Beranda blog Halaman 5

Bulog Karawang Lakukan Fumigasi Serentak Cegah Hama Gudang Beras

0

KARAWANG | KARAWANG EXPOSE.COM — Perum Bulog Cabang Karawang memberikan penjelasan resmi terkait keluhan warga di sekitar Kompleks Gudang Genesis, Tunggakjati, Kecamatan Karawang Barat, yang mengaku terganggu dengan kemunculan hama kutu beras dan telah menyampaikan somasi kepada Bulog.

Sebelumnya, sejumlah warga melalui kuasa hukumnya menyampaikan somasi kepada Perum Bulog Cabang Karawang. Mereka menduga hama kutu yang masuk ke lingkungan permukiman berasal dari area pergudangan penyimpanan beras. Selain meminta penyelesaian atas persoalan tersebut, warga juga menyoroti aktivitas keluar-masuk beras pada malam hari yang dinilai perlu mendapat penjelasan dari pihak terkait.

Merespons ramainya keluhan tersebut, Perum Bulog Cabang Karawang bersama mitra pengelola gudang tersebut, PT BGR Logistik Indonesia, buka suara.

Pimpinan Cabang Bulog Karawang, Rafki Ismael, menyebut pihaknya berkomitmen penuh untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait lingkungan secara cepat dan terukur.

Dapat di informasikan bahwa beras yang tersimpan dilakukan upaya pengendalian pencegahan dan penanganan terhadap hama melalui standar PHGT (Pengelolaan Hama Gudang Terpadu).

“Pelaksanaan PHGT terus kami lakukan dan perketat lagi sebagai tindak lanjut dari penanganan hama. Sudah kami diskusikan juga bersama pihak Dinas Lingkungan Hidup, perwakilan dari Kecamatan serta Kelurahan setempat,” katanya di Kantor Bulog Karawang, Rabu (1/7).

Sebagai langkah konkret pencegahan dan mitigasi terhadap pengendalian hama agar hama, Rafki mentebut bahwa tim pengendali hama akan melakukan proses fumigasi (pengasapan zat khusus) secara serempak.

“Tindakan yang kami ambil adalah fumigasi serempak. Ada sekitar 30-an unit gudang di sana yang diaplikasikan fumigasi secara berkala, di mana setiap unit akan ditutup rapat selama 10 sampai 14 hari saat proses perawatan berlangsung.”

“Ini merupakan langkah mitigasi ketat agar unit gudang lainnya terlindungi dan tidak ikut terdampak,” jelas Rafki.

Gudang Genesis merupaka Gudang yang disewa oleh Perum BULOG Karawang dengan PT BGR selaku Management Pergudangan (pengelola)

Guna menampung beras hasil serapan Gabah dari petani lokal, Bulog mengoptimalkan ruang simpan dengan menyewa kapasitas tambahan sebesar 102 ribu ton di kompleks Gudang Genesis.

Dijelaskan bahwa, ia menjamin mutu beras yang disalurkan ke masyarakat sama sekali tidak berkurang dan tetap higienis (baik).

“sebelum beras salurkan ke masyarakat untuk program SPHP maupun Banpang, seluruh beras yang akan keluar dari gudang wajib melalui proses reprocessing dan rebagging ke ukuran kemasan kecil 5 kg dan 10 kg,” paparnya.

“Proses mekanis ini otomatis menyaring, membersihkan, dan memastikan sisa-sisa hama hilang, sehingga yang diterima masyarakat adalah kualitas medium terbaik,” tandas Rafki. (*)

Kejari Karawang Gandeng Unsika, Dedy Irwan Tegaskan Komitmen Bangun Budaya Hukum

0

KARAWANG | KARAWANG EXPOSE.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang bersama Fakultas Hukum Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Implementasi Tridharma Perguruan Tinggi serta Pendampingan Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), Rabu (1/7/2026).

Penandatanganan yang berlangsung di Gedung Dekanat Fakultas Hukum Universitas Singaperbangsa Karawang tersebut dilakukan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Karawang bersama Dekan Fakultas Hukum Unsika sebagai bentuk penguatan kolaborasi antara dunia akademik dan aparat penegak hukum.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Seksi Intelijen Kejari Karawang, Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), Kepala Sub Bagian Pembinaan, Kepala PAPBB Kejari Karawang, serta jajaran pejabat di lingkungan Fakultas Hukum Universitas Singaperbangsa Karawang.

Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam membangun sinergi antara institusi pendidikan tinggi dan Kejaksaan untuk mendukung implementasi Tridharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui kerja sama tersebut, mahasiswa Fakultas Hukum Unsika akan memperoleh kesempatan mengikuti program magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), menghadirkan praktisi dari unsur Kejaksaan sebagai dosen tamu, serta membuka peluang kolaborasi riset hukum mengenai isu-isu aktual di bidang perdata, tata usaha negara, hingga pencegahan tindak pidana korupsi di Kabupaten Karawang.

Selain itu, kedua belah pihak juga akan bersinergi dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui edukasi dan penyuluhan hukum guna meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.

Kepala Kejaksaan Negeri Karawang, Dedy Irwan Virantama, S.H., M.H., menegaskan bahwa Kejaksaan melalui Jaksa Pengacara Negara (JPN) hadir sebagai mitra strategis bagi perguruan tinggi dalam memberikan bantuan hukum, pertimbangan hukum (legal opinion), pendampingan hukum (legal assistance), maupun tindakan hukum lainnya.

“Kerja sama ini merupakan bentuk komitmen Kejaksaan Negeri Karawang dalam membangun sinergi dengan dunia akademik. Kami berharap kolaborasi ini mampu melahirkan sumber daya manusia yang memiliki integritas, profesionalisme, serta pemahaman hukum yang kuat untuk mendukung pembangunan daerah,” tegas Dedy Irwan Virantama.

Ia mengungkapkan, implementasi Tridharma Perguruan Tinggi tidak hanya menjadi tanggung jawab institusi pendidikan, tetapi juga memerlukan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk aparat penegak hukum.

“Kehadiran Kejaksaan melalui Jaksa Pengacara Negara diharapkan dapat memberikan kepastian hukum sekaligus mendukung setiap kebijakan dan kegiatan akademik agar berjalan sesuai prinsip legalitas, akuntabilitas, dan transparansi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Dedy mengatakan kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik melalui pendidikan hukum, penelitian, maupun penyuluhan hukum.

“Kami berkomitmen menjadikan kerja sama ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar diwujudkan dalam berbagai program konkret yang bermanfaat bagi mahasiswa, civitas akademika, dan masyarakat Kabupaten Karawang. Sinergi antara Kejaksaan dan perguruan tinggi merupakan investasi penting dalam membangun budaya hukum yang kuat,” pungkasnya.

Melalui penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama tersebut, Kejaksaan Negeri Karawang dan Universitas Singaperbangsa Karawang berharap kolaborasi yang terjalin dapat memperkuat implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, meningkatkan kualitas pendidikan hukum, serta mendukung pembangunan hukum yang berkeadilan dan berkelanjutan di Kabupaten Karawang.

HUT Bhayangkara ke-80, Satlantas Polres Karawang Intensifkan Pengaturan Lalu Lintas di Jam Sibuk

0

POLRES KARAWANG | KARAWANG EXPOSE.COM | ayakan HUT Bhayangkara ke-80, Satlantas Polres Karawang terus berupaya melaksanakan pengaturan lalu lintas di sejumlah ruas jalan raya utama di wilayah hukum Kabupaten Karawang. Langkah ini dilakukan sebagai komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan prima serta menjamin kenyamanan masyarakat saat berkendara.

Kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) ini menyasar titik-titik krusial yang kerap mengalami kepadatan, terutama pada jam-jam sibuk pagi dan sore hari saat keberangkatan maupun kepulangan karyawan pabrik dan anak sekolah, Rabu (1/7/2026).

Kapolres Karawang, AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasat Lantas Polres Karawang, AKP Sudiriyanto menegaskan bahwa kehadiran personel di lapangan bertujuan untuk memastikan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) tetap kondusif.

“Kami senantiasa akan terus berupaya menjaga kamseltibcarlantas di wilayah Karawang. Fokus utama kami adalah mengurai kemacetan akibat lonjakan volume kendaraan pada jam-jam sibuk serta meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas,” ujar AKP Sudir.

Selain melakukan pengaturan arus, para personel Polantas juga memberikan imbauan secara humanis kepada para pengguna jalan agar selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan mengutamakan keselamatan sebagai kebutuhan.

“Kehadiran petugas di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman, sehingga mobilitas masyarakat tetap lancar tanpa hambatan berarti,” tambahnya.

Satlantas Polres Karawang juga mengingatkan para pengendara untuk selalu mengecek kondisi kendaraan dan kelengkapan surat-surat sebelum bepergian, guna mendukung terciptanya budaya tertib berlalu lintas di Kabupaten Karawang.

Kapolres Karawang Pimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Tegaskan Komitmen Polri untuk Masyarakat

0

POLRES KARAWANG | KARAWANG EXPOSE.COM – Bertempat DiLapangan Karangpawitan Kabupaten Karawang telah berlangsung pelaksanaan Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80, Rabu (01/07/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 09.00 WIB ini berjalan dengan khidmat dan dipimpin langsung oleh Kapolres Karawang, AKBP Fiki N. Ardiansyah.

Upacara peringatan tahunan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Karawang serta sejumlah pejabat penting lainnya. Terlihat hadir Wakil Bupati Karawang, Bapak H. Maslani; Ketua DPRD Kabupaten Karawang, Bapak H. Endang Sodikin.; serta perwakilan dari unsur TNI, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, hingga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Bapak Poltak S.M.L. Toruan, Kehadiran para tokoh ini menunjukkan soliditas dan sinergi yang kuat antara Polri dan seluruh elemen pemerintahan di Kabupaten Karawang.

Dalam amanatnya, Kapolres Karawang menyampaikan rasa syukur atas peringatan HUT Bhayangkara ke-80. Beliau juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh unsur Forkopimda Karawang, TNI, Pemerintah Kabupaten Karawang, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh anggota Polres Karawang atas sinergi yang telah terjalin selama ini dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Karawang.

Mengusung tema “Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, Kapolres menegaskan bahwa tema tersebut bukanlah sekadar slogan belaka. “Kehadiran Polri harus dibuktikan melalui peningkatan kualitas pelayanan publik dan kegiatan sosial yang nyata di tengah masyarakat,” ujarnya di hadapan para peserta upacara. Menurutnya, keberhasilan menjaga Kamtibmas di Karawang merupakan buah dari kerja sama yang erat antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah, tokoh agama, dan seluruh lapisan masyarakat.

Kapolres juga mengajak seluruh jajarannya untuk menjadikan momentum Hari Bhayangkara ke-80 sebagai ajang refleksi diri. “Kita harus terus berkomitmen untuk melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat dengan maksimal,” tegas kapolres.

Kapolres juga menambahkan bahwa di tengah perkembangan zaman yang dinamis, Polri dituntut untuk mampu beradaptasi dan menjaga stabilitas kamtibmas. Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa penguatan legitimasi Polri tidak hanya bergantung pada hasil kerja di lapangan, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh penilaian dan kepercayaan dari masyarakat.

Upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini diikuti oleh sekitar 18 Satuan Setingkat Kompi (SST) yang terdiri dari berbagai elemen, mulai dari jajaran TNI AD Kodim 0604/Karawang, Subdenpom, Satpol PP, Dishub, BPBD, Damkar, hingga gabungan Polwan dan personel Polres Karawang dari berbagai satuan fungsi. Turut memeriahkan barisan upacara adalah anggota Pramuka, Paskibra, serta gabungan dari Zhadoel, Citra Bhayangkara, Saka Bhayangkara, dan Senkom Kabupaten Karawang. Upacara berjalan lancar, kegiatan dilanjutkan dengan syukuran peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan pemotongan tumpeng secara simbolis oleh Kapolres Karawang beserta Forkopimda Karawang.

Kejari Karawang Gandeng PLN UP3 Karawang, Dedy Irwan Tegaskan Komitmen Pendampingan Hukum

0

KARAWANG | KARAWANG EXPOSE.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang bersama PT PLN (Persero) UP3 Karawang resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang Pendampingan Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), Rabu (1/7/2026), di Kantor PLN UP3 Karawang. Penandatanganan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara aparat penegak hukum dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) guna mendukung tata kelola perusahaan yang baik serta memberikan kepastian hukum dalam menjalankan berbagai program strategis di sektor ketenagalistrikan.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Karawang, Kepala Seksi Intelijen, Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejari Karawang, Manajer PLN UP3 Karawang, serta jajaran pejabat PLN UP3 Karawang.

Nota Kesepahaman ini mencakup berbagai bentuk pendampingan hukum oleh Jaksa Pengacara Negara (JPN), di antaranya pemberian bantuan hukum secara litigasi maupun nonlitigasi, pertimbangan hukum (legal opinion dan legal assistance), tindakan hukum lain berupa mediasi atau fasilitasi penyelesaian sengketa, hingga pendampingan dalam penyelamatan dan pemulihan aset negara maupun aset yang dikelola PT PLN (Persero) UP3 Karawang.

Kerja sama tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan hukum (legal compliance), mempercepat penyelesaian berbagai persoalan hukum, memitigasi risiko dalam pengambilan kebijakan perusahaan, sekaligus memberikan rasa aman bagi jajaran PLN dalam menjalankan tugas operasional dan pelayanan kelistrikan kepada masyarakat

Kepala Kejaksaan Negeri Karawang, Dedy Irwan Virantama, S.H., M.H., menegaskan bahwa Kejaksaan melalui Jaksa Pengacara Negara memiliki kewenangan memberikan bantuan hukum, pertimbangan hukum, tindakan hukum lain, serta pelayanan hukum kepada instansi pemerintah maupun BUMN.

“Melalui nota kesepahaman ini, kami berharap tercipta sinergi yang semakin kuat dalam mewujudkan tata kelola perusahaan yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Pendampingan hukum ini merupakan langkah preventif untuk memitigasi risiko hukum sejak dini sehingga program-program strategis dapat berjalan dengan baik,” tegas Dedy Irwan Virantama.

Ia mengungkapkan, Kejaksaan Negeri Karawang berkomitmen memberikan pendampingan hukum secara profesional, objektif, dan berintegritas melalui pemberian legal opinion, legal assistance, bantuan hukum, hingga pendampingan dalam penyelamatan aset negara.

“Kami ingin memastikan setiap kebijakan dan kegiatan operasional yang dijalankan PT PLN (Persero) UP3 Karawang berada dalam koridor hukum yang benar, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal serta mendukung terwujudnya Good Corporate Governance,” ungkapnya.

Sementara itu, pihak PT PLN (Persero) UP3 Karawang menyampaikan apresiasi atas dukungan Kejaksaan Negeri Karawang dalam memberikan pendampingan hukum. Sinergi ini diyakini akan semakin memperkuat tata kelola perusahaan, memberikan kepastian hukum, mengamankan proyek-proyek strategis, serta meningkatkan kualitas pelayanan kelistrikan bagi masyarakat Kabupaten Karawang.

Heboh TKA China di Karawang, Imigrasi: Kehadiran Mereka untuk Transfer Teknologi dan Pembangunan Nasional

0

KARAWANG | KARAWANG EXPOSE.COM – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video yang memperlihatkan ribuan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China diduga bekerja sebagai pekerja konstruksi di salah satu proyek pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik di kawasan industri Kabupaten Karawang.

Dalam video yang viral tersebut tampak sejumlah pekerja asing melakukan berbagai pekerjaan di area proyek, mulai dari pemasangan ubin, pengecatan dinding, hingga pekerjaan finishing bangunan. Kondisi itu memunculkan beragam tanggapan dari masyarakat, termasuk anggapan bahwa tenaga kerja lokal hanya berperan sebagai pekerja pendamping atau cadangan.

Menanggapi ramainya perbincangan di masyarakat, Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang, Madriva Rumadyo Gusmaritno, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan langsung terhadap keberadaan para tenaga kerja asing tersebut.

Menurutnya, informasi mengenai proyek tersebut telah menjadi perhatian publik sepanjang Juni, sehingga Imigrasi melakukan pengawasan sesuai kewenangannya.

“Kami sudah cek, dan informasi ini sebenarnya sudah ramai sepanjang bulan Juni ini. Berdasarkan hasil pengecekan kami, semuanya sudah sesuai dengan apa yang mereka persyaratkan untuk bekerja di sana,” ujar Madriva. (Selasa, 30/6/2026)

Ia memastikan seluruh dokumen keimigrasian, izin tinggal, serta keberadaan para tenaga kerja asing telah diperiksa dan dinyatakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Semuanya kami cek. Pengajuan izin tinggal sudah kita pastikan, selama ini pas kita ke sana sesuai site semua. Dalam sebulan ini banyak sekali yang menanyakan kegiatan orang asing di proyek itu,” katanya.

Madriva meminta masyarakat tidak hanya melihat banyaknya jumlah tenaga kerja asing yang berada di lokasi proyek. Menurutnya, proyek pembangunan pabrik tersebut merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) dan investasi yang memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan industri nasional, sehingga membutuhkan tenaga kerja dengan keahlian dan spesifikasi tertentu sesuai kebutuhan perusahaan.

Ia menjelaskan, dalam proyek-proyek industri berteknologi tinggi seperti pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik, keberadaan tenaga kerja asing pada tahap konstruksi, instalasi mesin, hingga proses commissioning merupakan hal yang lazim karena mereka memiliki kompetensi khusus dari pemilik teknologi maupun penyedia peralatan.

“Jangan hanya melihat banyaknya warga negara asing yang bekerja di lokasi proyek. Yang terpenting adalah mereka telah memenuhi seluruh persyaratan keimigrasian dan bekerja sesuai dengan jabatan serta spesifikasi yang telah disetujui. Proyek ini merupakan bagian dari investasi strategis yang mendukung pembangunan nasional,” jelas Madriva.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberadaan TKA juga memiliki kewajiban melakukan alih teknologi dan alih pengetahuan kepada tenaga kerja Indonesia.

“Yang pasti setiap orang asing di sana sesuai spesifikasi perusahaan, bahkan didampingi orang lokal yang bekerja di sana. Fungsinya juga untuk alih teknologi dan transfer ilmu dari TKA China kepada pekerja lokal,” tegasnya.

Imigrasi Karawang juga menegaskan akan terus melakukan pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas warga negara asing di wilayah kerjanya. Apabila ditemukan pelanggaran keimigrasian maupun penyalahgunaan izin tinggal, tindakan administratif hingga penegakan hukum akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pihak Imigrasi mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru menarik kesimpulan hanya berdasarkan potongan video yang beredar di media sosial. Setiap informasi perlu dipahami secara utuh dengan melihat aspek legalitas, kebutuhan proyek, serta mekanisme pengawasan pemerintah terhadap keberadaan tenaga kerja asing di Indonesia.Apabila diinginkan, naskah ini juga bisa dibuat lebih tajam dengan gaya jurnalistik investigatif tanpa mengubah substansi penjelasan resmi dari pihak Imigrasi.

Kapolres Karawang Pimpin Langsung Upacara Kenaikan Pangkat Reguler dan Pengabdian

0

POLRES KARAWANG | KARAWANG EXPOSE.COM – Sebanyak 75 personel Polres Karawang resmi mendapatkan kenaikan pangkat dalam upacara laporan kenaikan pangkat reguler dan pengabdian yang berlangsung khidmat di Lapangan Apel Polres Karawang, Selasa (30/6/2026) pagi.

Upacara yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah, didampingi Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Karawang Ny. Yulian Fiki, Wakapolres Karawang KOMPOL Andriyanto, serta Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Karawang Ny. Yeni Andriyanto. Seluruh pejabat utama (PJU), kapolsek jajaran, personel, Bhayangkari, dan ASN Polres Karawang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Adapun rincian personel yang menerima kenaikan pangkat dengan Tanggal Efektif (TMT) 1 Juli 2026 sebanyak 73 personel, terdiri dari: Pengabdian Aiptu ke Ipda: 1 personel Reguler TMT 1 Juli 2026: Iptu ke AKP: 1 personel. Aipda ke Aiptu: 24 personel. Bripka ke Aipda: 27 personel. Brigpol ke Bripka: 1 personel. Briptu ke Brigpol: 1 personel. Bripda ke Briptu: 19 personel

Selain itu, terdapat 1 personel ASN yang menerima kenaikan pangkat dari Pengatur ke Pengatur Tingkat I dengan TMT 1 Mei 2026.

Dalam susunan acara yang tertib, upacara diawali dengan laporan perwira upacara kepada inspektur upacara, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Mars Polri, penghormatan pasukan, dan laporan komandan upacara. Puncak acara adalah penanggalan dan penyematan tanda pangkat baru oleh Inspektur Upacara kepada personel yang berhak.

Usai upacara resmi, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan tradisi kenaikan pangkat yang penuh makna. Seluruh peserta upacara mengikuti pemasangan tanda pangkat oleh Bhayangkari, suami, atau orang tua masing-masing. Prosesi adat penyiraman air bunga dilakukan oleh Kapolres Karawang bersama ibu dan Wakapolres beserta ibu kepada perwakilan personel yang naik pangkat. Suasana haru pun terlihat saat pembacaan puisi dan alunan lagu mengiringi momen tersebut.

Kegiatan diakhiri dengan pemberian ucapan selamat dan sesi foto bersama seluruh personel yang menerima kenaikan pangkat. Kapolres Karawang dalam amanatnya menyampaikan apresiasi dan harapan agar kenaikan pangkat menjadi motivasi untuk semakin profesional dalam mengemban tugas pengayoman, pelayanan, dan penegakan hukum di masyarakat.

Kemnaker RI Gelar Supervisi Perizinan LPK di Karawang, Rosmalia Dewi Fokus Tingkatkan Pelayanan

0

KARAWANG | SUARAKARAWANG.ID – Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas menggelar kegiatan Supervisi Penerapan Tata Cara Perizinan dan Pendaftaran Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Tahun Anggaran 2026 di Aula Besar Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang, Selasa (30/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Nomor B-2.3/86/LP.01.02/VI/2026 tertanggal 25 Juni 2026 tentang Undangan Pemanggilan Peserta dalam rangka penyempurnaan kebijakan pelayanan perizinan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di daerah.

Sebanyak 30 BLK Komunitas dan LPK di Kabupaten Karawang mengikuti kegiatan supervisi yang bertujuan meningkatkan pemahaman terhadap tata cara perizinan, pendaftaran, serta penguatan tata kelola lembaga pelatihan kerja agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Karawang Rosmalia Dewi, S.H., M.H., Kepala Bidang Bina Pelatihan dan Produktivitas Disnakertrans Kabupaten Karawang Epi Supartini, AKS, Ketua Tim Sub Substansi Kelembagaan Pelatihan Kerja Ipan Sopian, S.M., serta narasumber dari Subdirektorat Perizinan dan Akreditasi Kementerian Ketenagakerjaan RI, Dian Herdianto.

Dalam sambutannya, Kepala Bidang Bina Pelatihan dan Produktivitas Disnakertrans Kabupaten Karawang, Epi Supartini, AKS, mengaku baru bergabung di lingkungan Disnakertrans Karawang. Meski demikian, ia berharap dapat segera membangun kolaborasi yang baik dengan seluruh BLK maupun LPK di Kabupaten Karawang.

“Saya baru bergabung sekitar satu minggu di lingkungan Disnakertrans Kabupaten Karawang. Besar harapan saya dapat bersinergi dengan seluruh pengelola BLK maupun LPK sehingga bersama-sama kita dapat meningkatkan kualitas pelatihan kerja, pelayanan, serta mencetak tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing,” ujar Epi.

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Kabupaten Karawang Rosmalia Dewi, S.H., M.H. menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Ketenagakerjaan RI yang telah memilih Karawang sebagai lokasi pelaksanaan sosialisasi dan supervisi penerapan tata cara perizinan LPK.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh lembaga pelatihan kerja di Kabupaten Karawang.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia yang telah memberikan sosialisasi dan pembinaan kepada BLK maupun LPK di Kabupaten Karawang. Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman terhadap regulasi dan tata kelola kelembagaan pelatihan kerja,” kata Rosmalia.

Ia menegaskan, Disnakertrans Kabupaten Karawang berkomitmen untuk terus meningkatkan sinergitas dengan seluruh BLK dan LPK sebagai mitra strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten sesuai kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

Selain itu, Rosmalia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan Disnakertrans.

“Ke depan, kami akan fokus memperkuat sinergitas dengan seluruh BLK dan LPK, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Di internal Disnakertrans sendiri, kami juga terus mendorong peningkatan disiplin pegawai agar pelayanan kepada masyarakat semakin profesional, cepat, dan akuntabel,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, narasumber dari Subdirektorat Perizinan dan Akreditasi Kementerian Ketenagakerjaan RI, Dian Herdianto, memaparkan berbagai ketentuan terbaru mengenai mekanisme perizinan, pendaftaran, pembinaan, serta akreditasi LPK. Materi tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman bagi seluruh penyelenggara pelatihan kerja dalam memenuhi standar penyelenggaraan yang telah ditetapkan pemerintah.

Melalui kegiatan supervisi ini, pemerintah berharap penyelenggaraan pelatihan kerja di daerah semakin tertib administrasi, berkualitas, dan mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja nasional maupun internasional.

Jelang Pemilihan Ketua Umum IASKA, Dukungan Dr. Nanu Hasanuh dan Kaemin Komarudin Mengalir untuk Syuhada Wisastra

0

KARAWANG | KARAWANG EXPOSE.COM – Dukungan terhadap Syuhada Wisastra sebagai Calon Ketua Umum Ikatan Alumni SMEAN/SMKN 2 Karawang (IASKA) Periode 2026–2031 Nomor Urut 2 terus berdatangan dari berbagai tokoh alumni lintas angkatan.

Kali ini dukungan disampaikan oleh Dr. Nanu Hasanuh, S.E., M.M., M.Ak., akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) yang juga alumni SMEAN Karawang tahun 1992, serta Kaemin Komarudin atau yang akrab disapa Kaemin Ledeng, Anggota DPRD Kabupaten Karawang sekaligus alumni SMEAN Karawang Angkatan 1988.

Menurut Dr. Nanu Hasanuh, organisasi alumni memiliki peran strategis dalam memperkuat silaturahmi sekaligus menjadi wadah kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi para alumni dan almamater.

“IASKA harus menjadi rumah besar seluruh alumni, bukan hanya sebagai wadah berkumpul, tetapi juga sebagai pusat kolaborasi, pengembangan sumber daya manusia, dan kontribusi nyata bagi sekolah serta masyarakat. Saya melihat Syuhada Wisastra memiliki pengalaman organisasi, kepemimpinan, dan jaringan yang cukup luas untuk membawa IASKA menjadi organisasi yang lebih maju, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” ujar Nanu. (Selasa, 30/6/2026)

Sebagai akademisi yang aktif di bidang akuntansi dan keuangan serta Anggota Senat Universitas Singaperbangsa Karawang, Nanu berharap kepengurusan IASKA ke depan mampu membangun sistem organisasi yang modern, transparan, dan berorientasi pada pelayanan alumni.

“Saya mengajak seluruh alumni SMEAN maupun SMKN 2 Karawang untuk menjaga persatuan. Siapa pun pilihan kita, yang utama adalah IASKA semakin kuat. Namun saya secara pribadi memberikan dukungan kepada Syuhada Wisastra agar mampu menghadirkan program-program yang berdampak bagi alumni lintas generasi,” tambahnya.

Dukungan senada disampaikan Kaemin Komarudin (Kaemin Ledeng) yang saat ini menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Karawang Periode 2024–2029 dari Fraksi Gerindra.

Menurut Kaemin, pengalaman Syuhada dalam membangun organisasi sosial, media, dan pemberdayaan masyarakat menjadi modal penting untuk memimpin organisasi alumni.

“Saya mengenal Syuhada sebagai pribadi yang aktif, komunikatif, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap almamater. IASKA membutuhkan pemimpin yang mampu merangkul semua angkatan tanpa membedakan latar belakang. Saya menilai Syuhada memiliki kapasitas tersebut,” kata Kaemin.

Ia berharap momentum pemilihan Ketua Umum IASKA dijadikan ajang mempererat persaudaraan, bukan menciptakan perpecahan di antara alumni.

“Mari kita jadikan pemilihan ini sebagai pesta demokrasi yang penuh kekeluargaan. Setelah selesai, kita harus kembali bersatu membangun IASKA agar semakin besar dan mampu memberikan manfaat bagi alumni, sekolah, dan masyarakat Karawang,” tegas Kaemin.

Menanggapi dukungan tersebut, Syuhada Wisastra menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh alumni yang telah memberikan kepercayaan dan semangat kepadanya.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Dr. Nanu Hasanuh dan Bapak Kaemin Komarudin atas doa, dukungan, serta kepercayaannya kepada saya. Dukungan ini menjadi amanah yang sangat berarti dan akan saya jadikan motivasi untuk terus berjuang menghadirkan IASKA yang lebih solid, profesional, terbuka, dan bermanfaat bagi seluruh alumni,” ungkap Syuhada.

Syuhada menegaskan apabila diberikan amanah memimpin IASKA, dirinya akan mengedepankan prinsip kebersamaan dan musyawarah dalam setiap pengambilan keputusan.

“IASKA bukan milik satu orang ataupun satu angkatan. IASKA adalah rumah besar kita bersama. Karena itu saya mengajak seluruh alumni SMEAN dan SMKN 2 Karawang untuk bergandengan tangan, menyumbangkan ide, tenaga, pikiran, dan pengalaman demi kemajuan organisasi serta almamater yang kita cintai. Bersama kita kuat, bersatu kita maju,” pungkas Syuhada.

Kapolres Cup Kicau Mania 2026 Meriahkan HUT Bhayangkara ke-80, Ratusan Kicau Mania Padati Kampung Budaya Karawang

0

​KARAWANG | KARAWANG EXPOSE.COM – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Polres Karawang sukses menyelenggarakan kompetisi burung berkicau bertajuk “Kapolres Cup Kicau Mania 2026” di Kampung Budaya Karawang pada Minggu (28/6/2026).

​Acara yang mengusung tema “Satu Hobi, Satu Prestasi, Satu Kebersamaan” ini dibuka langsung oleh Kapolres Karawang, AKBP Fiki N. Ardiansyah, Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Pejabat Utama (PJU) Polres Karawang, Kapolsek Klari selaku Ketua Panitia, Kasat Polairud Polres Karawang, perwakilan sponsor dari Asyraf Busa Karawang, serta seluruh panitia dan ratusan peserta Kicau Mania.

​Kapolres Karawang, menyampaikan bahwa gelaran lomba burung berkicau ini bukan sekadar ajang kompetisi. Melainkan bagian dari rangkaian perayaan HUT Bhayangkara ke-80 untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat. Kegiatan ini juga memiliki dampak ekonomi yang positif bagi warga sekitar.

​”Melalui kegiatan Kicau Mania ini, kita ingin meningkatkan prestasi burung kicau sekaligus mendongkrak nilai jualnya. Lomba ini juga diharapkan mampu mengangkat kesejahteraan para peternak burung, pengrajin kurung (sangkar) burung, serta menggerakkan sektor UMKM yang berada di sekitar lokasi kontes,” ujarnya

​Perlombaan ini mempertandingkan berbagai jenis burung populer, di antaranya Murai Batu, Cucak Hijau, Kenari, dan burung Pentet. Kompetisi berlangsung sengit dan tertib hingga melewati sebanyak 26 putaran pertandingan.

​Untuk memotivasi para peserta, panitia menyediakan berbagai hadiah menarik, mulai dari piala eksklusif, uang tunai, piagam penghargaan, hingga beragam hadiah menarik (doorprize).

​Seluruh rangkaian kegiatan Kapolres Cup Kicau Mania terpantau berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Agenda ini menjadi bukti nyata sinergi antara kepolisian dan komunitas hobi masyarakat dalam menciptakan ruang positif yang mendukung perekonomian lokal.