Beranda blog Halaman 71

Bupati Karawang Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga Hadapi Perubahan Zaman

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) menggelar kegiatan peningkatan ketahanan keluarga dalam menghadapi perubahan zaman di Aula Husni Hamid, Jumat (12/9/2025). Acara tersebut menghadirkan narasumber Dr. Aisyah Dahlan yang dikenal publik dengan gaya penyampaian lembut namun penuh makna.

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh SE, dalam sambutannya menyebut keluarga merupakan benteng terakhir sekaligus pondasi utama kebahagiaan masyarakat. Menurutnya, pembangunan Karawang tidak hanya berfokus pada daerah, tetapi juga sumber daya manusianya.

“Karawang Maju bukan hanya daerahnya saja yang maju, melainkan juga SDM-nya. Ketahanan keluarga menjadi kunci utama agar masyarakat mampu beradaptasi di tengah derasnya arus digital,” ujar Aep.

Ia kemudian memaparkan enam kunci penguatan ketahanan keluarga. Pertama, agama dan karakter sebagai fondasi moral agar keluarga tidak mudah goyah. Kedua, literasi digital, dengan orang tua mendampingi anak-anak dalam penggunaan gawai serta mengajarkan batasan yang pantas. Ketiga, ketahanan ekonomi, sebab banyak masalah rumah tangga berawal dari kebutuhan dasar.

Keempat, kesehatan fisik dan mental, karena orang tua yang sehat akan melahirkan anak-anak yang kuat. Kelima, sinergi multipihak, sebab keluarga tidak bisa berjalan sendirian dan membutuhkan dukungan sekolah, pemerintah, serta lingkungan.

“Jika enam kunci ini dijalankan, maka keluarga akan lebih siap menghadapi tekanan sekaligus menjaga jati diri bangsa,” tambahnya.

Kegiatan ini dikemas tidak hanya dalam bentuk ceramah, tetapi juga percakapan ringan yang interaktif. Dr. Aisyah Dahlan menekankan, keluarga tangguh bukan berarti tanpa masalah, melainkan keluarga yang mampu menghadapi persoalan tanpa kehilangan arah.

Jabar Media Summit 2025, Ratusan Insan Pers Bahas Masa Depan Bisnis Media di Era Digital

0

BANDUNG | KARAWANGEXPOSE.COM – Ratusan insan pers, pemilik media, dan pemangku kepentingan industri media di Jawa Barat berkumpul dalam gelaran akbar Jabar Media Summit 2025. Acara yang dihelat di Pasteur Convention Center, Holiday Inn Bandung, pada Kamis, 11 September 2025, ini menjadi forum strategis untuk membahas tantangan dan peluang di era disrupsi digital.

Mengusung tema utama “Pendalaman Model Bisnis & Konten Berdampak”, Jabar Media Summit ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem media lokal agar lebih adaptif, berkelanjutan, dan mampu menyajikan jurnalisme berkualitas yang relevan bagi masyarakat.

Acara yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB ini menghadirkan deretan narasumber kompeten dari berbagai latar belakang, mulai dari Dewan Pers, pimpinan media nasional, praktisi digital, hingga perwakilan pemerintah.

Beberapa nama besar yang menjadi pembicara antara lain Muhammad Jazuli dari Dewan Pers, Wahyu Dhyatmika (CEO Tempo), Suwarjono (CEO Suara), dan Adi Komar selaku Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Barat. Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Jawa Barat adalah Ning Wahyu Astutik.

Panel diskusi juga diisi oleh para ahli seperti Eva Danayanti (International Media Support), I Made Ariya Sanjaya (CEO Kazee Digital Indonesia), dan pimpinan redaksi dari berbagai jaringan media terkemuka.

Diskusi yang mengemuka berfokus pada strategi monetisasi konten, inovasi platform digital, cara membangun kepercayaan publik di tengah maraknya misinformasi, serta bagaimana menciptakan konten yang tidak hanya menarik klik, tetapi juga memberikan dampak positif bagi sosial dan demokrasi.

Apresiasi dari Pelaku Media Lokal

Acara ini mendapatkan sambutan hangat dari para peserta yang hadir. Salah satunya adalah Syuhada Wisastra, CEO media siber Teraspasundan Group.

Menurutnya, Jabar Media Summit 2025 memberikan pencerahan yang sangat dibutuhkan oleh para pengelola media di daerah.

“Saya sangat mengapresiasi Jabar Media Summit 2025 ini. Inisiatif yang luar biasa untuk mengumpulkan para pelaku media di Jawa Barat,” ujar Syuhada saat ditemui di sela-sela acara.

Ia menambahkan, materi yang disajikan sangat relevan dengan kondisi industri saat ini.

“Ilmu yang dibagikan oleh para pakar sangat bermanfaat, terutama bagi kami para pemilik media yang terus berjuang mencari model bisnis yang ideal dan berkelanjutan. Forum ini lengkap, memberikan kami wawasan baru dari sisi bisnis, redaksional, hingga teknologi,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, Syuhada juga menjadi salah satu peserta yang beruntung memenangkan hadiah doorprize.

Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada PLN Jawa Barat sebagai salah satu sponsor utama.

“Terima kasih PLN Jabar atas apresiasinya. Semoga sinergitas yang baik antara PLN dan rekan-rekan media dapat terus terjaga untuk mendukung penyebaran informasi positif kepada masyarakat,” tambahnya.

Jabar Media Summit 2025 terselenggara atas kolaborasi sejumlah media besar seperti Ayobandung.id, Suara.com, dan Radarcirebon.com, serta didukung oleh berbagai sponsor ternama, di antaranya BNI, bank bjb, PLN, JNE, dan banyak lagi.

Diharapkan, hasil dari Jabar Media Summit ini dapat mendorong lahirnya inovasi dan kolaborasi yang lebih erat antar media di Jawa Barat, sehingga mampu menjawab tantangan zaman dan terus menjadi pilar keempat demokrasi yang kokoh.

Pemkab Karawang Gelar Sosialisasi Tahap Kedua Program Magang ke Jepang

0

KARAWANG | KARAWANGXPOSE.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) kembali menggelar sosialisasi program magang ke Jepang tahap kedua, yang dilaksanakan di Aula Gedung Husni Hamid, Kamis (11/09/25).

‎Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari tahap pertama yang telah sukses dilaksanakan beberapa bulan lalu, dengan tujuan memberdayakan potensi generasi muda Karawang untuk bekerja dan menimba pengalaman di Negeri Sakura.

‎Acara sosialisasi dihadiri oleh puluhan peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Karawang, didominasi oleh lulusan SMA/SMK. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Karawang, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, perwakilan lembaga pelatihan kerja, serta mitra dari organisasi pengirim (sending organization) magang ke Jepang.l

‎Dalam sambutannya, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Rosmalia Dewi, S.H., M.H. menyampaikan bahwa program magang ke Jepang ini merupakan salah satu upaya Pemda dalam mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kualitas tenaga kerja muda.

‎Melalui program ini, anak-anak muda Karawang tidak hanya mendapatkan kesempatan kerja di luar negeri, tapi juga belajar disiplin, etos kerja tinggi, serta budaya kerja Jepang yang terkenal unggul. Ini adalah investasi SDM jangka panjang,” ujarnya.

‎Selain itu dalam sambutannya Bupati Karawang, Aep Syaepulloh, SE menyampaikan harapan kedepan bahwa generasi muda di Karawang harus memiliki tekad dan mental yang kuat.

‎“Saya berharap generasi muda di Karawang memiliki tekad dan mental yang kuat, hadirnya para peserta dalam acara ini merupakan bentuk proses yang semoga adik-adik peserta dapat bertahan dan memiliki tekad kuat untuk maju dan menempa diri agar menjadi generasi yang kuat dan mampu survive” ujarnya

‎Pada sosialisasi tahap kedua ini, para peserta mendapatkan informasi lengkap mengenai proses seleksi, budaya Jepang, hingga hak dan kewajiban selama mengikuti program magang. Program ini terbuka untuk pemuda berusia 18–26 tahun yang sehat jasmani dan rohani serta siap mengikuti pelatihan intensif sebelum diberangkatkan ke Jepang.

‎Salah satu peserta, Adrian (20), lulusan SMK, mengaku antusias mengikuti program ini. “Saya berharap bisa lolos seleksi agar bisa membantu keluarga dan memperluas wawasan saya di Jepang,” ujarnya.

‎Pemda Karawang menargetkan puluhan pemuda dapat diberangkatkan ke Jepang pada gelombang tahun 2026 mendatang.

Sambut HUT Karawang ke-392, RSUD Jatisari Banjir Promo Kesehatan untuk Masyarakat

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-392 Kabupaten Karawang, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jatisari meluncurkan program promo kesehatan spesial yang ditujukan bagi seluruh masyarakat.

Program yang berlangsung selama bulan September 2025 ini menawarkan berbagai layanan pemeriksaan penting dengan harga yang sangat terjangkau.

Direktur RSUD Jatisari, dr. Hj. Anisah, menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk kontribusi nyata rumah sakit untuk mendukung kesehatan masyarakat sekaligus memeriahkan hari jadi kabupaten.

“Ini adalah bentuk partisipasi dan wujud syukur kami dalam menyambut HUT Karawang. Sejalan dengan tema ‘Karawang Samasagi’, kami ingin berkontribusi secara nyata dalam mewujudkan masyarakat yang maju, sehat, dan sejahtera,” ujar dr. Hj. Anisah saat diwawancarai pada hari Kamis (11/9/2025).

Program promosi ini terbagi menjadi dua kategori utama, yaitu layanan laboratorium dan paket medical check-up (MCU).

Untuk layanan laboratorium, masyarakat dapat menikmati tiga jenis pemeriksaan dengan harga khusus:

• Cek Asam Urat & Kolesterol: Rp 40.000

• Tes Golongan Darah: Rp 30.000

• PCR COVID-19: Rp 250.000

Layanan ini tersedia di Laboratorium RSUD Jatisari setiap hari Senin hingga Sabtu, mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB.

Sementara itu, untuk kebutuhan pemeriksaan kesehatan yang lebih komprehensif, Poliklinik MCU RSUD Jatisari juga menyediakan dua paket promo medical check-up yang dapat diakses setiap Senin hingga Jumat pada jam yang sama.

Paket pertama seharga Rp 550.000, mencakup pemeriksaan fisik (sehat jasmani), konsultasi dengan dokter spesialis kejiwaan, tes psikologi (MMPI), dan tes narkoba.

Paket kedua yang lebih ringkas ditawarkan seharga Rp 225.000, meliputi pemeriksaan kesehatan fisik jasmani dan rohani (sehat jiwa sederhana) serta tes narkoba enam parameter.

Dr. Hj. Anisah menambahkan, kesehatan adalah investasi utama, dan promo ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini.

“Kami membuka akses seluas-luasnya bagi warga Karawang untuk melakukan pemeriksaan preventif. Layanan seperti cek kolesterol hingga medical check-up kejiwaan sangat relevan untuk menjaga kualitas hidup di tengah tantangan modern saat ini,” jelasnya.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melewatkan kesempatan istimewa ini.

“Manfaatkan layanan kami untuk memastikan kondisi kesehatan Anda dan keluarga. Seluruh tim kami di RSUD Jatisari siap memberikan pelayanan yang amanah dan terbaik,” tutupnya (rey)

Christo Toar: Lapas Karawang Tak Beri Ruang Peredaran Narkoba

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba yang dilakukan dengan modus pelemparan dari luar pagar, Rabu (10/9/2025) sore.

Peristiwa bermula ketika petugas Pos Menara Pantau 1 melihat dua orang tak dikenal datang dengan sepeda motor dan berhenti di luar pagar. Salah satu pelaku kemudian melemparkan bungkusan plastik ke dalam area lapas.

Petugas segera melaporkan kejadian itu kepada Kepala Regu Pengamanan. Setelah diperiksa, bungkusan tersebut berisi kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Karawang, Resnu Parada, langsung berkoordinasi dengan Satuan Reserse Narkoba Polres Karawang. Dari hasil pemeriksaan, barang bukti dipastikan narkotika jenis sabu seberat 8,7 gram yang diduga ditujukan kepada warga binaan. Saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Resnu mengapresiasi kesigapan petugas yang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan tersebut.

“Keberhasilan ini merupakan wujud komitmen petugas dalam menjaga keamanan dan ketertiban lapas. Kami akan terus meningkatkan kewaspadaan dan bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk memutus mata rantai peredaran narkoba,” ujarnya.

Sementara itu, Kalapas Karawang, Christo Toar, menegaskan bahwa pihaknya tidak memberi ruang bagi peredaran narkoba di dalam lapas.

“Kami berkomitmen memerangi narkoba di lapas. Hal ini sejalan dengan 13 program akselerasi Menteri Hukum dan HAM bidang Pemasyarakatan. Penggagalan ini menjadi bukti nyata bahwa kami serius menjaga lapas tetap bersih dari narkoba,” tegasnya.

Lapas Karawang juga mengimbau masyarakat untuk tidak mencoba melakukan tindakan melawan hukum, terutama yang berkaitan dengan narkoba. Sinergi antara petugas lapas, kepolisian, dan masyarakat diharapkan mampu mempersempit ruang gerak jaringan peredaran narkoba.

Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan Satresnarkoba Polres Karawang.

Aset Raib, Rekening Dibekukan: Pengurus Baru Korpri Karawang Diperiksa Polisi, 700 Pensiunan ASN Merana

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Skandal dugaan penipuan dan penggelapan kembali menyeret Korpri Kabupaten Karawang ke pusaran masalah serius. Mantan Ketua Korpri melaporkan kasus dugaan tindak pidana yang diduga terjadi di salah satu hotel pada 2020 lalu. Laporan tersebut kini membuka tabir persoalan aset Korpri yang tak jelas pengelolaannya, hingga menimbulkan dampak besar bagi ribuan anggotanya.

Kasus ini disebut berkaitan dengan aset Korpri berupa sejumlah bidang tanah di Kecamatan Purwasari. Sekretaris Korpri Karawang, Geri Samrodi, membenarkan bahwa dirinya bersama Ketua Korpri Asip Suhendar dan Bendahara Asep Hazar telah dipanggil Polres Karawang untuk dimintai klarifikasi.

“Ya benar, kami kemarin memenuhi panggilan pihak kepolisian. Kami bertiga dimintai keterangan seputar lahan sawah di Purwasari yang informasinya adalah aset Korpri. Namun kami sendiri tidak tahu secara detail apa yang dilaporkan,” ujar Geri kepada wartawan, Rabu (10/9/2025).

Geri mengaku hanya mengetahui bahwa aset Korpri berupa lahan sawah di Purwasari mencapai 4 hektare. Ironisnya, pengurus baru belum pernah melihat langsung lahan tersebut maupun dokumen resminya.

“Setahu saya, tuntutan itu sebenarnya bukan ditujukan kepada kami sebagai pengurus baru, melainkan kepada pihak ketiga. Tetapi karena berkaitan dengan aset Korpri, kami yang akhirnya dimintai keterangan,” tambahnya.

Berdasarkan data yang terungkap, Korpri Karawang memiliki enam sertifikat lahan sawah: dua di Karawang Barat dan empat di Purwasari. Namun, hanya dua sertifikat di Karawang Barat yang saat ini berada di tangan pengurus. Keberadaan serta status empat sertifikat di Purwasari hingga kini masih misterius.

Masalah aset ini diperparah dengan kondisi keuangan Korpri yang nyaris lumpuh. Rekening organisasi dibekukan, sementara ada tunggakan pembayaran kadeudeuh (uang penghargaan) kepada sekitar 700 pensiunan ASN selama empat tahun terakhir. Jika setiap pensiunan berhak atas Rp14 juta, maka total tunggakan mencapai miliaran rupiah.

“Sejak dilantik, pengurus Korpri belum bisa menjalankan program apapun. Aset dan keuangan sedang diaudit oleh Konsultan Akuntan Publik (KAP). Bahkan rekening Korpri dibekukan, tidak bisa ada penarikan. Kami masih menunggu hasil audit, mudah-mudahan akhir September sudah selesai. Yang paling mendesak, ada sekitar 700 pensiunan ASN yang belum terbayarkan kadeudeuh-nya sejak empat tahun lalu,” pungkas Geri. (rey)

Ketua Iwo Indonesia Kota Bekasi Kecam Pernyataan Ketua DPRD

0

BEKASI | KARAWANGEXPOSE.COM – Ucapan ketua Dewan Perwakilan Rakyat

Daerah (DPRD) Kota Bekasi dari Fraksi PKS Dr. Sardi Efendi, S.Pd., M.M.

akan dilaporkan ke Badan Kehormatan Dewan (BKD) akibat pernyataannya yang dinilainya melecehkan profesi wartawan.

Apalagi diucapkan oleh seorang Ketua DPRD, hal tersebut dinilai tidak pantas diucapkan saat wartawan menanyakan perihal tunjangan rumah Ketua DPRD kota Bekasi yang fantastis.

Sardi bukannya menjelaskan perihal tunjangan rumah Ketua DPRD sebesar 53 juta/bulan, Sardi malah menjawabnya dengan menyinggung soal anggaran advetorial wartawan di DPRD Kota Bekasi.

Ketua IWO Indonesia Kota Bekasi, Nio Helen mengaku kecewa terhadap ucapan Ketua DPRD Sardi Efendi yang viral di medsos.

“Ditanya soal anggaran perumahan ko malah jawabnya sambil ketawa ketawa, lalu singgung anggaran advertorial wartawan (kerja sama) yang tidak lama akan disahkan dirapat pembahasan, sebagai bukti wartawan (media) juga dapat tunjangan. Inikan ga “nyambung banget”. Wartawan kan punya fungsi kontrol sosial, masa dikait-kaitkan dengan advetorial media?, ” ucap Helen kesal.

Meskipun suaranya didapat rekaman yang sudah tersebar dijagat maya , namun ucapan itu tidak pantas diucapkan oleh seorang ketua dewan.

Terlebih, hal itu dilontarkan di depan umum, disaksikan banyak orang, dan dalam momen suasana tidak kondusif karena sedang masyarakat Indonesia memprotes masalah tunjangan DPR (khususnya Kota Bekasi)

“Saya tersinggung, apalagi tidak ada itikad baik dari anggota dewan itu. Insya Allah, ) saya akan melaporkannya ke Badan Kehormatan,” ujar Nio helen. Ketua IWO -Indonesia DPD Kota Bekasi.

Sementara itu, Ketua Nio Helen mengecam keras ucapan Ketua DPRD yang menghina wartawan aneh sudah mau dapat tunjangan juga masih mempertanyakan Tunjangan DPRD, Nio Helen menegaskan tudingan tersebut ngawur, tidak berdasar, dan mencoreng profesi jurnalis.

Nio Helen menjelaskan

“Wartawan bekerja untuk kepentingan publik, memenuhi hak masyarakat atas informasi. . Kalau adanya advertorial yang ada di pemda atau Sekwan Kota Bekasi adalah kerja sama antara dua pihak dengan seenaknya menuduh wartawan dapat tunjangan dari advertorial , sebutkan siapa wartawan dan medianya. Yang dapat tujangan advertorial Jangan asal bicara seenaknya,” tegas Nio Helen , Rabu, 10 September 2025.

Ia menegaskan, pemberitaan advertorial di pemda Kota Bekasi dan sekwan DPRD Kota Bekasi selama ini berjalan kondusif. Sesuai dengan aturan berlaku seperti yang ditudingkan. Justru menurutnya kegaduhan sering kali muncul dari sikap arogan segelintir pejabat publik yang tidak mampu menahan emosi.

Nio helen menilai,Ketua DPRD Harus segera meminta maaf klarifikasi kepada Wartawan yang bertugas Di kota Bekasi,

“Ini bukan untuk provokasi, hanya menjaga marwah wartawan ,” ujarnya.

“Kalau tidak paham aturan, belajar dulu. Jangan asal tuduh, apalagi main intimidasi. Itu bisa berujung masalah hukum,” tandasnya.

Lebih jauh, Nio Helen memperingatkan para pejabat publik, termasuk anggota DPRD yang digaji dari uang rakyat, untuk menjaga etika dan tidak bersikap arogan.

“Ucapan sembrono hanya mempermalukan diri sendiri dan lembaga. Hormati kerja wartawan, karena tanpa pers yang bebas, demokrasi akan pincang,” pungkasnya. (Red)

Bupati Karawang Resmi Buka Bupati Cup 2025, Meriahkan Hari Jadi ke-392

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM  – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh membuka secara langsung gelaran Bupati Cup dalam rangka hari jadi ke-392 Kabupaten Karawang di Lapangan Karawangpawitan, Rabu (10/9/2025).

Berlangsung selama 10 – 13 September 2025, adapun Bupati Cup Tahun 2025 mempertandingkan sejumlah cabang olahraga yaitu, Bola Basket, Sepak Bola, Bulutangkis, Tenis Lapangan, Futsal, Bola Voli, serta Pencak Silat.

Dengan rincian peserta Sepakbola 32 Tim Putra, Bulutangkis 19 putri dan 64 putra, Bola Basket 14 Tim Putri dan 14 Tim Putra, Bola Voli 24 Tim Putri dan 19 Tim Putra, Futsal 20 Tim Putra, Tenis Lapang 40 putri dan 64 Putra serta 338 Pencak Silat yang berasal dari jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh dalam sambutannya mengucapkan selamat bertanding kepada peserta dan berharap, kegiatan ini dapat berjalan dengan baik, lancar, serta mengutamakan sportivitas.

“Saya berharap semoga kegiatan ini berjalan dengan baik dan lancar, adapun beberapa cabang olahraga yang saat ini sedang digemari seperti basket, tenis lapangan, dan ada pencal silat. Selain itu menjaga profesionalitas dan sportifitas, ini merupakan ajang penjaringan talenta olahraga masyarakat Karawang,” ujarnya.

Karawang Diapresiasi Sebagai Daerah Kondusif, Forkopimda dan Masyarakat Kompak Jaga Keamanan

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam menjaga kondusivitas wilayah mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh SE, menegaskan bahwa Pemkab Karawang telah menjalankan instruksi Presiden dalam menciptakan keamanan dan meningkatkan toleransi antarwarga. Ia menyebut Karawang sebagai daerah dengan tingkat toleransi yang tinggi.

“Kita ada kampung toleransi, di mana semua tempat ibadah antaragama berada dalam satu kompleks. Ini menunjukkan masyarakat Karawang saling menjaga satu sama lain,” kata Bupati, Selasa (9/9/2025).

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Polres dan Kodim 0604 Karawang yang dinilai berhasil mengamankan wilayah serta mendapat respon cepat dari legislatif. “Alhamdulillah situasi terkendali,” ucapnya.

Sementara itu, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Dr. Drs. Bahtiar M.Si, bersama Direktur Kewaspadaan Nasional, Dr. Aang Witarsa Rofik, turut mengapresiasi Muspida Karawang atas kerja keras menjaga stabilitas daerah, khususnya saat gelombang aksi demonstrasi skala nasional beberapa waktu lalu.

Menurut Bahtiar, komunikasi yang baik antara Bupati, Kapolres, Dandim, dan unsur Forkopimda menjadikan Karawang sebagai salah satu daerah yang berhasil menciptakan situasi aman. “Komunikasi berjalan dengan baik sehingga bisa mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.

Selain peran pemerintah dan aparat, Bahtiar juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat Karawang dalam menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, program sistem keamanan lingkungan (Siskamling) menjadi salah satu faktor pendukung terciptanya kondusivitas.

“Tanpa adanya peran masyarakat, maka kondusifitas daerah tidak bisa diciptakan dengan mudah,” tambahnya.

Dukungan masyarakat melalui kampanye Jaga Karawang di media sosial juga terus mengalir, memperkuat komitmen bersama demi terwujudnya situasi damai dan kondusif di Kabupaten Karawang.

Pemkab Karawang Tegaskan Pajak MBLB PT VSM Sah Secara Regulasi

0

Pemkab Karawang Tegaskan Pajak MBLB PT VSM Sah Secara Regulasi

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang dalam menarik pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) dari PT Vanesha Sukma Mandiri (VSM) terus menjadi sorotan. Pajak bernilai miliaran rupiah itu dikenakan atas aktivitas penjualan tanah urugan di area milik PT Contemporary Amperex Technology Limited (CATL) di kawasan Karawang New Industry City (KNIC), Desa Wanajaya, Kecamatan Telukjambe Barat.

Direktur Ghazali Center (GC), Lili Ghazali, menilai keputusan Pemkab sudah berada di jalur yang benar. Menurutnya, aturan yang dijadikan dasar antara lain Peraturan Bupati Karawang Nomor 93 Tahun 2012 serta Permendagri Nomor 15 Tahun 2024 tentang pedoman penyusunan APBD 2025.

“Langkah ini bagian dari upaya pemerintah daerah menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Berdasarkan kajian kami, dasar hukumnya jelas dan sesuai dengan kewenangan daerah,” ujar Lili, Selasa (9/9/2025).

Sebelumnya, seorang praktisi hukum menuding pungutan pajak tersebut tidak sah karena PT VSM tidak mengantongi Surat Izin Penambangan Batuan (SIPB). Namun, Lili merujuk pada surat Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri tertanggal 31 Juli 2023 yang menyebut, kegiatan pengambilan MBLB tetap dikenakan pajak, baik dilakukan oleh perorangan maupun badan usaha, meski tanpa izin usaha, selama memenuhi unsur objek pajak.

“PT VSM jelas melakukan pengambilan tanah disposal untuk dijual sebagai urugan, sehingga secara otomatis masuk kategori wajib pajak MBLB,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemungutan pajak daerah tidak bertumpu pada izin usaha, melainkan pada keberadaan objek pajak yang nyata. Meski begitu, pemerintah tetap harus mendorong agar pelaku usaha melengkapi izin sesuai peraturan yang berlaku.

Sebagai lembaga riset, Ghazali Center menegaskan komitmennya untuk terus memantau kontribusi sektor swasta terhadap penerimaan daerah, sehingga pembangunan Karawang dapat berjalan berkesinambungan. (*)