google-site-verification=mfDzAmrATs_axixiQE589FtwGxMIv1RrxySdHsqAmqE
spot_img
Beranda blog Halaman 30

Pemkab Karawang Fokuskan Bantuan Sound Portable bagi Masjid dan Mushala pada 2026

KARAWANG | KarawangExpose.com – Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Karawang, Irlan Suarlan, menegaskan bahwa program bantuan Sound Portable pada tahun 2026 akan difokuskan bagi masjid dan musala yang memiliki kegiatan keagamaan rutin.

Menurut Irlan, bantuan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi pengajian rutin, tetapi juga dapat dimanfaatkan dalam berbagai kegiatan keagamaan lainnya, seperti Maulid Nabi, Rajaban, hingga kegiatan tahlilan warga yang membutuhkan sarana pengeras suara yang lebih tertib dan ramah lingkungan.

“Harapannya, bantuan ini benar-benar dapat menunjang peningkatan aktivitas keagamaan di masyarakat. Sound portable sangat dibutuhkan agar kegiatan ibadah dan pengajian dapat berjalan nyaman tanpa mengganggu lingkungan sekitar,” ujar Irlan di ruang kerjanya, Senin (29/12/2025).

Ia menjelaskan, penyaluran bantuan sound portable ke depan akan diarahkan agar lebih tepat sasaran, menyentuh kelompok keagamaan yang benar-benar membutuhkan.

Selama ini, masih ditemukan masjid dan musala yang hanya mengandalkan toa tetap, sehingga pada kondisi tertentu dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi lingkungan sekitar.

“Pemerintah daerah berupaya memberikan solusi terbaik. Sound portable menjadi alternatif agar kegiatan keagamaan tetap berjalan dengan baik, tertib, dan saling menghormati antarwarga,” tambahnya.

Sementara itu, Ustad Nana selaku pengurus DKM Musala Almahdi, Dukuh Karya, mengaku bersyukur atas bantuan sound portable yang diterima. Ia menyebut bantuan tersebut sangat membantu kegiatan mengaji anak-anak dan yasinan rutin.

“Saya terharu dan bangga atas perhatian Pemerintah Kabupaten Karawang terhadap sarana keagamaan. Sebelumnya kami sering mendapat keluhan karena menggunakan toa, terutama saat malam hari. Alhamdulillah, sekarang sudah ada sound portable sehingga tidak lagi mengganggu kenyamanan lingkungan,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Amil, pengurus DKM Masjid Arraihan, Desa Rengasdengklok Selatan. Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Karawang atas bantuan yang dinilai sangat bermanfaat bagi kegiatan keagamaan di masjid.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati Karawang, Bapak Aep Syaepullah, atas perhatian terhadap prasarana keagamaan. Sound portable ini sangat membantu pengajian rutin yang kami laksanakan dua kali dalam sepekan,” katanya.

Irlan menambahkan, prinsip dasar pemberian bantuan sosial adalah tidak diberikan secara terus-menerus, kecuali bagi kategori yang memang layak dan pantas menerima. Selain sound portable, sarana keagamaan lain seperti karpet masjid juga menjadi perhatian pemerintah daerah ke depan.

“Masjid yang belum memiliki karpet masih bisa diusulkan. Namun, jika sudah memiliki, maka tidak lagi menjadi prioritas,” jelasnya.

Ia berharap sistem pendataan dan pengusulan bantuan pada tahun 2026 dapat berjalan lebih transparan dan akurat, sehingga bantuan yang disalurkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Intinya, bantuan sound portable dan karpet ke depan diarahkan bagi masjid dan musala yang benar-benar membutuhkan,” pungkas Irlan.

Pemprov Jabar Anugerahkan Gapura Sri Baduga Desa 2025 kepada Desa Mulyasari Karawang

0

KARAWANG | KarawangExpose.com – Desa Mulyasari, Kabupaten Karawang, menjadi salah satu desa terbaik di Jawa Barat yang akan menerima Anugerah Gapura Sri Baduga Desa Tahun 2025 dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Barat.

Penghargaan tersebut dijadwalkan akan diserahkan pada Selasa, 30 Desember 2025, di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB.

Hal tersebut tertuang dalam surat undangan resmi bernomor 5186/PMD.01.02/BINDES tertanggal 24 Desember 2025 yang ditujukan kepada para bupati se-Jawa Barat, termasuk Pemerintah Kabupaten Karawang, dengan daftar desa penerima penghargaan terlampir.

Anugerah Gapura Sri Baduga Desa merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap desa-desa terbaik berdasarkan hasil evaluasi kinerja penyelenggaraan pemerintahan desa, pembangunan, serta pemberdayaan dan kemasyarakatan. Penilaian dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten/kota, hingga provinsi.

Kepala Desa Mulyasari, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, H. Margono, dijadwalkan hadir langsung bersama unsur pemerintah desa lainnya untuk menerima penghargaan tersebut.

Desa Mulyasari dinilai berhasil menunjukkan kinerja pemerintahan desa yang akuntabel, inovatif, serta partisipatif dalam melibatkan masyarakat.

Acara penganugerahan akan berlangsung pada malam hari pukul 19.00 WIB hingga selesai dan turut mengundang kepala desa, Ketua BPD, Ketua TP-PKK, Ketua LKD, Direktur BUMDes, serta Ketua Karang Taruna dari desa penerima penghargaan.

Penghargaan ini sekaligus menjadi pengakuan atas komitmen Desa Mulyasari dalam mendorong tata kelola pemerintahan desa yang baik serta pembangunan desa yang berkelanjutan.

Komentar Kepala Desa Mulyasari, H. Margono

“Alhamdulillah, penghargaan Anugerah Gapura Sri Baduga Desa ini kami terima dengan penuh rasa syukur. Ini bukan semata-mata keberhasilan kepala desa, tetapi hasil kerja bersama seluruh perangkat desa, lembaga desa, dan masyarakat Mulyasari yang terus berkomitmen membangun desa secara transparan dan partisipatif,” ujar H. Margono, Kepala Desa Mulyasari.

Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut akan dijadikan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan desa ke depan.

“Penghargaan ini menjadi pemacu semangat bagi kami untuk tidak cepat berpuas diri. Ke depan, kami akan terus memperkuat tata kelola pemerintahan desa, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta sinergi dengan pemerintah daerah demi kesejahteraan warga,” tambahnya.

H. Margono juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Karawang atas pembinaan dan pendampingan yang selama ini diberikan kepada desa-desa.

Badan Kehormatan DPRD Karawang Anugerahkan Penghargaan kepada Iqbal Jamalulail

0

KARAWANG | KarawangExpose.com – Kiprah politik Iqbal Jamalulail, S.I.P., M.Kesos, yang akrab disapa Gus Iqbal, mendapat pengakuan resmi. Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Karawang menganugerahkan Piagam Penghargaan sebagai anggota dewan pendatang baru terbaik tahun 2025 dalam rapat paripurna DPRD Karawang, Senin (29/12/2025).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja, dedikasi, dan kontribusi Gus Iqbal selama tahun pertamanya menjabat sebagai anggota DPRD. Ia dinilai aktif menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, serta konsisten hadir di tengah masyarakat untuk menyerap dan memperjuangkan aspirasi publik.

Dalam piagam penghargaan yang ditandatangani pimpinan DPRD dan Ketua Badan Kehormatan, Gus Iqbal disebut sebagai anggota dewan yang berintegritas, responsif, dan memiliki komitmen kuat dalam menyuarakan kepentingan rakyat Kabupaten Karawang di lembaga legislatif.

Usai menerima penghargaan, Gus Iqbal, kader Partai Gerindra, anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) Karawang 2 sekaligus Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Karawang, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan.

“Alhamdulillah, penghargaan ini saya terima dengan penuh rasa syukur. Penghargaan ini saya dedikasikan untuk seluruh masyarakat Karawang yang telah memberikan amanah kepada saya,” ujar Gus Iqbal.

Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukanlah titik akhir, melainkan pemacu semangat untuk terus meningkatkan kinerja dan tanggung jawab sebagai wakil rakyat.

“Penghargaan ini menjadi pengingat agar saya terus menjaga integritas, bekerja lebih keras, dan tetap berpihak pada kepentingan rakyat,” tegasnya.

Gus Iqbal juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan DPRD, Badan Kehormatan, serta seluruh anggota dewan atas kerja sama dan dukungan yang terjalin selama ini. Ia berkomitmen untuk terus belajar, terbuka terhadap kritik, serta menghadirkan kerja-kerja legislatif yang berdampak nyata, khususnya bagi masyarakat Dapil Karawang 2.

Rapat paripurna DPRD Kabupaten Karawang berlangsung khidmat dan dihadiri pimpinan DPRD, anggota dewan, serta unsur terkait lainnya. Penghargaan ini diharapkan menjadi pemicu peningkatan profesionalisme, integritas, dan etika kerja seluruh anggota DPRD dalam menjalankan amanah rakyat.

Perjalanan Pembangunan 2025, Bupati Aep Resmikan 7 Fasilitas Pelayanan dan Publik

KARAWANG | KarawangExpose.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang meresmikan tujuh pembangunan infrastruktur dan ruang publik yang tersebar di sejumlah wilayah pada tahun 2025. Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh di GOR Panatayuda, Senin (29/12/2025).

Adapun tujuh pembangunan yang diresmikan Pemerintah Kabupaten Karawang meliputi Sport Park Panatayuda, Gedung Kantor Kecamatan Pedes, Gedung Kantor Kecamatan Ciampel, Mal Pelayanan Publik (MPP) Cikampek, Pos Pemadam Kebakaran Rengasdengklok, serta Ruang Kelas Baru (RKB) SMP Negeri 5 Klari dan SD Negeri Dawuan Tengah 1.

Dalam sambutannya, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat serta jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang atas dukungan dan kerja keras dalam merealisasikan berbagai pembangunan infrastruktur tersebut.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat dan jajaran Dinas PUPR. Alhamdulillah, dalam perjalanan Pemerintah Kabupaten Karawang sepanjang tahun 2025, sejak Februari hingga Desember, terdapat sejumlah pembangunan area pelayanan dan ruang publik yang hari ini resmi kita resmikan,” ujar Bupati Aep.

Bupati Aep menjelaskan, pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) Cikampek bertujuan untuk mendekatkan dan mempermudah akses pelayanan publik bagi masyarakat Karawang wilayah timur. Sementara itu, pembangunan GOR Panatayuda diharapkan dapat menjadi ruang publik sekaligus sarana olahraga yang representatif bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, GOR Panatayuda kini menjadi salah satu ikon baru Kabupaten Karawang. Saya berharap seluruh fasilitas publik yang telah dibangun ini dapat dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan bersama oleh masyarakat,” pungkasnya.

IWOI Karawang Targetkan Fun Walk Humanity 2026 Jadi Agenda Kemanusiaan Terbesar

KARAWANG | KarawangExpose.com – Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Karawang bersiap menghadirkan sebuah kegiatan besar yang menyatukan olahraga, kepedulian sosial, dan penguatan ekonomi rakyat. Melalui rapat koordinasi internal yang dipimpin langsung Ketua DPD IWOI Karawang, Syuhada Wisastra, organisasi pers ini mematangkan agenda bertajuk “IWOI Fun Walk Humanity 2026”, yang akan digelar pada 8 Februari 2026.

Rapat yang dihadiri para ketua koordinator wilayah (korwil), jajaran pengurus, serta perwakilan anggota tersebut menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekedar acara seremonial, melainkan program inti IWOI Karawang yang dirancang untuk mendekatkan pers dengan masyarakat.

Syuhada menyampaikan bahwa rencana kegiatan ini telah dikomunikasikan dengan pimpinan daerah dan aparat penegak hukum, serta mendapat respons positif.

“Program ini sudah kami diskusikan langsung dengan Pak Kajari dan juga telah kami sampaikan kepada pimpinan daerah. Alhamdulillah, secara prinsip mendapat respons positif,” kata Syuhada, Minggu (28/12/2025).

Berbeda dari kegiatan ini pada umumnya, IWOI Fun Walk Humanity 2026 akan dikemas dalam bentuk fun walk atau jalan santai gratis, yang terbuka untuk masyarakat luas. Kegiatan ini akan diramaikan dengan bazar UMKM, hiburan rakyat, aksi sosial, serta edukasi tentang peran pers yang profesional dan bermartabat.

Lokasi kegiatan direncanakan di Lapangan Karang Pawitan, Karawang, bertepatan dengan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) dan Hari Ulang Tahun ke-8 IWO Indonesia, sehingga diharapkan menjadi momentum kebersamaan lintas elemen masyarakat.

“Temanya sehat bersama, peduli sesama, pers bermartabat Menuju Karawang Maju. Ini bukan hanya soal olahraga, tapi juga ruang silaturahmi antara wartawan, masyarakat, UMKM, dan pemerintah,” jelas Syuhada.

Dalam rapat tersebut, pengurus juga membahas teknis pelaksanaan secara detail, mulai dari pembentukan struktur kepanitiaan, pembagian tugas, hingga strategi pencarian sponsor. Skema sponsorship disusun berjenjang, mulai dari platinum, gold, silver, bronze, hingga supporting partner, dengan berbagai manfaat seperti branding, publikasi media, dan keterlibatan langsung dalam kegiatan.

Syuhada menegaskan, demi menjangkau partisipasi luas masyarakat, peserta tidak akan dipungut biaya pendaftaran. Seluruh kebutuhan pendanaan akan diupayakan melalui kerja sama dengan sponsor, instansi pemerintah, dan mitra strategis.

“Kita ingin kegiatan ini benar-benar inklusif. Soal anggaran, itu menjadi tanggung jawab pengurus. Yang penting semua fokus bekerja sesuai bidangnya,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan konsistensi organisasi, meski dinamika di dunia pers tidak bisa dihindari.

“Kita jalan dengan yang aktif dan mau bekerja. Jangan terpengaruh dinamika di luar. Selama niat kita baik dan untuk kepentingan masyarakat, IWOI Karawang harus tetap kuat,” pungkasnya.

Rapat koordinasi ini menjadi langkah awal pematangan konsep dan teknis IWOI Fun Walk Humanity 2026, yang ditargetkan menjadi salah satu agenda kemanusiaan dan kebersamaan wartawan terbesar di Kabupaten Karawang, sekaligus ruang partisipasi aktif masyarakat dalam memperingati Hari Pers Nasional.

Pilkades Wanakerta Menghangat, Empat Calon Kepala Desa Bersaing Ketat

KARAWANG | KarawangExpose.com — Antusiasme masyarakat Desa Wanakerta, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, tampak tinggi menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Pesta demokrasi tingkat desa tersebut diikuti oleh empat calon kepala desa, yakni H. Kanta Kurnia, Suhendar, Sukandi, dan Amah Maryamah.

Suasana politik desa kian dinamis seiring meningkatnya partisipasi warga dalam mengikuti setiap tahapan Pilkades. Berbagai elemen masyarakat mulai menyampaikan pandangan dan penilaiannya terhadap para calon yang akan bertarung.

Salah satu pandangan disampaikan oleh Maryadi, SH, seorang pengacara yang berdomisili di Desa Wanakerta. Berdasarkan pengamatan dan interaksi sosialnya di tengah masyarakat, ia menilai calon nomor urut 4, Amah Maryamah, memiliki peluang yang cukup kuat dibandingkan tiga calon lainnya.

“Melihat respons masyarakat dan pergerakan dukungan di lapangan, peluang Teh Amah Maryamah cukup dominan. Kedekatannya dengan warga serta rekam jejak sosialnya menjadi faktor utama yang membuat elektabilitasnya menonjol,” ujar Maryadi, SH.

Ia menambahkan, Amah Maryamah dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan dan dinilai konsisten hadir di tengah warga. Hal tersebut, menurutnya, membangun kepercayaan publik secara alami, bukan muncul secara instan menjelang Pilkades.

Pandangan serupa juga disampaikan oleh Masturo, seorang warga pendatang yang berprofesi sebagai pedagang dan berdomisili di sekitar Kantor Desa Wanakerta. Meski bukan warga asli, Masturo mengaku cukup memahami dinamika sosial dan interaksi masyarakat setempat.

“Saya sudah lama berdagang di sini. Yang paling sering turun dan berbaur dengan warga itu Teh Amah. Banyak warga yang ngobrol dan menyebut beliau sebagai harapan baru untuk perubahan desa,” ungkap Masturo.

Menurut Masturo, kedekatan calon dengan masyarakat, termasuk pelaku usaha kecil dan warga pendatang, menjadi salah satu pertimbangan penting warga dalam menentukan pilihan.

Pilkades Wanakerta diharapkan dapat berlangsung aman, tertib, dan demokratis. Masyarakat berharap siapa pun yang terpilih nantinya mampu membawa perubahan nyata serta meningkatkan kesejahteraan dan kualitas pelayanan publik di Desa Wanakerta.

 

Jelang Natal dan Tahun Baru 2026, Dirtekforma Pastikan Keamanan dan Pelayanan di Lapas Karawang

KARAWANG | KarawangExpose.com – Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Direktur Teknologi Informasi dan Kerja Sama (Dirtekforma) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Maulidi Hilal, melaksanakan kunjungan kerja ke Lapas Karawang, Sabtu (27/12) malam.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan seluruh petugas dalam kondisi siap siaga serta seluruh layanan kepada warga binaan berjalan secara optimal, aman, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Dalam peninjauannya, Dirtekforma melakukan kontrol langsung dengan berkeliling ke blok hunian serta pos-pos pengamanan untuk mengecek kesiapan sarana prasarana dan kesiapsiagaan petugas.

Selain memantau aspek keamanan, Maulidi Hilal juga berinteraksi langsung dengan warga binaan sebagai bentuk cross check terhadap pelaksanaan layanan pemasyarakatan, mulai dari pemenuhan pelayanan dasar hingga kondisi keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

“Pengamanan dan pelayanan harus berjalan beriringan. Pada momentum Natal dan Tahun Baru, seluruh jajaran pemasyarakatan wajib meningkatkan kewaspadaan sekaligus memastikan hak-hak warga binaan tetap terpenuhi dengan baik. Kesiapan petugas, sarana pendukung, serta pelayanan yang humanis menjadi kunci terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” tegas Maulidi Hilal di sela-sela kunjungannya.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi, kedisiplinan, serta kepatuhan terhadap prosedur pengamanan, khususnya pada jam-jam rawan, guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Sementara itu, secara terpisah, Kepala Lapas Karawang menyampaikan apresiasi atas perhatian dan arahan yang diberikan oleh Dirtekforma Ditjen Pemasyarakatan. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Lapas Karawang untuk terus meningkatkan kinerja, khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik dan menjaga stabilitas keamanan selama perayaan Nataru 2026.

Ruang Publik Baru Desa Purwamekar, Pendopo Nyi Ratu Resmi Diresmikan

KARAWANG | KarawangExpose.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Purwamekar, Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang, secara resmi meluncurkan Pendopo Nyi Ratu pada Minggu (28/12/2025). Peresmian ini disambut antusias oleh masyarakat dengan beragam kegiatan sosial, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi warga.

Kegiatan yang dipusatkan di area Pendopo Nyi Ratu tersebut diisi dengan jalan santai, senam bersama, penyediaan paket pangan murah, gebyar UMKM, hiburan rakyat, serta pembagian doorprize dan hadiah menarik bagi para peserta.

Kepala Desa Purwamekar, Hj. Emih Fitria, menjelaskan bahwa Pendopo Nyi Ratu dibangun sebagai ruang publik yang terbuka dan menjadi pusat aktivitas sosial masyarakat desa.

“Pendopo Nyi Ratu kami hadirkan sebagai simbol kebersamaan, pelestarian budaya, dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Ke depan, pendopo ini akan dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan warga, mulai dari musyawarah desa, kegiatan budaya, peringatan hari besar keagamaan (PHBI), hingga pengembangan UMKM lokal,” ujar Hj. Emih Fitria.

Ia menambahkan, kegiatan launching ini merupakan wujud komitmen Pemdes Purwamekar dalam mendorong partisipasi aktif masyarakat sekaligus menggerakkan roda perekonomian desa.

“Kami berharap masyarakat tidak hanya menikmati fasilitas yang ada, tetapi juga merasakan dampak ekonominya, terutama melalui kegiatan UMKM dan paket pangan murah,” tambahnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Karawang, H. Asep Syaripudin, ST., MM., yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan apresiasinya atas inovasi dan langkah progresif yang dilakukan Pemdes Purwamekar.

“Launching Pendopo Nyi Ratu ini patut diapresiasi. Pendopo ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi menjadi ruang strategis untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan pelayanan publik, serta mengembangkan potensi desa,” ungkapnya.

Menurutnya, keberadaan pendopo desa yang aktif dan dimanfaatkan secara optimal selaras dengan visi pembangunan daerah yang menitikberatkan pada partisipasi masyarakat dan kearifan lokal.

“Kami berharap Pendopo Nyi Ratu dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Karawang dalam menghadirkan fasilitas publik yang hidup, produktif, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Selama kegiatan berlangsung, suasana tampak meriah dan tertib sejak pagi hari. Warga dengan antusias mengikuti jalan santai dan senam bersama, serta memadati stan UMKM lokal yang menampilkan berbagai produk unggulan desa.

Dengan diresmikannya Pendopo Nyi Ratu, Pemdes Purwamekar optimistis fasilitas ini akan menjadi pusat kegiatan masyarakat yang berkelanjutan serta mampu mendukung pembangunan desa yang inklusif dan berdaya saing.

Peduli Masyarakat Sekitar, Lapas Karawang Bagikan 150 Paket Sembako

0

KARAWANG | KarawangExpose.com — Lapas Karawang melaksanakan kegiatan Bakti Sosial dengan menyalurkan 150 paket sembako kepada masyarakat Desa Megarsari, Kecamatan Karawang Timur, sebagai bentuk kepedulian sosial dan dukungan terhadap kesejahteraan masyarakat serta dalam rangka mengimplementasikan Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan tentang Bantuan Sosial kepada keluarga warga binaan yang kurang mampu dan masyarakat di sekitar UPT Pemasyarakatan. (27/12/2025)

Kegiatan ini berlangsung di Desa Megarsari dan dihadiri langsung oleh Kepala Desa Megarsari Cecep Sunandar serta Plt. Camat Karawang Timur Agus Sumantri, bersama jajaran Lapas Karawang. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi wujud sinergi antara Lapas Karawang dan pemerintah daerah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Kepala Lapas Karawang Christo Toar menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Karawang untuk terus menjalin hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar serta berkontribusi nyata dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Melalui kegiatan bakti sosial ini, kami berharap dapat meringankan beban masyarakat serta mempererat tali silaturahmi antara Lapas Karawang dengan pemerintah desa dan masyarakat,” ujar Christo.

Selain itu pun, Kepala Lapas Karawang memberikan edukasi kepada masyarakat, bahwa masyarakat pun mempunyai peran penting terhadap warga binaan yang telah bebas untuk dapat merangkul dan menerimanya sehingga dapat menjadi manusia seutuhnya kembali.

Sementara itu, Kepala Desa Megarsari mengapresiasi kepedulian Lapas Karawang yang telah menyalurkan bantuan sembako kepada warganya. Ia berharap kegiatan positif seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Plt. Camat Karawang Timur juga menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dan menilai kegiatan ini sebagai bentuk kolaborasi yang baik antara instansi pemerintah dalam mendukung kesejahteraan sosial masyarakat.

Kegiatan bakti sosial ini berlangsung dengan tertib dan lancar serta tetap mengedepankan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.

Suara Perubahan dari Akar Rumput, Amah Maryamah Dinilai Layak Pimpin Wanakerta

KARAWANG | KarawangExpose.com — Dinamika politik Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Wanakerta, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, kian menghangat. Seiring berkembangnya aspirasi masyarakat, nama Amah Maryamah mencuat sebagai salah satu figur terkuat yang dinilai memiliki peluang besar dalam kontestasi politik tingkat desa tersebut.

Menguatnya dukungan terhadap Amah Maryamah tidak terlepas dari keinginan sebagian warga untuk adanya perubahan kepemimpinan desa.

Sejumlah masyarakat menilai pemerintahan desa sebelumnya belum mampu menghadirkan terobosan nyata maupun dampak signifikan terhadap pembangunan dan kesejahteraan warga Wanakerta.

Salah seorang warga, Cartim, secara terbuka menyampaikan kekecewaannya terhadap kepemimpinan sebelumnya. Ia menilai tidak ada perubahan berarti yang dirasakan masyarakat selama periode pemerintahan terakhir.

“Kepemimpinan kemarin tidak ada perubahan desa yang benar-benar dirasakan. Karena itu kami berharap ada pemimpin baru yang hadir, bekerja nyata, dan berpihak kepada warga,” ujar Cartim.

Dukungan juga mengalir dari kalangan pemuda. Sejumlah elemen kepemudaan Wanakerta menilai Amah Maryamah sebagai sosok yang layak dan pantas memimpin desa ke depan. Hal tersebut disampaikan Agung, tokoh pemuda asal Dusun Ciketing, Desa Wanakerta.

Menurut Agung, kiprah sosial Amah Maryamah telah lama dirasakan langsung oleh berbagai lapisan masyarakat, termasuk generasi muda. Kedekatan dan kepedulian sosial dinilai menjadi nilai lebih yang melekat pada sosok tersebut.

“Secara sosial, Teh Amah sudah lama hadir di tengah masyarakat. Kepeduliannya nyata dan bisa dirasakan. Beliau juga dekat dengan pemuda, sering mendukung serta mensuport kegiatan-kegiatan kepemudaan di Wanakerta,” ungkap Agung.

Ia menambahkan, keterlibatan dan kedekatan calon pemimpin desa dengan pemuda menjadi faktor penting dalam mendorong kepemimpinan yang lebih inklusif dan progresif, khususnya dalam membuka ruang partisipasi, kreativitas, dan pemberdayaan generasi muda.

Meski suhu politik mulai meningkat, masyarakat Wanakerta diimbau untuk tetap menjaga kondusivitas, menjunjung tinggi nilai demokrasi, serta menghormati seluruh tahapan Pilkades. Hal tersebut dinilai penting demi terwujudnya proses demokrasi yang sehat dan kepemimpinan desa yang amanah serta berpihak kepada kepentingan rakyat.