google-site-verification=mfDzAmrATs_axixiQE589FtwGxMIv1RrxySdHsqAmqE
spot_img
Beranda blog Halaman 33

Campus Hiring 2025, BRI Cabang Cikampek Siapkan Karier Perbankan untuk Generasi Muda ‎

KARAWANG | KarawangExpose.com — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Cikampek kembali membuka peluang karier bagi generasi muda melalui program BRI Campus Hiring 2025. Program ini ditujukan bagi mahasiswa tingkat akhir dan lulusan baru (fresh graduate) sebagai langkah proaktif BRI dalam menjaring talenta muda potensial melalui jalur rekrutmen yang langsung, cepat, dan transparan.

‎Pimpinan BRI Cabang Cikampek, Pandu Ksuma Wardana, menjelaskan bahwa Campus Hiring merupakan program rekrutmen BRI dengan cara mendatangi langsung perguruan tinggi untuk menjaring calon-calon terbaik yang siap berkarier di dunia perbankan.

‎“Campus Hiring BRI adalah program rekrutmen yang dilakukan dengan mendatangi langsung universitas untuk menjaring talenta muda potensial, baik mahasiswa tingkat akhir maupun fresh graduate, guna mengisi posisi strategis di Bank BRI,” ujar Pandu.

‎Ia menambahkan, di tengah ketatnya persaingan dunia kerja, BRI Cabang Cikampek mengambil langkah tepat dengan mendekatkan proses rekrutmen kepada calon peserta yang memiliki minat dan potensi untuk bergabung dengan BRI.

‎“Melalui program Campus Hiring ini, BRI tidak hanya membuka lowongan kerja, tetapi juga memberikan kesempatan nyata bagi generasi muda untuk membangun karier di BRI melalui berbagai program pengembangan yang telah disiapkan,” ucapnya.

‎Pandu Ksuma Wardana menegaskan, program ini merupakan bentuk komitmen BRI dalam menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri perbankan, sekaligus membuka akses seluas-luasnya bagi generasi muda berpotensi untuk memulai karier profesional.

‎Dalam dua bulan terakhir, Tim Rekrutmen BRI Cabang Cikampek telah menggelar roadshow Campus Hiring di dua perguruan tinggi, yakni Campus BSI Cikampek pada 8 Desember 2025 dan Campus Horizon Karawang pada 29 November 2025.

‎Melalui program Campus Hiring ini, peserta yang dinyatakan lolos seleksi tidak ditempatkan melalui pihak ketiga, melainkan langsung diangkat sebagai pegawai dengan status Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) di bawah naungan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

‎BRI berharap, melalui program ini dapat melahirkan sumber daya manusia unggul yang siap berkontribusi dalam mendukung pertumbuhan dan pelayanan perbankan kepada masyarakat.

(Rey)

Karang Taruna Karawang Ajak Masyarakat Saksikan Grand Final Duta Pelajar 2025

0

KARAWANG | KarawangExpose.com – Ketua Umum Karang Taruna Kabupaten Karawang, Dr. (C) Dhani Sudirman, S.T., S.E., M.M., mengajak seluruh sekolah, masyarakat dan warga Karang Taruna untuk terus memberikan dukungan penuh kepada para finalis terbaik dalam ajang Grand Final Duta Pelajar Karang Taruna Kabupaten Karawang Tahun 2025 dan hadir, menyaksikan acara tersebut.

Selasa, 23 Desember 2025, Aula Husni Hamid, Komplek Pemda Karawang, pukul 08.00 WIB s.d selesai

Ajang ini menjadi puncak seleksi generasi muda Karawang yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berkarakter, percaya diri, dan siap menjadi teladan di sekolah maupun di lingkungan masyarakat.

Menurutnya, kegiatan ini bukan semata soal siapa yang keluar sebagai juara, melainkan proses pembinaan karakter generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial.

“Yuk, kita ramaikan dan sukseskan bersama. Kehadiran dan dukungan masyarakat tentu jadi semangat tersendiri bagi para finalis yang sudah berproses dan berjuang sampai ke tahap grand final,” ujarnya.

Daftar Finalis Duta Pelajar Karang Taruna Kabupaten Karawang Tahun 2025

1. Oklintia Nusi Aridani – Kelas XI.4, SMAN 5 Karawang

2. Khaedijah Devianty – Kelas XI TEI 1, SMKN 1 Cikampek

3. Sekar Cempala Puspa – Kelas XII, MA Fathanul Burhan

4. Sakura Yuki – Kelas X, SMK Muhammadiyah 2 Cikampek

5. Fahri Priyo Utomo – Kelas XII, SMKN 1 Rawamerta

6. Chiciliawati – Kelas XI.10, SMAN 1 Karawang

7. Ryan Ramadhan Hidayatullah – Kelas XI IPA 5, SMAN 1 Ciampel

8. Shilvia Ayudhya Intan Suryadi – Kelas XI, SMAN 1 Telagasari

9. Muhammad Fachri Pratama – Kelas XI D, SMK Mitra Karya

10. Fitriyatul Khoiriah – Kelas XII, SMKN 2 Karawang

11. Maria Septi Yoni – Kelas XI.I, SMAN 2 Karawang

12. Naysila Nurfadillah – Kelas XI-2, SMAN 2 Cikampek

13. Rihadatul Aisyah – Kelas XI, MAN 1 Karawang

14. Muhammad Jihadi Yaslam Paslah – Kelas XI-4, MAN 1 Karawang

15. Nayla Novitasari – Kelas XI.9, SMAN 4 Karawang

16. Hanif Daffa Dzulfahmi – Kelas XII, SMKS Mitra Karya Rengasdengklok

17. Ghifary El Shirazy – Kelas XII, SMK TI Muhammadiyah Cikampek

18. Felix Cassa Putra Karmapalla – Kelas XI, SMK Ristek Karawang

19. Nugraha Agung Sugara – Kelas X MPLB, SMK TI Muhammadiyah Cikampek

20. Muhamad Ikhsan – Kelas XII, SMK Taruna Karya 1 Karawang

Mari bersama-sama kita dukung dan apresiasi generasi muda Karawang yang siap menjadi duta perubahan, inspirasi, dan kebanggaan daerah.

Peringati HKN, RSUD Jatisari Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Warga Karawang

KARAWANG l KarawangExpose.com – Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) dimanfaatkan RSUD Jatisari Kabupaten Karawang untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat melalui kegiatan pelayanan kesehatan gratis yang digelar di Karawang Barat, Sabtu (20/12/2025).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen RSUD Jatisari dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan sekaligus memastikan akses layanan medis dapat dirasakan secara merata.

Direktur Utama RSUD Jatisari, dr. Hj. Anisah, menyampaikan bahwa peringatan HKN merupakan momentum strategis untuk memperkuat kepedulian masyarakat terhadap kesehatan, sekaligus menegaskan peran rumah sakit daerah dalam memberikan pelayanan yang berkualitas.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan pelayanan kesehatan benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat, termasuk di wilayah yang memiliki keterbatasan akses. RSUD Jatisari siap hadir di mana pun masyarakat membutuhkan,” ujar dr. Anisah.

Dalam pelayanan kesehatan gratis tersebut, RSUD Jatisari menyediakan berbagai layanan, mulai dari pemeriksaan kesehatan oleh dokter, layanan fisioterapi, konsultasi gizi, hingga pemeriksaan laboratorium. Program ini mendapat respons positif dan antusiasme tinggi dari masyarakat setempat.

Lebih lanjut, dr. Anisah menjelaskan bahwa peningkatan mutu pelayanan kesehatan terus dilakukan RSUD Jatisari, baik melalui kegiatan pelayanan di luar gedung rumah sakit maupun optimalisasi pelayanan di dalam gedung dengan penerapan standar pelayanan yang ketat.

“Peningkatan kualitas pelayanan menjadi komitmen kami, mulai dari kesiapan tenaga kesehatan, kelengkapan sarana dan prasarana, hingga kenyamanan serta keramahan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Sejalan dengan visi Karawang Maju dan arahan H. Aep Syaepuloh, RSUD Jatisari juga terus melengkapi layanan spesialis sesuai kebutuhan masyarakat. Salah satunya dengan rencana penambahan layanan dokter spesialis jantung yang dijadwalkan mulai beroperasi pada Januari mendatang.

Melalui momentum peringatan Hari Kesehatan Nasional ini, RSUD Jatisari berharap dapat berkontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta mendukung terwujudnya Kabupaten Karawang yang sehat, maju, dan sejahtera.

Bupati Karawang Apresiasi Lapas Karawang sebagai Klinik Terbaik Penanganan TBC

KARAWANG | KarawangExpose.com — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang menerima penghargaan sebagai Klinik Terbaik Program Tuberkulosis (TBC) dari Bupati Karawang dalam acara Puncak Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025, yang digelar pada Sabtu (20/12) di Lapangan Karangpawitan, Karawang.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Karawang dan diterima secara langsung oleh Kepala Lapas Karawang, Christo Toar, berupa plakat penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kinerja Lapas Karawang dalam memberikan pelayanan kesehatan, khususnya dalam penanganan dan pengendalian penyakit TBC di lingkungan pemasyarakatan.

Dalam sambutannya, Bupati Karawang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh insan kesehatan yang telah bekerja dengan dedikasi dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Karawang. Ia menegaskan bahwa peran tenaga kesehatan sangat vital dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, termasuk pada kelompok rentan.

Sementara itu, Kepala Lapas Karawang, Christo Toar, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan capaian kolektif atas kinerja Tim Kesehatan Klinik Lapas Karawang yang secara konsisten memberikan pelayanan kesehatan optimal kepada warga binaan. Ia menambahkan bahwa penanganan TBC dan penyakit menular lainnya menjadi salah satu fokus utama pelayanan kesehatan di Lapas Karawang.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi warga binaan, serta mendukung program pemerintah dalam upaya eliminasi TBC,” ujar Christo Toar.

Kegiatan Puncak Peringatan HKN ke-61 Tahun 2025 ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Karawang, para Direktur Rumah Sakit, Kepala Puskesmas, serta seluruh unsur kesehatan se-Kabupaten Karawang. Acara berlangsung meriah dengan rangkaian kegiatan, yang ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur dan pemberian hadiah doorprize berupa Umrah kepada dua orang peserta yang beruntung.

Joget di Saat Duka, Aktivitas Istri Pejabat Bekasi Picu Desakan Klarifikasi

0

BEKASI | KarawangExpose.com – Sebuah unggahan video di platform media sosial TikTok kini tengah menjadi sorotan tajam publik. Video tersebut memperlihatkan momen kebersamaan yang melibatkan figur publik penting, yakni Istri Bupati Bekasi dan Istri Kapolres Bekasi, yang tampak sedang menikmati suasana di sebuah rumah makan bernama “Sop Mamih Darmi”.

Dalam video yang beredar akun media sosial tiktok Putra Maya, para istri pejabat tersebut terlihat bersukacita dan melakukan gerakan “joget” bersama di tengah jamuan makan. Hal ini memicu gelombang kritik dari berbagai kalangan, terutama karena momen tersebut bertepatan dengan situasi duka yang sedang menyelimuti beberapa wilayah di Indonesia.

Kontras dengan Bencana Nasional

Sebagaimana diketahui, secara saat ini saudara-saudara kita di wilayah Sumatra Utara (Sumut), Sumatra Barat (Sumbar), dan Aceh sedang berjuang menghadapi bencana alam hebat, mulai dari banjir bandang hingga tanah longsor yang menelan korban jiwa dan menyebabkan ribuan orang kehilangan tempat tinggal.

Kesenjangan perilaku antara pejabat publik yang tampak “berpesta” dengan realitas penderitaan rakyat di daerah lain ini dinilai sebagai bentuk ketidakpekaan sosial.

Sebagai representasi keluarga pejabat negara di tingkat daerah, para pejabat dan keluarganya seharusnya mampu menunjukkan rasa solidaritas dan empati nasional, meskipun bencana tersebut tidak terjadi langsung di wilayah administrasi mereka.

Sangat disayangkan, di saat bendera setengah tiang kemanusiaan sedang berkibar di Sumut, Sumbar, dan Aceh, istri pejabat kita di Bekasi justru mempertontonkan kemeriahan yang tidak pada tempatnya di ruang publik digital.

Desakan Klarifikasi

Publik mendesak adanya klarifikasi agar tidak terjadi kegaduhan yang lebih luas, serta mengingatkan para pejabat untuk lebih bijak dalam menunjukkan aktivitas pribadi di media sosial, terutama di masa-masa sulit bagi bangsa.

Persatuan wartawan dan insan pers akan terus mengawal isu ini demi tegaknya etika kepemimpinan yang berlandaskan kemanusiaan dan keadilan sosial. (**)

Hadapi Nataru 2026, Lapas Karawang Perkuat Soliditas dan Kesiapan Personel

KARAWANG | KarawangExpose.com – Menjelang perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2026, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang memperkuat kesiapsiagaan petugas melalui kegiatan Apel Siaga yang digelar di Lapangan Utama Lapas Karawang, Rabu (17/12/2025).

Apel siaga tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Karawang, Christo Toar, serta diikuti oleh seluruh jajaran petugas Lapas Karawang dan peserta pemagangan nasional. Kegiatan berlangsung dengan khidmat sebagai bentuk peneguhan komitmen pengabdian, tanggung jawab, dan profesionalisme insan pemasyarakatan.

Dalam amanatnya, Kalapas Karawang Christo Toar menegaskan bahwa kesiapsiagaan merupakan hal mutlak bagi setiap petugas pemasyarakatan, terutama menjelang momentum Natal dan Tahun Baru yang berpotensi meningkatkan dinamika keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

“Menjelang Natal dan Tahun Baru, seluruh petugas harus meningkatkan kewaspadaan, disiplin, dan rasa tanggung jawab. Kesiapsiagaan bukan hanya soal kehadiran, tetapi juga kesiapan sikap dan tindakan dalam menghadapi berbagai kemungkinan,” tegas Christo Toar.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan fisik dan mental, serta soliditas antarpetugas dalam menjalankan tugas pengamanan dan pelayanan pemasyarakatan. Menurutnya, sinergi dan koordinasi yang baik menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi lapas yang aman dan kondusif.

Sebagai bagian dari apel siaga, dilakukan pula pengecekan kesiapsiagaan petugas sebagai langkah antisipatif untuk memastikan kesiapan personel, kedisiplinan, serta koordinasi internal. Pengecekan ini menjadi bagian dari upaya deteksi dini guna meminimalisir potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas Karawang selama perayaan Natal dan Tahun Baru 2026.

Melalui kegiatan ini, Lapas Karawang menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas keamanan serta memberikan pelayanan pemasyarakatan yang optimal, profesional, dan humanis demi terciptanya lingkungan lapas yang aman, tertib, dan kondusif.

Kejari Karawang Tegas, Terdakwa Giovanni Bintang Rahardjo Dihukum Penjara, Denda, dan Uang Pengganti

0

BANDUNG | KarawangExpose.com — Kejaksaan Negeri Karawang kembali menegaskan komitmennya dalam pemberantasan tindak pidana korupsi melalui proses pengawalan proses hukum yang profesional dan berintegritas. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pelaksanaan sidang pembacaan putusan perkara tindak pidana korupsi atas nama terdakwa Giovanni Bintang Rahardjo.

Sidang pembacaan putusan digelar pada Rabu, 17 Desember 2025, bertempat di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi dan Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri Bandung Kelas I A Khusus. Persidangan dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Agus Komarudin, S.H., didampingi Hakim Anggota Novian Saputra, S.H. dan Jeffry Yetta Sinaga, S.H., serta Panitera Pengganti Syarfina Syaharuddin, S.H., M.H.

Jaksa Penuntut Umum dalam perkara ini berasal dari Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Karawang, yakni Tri Yulianto Satyadi, S.H. dan Irwan Adi Cahyadi, S.H., bersama tim Jaksa Penuntut Umum lainnya. Sementara itu, terdakwa Giovanni Bintang Rahardjo didampingi oleh penasihat hukum Lukman Hakim, S.H., M.H., dkk.

Dalam persidangan tersebut, Majelis Hakim membacakan Putusan Nomor 77/Pid.Sus/2025/PN Bandung yang pada pokoknya menyatakan bahwa terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Pasal 3 juncto Pasal 18 ayat (1) huruf a dan b Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001, sesuai dengan dakwaan subsidiair.

Atas perbuatannya, Majelis Hakim menjatuhkan pidana penjara selama 2 (dua) tahun, dengan ketentuan masa penahanan yang telah dijalani dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan, serta memerintahkan agar terdakwa tetap ditahan.

Selain pidana penjara, terdakwa juga dijatuhi pidana denda sebesar Rp150.000.000,00, dengan ketentuan subsidiair 3 (tiga) bulan kurungan apabila denda tersebut tidak dibayarkan.

Majelis Hakim turut menghukum terdakwa untuk membayar uang pengganti sebesar Rp5.145.224.363,00. Apabila terdakwa tidak membayar uang pengganti tersebut paling lama 1 (satu) bulan setelah putusan memperoleh kekuatan hukum tetap, Jaksa berwenang melakukan penyitaan dan pelelangan terhadap harta benda milik terdakwa guna menutupi uang pengganti dimaksud. Apabila harta benda terdakwa tidak mencukupi, maka akan dijatuhi pidana penjara tambahan selama 1 (satu) tahun.

Terhadap barang bukti dalam perkara ini, Majelis Hakim menetapkan statusnya sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum.

Melalui putusan tersebut, Kejaksaan Negeri Karawang menegaskan bahwa setiap perbuatan korupsi akan ditindak tegas melalui proses hukum yang transparan dan akuntabel. Kejaksaan Negeri Karawang juga menyatakan komitmennya untuk terus menjalankan tugas penegakan hukum secara profesional, berintegritas, serta berpihak pada kepentingan masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa.

Narasumber : Kasi Intel Kejaksaan Negeri Karawang

Cegah Kanker Serviks, RSUD Jatisari Karawang Sediakan Pemeriksaan HPV DNA Gratis

0

KARAWANG | KarawangExpose.com – Dalam rangka memperingati HUT tahun ke 5, RSUD Jatisari Karawang menggelar kegiatan screening pemeriksaan HPV DNA gratis bagi seluruh warga Jatisari pada Selasa, 16 Desember 2025.

Spesialis Patologi Klinik, dr. Ilmi Cahyaruslina menyampaikan, pihaknya bekerjasama dengan lab Tirta Medikal Center Karawang dalam pelaksanaan pemeriksaan HPV DNA ini.

“HPV DNA ini oleh Kemenkes dijadikan program nasional untuk pemeriksaan (screening) agar mengetahui faktor resiko dari kanker serviks,” jelasnya.

Pemeriksaan ini, digelar selama satu hari. Pihaknya menargetkan 60 orang peserta dari kalangan perempuan produktif. Menurutnya, pemeriksaan HPV DNA ini sangat penting untuk mengetahui virus papiloma yang ada pada manusia.

“Karena kalau tidak diperintahkan dari awal, kalau dibiarkan lama-lama, beberapa tahun kedepan bisa terjadi kanker serviks. Kita kan gak tau virus papiloma mana pada wanita yang bisa menyebabkan kanker serviks tersebut,” terangnya.

Cecep Mubarok, dari Tirta Medikal Center Cabang Karawang menambahkan, pihaknya mendapatkan amanat dari Kemenkes untuk melaksanakan program pemeriksaan HPV DNA gratis ini. Program ini, kata dia, dilaksanakan serentak di 20 Kota/Kabupaten yang ada di Indonesia dengan target 100 ribu orang.

“Khusus area Karawang, kita mendapatkan kuota atau target sekitar 2.500 ibu-ibu,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan pemeriksaan HPV DNA gratis ini telah berlangsung sejak 4 Desember dan akan berakhir pada 20 Desember 2025 mendatang. Setiap hari tim dari Tirta Medikal Center berkeliling menjangkau berbagai lokasi, salah satunya RSUD Jatisari.

“Jadi waktu kita cuman 2 Minggu, setiap hari alhamdulilah kita selalu keliling, satu hari mungkin 3-4 lokasi, dan sekarang tanggal 16 itu alhamdulilah di RSUD Jatisari, terimakasih sudah memfasilitasi,” katanya.

Ia menginformasikan, beberapa bulan kedepan pihaknya akan memberikan apresiasi khusus bagi ibu-ibu di Karawang yang telah ikut berpartisipasi dalam mensukseskan program Kemenkes.

“Puncaknya nanti, alhamdulilah kita dikasih kesempatan juga oleh Pemkab Karawang melalui Bupati, itu tanggal 18 – 19 di Aula Husni Hamid dalam rangka memperingati hari ibu. Kita akan kerjasama dengan DPPPA, mamu memberikan hadiah kepada ibu-ibu di seluruh Kabupaten Karawang berupa pemeriksaan gratis, terbuka untuk umum. Selain itu, kita akan kasih sembako, nasi kotak juga sebagai ucapan terimakasih kami kepada ibu-ibu di Karawang,” pungkasnya.

IWO Indonesia: Penindakan Resbob Tegaskan Batas Kebebasan Berekspresi di Media Sosial

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM -Ketua Umum Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia, Dr. NR. Icang Rahardian, SH., MH., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada Polda Jawa Barat dan seluruh jajarannya atas keberhasilan menangkap YouTuber Adimas Firdaus alias Resbob, yang diduga menyebarkan konten bermuatan ujaran kebencian di media sosial.

Resbob diamankan aparat kepolisian di wilayah Jawa Tengah tepatnya di Semarang, sebelum akhirnya dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan awal dan selanjutnya akan diproses lebih lanjut oleh Polda Jawa Barat.

Ketua Umum IWO Indonesia menilai langkah cepat dan tegas yang dilakukan Polda Jabar merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi masyarakat dari konten digital yang memecah belah.

“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya kinerja Polda Jawa Barat yang bertindak profesional, cepat, dan terukur dalam menangani kasus ini. Penegakan hukum terhadap ujaran kebencian harus dilakukan tanpa pandang bulu,” ujar Dr. Icang Rahardian, Senin (15/12/2025).

Menurutnya, ruang digital tidak boleh menjadi tempat bebas bagi siapa pun untuk menghina kelompok masyarakat tertentu, terlebih jika menyangkut unsur suku, budaya, dan identitas daerah.

“Konten yang menghina masyarakat Sunda dan kelompok pendukung Persib Bandung bukan sekadar persoalan opini, tetapi sudah masuk ranah pelanggaran hukum karena berpotensi memicu konflik sosial,” tegasnya.

Dr. Icang juga menekankan pentingnya literasi digital bagi para kreator konten dan pengguna media sosial agar lebih bijak dalam menyampaikan pendapat.

“Kebebasan berekspresi dijamin undang-undang, tetapi ada batasnya. Ketika sudah mengandung ujaran kebencian dan SARA, maka hukum harus ditegakkan,” katanya.

Ia berharap kasus ini menjadi efek jera sekaligus pembelajaran bagi publik, khususnya para pembuat konten, agar tidak menyalahgunakan platform digital demi sensasi semata.

“Kami berharap proses hukum berjalan transparan dan adil. Ini penting agar menjadi pelajaran bersama bahwa media sosial bukan ruang tanpa etika dan aturan,” tambahnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan menyampaikan bahwa Resbob diamankan terkait dugaan pelanggaran Pasal 45A ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2) UU ITE, serta pasal lain yang berkaitan dengan penyebaran konten bermuatan kebencian terhadap kelompok tertentu berdasarkan SARA.

Kasus ini berawal dari laporan kelompok pendukung Persib Bandung dengan nomor LP/B/674/XII/2025/SPKT/Polda Jawa Barat tertanggal 11 Desember 2025, serta laporan dari Rumah Aliansi Sunda Ngahiji.

Atas perbuatannya, terlapor terancam pidana penjara paling lama enam tahun dan/atau denda maksimal Rp1 miliar.

FKIP UNSIKA Kukuhkan 1.864 Lulusan PPG, Siap Terjun sebagai Guru Profesional

KARAWANG l KarawangExpose.com — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak tenaga pendidik profesional melalui pengukuhan 1.864 lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Guru Tertentu Tahun 2025.

Prosesi pengukuhan tersebut menjadi penanda kesiapan para lulusan untuk terjun dan mengabdi secara profesional di dunia pendidikan, seiring tuntutan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.

Dekan FKIP UNSIKA, Prof. Dr. H. Sutirna, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kelulusan PPG bukanlah titik akhir, melainkan awal perjalanan pengabdian sebagai pendidik profesional.

“Kelulusan PPG bukan akhir, tetapi awal perjalanan sebagai guru profesional. Guru dituntut untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi agar mampu menjawab tantangan pendidikan yang terus berkembang,” ujar Prof. Sutirna saat memberikan sambutan, Minggu (14/12/2025).

Ia menegaskan, guru memiliki peran strategis dalam pembangunan bangsa karena berada di garda terdepan dalam mencetak generasi penerus yang berkualitas.

“Guru memegang peran vital dalam membangun masa depan bangsa. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi melalui Program PPG merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditawar,” tambahnya.

Melalui pengukuhan ini, para lulusan diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu, keterampilan, serta nilai-nilai profesionalisme yang diperoleh selama masa pendidikan, guna meningkatkan mutu pembelajaran dan kualitas pendidikan di satuan pendidikan masing-masing. (Red)