google-site-verification=mfDzAmrATs_axixiQE589FtwGxMIv1RrxySdHsqAmqE
spot_img
Beranda blog Halaman 45

Nizar Sungkar: KADIN Jawa Barat Harus Punya Kepemimpinan Sah, Kami Tak Akan Diam Soal Hasil Muprov Bandung

0

PURWAKARTA | KARAWANGEXPOSE.COM Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Jawa Barat menggelar Rapat Konsolidasi bersama KADIN Kabupaten/Kota se-Jawa Barat serta Asosiasi/Himpunan Anggota Luar Biasa (ALB) di Kabupaten Purwakarta, Sabtu (1/11/2025).

Rapat yang digagas untuk memperkuat soliditas dan menyatukan persepsi organisasi ini dihadiri oleh Ketua KADIN dari 18 Kabupaten/Kota se-Jawa Barat, para tokoh senior dan sesepuh KADIN Jawa Barat, serta dipimpin langsung oleh Ketua Umum KADIN Jawa Barat, H. Nizar Sungkar.

Dalam sambutannya, Nizar Sungkar secara terbuka menyampaikan kondisi internal KADIN Jawa Barat yang ia sebut “tidak baik-baik saja” akibat dualisme hasil Musyawarah Provinsi (Muprov) yang hingga kini belum mendapat kejelasan dari KADIN Indonesia.

“Sudah lebih dari satu tahun kami berjuang bersama mencari kepastian hukum memilih Ketua KADIN Jawa Barat yang sesuai AD/ART dan Peraturan Organisasi (PO). KADIN sebesar ini, yang menjadi barometer ekonomi nasional, tidak boleh menjalankan mekanisme pemilihan yang kabur dan tidak sesuai aturan,” tegas Nizar.

Menurutnya, kondisi stagnan ini bukan hanya berdampak pada struktur organisasi, tetapi juga berimbas terhadap kepercayaan pelaku usaha dan sinergi dengan pemerintah daerah.

“KADIN adalah mitra strategis pemerintah dalam pembangunan ekonomi. Kalau internalnya tidak beres, maka hubungan kelembagaan dengan pemerintah juga terganggu,” ujarnya.

Tak hanya itu, Nizar juga memaparkan bahwa sebelumnya memang terjadi dua kali penyelenggaraan Muprov KADIN Jawa Barat satu di Bandung dan satu lagi di Bogor. Namun, ia menegaskan hanya Muprov yang digelar pada 24 September 2025 di Hotel Preanger Bandung yang sah secara organisasi.

“Saya mengikuti seluruh prosesnya sejak awal. Muprov di Hotel Trans Bandung pada 3 Maret 2025 gagal karena ada beberapa kendala teknis. Kemudian dilanjutkan pada 24 September 2025 di Hotel Preanger Bandung, dan di sanalah saya terpilih secara sah sebagai Ketua KADIN Jawa Barat hasil Muprov yang dihadiri 18 KADIN Kabupaten/Kota,” papar Nizar.

Ia menambahkan, Muprov Bandung tersebut dihadiri oleh peserta yang sah dan diakui berdasarkan SK dari Cucu Sutara dan SK Ketua Caretaker KADIN Jabar, Agung Suryamal.

“Peserta yang hadir dan punya hak suara semuanya berdasarkan SK resmi. Jadi tidak ada alasan untuk meragukan keabsahan Muprov Bandung. Yang lain (Muprov Bogor) tidak bisa saya anggap ada,” tegasnya.

Dalam forum tersebut, Nizar menyampaikan bahwa hasil Muprov Bandung dan laporan formatur telah dikirim ke KADIN Indonesia, namun hingga kini belum ada keputusan resmi mengenai pengesahan hasil tersebut.

“Kami sudah sampaikan seluruh dokumen ke KADIN Indonesia. Tapi sampai saat ini, hasilnya masih digantung. Waktu Pak Erwin Aksa datang ke Jawa Barat, beliau berjanji akan menyelesaikan persoalan ini dalam satu minggu, tapi sudah sebulan belum ada tindak lanjut,” ujarnya.

Ia menilai, sikap diam KADIN Indonesia berpotensi menimbulkan ketidakpastian dan kegamangan di kalangan dunia usaha Jawa Barat.

“Kondisi ini dibiarkan terlalu lama. Akibatnya, para pengusaha di Jawa Barat menjadi bingung dan gelisah. Saya sudah 25 tahun aktif di KADIN, baru kali ini saya melihat organisasi kita dalam situasi seperti ini,” katanya.

Kemudian, Nizar juga mengungkapkan rencana untuk melakukan langkah konkret secara kolektif bersama seluruh KADIN Kabupaten/Kota di Jawa Barat jika dalam waktu dekat tidak ada keputusan dari pusat.

“Kalau perlu, kami akan sama-sama datang ke KADIN Indonesia. Kita ingin tahu, ada apa sebenarnya dengan proses ini. Kenapa SK hasil Muprov Bandung belum juga diterbitkan, padahal seluruh syarat formal sudah kami penuhi,” ujarnya di hadapan forum.

Dalam tiga kali pertemuannya dengan Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Organisasi, Komunikasi dan Pemberdayaan Daerah KADIN Indonesia, Erwin Aksa, Nizar mengatakan bahwa pembahasan selalu berputar pada isu keabsahan peserta Muprov.

“Saya sudah sampaikan langsung kepada beliau bahwa peserta sudah disepakati dua kali, yaitu pada 30 Juli dan 17 September 2025. Kesepakatannya jelas: peserta Muprov KADIN Jabar adalah yang memiliki SK dari Pak Cucu Sutara dan caretaker Pak Agung Suryamal. Tidak ada versi lain,” tuturnya.

Menutup sambutannya, Nizar menegaskan bahwa setelah SK KADIN Indonesia diterbitkan, ia akan fokus membereskan dualisme organisasi di tingkat Kabupaten/Kota.

“Begitu SK saya keluar, saya akan selesaikan persoalan di bawah. Tidak ada lagi istilah dualisme. KADIN itu hanya satu. Beri saya waktu enam bulan untuk menertibkan semuanya agar KADIN di daerah bisa bekerja dengan nyaman sesuai AD/ART dan PO organisasi,” tandasnya.

Rapat konsolidasi diakhiri dengan pembacaan komitmen bersama dari 18 Ketua KADIN Kabupaten/Kota yang hadir untuk tetap solid mendukung hasil Muprov Bandung dan memperjuangkan pengesahan SK dari KADIN Indonesia.

Suasana rapat berjalan hangat namun penuh semangat kebersamaan. Seluruh peserta sepakat bahwa KADIN Jawa Barat harus segera memiliki kepemimpinan definitif agar dapat kembali fokus pada peran utamanya mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan memperkuat kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah.

Bupati Aep Lantik 30 Ketua Kwaran, Jambore Cabang Karawang 2025 Jadi Momentum Penguatan Pramuka Kecamatan

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Semangat kebersamaan dan jiwa kepemimpinan muda mewarnai Jambore Cabang Gerakan Pramuka Karawang 2025 yang digelar di Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang. Kegiatan akbar tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antaranggota Pramuka, tetapi juga momentum bersejarah dengan dikukuhkannya kepemimpinan baru di 30 Kwartir Ranting (Kwaran) se-Kabupaten Karawang.

Acara berlangsung meriah dan penuh semangat, dihadiri langsung oleh Bupati Karawang sekaligus Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Karawang, H. Aep Syaepuloh, SE, bersama Wakil Bupati Karawang sekaligus Wakil Ketua Kwarcab, H. Maslani.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aep secara resmi melantik 30 Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) atau Ketua Kwaran se-Kabupaten Karawang. Pelantikan ini menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat organisasi dan kepemimpinan Gerakan Pramuka di tingkat kecamatan, sekaligus mempertegas komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan karakter generasi muda.

“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan keluarga besar Gerakan Pramuka Karawang yang telah mempersiapkan kegiatan besar ini dengan penuh dedikasi. Jambore ini bukan sekadar perkemahan, tetapi juga ajang pembelajaran, kebersamaan, dan pembentukan karakter,” ujar Bupati Aep Syaepuloh dalam sambutannya.

Ribuan Peserta Ikuti Jambore

Kegiatan Jambore Cabang Karawang 2025 diikuti oleh 1.201 peserta yang terdiri dari berbagai unsur:

1. 30 orang pimpinan kontingen ranting,

2. 60 pembina pendamping putra,

3. 60 pembina pendamping putri,

4. 61 staf kontingen,

5. 488 peserta putra, dan

6. 503 peserta putri.

Antusiasme peserta terlihat sejak hari pertama kegiatan berlangsung. Para peserta mengikuti beragam agenda pembinaan, pelatihan, hingga kegiatan sosial yang bertujuan menumbuhkan nilai-nilai kepemimpinan, kemandirian, dan solidaritas.

Pesan Kepemimpinan dari Bupati Karawang

Dalam arahannya, Bupati Aep berpesan agar para Ketua Mabiran dan Ketua Kwaran yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan semangat pengabdian kepada masyarakat.

“Saya berharap kepada kakak-kakak yang telah dilantik agar dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Semoga jabatan yang telah disematkan dapat memberikan manfaat, dan tentu saja demi mewujudkan Karawang yang lebih maju dan lebih baik,” pungkasnya.

Penutupan Penuh Makna.

Rangkaian kegiatan Jambore Cabang Karawang 2025 ditutup dengan penuh khidmat melalui lantunan Hymne Satya Darma, sebagai simbol semangat, dedikasi, dan pengabdian anggota Gerakan Pramuka kepada bangsa dan negara.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah pembentukan karakter dan kepemimpinan generasi muda, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebangsaan, solidaritas sosial, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat Karawang.

Ketua IWOI Karawang Apresiasi Pemkab Karawang Raih Penghargaan Champion of Agro-Industrial Hub Evolution

0

KARAWANGEXPOSE.COM – Ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Karawang, Syuhada Wisastra, A.Md., CHRM., menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Pemerintah Kabupaten Karawang atas diraihnya penghargaan “Champion of Agro-Industrial Hub Evolution” dalam ajang bergengsi CNN Indonesia Awards 2025 yang digelar di Jakarta kemarin sore, Jumat 31 Oktober 2025.

Menurut Syuhada, penghargaan tersebut menjadi bukti konkret bahwa Karawang berhasil menjaga keseimbangan antara sektor pertanian dan industrialisasi, dua pilar utama yang membentuk identitas daerah tersebut sebagai lumbung padi nasional sekaligus kawasan industri terbesar di Indonesia.

“Saya mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Karawang, H. Aep Syaepulloh, SE., beserta jajaran Pemerintah Daerah. Penghargaan ini menunjukkan keberhasilan Karawang dalam menata arah pembangunan yang tidak hanya fokus pada industri, tetapi juga tetap menjaga ketahanan pangan dan keberlanjutan sektor pertanian,” ujar Syuhada, Sabtu (1/11/2025).

Lebih lanjut, Syuhada menilai bahwa keberhasilan ini tidak datang secara tiba-tiba, melainkan hasil dari sinergi berbagai elemen daerah, mulai dari pemerintah, dunia usaha, masyarakat petani, hingga peran media dan jurnalis yang turut menyebarluaskan informasi positif tentang pembangunan di Karawang.

“Sebagai insan pers, kami di IWOI melihat penghargaan ini bukan sekadar prestasi simbolik. Ini juga menjadi momentum bagi media dan jurnalis di Karawang untuk terus mengawal, menginformasikan, dan mengedukasi publik tentang pentingnya keseimbangan antara industrialisasi dan pertanian berkelanjutan,” ungkapnya.

Menurutnya, dalam konteks pembangunan daerah modern, peran jurnalis sangat strategis dalam menjaga transparansi, mendorong partisipasi masyarakat, dan mengawasi kebijakan publik agar tetap berpihak pada kesejahteraan rakyat, terutama petani yang menjadi ujung tombak ketahanan pangan nasional.

“Jurnalis tidak hanya menyampaikan berita, tapi juga menjadi bagian dari kontrol sosial. Kami punya tanggung jawab moral untuk memastikan pembangunan industri tidak mengorbankan lahan pertanian produktif dan kesejahteraan masyarakat,” tegas Syuhada.

Menutup pernyataannya, Ketua IWOI Karawang tersebut berharap agar prestasi ini menjadi pemantik semangat kolaboratif antara pemerintah, pelaku industri, petani, dan jurnalis untuk membangun Karawang yang lebih berdaya saing, maju, dan sejahtera.

“Semoga penghargaan ini menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk terus menjaga harmoni antara sawah dan pabrik, antara hasil bumi dan hasil industri. Karena Karawang kuat bukan hanya karena industrinya, tetapi juga karena akarnya yang tumbuh dari tanah pertanian yang subur,” pungkasnya.

Gratis! Karang Taruna Karawang Buka Pendaftaran Lomba Duta Pelajar Hingga 8 November 2025

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM -Karang Taruna Kabupaten Karawang kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi dan karakter generasi muda melalui kegiatan “Lomba Duta Pelajar Karang Taruna Kabupaten Karawang 2025”. Ajang ini diperuntukkan bagi pelajar tingkat SMA, SMK, MA, SLB, dan Paket C di seluruh wilayah Kabupaten Karawang.

Kegiatan ini resmi dibuka untuk pendaftaran mulai 1 hingga 8 November 2025, dilanjutkan dengan seleksi administrasi pada 1–15 November 2025. Peserta yang lolos seleksi akan mengikuti tahap wawancara pada 22–23 November 2025, kemudian pembekalan pada 29–30 November 2025, dan puncaknya Grand Final akan digelar pada 13–14 Desember 2025.

Pendaftaran lomba ini gratis, dan para peserta berkesempatan meraih hadiah jutaan rupiah, sertifikat, trophy, piagam penghargaan, hingga beasiswa pendidikan.

Ketua Umum Karang Taruna Kabupaten Karawang, Dhani Sudirman, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya ajang kompetisi, melainkan sarana pembentukan karakter, jiwa kepemimpinan, dan kesadaran sosial bagi pelajar di Karawang.

“Kami ingin mencetak duta pelajar yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga berkarakter, berjiwa sosial, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya. Lomba ini merupakan langkah konkret Karang Taruna dalam membangun generasi muda yang siap menjadi agen perubahan,” ujar Dhani Sudirman.

Lebih lanjut, Dhani menegaskan bahwa ajang Lomba Duta Pelajar Karang Taruna juga menjadi sarana edukasi bagi pelajar untuk mengenal lebih dalam tentang organisasi Karang Taruna dan perannya di masyarakat.

“Kenapa kegiatan ini penting? Karena berdasarkan Peraturan Menteri Sosial Nomor 9 Tahun 2025 tentang Karang Taruna, warga Karang Taruna adalah mereka yang berusia 16 hingga 30 tahun. Artinya, pelajar SMA dan sederajat termasuk bagian dari warga Karang Taruna,” jelasnya.

Menurut Dhani, melalui lomba ini para pelajar diharapkan dapat memahami tugas pokok, fungsi, dan orientasi Karang Taruna, sehingga tumbuh rasa memiliki serta keinginan untuk terlibat aktif dalam organisasi sosial tersebut.

“Kami berharap para peserta tidak hanya memahami, tetapi juga mampu menjelaskan kepada masyarakat bahwa Karang Taruna adalah organisasi sosial yang berperan mencegah terjadinya persoalan sosial, seperti anak putus sekolah, tawuran antar pelajar, dan meningkatkan kepedulian sosial di kalangan remaja,” tambahnya.

Ia menuturkan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah mencetak pelajar yang memiliki kepekaan sosial, semangat gotong royong, dan kesalehan sosial, sehingga mampu menjadi pelajar yang tangguh dan berdaya guna bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan antusiasme dan respons dari para pelajar tinggi untuk ikut berpartisipasi. Kami ingin melahirkan pelajar-pelajar inspiratif yang nantinya juga bisa menjadi bagian dari pengurus atau relawan Karang Taruna,” pungkas Dhani.

Panitia Lomba Duta Pelajar juga telah melakukan sosialisasi ke sejumlah sekolah di Kabupaten Karawang, di antaranya SMA Negeri 2 Cikampek, SMA Negeri 1 Karawang, dan SMK Rosma, serta beberapa sekolah lainnya.

Dari hasil sosialisasi tersebut, antusiasme para pelajar disebut sangat tinggi. Hal ini terlihat dari banyaknya siswa yang tertarik untuk mengikuti ajang bergengsi tersebut.

Dalam kegiatan sosialisasi di SMKN 2 Karawang yang berlokasi di Jalan Banten No. 5, tim panitia yang diwakili oleh Esih Sukaesih (Nurie) dan Wirda Pamungkas menyampaikan materi tentang tema kegiatan, yaitu “Mewujudkan Pelajar Berkarakter Sosial Menuju Karawang Maju.”

Kegiatan tersebut disambut baik oleh pihak sekolah dan diterima langsung oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Murlasnidar, serta Humas, Susi.

Menurut panitia, para siswa tampak sangat antusias dan menyambut positif kegiatan ini. Dukungan juga datang dari pihak sekolah yang menilai lomba ini dapat menjadi wadah pembentukan karakter dan peningkatan wawasan sosial siswa.

Ketua Pelaksana, Very Sukma F, berharap kegiatan ini mampu menarik minat sebanyak mungkin pelajar untuk ikut berpartisipasi.

“Kami ingin agar para peserta yang terpilih nantinya tidak berhenti di panggung lomba saja, tetapi juga terus dilibatkan dalam setiap program dan kegiatan sosial Karang Taruna Kabupaten Karawang,” ujarnya.

Lomba ini terbuka bagi seluruh pelajar aktif di Kabupaten Karawang. Pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui tautan https://bit.ly/pendafarandutapelajarkatar2025.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi panitia melalui nomor 0811 1211 132 atau 0813 8680 1373, serta melalui akun Instagram resmi @officialkatar_karawang.

Dengan semangat “Generasi Muda Tangguh, Karawang Maju”, kegiatan ini diharapkan menjadi ajang positif untuk menyalurkan bakat, memperkuat karakter, serta menumbuhkan jiwa sosial di kalangan pelajar Kabupaten Karawang menuju masa depan yang gemilang

Selamat, Pemkab Karawang Raih Penghargaan Champion Of Agro – Industrial Hub Evolution Dalam Ajang CNN Indonesia Awards 2025

JAKARTA | KARAWANGEXPOSE.COM – Di penghujung bulan Oktober 2025, Pemerintah Kabupaten Karawang kembali menorehkan prestasi. Kali ini memperoleh penghargaan dari CNN Indonesia untuk kategori “Champion Of Agro – Industrial Hub Evolution “. Sebagai lumbung padi nasional menuju kota industri terbesar di Indonesia.

Penghargaan diberikan oleh Direktur Trans Media, Latif Harnoko kepada Bupati Karawang, H. Aep Syaepulloh dalam ajang CNN Indonesia Awards 2025 yang digelar di Grand Ballroom The Ritz-Carlton Mega Kuningan, Jakarta pada hari Jumat (31/10/2025) sore.

Ajang ini menjadi bentuk apresiasi bagi pemerintah daerah, institusi, dan tokoh yang berkontribusi nyata dalam pembangunan serta kemajuan Indonesia.

Sebagai ajang penghargaan tahunan prestisius, CNN Indonesia Awards sebelumnya telah digelar di berbagai provinsi seperti Sulawesi Selatan, Sumatra Utara, Jawa Barat, Bali, Sumatra Selatan, Jawa Timur, dan Jawa Tengah, sebelum akhirnya digelar secara nasional di Jakarta tahun ini.

Acara puncak penghargaan turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Chairman CT Corp Chairul Tanjung, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta tokoh pejabat lainnya.

Capaian prestisius diberikan berkat komitmen Pemerintah Kabupaten Karawang dalam mengembangkan pertanian dan Kawasan Industri yang terbesar di Indonesia dengan berdirinya ribuan pabrik di Karawang.

Atas capaian anugerah tersebut, Bupati Aep menyampaikan rasa syukur dan bangganya. Seraya menyebutkan bahwa penghargaan yang diterimanya tidak terlepas dari sinergi kolaborasi Pemerintah Daerah bersama semua pihak. Khususnya dengan dunia usaha dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif.

“Terimakasih, senang sekali, penghargaan ini sebagai semangat pengabdian kami kepada masyarakat Kabupaten Kabupaten Karawang. Tentunya yang pertama tadi, kami menghaturkan banyak terima kasih bahwa penghargaan di mana Kabupaten Karawang ini adalah kota industri dan tentunya juga kota lumbung padi,”ungkapnya.

“Kami sebagai pemerintah daerah memiliki komitmen bahwa industrialisasi tetap berjalan dengan baik, tapi Karawang masih menjadikan kota lumbung padi. Makanya, saya sebagai bupati berkomitmen untuk tetap menjaga Karawang adalah sentra industri beras. Jadi di dalam kebijakan mengunci di dalam LP2B, tentunya ini tidak bisa diganggu gugat dan ini adalah harga mati,”lanjutnya.

“Mudah-mudahan, ini yang menjadikan salah satu Asta Cita Pak Presiden Prabowo bahwa swasembada pangan, tentunya beras tanpa impor, itu kan. Nah, ini menjadikan kekuatan di Kabupaten Karawang.”pungkasnya.

Cegah Penyakit Sejak Dini, RSUD Jatisari Tawarkan Pemeriksaan Kolesterol dan Gula Darah Gratis

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM  – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jatisari memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat di acara Pelayanan Administrasi Terpadu (PATEN) Kecamatan Tegalwaru pada Kamis, 30 Oktober 2025.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan RSUD Jatisari, dr. Deddy menyampaikan, pihaknya diberikan kesempatan langsung oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang untuk memberikan pelayanan melalui acara PATEN.

“Alhamdulillah kita sekarang menyelenggarakan pelayanan sesuai dengan arahan pemerintah daerah, kami di undang oleh camat Tegalwaru untuk ikut mensukseskan acara ini,” ujarnya.

Adapun pelayanan kesehatan yang diberikan adalah pemeriksaan secara umum yang meliputi; periksa tekanan darah, konsultasi, pemberian obat jika ada keluhan tertentu, bahkan memberikan layanan screening laboratorium apabila diperlukan.

“Laboratoriumnya itu gula darah, kolesterol dan asam urat,” katanya.

Pihaknya berharap, manfaatkan dari pelayanan kesehatan gratis ini bisa benar-benar dirasakan oleh masyarakat Karawang. Masyarakat, kata Deddy, bisa langsung datang ke tenda pelayanan kesehatan RSUD Jatisari yang tersedia ketika PATEN keliling kecamatan.

Wabup Karawang Resmikan Program Kesehatan di Tegal Waru, Bahas Stunting hingga Air Bersih

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Semangat baru tumbuh di Kecamatan Tegal Waru. Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, mewakili Bupati Karawang menghadiri kegiatan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) yang digelar di halaman kantor Kecamatan Tegal Waru, Kamis (30/10/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Wabup Maslani secara resmi meluncurkan program unggulan di bidang kesehatan yang berpusat di Puskesmas Tegal Waru. Peluncuran ditandai dengan pelepasan balon ke udara, disambut antusias oleh warga yang hadir memenuhi area kegiatan.

Camat Tegal Waru dalam laporannya menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat, di antaranya permintaan penyediaan air bersih dari PDAM, pembangunan bumi perkemahan permanen, serta perhatian lebih terhadap pengembangan sektor pariwisata lokal. Menurutnya, wilayah Tegal Waru kerap mengalami kekeringan saat musim kemarau dan membutuhkan solusi jangka panjang untuk kebutuhan air bersih.

Menanggapi hal itu, perwakilan PDAM Karawang yang turut hadir menjelaskan bahwa rencana pengembangan jaringan PDAM akan mulai menjangkau wilayah Tegal Waru pada tahun 2026 mendatang.

Dalam kesempatan yang sama, Wabup Maslani menyoroti masalah stunting yang masih menjadi tantangan di Tegal Waru. Berdasarkan laporan, terdapat 111 kasus stunting yang saat ini tengah ditangani. Ia meminta agar penanganan dilakukan secara berkelanjutan dan terintegrasi.

“Kita ingin masalah stunting ini bisa ditekan dengan langkah nyata, mulai dari edukasi remaja putri, pemenuhan gizi, hingga sinergi lintas sektor,” ujar Maslani.

Kepala Puskesmas Tegal Waru memaparkan berbagai upaya yang telah dilakukan, seperti pemberian makanan tambahan (PMT) untuk balita, pendampingan bagi remaja putri dalam pencegahan anemia, serta koordinasi lintas desa dalam pemantauan gizi. Selain itu, terdapat pula program tambahan gizi berupa pembagian telur dan susu bagi anak-anak, yang dilaksanakan dengan dukungan penuh dari Bupati Karawang dan partisipasi perangkat kecamatan.

Kegiatan PATEN di Tegal Waru menjadi momentum penting dalam memperkuat pelayanan publik, meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat, serta mempererat komunikasi antara pemerintah daerah dan warga.

BELASAKA PLN UP3 Karawang Dukung Keandalan Listrik Sambut Hari Pahlawan

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Menjelang peringatan Hari Pahlawan, PLN UP3 Karawang melaksanakan kegiatan BELASAKA di wilayah Kalangligar, dalam area pelayanan PLN ULP Karawang Kota. BELASAKA merupakan kegiatan pemeliharaan jaringan listrik yang dilakukan sebagai bentuk komitmen PLN untuk menjaga keandalan pasokan listrik bagi pelanggan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 30 Oktober 2025. Pemeliharaan jaringan dilaksanakan oleh Tim Pelayanan Teknik PLN UP3 Karawang, dengan pendampingan Asman Jaringan dan Distribusi, Bayu Kurnianto. Pelaksanaan pemeliharaan ini memastikan infrastruktur kelistrikan tetap dalam kondisi optimal sehingga keamanan dan keandalan jaringan terjaga.

Manager PLN UP3 Karawang, Mahadhir, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Mahadhir mengatakan, “Semangat Hari Pahlawan menginspirasi kami untuk terus berkontribusi bagi masyarakat. Melalui kegiatan pemeliharaan ini, kami memastikan listrik tetap andal agar kenyamanan pelanggan dapat terus terjaga.”

General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, turut memberikan pesan dukungan. Sugeng menuturkan, “Semangat para pahlawan mengingatkan kita untuk selalu memberikan yang terbaik bagi bangsa. Upaya pemeliharaan jaringan seperti ini sangat penting untuk menjamin keandalan listrik yang menopang aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah.”

Melalui pelaksanaan BELASAKA, PLN UP3 Karawang terus memperkuat keandalan sistem kelistrikan dan memastikan layanan optimal bagi pelanggan di wilayah Kalangligar dan sekitarnya.

Kritik Pedas Askun untuk KPP Karawang: Pernyataan Menteri Bukan Isu ‘Abu-Abu’ Tapi Suara Rakyat!

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Pernyataan KPP Pratama Karawang yang menyebut isu dugaan praktik tidak profesional dalam pelayanan pajak masih “abu-abu” menuai kritik tajam. Pemerhati Kebijakan Publik sekaligus Advokat Senior Karawang, Asep Agustian SH., MH., atau yang akrab disapa Askun (Asep Kuncir), menilai respons tersebut mencerminkan sikap meremehkan pernyataan seorang menteri yang seharusnya dihormati.

Menurut Askun, pernyataan Menteri Purbaya tentang adanya dugaan pelayanan pajak yang tidak profesional didasarkan pada laporan masyarakat, bukan isu kosong. Karena itu, reaksi KPP yang menyebut hal itu belum jelas justru memperlihatkan lemahnya sensitivitas terhadap kritik publik.

“Abu-abu yang seperti apa? Sudah jelas menteri bicara berdasarkan laporan masyarakat. Apakah orang yang mengadu harus pakai filter? Mestinya KPP menghormati pernyataan menteri, bukan malah menanggapinya seolah tidak jelas,” tegas Askun kepada wartawan, Rabu (29/10/2025).

Ia juga menyoroti bahwa penjelasan kepada publik seharusnya disampaikan oleh pejabat utama, bukan staf yang tidak memahami substansi persoalan.

“Kalau yang bicara hanya staf rumah tangga, apa yang mereka pahami soal substansi pajak? Yang pantas menjawab itu Kepala Kantor Pajak, karena itu tanggung jawab pimpinan,” ujarnya.

Askun mengingatkan jajaran pajak di daerah agar tidak bersikap defensif dan alergi terhadap kritik maupun laporan masyarakat.

“Kalau ada masyarakat yang mengadu, dengarkan dan tanggapi dengan santun. Pegawai pajak itu dibayar oleh negara untuk melayani, bukan untuk menegosiasikan segala urusan,” katanya.

Lebih lanjut, ia menilai pernyataan Menteri Purbaya justru merupakan langkah positif untuk mendorong transparansi dan pembenahan sistem pelayanan pajak di daerah.

“Pernyataan menteri itu menandakan semangat perubahan. Pajak ini sudah lama tak tersentuh sorotan publik. Jadi jangan tersinggung, tapi introspeksi,” ujarnya menegaskan.

Menutup pernyataannya, Askun mendesak KPP Pratama Karawang agar memperbaiki pola komunikasi publik dan meningkatkan pelayanan masyarakat.

“Layani masyarakat dengan baik, jawab dengan sopan, jangan asal bunyi. Ingat, Anda pelayan publik yang digaji oleh negara,” pungkasnya.

Camat Jayakerta Ajak Tokoh Agama Jaga Toleransi dan Kondusivitas Wilayah

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Pemerintah Kecamatan Jayakerta menggelar pertemuan silaturahmi antara tokoh agama dan pemilik rumah ibadah di Dusun Krajan RT 006/002, Desa Jayamakmur, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang, Rabu (29/10/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kecamatan Jayakerta ini dihadiri oleh Camat Jayakerta Asep Sudrajat, S.Sos., M.M., Kapolsek Rengasdengklok Kompol H. Edi Karyadi, S.H., Kepala Desa Jayamakmur, para tokoh agama, serta pemilik Masjid H. Muhammad Mista, Habib Alkaff, S.Pd.I, dan Dr. dr. Hj. Eka Puspita Notonogoro, B.Sc., M.M.

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Seluruh pihak sepakat untuk terus mempererat tali silaturahmi serta menjaga kondusivitas dan keharmonisan masyarakat di wilayah Jayakerta.

Camat Jayakerta, Asep Sudrajat, menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh tokoh agama dan masyarakat yang telah menjaga suasana tetap aman dan damai.

“Pertemuan ini menjadi wadah mempererat hubungan antarwarga agar semangat kebersamaan, toleransi, dan gotong royong terus terjaga di Kecamatan Jayakerta,” ujar Asep.

Sementara itu, Kapolsek Rengasdengklok Kompol H. Edi Karyadi, S.H., mengimbau seluruh masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

“Kami dari pihak kepolisian mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah. Dengan sinergi antara tokoh agama, masyarakat, dan pemerintah, lingkungan kita akan tetap aman, damai, dan nyaman,” tegasnya.

Di sisi lain, Habib Alkaff, S.Pd.I, selaku pemilik Masjid H. Muhammad Mista, menegaskan bahwa pembangunan masjid tersebut bukan hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi untuk kemaslahatan umat dan masyarakat sekitar.

“Masjid ini kami bangun untuk warga sekitar dan siapa pun yang ingin beribadah. Bagi para pengendara yang melintas saat waktu salat, kami harapkan bisa berhenti sejenak untuk istirahat dan menunaikan salat di sini. Semoga masjid ini menjadi tempat yang menyejukkan dan bermanfaat bagi semua,” ujarnya.

Habib Alkaff juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus berperan aktif dalam kegiatan sosial, termasuk pemberian santunan bagi anak yatim dan kegiatan keagamaan bersama masyarakat.

Pertemuan silaturahmi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat kebersamaan, toleransi, serta menjaga kerukunan antarumat beragama di wilayah Kecamatan Jayakerta.