google-site-verification=mfDzAmrATs_axixiQE589FtwGxMIv1RrxySdHsqAmqE
spot_img
Beranda blog Halaman 40

Di Tuduh Maling, Bocah Disabilitas di Karawang Dipukul Massa hingga Koma

0

Karawang, Karawangexpose.com — Kepolisian Resor Karawang terus menyelidiki kasus penganiayaan terhadap seorang anak disabilitas berinisial HW yang dilaporkan pada 11 November 2025. Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor B/1308/XI/2025. Korban, warga Desa Tegalwaru, meninggal dunia pada 13 November 2025 setelah sempat kritis selama tujuh hari.

Dianiaya Karena Tuduhan Pencurian

Peristiwa tragis itu terjadi pada Rabu, 5 November 2025, sekitar pukul 14.00 WIB. Berdasarkan keterangan polisi, sejumlah warga menuduh HW sebagai pelaku pencurian. Tuduhan itu kemudian berujung pada tindak kekerasan oleh dua orang, yang kemudian disusul oleh kedatangan dua warga lain yang ikut memukuli korban.

Polisi menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada bukti kuat yang mendukung dugaan pencurian tersebut.

Empat Orang Jadi Tersangka

Dari hasil penyelidikan, polisi menetapkan empat tersangka, yakni:

  • EF (29)
  • TF (31)
  • RK (42)

Satu tersangka lain (identitas belum dipublikasikan)

Keempatnya dijerat dengan Pasal 80 ayat 3 UU Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara.

Penanganan Korban Hingga Menghembuskan Nafas Terakhir

Usai dianiaya, korban sempat dibawa warga ke perwakilan perangkat desa sebelum dievakuasi ke puskesmas. Dari sana, HW dirujuk ke RSUD Karawang dan dilaporkan mengalami koma.

Keluarga kemudian meminta pemindahan perawatan ke RSUD Bayu Asih Purwakarta, tempat korban sempat menjalani operasi pada bagian kepala. Namun upaya medis tersebut tidak berhasil menyelamatkan nyawanya. HW meninggal pada Kamis, 13 November 2025.

Barang Bukti dan Langkah Kepolisian

Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, menyebut sedikitnya lima saksi telah dimintai keterangan. Kepolisian juga mengamankan barang bukti berupa baju, sarung, dan celana korban.

Kapolres Karawang melalui KA OPS menegaskan komitmen institusinya untuk mengungkap seluruh fakta dalam kasus ini.

“Negara kita adalah negara hukum. Serahkan prosesnya kepada aparat yang berwenang,” tegasnya.

Respons Pemerintah Daerah

Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzen, meminta proses penyelidikan dilakukan secara transparan dan tuntas. Ia menilai kasus ini mencederai nilai kemanusiaan, terlebih karena korban merupakan anak berkebutuhan khusus.

Polres Karawang juga membuka ruang bagi masyarakat yang memiliki informasi tambahan untuk melapor demi membantu proses hukum.

Normalisasi Sungai Dimulai, Gubernur Dedi Mulyadi Awasi Penataan DAS di Karawang

Karawangexpose.com — Upaya penataan kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) di Kabupaten Karawang mulai digencarkan. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) Penataan Aset DAS yang digelar pada Senin (17/11), didampingi Wakil Bupati Karawang H. Maslani, jajaran Forkopimda Karawang, serta Sekretaris Daerah.

Rakor tersebut membahas persiapan pendataan ulang serta pematokan aset di kawasan DAS yang berada di bawah pengelolaan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum dan Perum Jasa Tirta (PJT) II. Selain itu, turut dibahas penataan aset pada area marka jalan Gerbang Tol Karawang Barat yang dikelola Kementerian PUPR dan PT Jasa Marga.

Dalam arahannya, Gubernur Dedi Mulyadi menekankan pentingnya normalisasi sungai dan penataan kawasan DAS sebagai langkah strategis untuk memulihkan fungsi lingkungan sekaligus menertibkan pemanfaatan ruang.

“Peta daerah harus tersedia dan menjadi dasar dalam pemberian perizinan serta penyusunan AMDAL. Kita harus mengembalikan fungsi sungai sebagaimana mestinya. Berikan peringatan kepada bangunan-bangunan liar, dan lakukan pembongkaran secara terpadu bersama pemerintah provinsi,” tegas Gubernur.

Pada Rakor tersebut, pihak PSDA dan BBWS Citarum memaparkan rencana kegiatan pendataan ulang dan pematokan aset. Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga menegaskan komitmennya untuk menyelamatkan serta mengembalikan aset negara yang berada di kawasan DAS maupun area infrastruktur lainnya.

Sebagai tindak lanjut, Rakor ditutup dengan penyerahan Dokumen Administrasi Daerah (DAD) antara Pemerintah Kabupaten Karawang dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, sebagai langkah awal penyelarasan dan penataan data aset.

Usai Rakor, Gubernur Dedi Mulyadi bersama Wakil Bupati Karawang, unsur Forkopimda, dan jajaran terkait turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi DAS serta memantau proses awal normalisasi sungai.

Ditutup dengan Apresiasi, ASPHRI Gathering 2025 Sisakan Kenangan Manis Bagi Peserta

0

Bogor | Karawangexpose.com — Rangkaian kegiatan ASPHRI Gathering 2025 resmi berakhir pada Minggu (16/11) di The Village Bogor, dengan suasana hangat, penuh kekompakan, dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta. Setelah dua hari diisi kegiatan outbound, games team building, diskusi, hingga malam keakraban, para peserta pulang dengan pengalaman berharga serta cerita kebersamaan yang akan terus dikenang.

Sejak awal kegiatan, seluruh peserta menunjukkan antusiasme tinggi. Gelak tawa, canda, dan momen kebersamaan mewarnai setiap rangkaian acara, membentuk ikatan baru antarpraktisi HR dari berbagai daerah. Semua senda gurau dan tawa riang kini menjadi kenangan yang tak terlupakan tersimpan sebagai momen baik yang akan terus hidup dalam ingatan para peserta.

Dalam sesi team building yang menjadi salah satu agenda paling ditunggu, panitia mengumumkan kelompok terbaik yang berhasil menunjukkan kekompakan, strategi, dan sportivitas. Adapun juara per kelompok adalah sebagai berikut:

Juara 1: PPM

Juara 2: MKR

Juara 3: Andara

Juara 4: Warung Kiyudz

Juara 5: My Roti

Penghargaan dan hadiah diberikan langsung oleh Ketua Umum ASPHRI sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan kontribusi setiap kelompok sepanjang kegiatan.

Ketua Umum Asosiasi Praktisi Human Resource Indonesia (ASPHRI), Dr. Yosminaldi, SH., MM, menyampaikan apresiasi mendalam atas suksesnya penyelenggaraan kegiatan ini. Dalam pesannya, ia mengatakan:

“Assalamualaikum teman-teman semua. Perkenankan saya menyampaikan banyak terima kasih dan apresiasi kepada TIM PANPEL ‘ASPHRI GATHERING 2025’, Prof Bomer, Suhu Woer, rekan-rekan Pengurus DPP ASPHRI, mitra sponsor ASPHRI serta seluruh peserta yang telah mendukung dan berpartisipasi aktif mulai persiapan sampai selesainya acara ASPHRI Gathering 2025! SANGAT LUAR BIASA, WELL PREPARED & MENGESANKAN! Semoga kita semua dalam keadaan sehat dan dilindungi serta diberkahi Allah SWT. TETAP SOLID, SEMANGAT & HEBAT, DARI, OLEH & UNTUK ASPHRI!”

Dengan berakhirnya kegiatan ini, ASPHRI berharap semangat kebersamaan dan energi positif yang terbangun selama gathering dapat terus terbawa ke dalam kolaborasi dan kerja profesional para praktisi HR di seluruh Indonesia.

Gathering boleh selesai, tetapi kebersamaan tetap hidup. Di antara tawa yang telah mereda, tersimpan kenangan yang menghangatkan bukti bahwa ASPHRI bukan sekadar organisasi, tetapi keluarga besar yang tumbuh bersama.

Musyawarah DPC PSIB Karawang Tetapkan H. Maslani sebagai Ketua Baru

Karawang, Karawangexpose.com – Dewan Pimpinan Cabang Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu (DPC PSIB) Kabupaten Karawang resmi menetapkan H. Maslani sebagai Ketua DPC PSIB Karawang periode 2025–2030. Penetapan tersebut dilakukan dalam musyawarah bersama yang digelar pada Sabtu (15/11/2025) bertempat di RM Sumoreang, Rengasdengklok, Karawang.

Acara dihadiri oleh Dewan Paguron, Dewan Pembina, perwakilan Pengurus Harian DPC, para Ketua DPAC, serta perwakilan organisasi sayap dengan jumlah sekitar 80 peserta.

Sebelumnya, Ketua DPC PSIB Karawang periode 2024–2029, Drs. H. Acep Jamhuri, M.Si, mengajukan pengunduran diri melalui surat resmi bertanggal 21 Oktober 2025. Dalam surat tersebut, Acep menyatakan nonaktif dan mengembalikan sepenuhnya mandat kepemimpinan kepada pengurus.

Acep menjelaskan bahwa pengunduran dirinya dilatarbelakangi pertimbangan pribadi dan keluarga.

“Saya akan fokus untuk berupaya membenahi diri dan keluarga sesuai situasi dan kondisi yang ada,” tulisnya.

“Saya berharap PSIB terus maju dan lebih maju di masa mendatang. Saya juga berharap hubungan baik dengan PSIB tetap terjaga,” ujarnya.

Acep menegaskan bahwa keputusannya disampaikan dengan sukarela tanpa paksaan pihak mana pun.

Melalui hasil musyawarah bersama, para pengurus dan peserta sidang menyepakati penunjukan H. Maslani sebagai Ketua DPC PSIB Karawang untuk masa bakti 2025–2030.

Dalam sambutannya, H. Maslani menyampaikan rasa terima kasih serta komitmennya untuk membawa PSIB Karawang lebih maju.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. InsyaAllah saya siap bekerja semaksimal mungkin memajukan PSIB Karawang. Saya berharap seluruh pengurus tetap kompak, solid, dan bersama-sama menjaga marwah organisasi.”ungkap H. Maslani.

Dalam acara tersebut, sejumlah tokoh turut menyampaikan pesan untuk memperkuat arah organisasi ke depan.

Pesan KH. Ade Suryana (Perwakilan Paguron DPC PSIB Karawang)

Dalam wejangan spiritualnya, KH. Ade Suryana menegaskan pentingnya rasa cinta sebagai dasar perjuangan.

“Kalau masuk PS, harus punya rasa cinta. Tanpa cinta, berkorban pun tidak mau. Rasa cinta itu harus tertanam dalam jiwa keluarga besar PSIB. Dan jangan lupakan jasa para tokoh yang telah berjuang.”tegasnya.

Pesan Ibu Edeh Sarah Puradireja (Tokoh PSIB)

Ibu Edeh memberikan doa dan dukungannya kepada kepengurusan baru.

“Saya berharap PSIB Karawang di bawah kepemimpinan H. Maslani dapat berjalan lancar, sukses, dan tetap menjaga marwah sesuai asas dan tujuan organisasi.”harapnya.

Pesan Kiki Supriyatna (Sekretaris Jenderal DPC PSIB Karawang)

Sekjen menekankan pentingnya kekompakan dan penghormatan terhadap para sesepuh PSIB.

“PSIB Karawang harus kompak dan bersatu padu. Hargai pimpinan dan sesepuh yang telah banyak berkorban membesarkan PSIB. Jangan sekali-kali melupakan orang-orang yang berjasa. Di bawah kepemimpinan H. Maslani, saya berharap PSIB Karawang semakin maju, solid, dan kuat.”pungkasnya.

Acara penetapan Ketua DPC PSIB Karawang periode 2025–2030 ditutup dengan doa bersama, diikuti sesi pemberian wejangan dari Paguron PSIB Karawang. Suasana penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan mewarnai jalannya kegiatan.

Dengan kepemimpinan baru, diharapkan PSIB Karawang semakin solid, kompak, dan mampu menjalankan amanah perjuangan Siliwangi sesuai nilai-nilai organisasi.

Perjalanan Gathering ASPHRI 2025 Diwarnai Kebersamaan Saat Istirahat di Ketika Rasa & Suasana

0

BOGOR | KARAWANGEXPOSE.COM -Rangkaian perjalanan peserta Gathering ASPHRI 2025 menuju The Village, Bogor, berlangsung penuh keceriaan dan kekompakan. Sabtu 15/11/2025.

Setelah menempuh perjalanan dari Cikarang Barat, rombongan berhenti untuk istirahat makan siang dan melaksanakan ibadah shalat di Ketika Rasa & Suasana, berlokasi di Jl. Pasar Cikereteg No. 68A, Kabupaten Bogor.

Suasana santai dan hangat terasa ketika seluruh peserta yang sehari-harinya bergelut dengan rutinitas padat sebagai praktisi Human Resource dapat sejenak melepaskan kepenatan. Kebersamaan terpancar dari tawa, obrolan ringan, hingga momen makan bersama yang menambah keakraban di antara para peserta.

Dalam kesempatan tersebut, beberapa peserta menyampaikan kesan mereka mengenai perjalanan dan waktu istirahat yang dinikmati bersama.

Wiji dari New Arrival Logistic Indonesia mengungkapkan kebahagiaannya mengikuti perjalanan ini.

“Ini momen langka untuk kami bisa berkumpul santai seperti ini. Perjalanan sangat menyenangkan, apalagi bisa menikmati makan siang bersama di tempat yang nyaman seperti ini,” ujarnya.

Azat dari Perintis Insan Sejahtera menilai bahwa gathering ini memberi ruang untuk mempererat hubungan antarpraktisi HR di berbagai perusahaan.

“Kegiatan seperti ini penting untuk memperkuat jaringan dan kebersamaan. Kami bisa saling mengenal lebih dekat dan itu sangat berharga,” katanya.

Tuti Kurniawan dari Andara juga merasakan manfaat dari jeda perjalanan yang hangat dan penuh tawa.

“Tempat istirahatnya nyaman, makanannya enak, suasananya pun mendukung untuk rehat sejenak. Saya sangat menikmati perjalanannya,” ungkapnya.

Sementara itu, Endah dari Kobelco menyampaikan rasa syukurnya bisa ikut serta dalam gathering tahun ini.

“Penat kerja rasanya hilang seketika. Bisa kumpul bersama rekan-rekan HR seperti ini memberi energi baru untuk kami,” tuturnya.

Detty dari Dunggio Drilling menilai bahwa perjalanan menuju lokasi gathering saja sudah menjadi pengalaman positif tersendiri.

“Belum sampai lokasi acara, tapi suasana kekeluargaannya sudah terasa. Ini sangat menyenangkan,” katanya.

Terakhir, Fitri dari Daeindo menambahkan bahwa waktu istirahat makan siang bersama membuat hubungan antar peserta semakin akrab.

“Saya menikmati setiap momennya. Bisa saling berbagi cerita dan makan siang bersama membuat perjalanan ini jadi lebih berkesan,” ucapnya.

Setelah beristirahat dan makan siang, rombongan kembali melanjutkan perjalanan menuju The Village Bogor. Kebersamaan dan semangat positif di sepanjang perjalanan menjadi modal kuat untuk menyukseskan rangkaian Gathering ASPHRI 2025.

24 Nakes Dikerahkan, RSUD Jatisari Fokus Temukan Kasus TB Lebih Cepat

0

Karawang | Karawangexpose.com – Upaya pencegahan tuberkulosis (TB) di Kabupaten Karawang kembali diperkuat. RSUD Jatisari bersama Puskesmas Tirtajaya, dengan dukungan Partai NasDem, menggelar skrining massal TB di Desa Pecangsambo, Sabtu (15/11/2025). Kegiatan ini bertujuan mempercepat penemuan kasus sejak dini, sehingga pasien dapat segera mendapatkan pengobatan dan memutus mata rantai penularan di lingkungan masyarakat.

Direktur RSUD Jatisari, dr. Hj. Anisah, M.Epid., M.M., mengatakan skrining dilakukan melalui rangkaian pemeriksaan terstruktur di beberapa pos pelayanan.

“Kegiatan ini merupakan skrining awal tuberkulosis di Kabupaten Karawang, khususnya di Desa Pecangsambo, dengan tujuan menemukan penderita TB agar bisa diobati sejak awal,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut disiapkan tiga pos utama, yaitu pos registrasi, pos wawancara faktor risiko oleh tenaga kesehatan, dan pos rontgen dada. Peserta yang menunjukkan indikasi TB berdasarkan hasil rontgen langsung diarahkan menjalani pemeriksaan dahak sebagai penegakan diagnosis.

“Diagnosa pasti dari tuberkulosis kita peroleh dari hasil dahak. Hasilnya paling lama tiga hari. Dari situ kita mengetahui apakah pasien benar menderita TB atau tidak,” jelas dr. Anisah.

Seluruh data pemeriksaan terintegrasi ke sistem e-TB, yang terhubung langsung dengan program nasional penanggulangan TB.

Untuk kelancaran pelaksanaan, RSUD Jatisari menerjunkan 24 tenaga kesehatan, mulai dari petugas pendaftaran, perawat, dokter, analis laboratorium hingga radiografer. RSUD Jatisari diundang khusus karena merupakan rumah sakit pengampu TB dan respirasi yang ditunjuk Kementerian Kesehatan.

Target skrining mencapai 300 peserta. Hingga siang hari, tercatat sekitar 52 warga yang telah mengikuti pemeriksaan.

Puskesmas Tirtajaya juga berperan aktif karena Desa Pecangsambo masuk wilayah cakupannya. Jika ada warga positif TB, Puskesmas akan menangani pengobatan lanjutan serta melakukan pemeriksaan kontak erat untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.

Di akhir kegiatan, dr. Anisah menyampaikan pentingnya deteksi dini.

“Kami berharap bisa cepat menemukan para penderita TB sehingga dapat segera diobati. Bila ditangani sejak awal, insya Allah cepat sembuh. Yang kami khawatirkan adalah TB resisten obat, dan Jatisari menangani baik TB sensitif maupun TB resisten,” ujarnya

Kegiatan skrining ini menjadi bentuk nyata dukungan terhadap program pemerintah dalam memberantas TB di Indonesia serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Suasana Meriah Warnai Perjalanan Peserta Gathering ASPHRI 2025 Menuju The Village Bogor

0

Cikarang Barat | Karawangexpose.com – Rangkaian kegiatan Gathering ASPHRI 2025 resmi dimulai pada Sabtu (15/11). Selain peserta yang menggunakan kendaraan pribadi, sebanyak sekitar 50 peserta diberangkatkan menggunakan satu bus dari Cikarang Barat menuju The Village, Bogor, lokasi utama gathering yang berlangsung selama dua hari, 15–16 November 2025.

Rombongan bus dipimpin oleh Hesti Batawi Ningsih sebagai Penanggung Jawab Perjalanan, didampingi panitia lainnya yaitu Very Tsutoro, Syuhada Wisastra, dan Irani Novianty. Sejak keberangkatan pukul 10.00 WIB, suasana hangat dan penuh kebersamaan sudah terasa di antara para peserta yang merupakan para praktisi HR dari berbagai wilayah seperti Karawang, Cikarang, Bekasi, Jakarta, hingga Tangerang.

Suasana Meriah di Dalam Bus

Sejak perjalanan dimulai, atmosfer di dalam bus langsung mencair. Panitia membuka kegiatan dengan absensi dan sesi perkenalan, kemudian melanjutkan hiburan berupa: Games interaktif, Tebak wajah, Karaoke bersama, Aneka challenge ringan.

Gelak tawa peserta mengisi perjalanan, menciptakan suasana layaknya keluarga besar yang tengah berlibur. Peran Hesti Batawi Ningsih sebagai penanggung jawab perjalanan begitu terasa dalam memastikan seluruh peserta nyaman selama perjalanan.

Apresiasi dari Penanggung Jawab Perjalanan

Sebelum memberikan komentarnya, Hesti Batawi Ningsih menyampaikan rasa bangganya atas antusiasme dan kekompakan peserta sejak keberangkatan.

“Dari awal keberangkatan, antusiasme peserta sudah luar biasa. Semuanya kompak dan saling mendukung.”

Hesti kemudian menegaskan bahwa gathering ini memiliki nilai lebih dari sekadar perjalanan wisata.

“Alhamdulillah perjalanan gathering hari ini berlangsung lancar dan penuh kebersamaan. Kami ingin menghadirkan suasana yang hangat dan menyenangkan agar semua peserta merasa nyaman. Gathering ini bukan hanya kegiatan rekreasi, tetapi momentum mempererat silaturahmi antarpraktisi HR di berbagai daerah. Kita buat acara ini Kompak, Sehat, dan Bahagia.”

Kesan Peserta Gathering ASPHRI 2025

Sutrisno – DPC ASPHRI Karawang

Sebelum memberikan pendapatnya, Sutrisno mengaku terkesan dengan suasana hangat selama perjalanan.

“Di dalam bus suasananya seperti keluarga besar, penuh tawa dan kekompakan. Ini kegiatan positif yang memperkuat sinergi antaranggota ASPHRI. Saya bangga bisa ikut dan menjadi bagian dari keluarga besar ASPHRI.”

Repin – Kampuh Welding Cikarang

Repin, salah satu peserta wanita yang hadir, juga merasakan suasana penuh keakraban sejak awal perjalanan.

“Awal perjalanan saja sudah terasa hangat dan kompak. Suasananya kompak, sehat, bahagia. Panitia luar biasa, peserta antusias. Ini momen yang membuat kami makin dekat.”

Wiji – New Arrival Logistic Indonesia

Sebelum memberi komentarnya, Wiji menyampaikan bahwa perjalanan ini memberi energi positif bagi seluruh peserta.

“Perjalanan dimulai dengan energi positif yang terasa di seluruh peserta. Gathering seperti ini sangat penting. Selain menyegarkan pikiran, kami bisa saling mengenal lebih dekat. Semoga tahun berikutnya lebih meriah lagi.”

Gathering ASPHRI 2025 bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum strategis memperkuat solidaritas, jejaring, dan kebersamaan antarsesama praktisi HR di Indonesia. Dengan panitia yang sigap, persiapan matang, serta perjalanan yang penuh keakraban, kegiatan ini dipastikan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta.

Penguatan Organisasi: Pemkab Karawang Lantik 18 Pejabat Sesuai Perpres Efisiensi Anggaran

0

‎Karawang, Karawangexpose.com — Pemerintah Kabupaten Karawang resmi melantik 18 pejabat baru dalam upacara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang digelar di Aula Husni Hamid, Jumat (14/11/2025).

‎‎Pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, S.E. Dalam sambutannya, Bupati Aep menegaskan bahwa rotasi dan pengisian jabatan merupakan bagian dari proses penyegaran serta penguatan birokrasi agar perangkat daerah semakin responsif, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan ke depan.

‎“Pelantikan ini bukan sekadar rotasi jabatan, tetapi penataan birokrasi agar lebih gesit, solutif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat,” tegas Bupati Aep.

‎Adapun pejabat yang dilantik terdiri dari:

‎1, H. Jajang jaenudin, S. STP. M. M. resmi menjabat sebagai kepala, kepegawaian dan pengembangan SDM, (BKPSDM) yang sebelumnya menjabat inspektur pembantu pembantu wilayah 1 pada inspektorat, ‎

‎2, Drs, iwan ridwan fatahillah, menjabat sebagai kepala dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (DPMPTSP) yang sebelumnya menjabat sebagai kepala dinas lingkungan hidup, ‎

‎3, Asep suryana, S. STP, M.H, menjabat sebagai dinas lingkungan hidup yang sebelumnya, menjabat kepala bagian hukum pada sekertariat daerah, ‎

‎Bupati Aep menekankan pentingnya kinerja konkret dan terukur. Ia meminta seluruh pejabat untuk segera menerjemahkan visi–misi Bupati dan Wakil Bupati, serta RPJMD, ke dalam program kerja yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.‎

‎“Visi-misi tidak akan bermakna tanpa kerja nyata. Tugas Anda adalah mengubah rencana menjadi kenyataan, dan kenyataan menjadi kemajuan,” ujarnya.‎

‎Dalam arahannya, Bupati juga mengingatkan para pejabat untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Ia menegaskan agar tidak mudah terpancing narasi negatif, melainkan menjadikan media sosial sebagai sarana edukasi dan publikasi hasil kerja pemerintah daerah.‎

‎Selain itu, Bupati Aep memastikan bahwa pelantikan ini telah dilaksanakan sesuai mekanisme serta ketentuan peraturan perundang-undangan. Penataan pejabat ini juga merupakan bagian dari komitmen Pemkab Karawang dalam melaksanakan Peraturan Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Anggaran.‎

‎Ke depan, Pemkab Karawang akan mulai melakukan perampingan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK), menuju struktur yang “miskin struktur, tapi kaya fungsi”. Konsep ini menekankan birokrasi yang ramping, efisien, namun tetap produktif dan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan pelayanan publik.‎

Bupati Aep Tegaskan Tidak Ada Jual Beli Jabatan di Pemkab Karawang

0

Karawang, Karawangexpose.com – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, menegaskan bahwa tidak ada praktik jual beli jabatan dalam proses rotasi dan mutasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang.

“Saya tidak pernah lelah menyampaikan bahwa setiap rotasi dan mutasi jabatan di Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang tidak ada yang memakai uang,” tegas Bupati Aep dalam amanatnya saat Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Pengawas, dan Pejabat Fungsional di Aula Husni Hamid, Jumat (14/11/2025).

Bupati menjelaskan bahwa rotasi dan mutasi merupakan proses yang wajar dalam organisasi pemerintahan, tidak hanya di lingkungan ASN daerah, tetapi juga terjadi pada instansi seperti TNI dan Polri.

“Saya menegaskan, jangan sampai ada yang percaya bahwa rotasi maupun mutasi harus lewat bayar. Plt Kepala BKPSDM juga sudah menyampaikan bahwa Pemkab Karawang menggunakan mekanisme talent pool,” ungkapnya.

Bupati Aep berharap seluruh ASN di Pemkab Karawang terus meningkatkan kinerja sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing.

Pada kesempatan tersebut, Bupati melantik 3 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 2 Pejabat Pengawas, dan 13 Pejabat Fungsional. Pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan Bupati Karawang Nomor 800.1.3.2/kep.3739/BKPSDM tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang.

Jumsih di Pancakarya: Warga, Pamong, dan Perangkat Desa Kompak Bersih-Bersih

Karawang, Karawangexpose.com – Semangat gotong royong kembali terlihat di Desa Pancakarya, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang. Warga bersama pamong dan perangkat desa menggelar kegiatan Jumat Bersih (Jumsih) dengan membersihkan sampah dan memotong rumput liar di sepanjang sempadan jalan poros desa, Jumat (14/11/2025)

Kegiatan yang dipusatkan di Dusun Bengle RT 04 RW 02 ini diikuti puluhan warga yang antusias memberikan waktu dan tenaga demi menciptakan lingkungan desa yang sehat, bersih, dan nyaman. Perangkat desa, RT/RW, dan unsur pamong turut hadir mendampingi dan ikut terjun langsung ke lapangan.

Kepala Desa Pancakarya, Asep Sugianto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang telah ikut dalam kegiatan rutin tersebut. Menurutnya, Jumsih bukan hanya pekerjaan fisik, tetapi juga bentuk kebersamaan dan komitmen menjaga lingkungan desa.

“Kami sangat mengapresiasi antusias warga Dusun Bengle. Kerja bakti hari ini bukan sekadar bersih-bersih, tapi menunjukkan bahwa semangat gotong royong di Pancakarya masih kuat,” ujar Asep Sugianto.

Ia menerangkan bahwa membersihkan sempadan jalan menjadi fokus utama kali ini, mengingat rumput liar yang semakin tinggi dan sampah yang mulai menumpuk dapat mengganggu akses warga dan keindahan desa.

“Rumput liar dan sampah di sepanjang jalan poros harus rutin dibersihkan. Selain agar terlihat rapi, ini juga demi kenyamanan masyarakat yang setiap hari melintas,” tambahnya.

Asep menegaskan bahwa kegiatan Jumsih akan terus dilakukan secara berkala di setiap dusun di wilayah Pancakarya sebagai upaya menjaga lingkungan desa tetap sehat dan tertata.

“Kami ingin kegiatan seperti ini terus hidup dan tidak hanya bersifat seremonial. Desa kita akan bersih jika semua warga merasa memiliki dan mau menjaga lingkungannya,” tegasnya.

Warga yang hadir berharap kegiatan Jumsih semakin sering digelar dan bisa menjangkau seluruh titik desa, terutama jalur-jalur utama yang menjadi akses masyarakat sehari-hari.

Dengan adanya kegiatan Jumsih ini, diharapkan kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat serta memperkuat budaya gotong royong sebagai identitas masyarakat desa.