Beranda blog Halaman 9

Tasyakuran HBP ke-62 di Karawang, Dari Penghargaan hingga Bantuan Gerobak Usaha

0

Karawang, Karawangexpose.com — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Karawang mengikuti kegiatan Tasyakuran Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 pada Senin (27/4). Kegiatan ini digelar di Aula Sahardjo Lapas Karawang dan diikuti oleh seluruh jajaran petugas.

Tasyakuran tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan nasional yang dipusatkan di Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta dihadiri langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, bersama para tamu undangan dan jajaran pimpinan tinggi di lingkungan Kemenimipas.

Dalam rangkaian acara, diberikan sejumlah penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi dalam bidang pemasyarakatan. Penghargaan tersebut meliputi pegawai teladan, pegawai purnabakti atas pengabdian yang telah diberikan, serta penghargaan kepada stakeholder atau mitra yang dinilai berperan aktif dalam mendukung kemajuan pemasyarakatan.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga diwarnai dengan penyerahan bantuan sosial berupa gerobak usaha kepada keluarga warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang memiliki usaha. Bantuan ini menjadi wujud nyata kepedulian sekaligus dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi keluarga WBP, agar lebih mandiri dan sejahtera.

Suasana khidmat dan penuh rasa syukur semakin terasa dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol peringatan HBP ke-62. Potongan tumpeng pertama diberikan kepada pegawai tertua sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama ini.

Kepala Lapas Karawang, Ma’ruf Prasetyo, dalam kesempatan terpisah menyampaikan bahwa peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh jajaran.

“Kami terus berupaya meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan pemasyarakatan yang humanis, profesional, serta berorientasi pada pemulihan dan reintegrasi sosial warga binaan,” ujarnya.

Menata Kota, Menjaga Sawah, Membangun Harapan: Cerita Karawang 2026

0

KARAWANG, KARAWANGEXPOSE.COM – Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 tahun 2026 menjadi momentum strategis bagi Pemerintah Kabupaten Karawang untuk memperkuat arah pembangunan yang mandiri, maju, dan berdaya saing.

Di bawah kepemimpinan Bupati Karawang Aep Syaepuloh dan Wakil Bupati Maslani, berbagai kebijakan diarahkan pada peningkatan kinerja perangkat daerah, percepatan pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, serta penguatan ekonomi kerakyatan.

Tema nasional “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita” dinilai selaras dengan karakteristik Karawang sebagai salah satu penopang ekonomi di Jawa Barat. Selain dikenal sebagai kawasan industri, Karawang juga memiliki peran strategis sebagai lumbung pangan nasional.

Penerapan otonomi daerah memberikan ruang yang lebih luas bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan sesuai kebutuhan masyarakat. Di Karawang, kewenangan tersebut dimanfaatkan untuk mempercepat reformasi birokrasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong pemerataan pembangunan hingga ke tingkat desa dan kecamatan.

Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terus menunjukkan peningkatan kinerja. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), misalnya, memfokuskan program pada pembangunan dan peningkatan kualitas jalan, drainase, serta jembatan guna memperkuat konektivitas antarwilayah.

Perbaikan ruas jalan strategis yang sebelumnya menjadi keluhan masyarakat kini dilakukan secara bertahap untuk mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi.

Di sektor kesehatan, pemerintah daerah terus meningkatkan kualitas layanan puskesmas dan rumah sakit daerah, termasuk penanganan stunting, imunisasi, serta pelayanan kesehatan ibu dan anak. Perluasan akses jaminan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu juga menjadi prioritas.

Sektor pendidikan turut menjadi perhatian melalui program rehabilitasi ruang kelas, peningkatan sarana prasarana, digitalisasi pendidikan, serta penguatan kompetensi tenaga pendidik. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar mampu bersaing di tengah perkembangan industri dan teknologi.

Dalam penguatan ekonomi kerakyatan, Dinas Koperasi dan UKM bersama Dinas Perdagangan mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pelatihan, fasilitasi permodalan, legalitas usaha, serta perluasan akses pasar, termasuk melalui platform digital.

Sementara itu, sektor pertanian tetap menjadi fokus utama. Berbagai program seperti modernisasi alat pertanian, bantuan benih, perbaikan jaringan irigasi, serta pendampingan petani terus dilakukan guna menjaga produktivitas lahan di tengah pesatnya perkembangan kawasan industri.

Di bidang lingkungan hidup, pengawasan terhadap pencemaran, pengelolaan sampah, serta penataan ruang terbuka hijau terus ditingkatkan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.

Dalam aspek pelayanan publik, kehadiran Mal Pelayanan Publik menjadi salah satu bentuk konkret reformasi birokrasi. Berbagai layanan administratif kini terintegrasi dalam satu lokasi guna memberikan kemudahan, kecepatan, dan efisiensi bagi masyarakat.

Bupati Karawang Aep Syaepuloh menegaskan bahwa aparatur sipil negara harus mengedepankan orientasi pelayanan kepada masyarakat.

“ASN harus memiliki pola pikir melayani, bukan dilayani,” ujarnya.

Ia juga mendorong seluruh kepala perangkat daerah untuk responsif terhadap permasalahan di lapangan serta menghadirkan solusi yang nyata dan terukur.

Menurutnya, keberhasilan pemerintah daerah tidak hanya diukur dari jumlah program, tetapi dari sejauh mana manfaatnya dirasakan oleh masyarakat. Oleh karena itu, evaluasi kinerja terus dilakukan agar setiap program memiliki indikator yang jelas dan berdampak langsung.

Selain itu, sinergi antarperangkat daerah dinilai menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan secara komprehensif, mulai dari kemiskinan, pengangguran, hingga peningkatan kualitas layanan dasar.

Di tengah perkembangan yang pesat, Karawang juga menghadapi sejumlah tantangan, seperti urbanisasi, pertumbuhan penduduk, kebutuhan hunian, serta peningkatan lapangan kerja. Kondisi tersebut menuntut perencanaan pembangunan yang matang dan berkelanjutan.

Transformasi digital turut mendorong perubahan dalam tata kelola pemerintahan. Media sosial kini menjadi sarana komunikasi sekaligus kontrol publik terhadap kinerja pemerintah, sehingga menuntut birokrasi untuk lebih transparan, responsif, dan adaptif.

Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 ini menjadi refleksi atas perjalanan Karawang dari daerah agraris menuju salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional.

Dengan potensi kawasan industri, sektor pertanian yang kuat, serta sumber daya manusia yang produktif, Karawang dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi daerah yang lebih maju dan kompetitif.

Ke depan, tantangan utama bukan hanya menjaga pertumbuhan, tetapi memastikan pembangunan berjalan secara adil, merata, dan berkelanjutan demi kesejahteraan seluruh masyarakat.

Ratusan Peserta Hadiri Forum Silaturahim ASPHRI 2026 di Maxx Box Lippo Cikarang

0

BEKASI, Karawangexpose.com – Asosiasi Praktisi Human Resource Indonesia (ASPHRI) sukses menggelar Forum Silaturahim dan Halal Bihalal (HBH) 2026 di Maxx Box Orange County Lippo Cikarang, Sabtu (25/4/2026). Kegiatan ini dihadiri ratusan peserta dari berbagai daerah dan berlangsung meriah dalam suasana penuh kebersamaan.

Acara tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antarpraktisi sumber daya manusia (HR), pelaku usaha, profesional, serta mitra strategis pasca-Idulfitri. Selain itu, forum ini juga dimanfaatkan sebagai ruang memperkuat jejaring sekaligus meningkatkan kapasitas SDM Indonesia.

Kegiatan dimulai sejak pukul 08.30 WIB dengan registrasi peserta dan ramah tamah, dilanjutkan dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, laporan Ketua Panitia Aditya W, serta sambutan dari jajaran pimpinan organisasi.

Ketua Umum ASPHRI, Dr. Yosminaldi, SH., MM, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas tingginya antusiasme peserta. Ia menegaskan bahwa esensi halal bihalal bukan sekadar formalitas waktu, melainkan makna silaturahim yang terus terjaga.

“Yang terpenting bukan soal formalitas waktu halal bihalal, tetapi substansi silaturahimnya. Kapan pun dilaksanakan, selama niatnya mempererat persaudaraan, itu tetap bernilai,” ujarnya.

April Jadi Momentum Syukur

Menurut Yosminaldi, April menjadi bulan penuh makna bagi ASPHRI karena organisasi tersebut baru saja memperingati hari jadi ke-18 pada 12 April 2026. ASPHRI sendiri berdiri pada 12 April 2008 oleh sembilan praktisi HR.

Ia menegaskan pentingnya menghormati para pendiri melalui pembentukan Dewan Pendiri ASPHRI sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam membangun organisasi.

“Kami ingin menempatkan para pendiri pada tempat yang layak. Mereka adalah fondasi ASPHRI hingga bisa berkembang seperti sekarang,” tegasnya.

Yosminaldi juga mengapresiasi dukungan sponsor dan mitra strategis yang terus mengalir dalam setiap kegiatan ASPHRI. Bahkan, menjelang acara berlangsung masih ada pihak yang ingin berpartisipasi meski slot sponsor telah penuh.

“Ini menunjukkan tingkat kepercayaan terhadap ASPHRI sangat besar,” ungkapnya.

Ia turut menyampaikan terima kasih kepada Lippo Group atas dukungan fasilitas dan konsumsi kegiatan.

Dorong Kolaborasi HR Bekapurs

Dalam kesempatan tersebut, ASPHRI juga menegaskan komitmennya menggagas Forum Komunikasi (Forkom) HRD Bekapurs, yang mencakup wilayah Bekasi, Karawang, Purwakarta, dan Subang.

Menurut Yosminaldi, kawasan tersebut merupakan salah satu koridor industri terbesar di Indonesia bahkan Asia Tenggara, sehingga dibutuhkan sinergi lintas organisasi untuk menciptakan iklim ketenagakerjaan yang sehat dan kondusif.

“Setiap organisasi tetap mandiri, tetapi mari bergandengan tangan mendukung program pemerintah demi kemajuan dunia industri nasional,” ujarnya.

HR Punya Peran Strategis

Ia juga menilai profesi HR memiliki posisi strategis karena mampu melihat persoalan perusahaan secara objektif melalui pendekatan menyeluruh (helicopter view). HR dinilai berperan sebagai penyeimbang antara kepentingan manajemen dan pekerja.

Karena itu, ia mendorong agar asosiasi HR lebih dilibatkan dalam perumusan kebijakan ketenagakerjaan nasional.

Sesi Inspiratif Dr. Aqua

Forum ini juga menghadirkan sesi motivasi bertajuk The Power of Silaturahim yang disampaikan oleh Dr. Aqua Dwipayana. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya hubungan antarmanusia sebagai fondasi kesuksesan organisasi.

“Silaturahim yang dijaga dengan baik akan melahirkan kolaborasi, membuka peluang, dan memperkuat sinergi,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan konsep “Rumus Kesuksesan” yang dimulai dari pikiran, kemudian menjadi ucapan, kebiasaan, karakter, hingga menentukan hasil akhir seseorang.

Selain itu, Dr. Aqua menegaskan bahwa peran HR saat ini telah berkembang menjadi mitra strategis perusahaan, bukan sekadar fungsi administratif.

“Organisasi tidak kekurangan sistem, tetapi sering kekurangan keterhubungan manusia. Di sinilah HR berperan sebagai jembatan komunikasi dan penjaga budaya kerja,” jelasnya.

Ia juga memperkenalkan prinsip komunikasi efektif REACH + AC, yakni Respect, Empathy, Audible, Clarity, Humble, serta Action and Consistency.

Anggota Terus Bertambah

ASPHRI saat ini memiliki hampir 1.400 anggota yang tersebar dalam lima grup komunikasi internal. Pada triwulan pertama 2026 saja, jumlah anggota bertambah hampir 50 orang.

Dengan pertumbuhan tersebut, ASPHRI optimistis akan terus menjadi wadah utama praktisi HR di Indonesia serta mitra strategis bagi dunia usaha dan pemerintah.

Forum Halal Bihalal ASPHRI 2026 pun menjadi bukti bahwa organisasi profesi tidak hanya berfungsi sebagai wadah komunikasi, tetapi juga motor penggerak sinergi, inovasi, dan kontribusi nyata bagi pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Dari Johar ke Polres, Jalan Surotokunto Diperbaiki Demi Keselamatan Warga

0

KARAWANG, Karawangexpose.com – Pemerintah Kabupaten Karawang terus mempercepat perbaikan infrastruktur jalan di berbagai wilayah. Memanfaatkan kondisi cuaca yang mulai mendukung, perbaikan jalan yang menjadi kewenangan Pemkab Karawang kini dilakukan di sejumlah ruas yang mengalami kerusakan.

Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, meninjau langsung proses perbaikan ruas Jalan Surotokunto pada Kamis (23/4/2026) siang. Dalam peninjauan tersebut, ia didampingi Kepala Dinas PUPR Kabupaten Karawang, Rusman, serta Kepala Bidang Jalan, Dani.

Ruas jalan yang diperbaiki membentang dari Lampu Merah Johar hingga Polres Karawang dengan panjang sekitar 2 kilometer. Sementara total perbaikan pada jalur kiri dan kanan mencapai 4.279 meter dengan lebar masing-masing jalur 3,5 meter.

Bupati Aep mengatakan, perbaikan jalan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat saat berkendara.

“Saya meminta agar pekerjaan dilakukan dengan baik dan sesuai SOP, sehingga hasilnya berkualitas dan tahan lama,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa perbaikan jalan tidak hanya dilakukan di ruas Jalan Surotokunto, namun juga di sejumlah titik lain di wilayah Karawang yang saat ini tengah dalam proses pengerjaan.

Pemerintah Kabupaten Karawang berharap seluruh proses perbaikan dapat berjalan lancar sehingga masyarakat dapat segera merasakan manfaat dari infrastruktur jalan yang lebih baik, aman, dan nyaman untuk digunakan.

Syuhada Wisastra Kobarkan Motivasi Anggota IWOI Karawang: Bersatu, Berkarya, Bermartabat

0

KARAWANG, Menjadi seorang jurnalis bukan sekadar profesi mencari dan menulis berita. Lebih dari itu, jurnalis adalah penjaga nurani publik, penyampai fakta, pengawal demokrasi, sekaligus wajah dari integritas di tengah masyarakat. Di era digital yang bergerak sangat cepat, insan pers dituntut bukan hanya cerdas dalam karya, tetapi juga kuat dalam karakter.

Melalui semangat Mindset & Motivation Growth, saya mengajak seluruh anggota Ikatan Wartawan Online Indonesia DPD Kabupaten Karawang untuk terus bertumbuh menjadi pribadi dan organisasi yang semakin profesional, solid, serta bermartabat.

Ada tiga hal penting yang tidak akan pernah bisa kembali dalam kehidupan, termasuk dalam dunia jurnalistik: kata-kata yang sudah terucap, kesempatan yang sudah terlewat, dan waktu yang sudah berlalu. Ketiganya menjadi pelajaran berharga bagi setiap insan pers.

Menjaga Kata, Menjaga Marwah Profesi

Ucapan seorang jurnalis mencerminkan kualitas dirinya. Kata-kata dapat menjadi penyejuk, namun juga bisa menjadi pemicu perpecahan bila tidak dijaga. Dalam organisasi maupun di tengah masyarakat, setiap anggota pers harus mampu berbicara dengan santun, tegas, dan bertanggung jawab.

Jangan sampai emosi sesaat merusak persaudaraan yang telah dibangun bertahun-tahun. Jangan sampai ego pribadi mencederai kehormatan profesi. Bila terjadi kesalahan, maka kebesaran hati untuk meminta maaf adalah tanda kedewasaan dan jiwa besar seorang wartawan sejati.

Kesempatan Tidak Datang Dua Kali dengan Cara yang Sama

Dalam dunia jurnalistik, peluang datang dalam berbagai bentuk: kesempatan meliput peristiwa penting, membangun jaringan, meningkatkan kompetensi, membantu sesama anggota, maupun membawa nama organisasi ke tingkat lebih tinggi.

Setiap kesempatan harus dijawab dengan kerja nyata. Jangan menunggu sempurna untuk bergerak. Jangan menunggu dipanggil untuk berbuat. Karena banyak orang menyesal bukan karena gagal, tetapi karena terlalu lama menunda langkah.

Kepercayaan publik dan relasi yang baik dibangun dalam waktu panjang, namun dapat runtuh hanya dalam hitungan detik jika diabaikan. Maka jagalah amanah, rawat hubungan baik, dan terus tunjukkan kualitas sebagai insan pers profesional.

Waktu Adalah Modal Terbesar Seorang Jurnalis

Berita menunggu kecepatan. Fakta menunggu ketelitian. Karya menunggu tindakan. Masa depan menunggu perjuangan.

Waktu tidak pernah berhenti, dan tidak pernah kembali. Karena itu, jangan habiskan hari dengan keluhan, konflik, dan penundaan. Gunakan waktu untuk belajar menulis lebih baik, memperkuat wawasan hukum, meningkatkan etika jurnalistik, menguasai teknologi media digital, dan mempererat solidaritas organisasi.

Jurnalis yang disiplin terhadap waktu akan lebih siap menghadapi perubahan zaman.

IWO Indonesia DPD Karawang Harus Jadi Rumah Besar yang Kuat.

Saya percaya, Ikatan Wartawan Online Indonesia DPD Kabupaten Karawang akan semakin besar jika dibangun dengan semangat kebersamaan. Organisasi ini harus menjadi rumah besar bagi seluruh anggota untuk saling mendukung, saling menguatkan, dan saling menjaga kehormatan profesi.

Kita tidak membutuhkan perpecahan. Kita membutuhkan persatuan.

Kita tidak membutuhkan saling menjatuhkan. Kita membutuhkan saling mengangkat.

Kita tidak membutuhkan iri hati. Kita membutuhkan prestasi.

Mari kita jadikan organisasi ini dikenal karena karya jurnalistiknya, kekompakan anggotanya, dan manfaatnya bagi masyarakat Kabupaten Karawang.

Saya mengajak seluruh anggota Ikatan Wartawan Online Indonesia DPD Kabupaten Karawang untuk terus menyalakan semangat baru:

  1. Kuat dalam integritas
  2. Teguh dalam profesionalisme
  3. Tajam dalam karya jurnalistik
  4. Santun dalam sikap
  5. Solid dalam persaudaraan
  6. Bermanfaat bagi masyarakat

Mari melangkah bersama dengan niat baik dan hati yang bersih. Karena ketika kita bersatu, tidak ada tantangan yang terlalu besar. Ketika kita kompak, tidak ada tujuan yang terlalu jauh.

Let’s Grow in Love & Wisdom.

Bersama kita kuat, bersama kita bermartabat.

Karawang, 23 April 2026

Ditulis oleh :

Syuhada Wisastra

Ketua IWO Indonesia DPD Karawang

198 Peserta Siap Hadiri Forum Silaturahim dan HBH ASPHRI 2026 di Lippo Cikarang

0

BEKASI, Karawangexpose.com – Antusiasme peserta menghadiri kegiatan Forum Silaturahim dan Halal Bihalal (HBH) ASPHRI 2026 terus meningkat. Hingga Selasa (21/4/2026), panitia mencatat sebanyak 198 peserta telah mengonfirmasi kehadiran untuk acara yang akan digelar pada Sabtu, 25 April 2026 di Maxx Box Orange County, Lippo Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Asosiasi Praktisi Human Resource Indonesia (ASPHRI) ini menjadi ajang mempererat hubungan antar praktisi sumber daya manusia, pelaku usaha, profesional, serta mitra strategis dari berbagai daerah.

Ketua Umum ASPHRI, Dr. Yosminaldi, SH., MM, menyampaikan rasa syukur atas tingginya animo peserta yang telah mendaftar.

“Alhamdulillah, jumlah peserta yang sudah mengonfirmasi kehadiran mencapai 198 orang. Ini sesuai target yang kami harapkan. Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan dan partisipasi seluruh keluarga besar ASPHRI, sahabat, serta para tamu undangan,” ujarnya.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut bukan sekadar ajang halal bihalal, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi dan penguatan jaringan profesional di tengah dinamika dunia kerja yang terus berkembang.

“Silaturahim adalah energi besar yang mampu membuka peluang, mempererat persaudaraan, dan memperkuat sinergi. Karena itu kami menghadirkan tema besar tentang kekuatan hubungan antarmanusia dalam dunia profesional,” katanya.

Dalam agenda tersebut, peserta akan mendapatkan sesi motivasi bertajuk “The Power of Silaturahim” yang akan disampaikan oleh Dr. Aqua Dwipayana, tokoh komunikasi nasional sekaligus penulis buku dengan judul serupa.

Menurut Yosminaldi, kehadiran Dr. Aqua diharapkan mampu memberi inspirasi dan wawasan baru kepada para peserta.

“Kami ingin peserta pulang bukan hanya membawa kebahagiaan, tetapi juga ilmu, motivasi, dan semangat baru untuk berkembang,” tambahnya.

Selain sesi seminar dan silaturahim, panitia juga menyiapkan beragam hadiah menarik berupa doorprize senilai total Rp15 juta yang akan dibagikan kepada peserta yang hadir.

Kesuksesan acara ini turut didukung sejumlah sponsor dan mitra usaha dari berbagai sektor, di antaranya Lippo Cikarang Cosmopolis (LCC), JBA, Bank Syariah Indonesia (BSI), Takaful Keluarga, ESQ Corp, Water Kingdom, Synaps Medical Occupational Clinic & Laboratory, TDS International Indonesia, Multi Karya Raharja, Westra Multi Sejahtera Agro, Citra Boutique Hotel Cikarang, Yamazaki MyRoti, Andara Catering & Event Organizer, LSP MSDM ASPHRI, Waringin Kurung, serta Nebraska.

Yosminaldi menilai dukungan sponsor menjadi bukti kuatnya kepercayaan dunia usaha terhadap semangat kolaborasi yang dibangun organisasi.

“Terima kasih kepada seluruh sponsor dan mitra yang telah memberikan dukungan penuh. Ini menunjukkan bahwa kebersamaan dan sinergi adalah modal utama membangun kemajuan bersama,” ungkapnya.

Acara dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB, dan panitia mengimbau seluruh peserta datang tepat waktu agar seluruh rangkaian kegiatan dapat diikuti secara maksimal.

“Kami mengajak seluruh peserta hadir tepat waktu. Jangan sampai terlambat, karena banyak manfaat, kejutan, dan momen berharga yang telah kami siapkan,” tegasnya.

Forum Silaturahim dan HBH ASPHRI 2026 diproyeksikan menjadi salah satu agenda besar komunitas praktisi sumber daya manusia secara nasional, sekaligus momentum mempererat jaringan profesional pasca Idulfitri.

Hari Kartini di SMKN 2 Karawang, Pendidikan Jadi Kunci Kemajuan Perempuan

0

KARAWANG, Karawangexpose.com – Semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini kembali digaungkan di lingkungan SMKN 2 Karawang dalam peringatan Hari Kartini, Selasa (21/4/2026).

Momentum tersebut menjadi ajang refleksi sekaligus penyemangat bagi para pelajar, khususnya perempuan, untuk terus maju melalui pendidikan, keterampilan, dan karakter yang kuat.

Dalam poster resmi peringatan Hari Kartini yang beredar, tampak Kepala SMKN 2 Karawang turut menyampaikan pesan inspiratif tentang pentingnya peran perempuan dalam membangun bangsa.

Kepala SMKN 2 Karawang, Dr. Hj. Iis Nurasiah, M.Pd., menegaskan bahwa semangat Kartini harus terus hidup di kalangan generasi muda, terutama para siswi yang sedang menempuh pendidikan di sekolah vokasi.

“Hari Kartini bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi bagaimana kita melanjutkan perjuangan beliau melalui pendidikan, keberanian, dan prestasi. Perempuan masa kini harus percaya diri, mandiri, serta mampu bersaing di era modern,” ujar Dr. Hj. Iis Nurasiah, M.Pd.

Menurutnya, perempuan memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin, inovator, dan penggerak perubahan di tengah masyarakat. Karena itu, sekolah terus mendorong siswi agar berani bermimpi tinggi dan menyiapkan masa depan sejak dini.

“Kami ingin siswi SMKN 2 Karawang tumbuh menjadi perempuan hebat yang memiliki keterampilan, kecerdasan, dan akhlak mulia. Mereka adalah calon pemimpin masa depan yang akan membawa perubahan positif,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa pendidikan vokasi memberi ruang luas bagi perempuan untuk berkembang di berbagai bidang, mulai dari industri, bisnis, teknologi, hingga kewirausahaan.

“Tidak ada batasan bagi perempuan untuk sukses. Selama ada kemauan belajar dan kerja keras, semua peluang terbuka. Itulah semangat Kartini yang relevan sampai hari ini,” tambahnya.

Dalam pesan yang tercantum pada poster Hari Kartini, disebutkan bahwa perjuangan Kartini hidup dalam setiap mimpi perempuan untuk meraih kesetaraan dan pendidikan. Semangat itu dinilai terus menginspirasi generasi muda agar berani mengejar cita-cita.

Peringatan Hari Kartini di SMKN 2 Karawang menjadi simbol bahwa sekolah tidak hanya fokus pada pendidikan akademik dan kejuruan, tetapi juga membangun karakter peserta didik agar menghargai perjuangan perempuan Indonesia.

Dr. Hj. Iis Nurasiah berharap seluruh siswa dan siswi menjadikan Hari Kartini sebagai motivasi untuk terus belajar, berkarya, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

“Perempuan maju, bangsa akan kuat. Dari sekolah inilah kami berharap lahir Kartini-Kartini baru yang membanggakan Karawang dan Indonesia,” pungkasnya.

Dorong Profesionalisme, Lapas Karawang Gelar Apel Ikrar dan Promosi PNS

0

karawangexpose.com, Karawang — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Karawang menggelar Apel Ikrar Bebas dari peredaran narkoba, pungutan liar (pungli), dan handphone, yang dirangkaikan dengan penyematan tanda kenaikan pangkat bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS), Selasa (21/4/2026).

Apel yang berlangsung di lingkungan Lapas Karawang ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Karawang, Ma’ruf, dan diikuti seluruh jajaran pegawai. Kegiatan tersebut merupakan upaya memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola pemasyarakatan yang bersih, profesional, dan akuntabel.

Dalam amanatnya, Ma’ruf menegaskan bahwa pemberantasan narkoba, pungli, dan penggunaan handphone di dalam lapas merupakan komitmen yang tidak dapat ditawar.

“Tidak ada toleransi terhadap narkoba, pungli, maupun handphone di dalam lapas. Ini adalah komitmen bersama yang harus dijaga,” ujar Ma’ruf.

Ia juga menekankan pentingnya integritas dan kedisiplinan sebagai landasan utama dalam pelaksanaan tugas, serta mengajak seluruh pegawai untuk meningkatkan pengawasan dan memperkuat sinergi antarpetugas.

Selain apel ikrar, kegiatan juga dirangkaikan dengan penyematan tanda kenaikan pangkat kepada sejumlah PNS yang telah memenuhi persyaratan. Penyematan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Lapas kepada perwakilan pegawai.

Menurut Ma’ruf, kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan atas kinerja sekaligus amanah yang harus diemban dengan tanggung jawab.

“Kenaikan pangkat harus diiringi dengan peningkatan kinerja dan integritas,” katanya.

Lapas Karawang terus melakukan penguatan internal melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pengawasan berkelanjutan guna menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari praktik penyimpangan.

Dr. Hj. Eka Puspita Notonogoro, Sosok Kartini Masa Kini dari Dunia Kesehatan Karawang

0

KARAWANG – Momentum Hari Kartini yang diperingati setiap 21 April menjadi pengingat penting atas perjuangan perempuan Indonesia dalam meraih kesetaraan, pendidikan, dan kesempatan berkarya. Di Kabupaten Karawang, semangat itu tercermin pada sosok Dr. Hj. Eka Puspita Notonogoro, BSM., MM., perempuan inspiratif yang sukses memimpin dunia usaha di sektor kesehatan.

Dr. Hj. Eka dikenal sebagai Chief Executive Officer (CEO) Klinik Utama EM Health Karawang (EM Health Medical Center) yang dioperasikan oleh PT EManagement Klinik Indonesia. Perusahaan tersebut didirikan pada tahun 2019 sebagai penyedia layanan kesehatan berbasis digital serta manajemen kesehatan modern.

Berlokasi di kawasan Grand Taruma, Telukjambe Timur, Karawang, EM Health hadir sebagai fasilitas kesehatan yang mengusung konsep layanan terintegrasi, menggabungkan pelayanan medis profesional dengan sistem digital yang memudahkan masyarakat memperoleh akses kesehatan secara cepat, nyaman, dan efisien.

Di bawah kepemimpinan Dr. Hj. Eka, klinik tersebut terus berkembang menjadi salah satu pusat layanan kesehatan modern yang mengedepankan kualitas pelayanan, inovasi teknologi, dan penguatan sumber daya manusia.

Menurut Dr. Hj. Eka, perempuan masa kini memiliki peluang besar untuk berkiprah di berbagai bidang, termasuk kesehatan, bisnis, pendidikan, maupun kepemimpinan.

“Hari Kartini bukan hanya seremoni tahunan, tetapi momentum bagi seluruh perempuan Indonesia untuk terus bangkit, maju, dan percaya pada kemampuan diri sendiri,” ujar Dr. Hj. Eka dalam keterangannya, Selasa (21/4/2026).

Ia menegaskan, perempuan tidak boleh membatasi mimpi hanya karena stigma atau tantangan zaman. Menurutnya, perempuan memiliki kekuatan besar untuk membawa perubahan positif.

“Jangan pernah takut bermimpi besar. Perempuan bisa menjadi pemimpin, pengusaha, tenaga profesional, sekaligus tetap menjadi sosok penting dalam keluarga. Semua bisa berjalan seiring dengan niat dan kerja keras,” katanya.

Sebagai pemimpin di bidang kesehatan, Dr. Hj. Eka juga mendorong perempuan agar terus meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan dan penguasaan teknologi.

“Kartini masa kini adalah perempuan yang terus belajar, mandiri, berakhlak baik, dan mampu memberi manfaat bagi sesama. Dunia berubah cepat, maka perempuan juga harus siap beradaptasi,” tuturnya.

Ia berharap semangat Kartini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda perempuan di Karawang agar berani tampil, berprestasi, dan berkontribusi bagi daerah.

“Jadilah perempuan yang cerdas, kuat, rendah hati, dan membawa cahaya bagi lingkungan sekitar. Karena perempuan hebat akan melahirkan masa depan yang hebat,” pungkasnya.

Dengan kiprah dan dedikasinya, Dr. Hj. Eka Puspita Notonogoro menjadi salah satu contoh nyata bahwa semangat Kartini terus hidup dalam sosok perempuan Indonesia modern yang mampu memimpin, menginspirasi, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.

Momentum Hari Kartini, Bupati Aep Dorong Perempuan Karawang Lebih Mandiri

0

Karawangexpose.com, Karawang – Peringatan Hari Kartini 21 April 2026 di Kabupaten Karawang menjadi momentum penting untuk meneguhkan peran perempuan dalam pembangunan daerah.

Melalui ucapan resminya, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E., mengajak seluruh perempuan Karawang terus melangkah maju, berani bermimpi, dan mengambil peran strategis di berbagai bidang kehidupan.

Dalam desain ucapan Hari Kartini yang beredar, Bupati Aep menegaskan bahwa semangat R.A. Kartini tidak pernah padam. Nilai perjuangannya terus hidup dalam setiap perempuan yang berani memperjuangkan pendidikan, kesetaraan, serta masa depan yang lebih baik.

“Kartini hidup dalam setiap mimpi perempuan. Semangatnya menginspirasi generasi untuk bermimpi besar dan berani mengejar cita-cita,” tulis Bupati Karawang dalam pesan resminya.

Menurut Aep, perempuan Karawang hari ini telah menunjukkan kiprah luar biasa. Mereka hadir sebagai ibu rumah tangga yang tangguh, tenaga pendidik yang mencerdaskan generasi, pelaku UMKM yang menggerakkan ekonomi, hingga pemimpin di ruang publik yang membawa perubahan nyata.

Ia menilai, kemajuan Karawang tidak akan terwujud tanpa kontribusi besar kaum perempuan. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen terus membuka ruang seluas-luasnya bagi perempuan untuk berkembang.

“Perempuan bukan hanya pendamping pembangunan, tetapi penggerak utama kemajuan daerah. Saat perempuan diberi kesempatan, maka keluarga akan kuat, ekonomi tumbuh, dan masyarakat menjadi lebih sejahtera,” ujar Aep dalam keterangannya.

Bupati juga menyampaikan bahwa semangat Kartini harus diwujudkan melalui langkah nyata, bukan sekadar seremoni tahunan. Ia mendorong seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat akses pendidikan bagi anak perempuan, perlindungan terhadap perempuan, serta pemberdayaan ekonomi berbasis keluarga.

“Setiap langkah perempuan maju mencerminkan jejak perjuangan Kartini yang memberikan kekuatan dan harapan. Mari kita lanjutkan semangat ini dengan fokus pada pendidikan, kesetaraan, dan pemberdayaan perempuan di Indonesia, khususnya di Karawang,” tegasnya.

Di tengah perkembangan Karawang sebagai kawasan industri dan daerah strategis di Jawa Barat, peran perempuan dinilai semakin penting. Banyak perempuan Karawang kini sukses membangun usaha mandiri, berkarya di sektor profesional, hingga berprestasi di bidang sosial dan budaya.

Bupati Aep berharap Hari Kartini menjadi penyemangat baru bagi seluruh perempuan Karawang agar terus percaya diri, menjaga nilai-nilai keluarga, namun tetap berani menembus batas dalam meraih prestasi.

“Karawang Maju bukan hanya tentang infrastruktur dan investasi. Karawang Maju adalah ketika perempuan-perempuannya tumbuh cerdas, mandiri, aman, dan dihargai,” pungkasnya.

Peringatan Hari Kartini tahun ini pun menjadi pengingat bahwa semangat emansipasi bukan sekadar sejarah, melainkan energi besar untuk membawa Karawang menuju masa depan yang lebih gemilang.