo, para pengurus koperasi, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Rawamerta.

Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah hadir melalui perwakilan Kapolsek beserta jajaran.

Hadir pula H. Emed Tarmedi, selaku PMO Kementerian Koperasi Kabupaten Karawang, serta Syuhada Wisastra, Ketua IWO Indonesia DPD Karawang yang juga merupakan founder GOKAR.

Kegiatan tersebut juga diikuti oleh para kepala desa se-Kecamatan Rawamerta, unsur N-3, Ketua KDKMP se-Kecamatan Rawamerta, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda.

Melalui keikutsertaan dalam peresmian nasional tersebut, Pemerintah Kabupaten Karawang menyatakan dukungannya terhadap penguatan koperasi desa sebagai salah satu pilar ekonomi kerakyatan. Kehadiran KDKMP diharapkan mampu membuka lapangan kerja, memperkuat perputaran ekonomi lokal, serta meningkatkan kemandirian masyarakat desa.

Gerai KDKMP Desa Sukamerta, Kecamatan Rawamerta, menjadi salah satu titik penting pelaksanaan kegiatan daring di Kabupaten Karawang. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penguatan peran koperasi di tingkat desa agar lebih produktif, mandiri, dan mampu menjawab kebutuhan ekonomi masyarakat.

Menurut H. Dindin Rachmadhy sebagai Kepala Disperindagkop UKM Kabupaten Karawang, KDKMP merupakan instrumen penting untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa. Melalui koperasi, warga dapat memperkuat akses terhadap kebutuhan pokok, pemasaran hasil produksi, pengelolaan usaha, hingga peningkatan nilai tambah produk lokal.

“KDKMP harus menjadi wadah ekonomi masyarakat desa yang benar-benar hidup dan memberi manfaat. Koperasi harus mampu membantu petani, pelaku UMKM, dan masyarakat dalam memperkuat usaha serta memutus ketergantungan terhadap rantai distribusi yang merugikan,” ujar H. Dindin.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Karawang mendukung penguatan koperasi desa agar dikelola secara profesional, transparan, dan mengikuti perkembangan teknologi. Menurutnya, pengelolaan koperasi secara modern dan digital menjadi kebutuhan agar KDKMP mampu bersaing dan berkelanjutan.

“Pengurus koperasi harus memiliki komitmen, kemampuan manajerial, dan semangat gotong royong. Jika dikelola dengan baik, KDKMP dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa dan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

H. Dindin juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TNI, Polri, pengurus koperasi, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga dalam mengawal keberlangsungan KDKMP di Kabupaten Karawang.

“Koperasi tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi semua pihak agar program ini tidak hanya berhenti pada peresmian, tetapi benar-benar berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, dan kami ucapkan terimakasih banyak kepada Komandan Kodim 0604 Karawang beserta jajarannya yang terus mengawal semua kegiatan KDKMP,” pungkasnya.

Kakanwil Ditjenpas Jabar Pastikan Kesiapan Operasional SPPG Warung Bambu #8

Karawang, Karawangexpose.com — Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, Kusnali meninjau langsung kesiapan SPPG Warung Bambu #8 yang dikelola oleh Lapas Kelas IIA Karawang bersama mitra PT. Ladang Pangan Sejahtera. Kegiatan peninjauan dilaksanakan sebagai bentuk memastikan kesiapan sarana, sistem kerja, serta pengelolaan program yang akan mendukung pelayanan dan pemberdayaan warga binaan.

Dalam peninjauan tersebut, Kakanwil melihat berbagai fasilitas dan area kerja yang nantinya akan digunakan dalam operasional SPPG Warung Bambu #8. Selain memastikan kesiapan infrastruktur, kegiatan ini juga menjadi bagian dari monitoring terhadap sinergi antara Lapas Karawang dengan pihak mitra dalam mendukung program pembinaan yang produktif dan berkelanjutan.

Program SPPG Warung Bambu #8 dirancang tidak hanya sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam penguatan ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Ke depannya, warga binaan akan dilibatkan secara langsung untuk membantu pengelolaan berbagai pekerjaan di lingkungan SPPG sesuai dengan kemampuan dan keterampilan yang dimiliki.

Keterlibatan warga binaan dalam program tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman kerja nyata, meningkatkan keterampilan, serta membangun kesiapan mereka untuk kembali ke masyarakat. Melalui program ini, warga binaan tidak hanya mendapatkan pembinaan secara teori, tetapi juga praktik kerja yang memiliki nilai produktif dan ekonomis.

Selain menjadi wadah pembinaan, program ini juga diharapkan mampu memperkuat proses integrasi sosial warga binaan. Dengan adanya keterlibatan aktif dalam kegiatan produktif, warga binaan memiliki kesempatan untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab, disiplin, serta semangat untuk memperbaiki diri melalui aktivitas yang positif dan bermanfaat.

Kakanwil Ingatkan Petugas Lapas Karawang Jaga Integritas dan Hindari Pelanggaran

Karawang, Karawangexpose.com – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, Kusnali melaksanakan kunjungan kerja ke Lapas Kelas IIA Karawang pada Rabu (13/5). Kunjungan tersebut dirangkaikan dengan kegiatan pengarahan kepada seluruh petugas yang berlangsung di Aula Sahardjo Lapas Karawang.

Kegiatan diawali dengan pengantar dari Kepala Lapas Karawang yang menyampaikan laporan mengenai kondisi dan situasi terkini di lingkungan Lapas Karawang. Setelah itu, pengarahan dilanjutkan oleh Tim Zona Integritas Kantor Wilayah sebelum akhirnya Kakanwil memberikan penguatan dan arahan kepada seluruh jajaran pegawai.

Dalam arahannya, Kakanwil menegaskan bahwa ikrar bebas handphone dan narkoba di lingkungan pemasyarakatan harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan sekadar seremonial. Ia juga menekankan pentingnya pelaksanaan razia rutin minimal dua kali dalam seminggu guna mencegah peredaran handphone ilegal yang berpotensi digunakan untuk tindak penipuan maupun pengendalian narkoba dari dalam lapas.

“Komitmen bebas handphone dan narkoba jangan hanya menjadi slogan. Seluruh jajaran harus membuktikannya melalui tindakan nyata, salah satunya dengan pelaksanaan razia rutin dan pengawasan yang optimal,” tegas Kusnali di hadapan seluruh petugas.

Selain itu, Kusnali menyoroti pentingnya pengawasan berjenjang di lingkungan kerja. Menurutnya, pelanggaran kecil yang dibiarkan dapat berdampak besar terhadap citra dan integritas institusi. Seluruh jajaran diminta untuk terus mempertahankan komitmen, menjaga kolaborasi positif, serta menghindari tindakan yang dapat merugikan institusi demi kepentingan pribadi.

Kakanwil juga mendorong optimalisasi program ketahanan pangan sesuai potensi yang dimiliki Lapas Karawang. Di samping itu, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diminta untuk dijalankan secara maksimal dan penuh tanggung jawab sebagai bagian dari dukungan terhadap program pemerintah.

Menjaga Marwah Pers, Anggota Ikatan Wartawan Online Indonesia DPD Karawang Didorong Semakin Profesional dan Bermartabat

Karawangexpose.com, Karawang – Ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Karawang, Syuhada Wisastra, mengimbau seluruh anggota organisasi untuk terus menjaga marwah pers dengan mengedepankan profesionalisme, independensi, dan etika jurnalistik dalam menjalankan tugas peliputan.

Imbauan tersebut disampaikan menyikapi dinamika yang berkembang terkait kegiatan rilis kasus di lingkungan kepolisian yang belakangan menjadi perhatian sejumlah awak media.

Syuhada menegaskan bahwa wartawan memiliki fungsi penting sebagai penyampai informasi publik dan kontrol sosial, sehingga setiap insan pers harus mampu menjaga integritas profesi di tengah berbagai dinamika di lapangan.

“Wartawan harus tetap profesional, santun dalam menyampaikan kritik, dan mengedepankan etika komunikasi. Pers boleh kritis, tetapi harus tetap elegan dan menjaga marwah profesi,” ujar Syuhada, Jumat (15/5/2026).

Ia mengatakan, perbedaan pandangan terkait teknis pelayanan informasi maupun pola kemitraan media sebaiknya diselesaikan melalui dialog dan komunikasi yang baik, bukan dengan memperuncing situasi di ruang publik.

Menurutnya, insan pers harus mampu memisahkan antara kepentingan jurnalistik dengan urusan bisnis perusahaan media agar independensi pemberitaan tetap terjaga.

“Fungsi utama wartawan adalah menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat. Jangan sampai publik menilai berita dibuat karena faktor transaksional,” katanya.

Syuhada juga mengingatkan seluruh anggota Ikatan Wartawan Online Indonesia DPD Karawang agar terus berpegang teguh pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik dalam setiap aktivitas jurnalistik.

Dalam keterangannya, Syuhada menilai wartawan harus menjadi contoh dalam menjaga kualitas demokrasi dan edukasi publik melalui pemberitaan yang sehat serta bertanggung jawab.

“Kita ingin anggota IWO Indonesia Karawang menjadi wartawan yang hebat, cerdas, berintegritas, dan mampu menjaga nama baik organisasi maupun profesi jurnalistik,” tegasnya.

Ia juga meminta seluruh anggota untuk tetap membangun hubungan kemitraan yang harmonis dengan seluruh stakeholder, termasuk pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat, tanpa mengurangi sikap kritis pers.

Syuhada turut menyampaikan sejumlah pesan kepada seluruh anggota IWO Indonesia DPD Karawang:

Wartawan harus mengedepankan fakta dan verifikasi dalam setiap pemberitaan.

Kritik terhadap institusi harus disampaikan secara profesional dan solutif.

Hindari tindakan yang dapat menurunkan kepercayaan publik terhadap profesi wartawan.

Jaga solidaritas, kekompakan, dan kehormatan organisasi.

Jadilah wartawan yang memberi edukasi dan manfaat bagi masyarakat.

“Pers yang kuat adalah pers yang dipercaya publik. Dan kepercayaan itu lahir dari integritas serta profesionalisme wartawan,” pungkasnya.