Beranda blog Halaman 8

Fras Satria Lesmana, Wajah Layanan Humanis Transportasi Online Lokal GOKAR

0

Karawangexpose.com, Karawang — Hujan deras yang mengguyur wilayah Karawang malam itu tak menjadi alasan bagi Fras Satria Lesmana (29), seorang driver ojek online asal Johar yang kini tinggal di Sauyunan, untuk berhenti mencari nafkah. Di tengah jalanan basah dan dingin yang menusuk, ia tetap melaju, menembus gelap demi satu tujuan: mendapatkan orderan demi menyambung hidup. (Senin malam, 4 Mei 2026)

Bagi Fras menjadi driver ojek online bukan sekadar pekerjaan, melainkan perjuangan harian yang penuh perjuangan dan kesabaran. Setiap tetes hujan yang jatuh adalah tantangan, namun juga harapan. Ia memahami betul bahwa justru di saat kondisi cuaca seperti itu, kebutuhan masyarakat akan transportasi meningkat.

Usai hujan mengguyur cukup lama, Fras akhirnya mendapatkan orderan di kawasan pertokoan Grand Taruma, Karawang. Dengan sigap, ia segera menuju titik penjemputan. Semangatnya tak surut, meski tubuhnya masih basah oleh hujan yang baru saja reda.

“Alhamdulillah, masih ada rezeki malam ini,” ujarnya singkat sambil bersiap menjemput penumpang.

Sesaat sebelum benar-benar beristirahat di rumah, ponselnya kembali berbunyi. Sebuah notifikasi masuk dari aplikasi GOKAR — Go Karawang, layanan ojek online lokal dengan tagline “dekat bersahabat”. Tanpa ragu, ia langsung menerima pesanan tersebut.

Dengan sopan, Fras mengonfirmasi kepada pelanggan, “Mohon ditunggu ya, saya menuju lokasi.” Etika dan komunikasi menjadi hal penting yang selalu ia jaga dalam setiap perjalanan.

Setibanya di lokasi, ia bertemu dengan seorang pria dewasa berpakaian rapi yang tampak baru saja menghadiri sebuah acara peresmian restoran terkemuka di kawasan Grand Taruma. Dengan ramah, Fras menyapa dan meminta maaf karena masih menggunakan jaket dari aplikasi lain serta belum mengenakan atribut resmi GOKAR.

“Mohon maaf, Pak, saya masih pakai jaket lain. Helm GOKAR juga belum ada, karena memang aplikasinya baru mau launching,” ucapnya jujur.

Perjalanan menuju salah satu perumahan di Jalan Baru Karawang itu pun menjadi ruang percakapan hangat. Di tengah perjalanan, Fras banyak bercerita tentang harapannya terhadap kehadiran GOKAR sebagai aplikasi ojek online lokal.

Ia berharap, kehadiran GOKAR dapat menjadi solusi baru bagi para driver di Karawang dan membuat sejahtera driver.

“Mudah-mudahan GOKAR ini bisa kasih dampak baik buat kami driver, lebih berpihak dan membantu ekonomi kami,” ungkapnya penuh harap.

Percakapan itu tidak hanya menjadi pengisi perjalanan, tetapi juga memperlihatkan sisi lain dari seorang driver ojol: bukan sekadar pengantar penumpang, tetapi juga manusia dengan mimpi dan harapan.

Sesampainya di tujuan, Fras sempat terkejut. Ia menerima uang lebih 3 kali dari tarif yang tertera di aplikasi, yang hanya sekitar Rp30 ribuan. Sebuah bentuk apresiasi yang tak terduga dari penumpangnya.

Dengan penuh rasa syukur, ia mengucapkan terima kasih berkali-kali sebelum kembali melanjutkan perjalanannya mencari orderan berikutnya.

“Terima kasih banyak, Pak. Sehat selalu,” ucapnya tulus.

Kisah Fras adalah potret kecil dari ribuan driver ojek online lainnya yang terus berjuang di tengah keterbatasan. Di balik helm dan jaket yang dikenakan, ada tanggung jawab, harapan, dan semangat yang tak pernah padam.

Di tengah derasnya hujan, Fras memilih tetap melaju. Karena baginya, setiap perjalanan bukan hanya tentang mengantar penumpang, tetapi juga tentang menjaga harapan tetap hidup.

Peresmian DOME Resto & Lounge Karawang, Relasi Bisnis dan Tim Perusahaan Beri Banyak Ucapan

0

Karawangexpose.com, Karawang — DOME Resto & Lounge resmi dibuka melalui acara grand opening yang digelar pada Senin, 4 Mei 2026, di Grand Taruma Ruko Darmawangsa II No. B01, Karawang. Peresmian restoran berkonsep hybrid ini berlangsung meriah dengan dihadiri kolega, relasi bisnis, perwakilan Bank Mandiri Karawang, serta tim dari sejumlah perusahaan mitra.

Acara dimulai pukul 18.00 WIB dengan rangkaian kegiatan formal, mulai dari sambutan pembuka, sambutan pemilik, doa bersama, hingga prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol peresmian. Suasana hangat dan eksklusif terasa sepanjang acara, yang kemudian dilanjutkan dengan jamuan makan malam, hiburan, serta sesi jejaring santai.

Owner DOME Resto & Lounge, Holmen Siahaan, SH, menyampaikan bahwa kehadiran restoran ini diharapkan dapat menjadi ruang baru bagi masyarakat dan pelaku bisnis di Karawang.

“Kami ingin menghadirkan tempat yang bukan hanya untuk makan, tetapi juga sebagai ruang interaksi yang nyaman, eksklusif, dan mendukung kebutuhan bisnis maupun sosial,” ujarnya.

Manager Operasional, Dinah Puja Astuti, menambahkan bahwa DOME mengusung konsep hybrid restaurant yang menggabungkan layanan kuliner dengan fasilitas private event.

“Kami menghadirkan konsep yang memungkinkan tamu mendapatkan privasi penuh, baik untuk pertemuan bisnis, makan malam, maupun acara khusus,” kata Dinah.

Dalam kesempatan tersebut, sejumlah tamu undangan dari perusahaan mitra turut memberikan apresiasi atas hadirnya DOME Resto & Lounge di Karawang.

Mala dari PT Dohot Alam Sejahtera menilai kehadiran DOME memberikan warna baru di dunia kuliner Karawang.

“Tempatnya sangat nyaman dan eksklusif. Ini bisa menjadi pilihan tepat untuk pertemuan bisnis maupun acara santai bersama rekan kerja.”

Rizky Aditia dari PT Dame Alam Sejahtera menyebut konsep yang diusung berbeda dari restoran pada umumnya.

“Konsep hybrid yang ditawarkan sangat menarik, terutama dengan adanya fasilitas private event yang jarang ditemukan di Karawang.”

Arta Silalahi, juga dari PT Dame Alam Sejahtera, mengapresiasi suasana dan pelayanan yang diberikan.

“Pelayanan sangat baik, suasananya mendukung untuk diskusi bisnis maupun gathering perusahaan.”

Elly dari PT Dongan Alam Sejahtera menilai DOME memiliki potensi besar menjadi tempat favorit baru.

“Saya melihat ini akan jadi tempat favorit baru, terutama untuk kalangan profesional yang butuh privasi.”

Oca dari PT Dohot Alam Sejahtera menyoroti kualitas makanan yang disajikan.

“Menu yang disajikan enak dan beragam, mulai dari lokal hingga internasional, semuanya terasa premium.”

Thasya dari PT Dame Alam Sejahtera menambahkan bahwa konsep acara yang ditawarkan sangat fleksibel.

“Cocok untuk berbagai acara, mulai dari birthday, meeting, hingga corporate gathering. Tinggal datang, semua sudah disiapkan.”

Sementara itu, Hendri dari PT Dohot Alam Sejahtera menyebut DOME sebagai tempat yang menjawab kebutuhan pebisnis di Karawang.

“Ini solusi bagi kami yang membutuhkan tempat eksklusif untuk menjamu klien tanpa gangguan.”

Dengan konsep dinner & entertainment yang dipadukan dengan fasilitas privat, DOME Resto & Lounge diharapkan menjadi salah satu destinasi unggulan baru di Karawang, khususnya bagi kalangan profesional dan pelaku usaha yang mengutamakan kenyamanan serta privasi.

Peringatan 3 Mei 2026, IWOI Karawang Dorong Pers Profesional dan Berintegritas

0

KARAWANG | Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia yang jatuh pada Minggu (3/5/2026) menjadi momentum penting bagi insan pers untuk kembali menegaskan perannya sebagai pilar demokrasi. Di tengah arus informasi digital yang semakin cepat, kebebasan pers dinilai tetap harus diiringi dengan tanggung jawab, integritas, dan keberpihakan pada kebenaran.

Ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Karawang, Syuhada Wisastra, menegaskan bahwa pers memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan informasi di tengah masyarakat.

“Pers bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga menjadi penjaga demokrasi. Di era digital ini, wartawan dituntut semakin profesional, independen, dan berintegritas dalam menyajikan informasi,” tegas Syuhada.

Menurutnya, kebebasan pers harus dimaknai sebagai kebebasan yang bertanggung jawab, bukan kebebasan tanpa batas. Ia menilai maraknya informasi hoaks dan disinformasi menjadi tantangan serius bagi dunia jurnalistik saat ini.

“Kita tidak boleh kalah dengan arus informasi yang menyesatkan. Wartawan harus menjadi garda terdepan dalam menyuarakan kebenaran dan memberikan edukasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Syuhada juga menekankan pentingnya peran pers sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Dengan informasi yang akurat dan berimbang, pers mampu membangun kepercayaan publik serta mendorong transparansi. Ia juga menegaskan bahwa insan pers siap mendukung pemerintah daerah dalam mewujudkan Karawang yang lebih maju, namun tetap menjalankan fungsi kontrol sosial secara objektif dan bertanggung jawab.

“Kita dukung pemerintah daerah untuk menuju Karawang maju, tetapi fungsi kontrol sosial harus tetap berjalan. Pers tidak boleh kehilangan independensinya, karena di situlah letak kepercayaan publik,” katanya dengan nada tegas.

Dalam momentum Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026 ini, IWOI Karawang mengajak seluruh insan pers untuk terus menjaga marwah jurnalistik serta meningkatkan kualitas pemberitaan.

“Kami mengajak seluruh wartawan untuk tetap menjaga etika profesi, menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, dan tidak terpengaruh oleh kepentingan tertentu. Pers yang kuat akan melahirkan demokrasi yang sehat,” pungkas Syuhada.

Hari Kebebasan Pers Sedunia sendiri diperingati setiap 3 Mei sebagai pengingat pentingnya kebebasan berekspresi serta perlindungan terhadap jurnalis dalam menjalankan tugasnya. IWOI Indonesia pun terus mendorong peningkatan kompetensi serta memperkuat kekompakan seluruh anggotanya di berbagai daerah, sebagai fondasi utama dalam membangun organisasi pers yang profesional, solid, dan berdaya saing tinggi.

LBH Laskar NKRI Resmi Laporkan Kades Sumurkondang ke Bupati Karawang dan DPMD

0

Karawangexpose.com, Karawang – Saya selaku Direktur LBH DPP LSM Laskar NKRI hari ini secara resmi telah membuat pengaduan kepada Bupati dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) terhadap Kepala Desa dan perangkat Desa Sumurkondang terkait dugaan penyalahgunaan wewenang dan kekuasaan.

Hal yang sangat ngawur dan menyesatkan adalah adanya surat dari Pemerintahan Desa Sumurkondang kepada PT Indo Multimandiri (PT MIM) yang mempermasalahkan penggantian vendor pengelola limbah. Dalam surat tersebut disebutkan bahwa yang boleh bekerja sama dengan PT MIM hanya perusahaan yang memiliki rekomendasi dari desa atau kepala desa.

Sekarang pertanyaannya, namanya saja rekomendasi, artinya bukan suatu kewajiban. Tidak ada dasar hukum yang mengatur bahwa untuk menjalankan usaha harus memiliki rekomendasi desa.

Kemudian, kami juga menyoroti dugaan pemaksaan dari Pemerintahan Desa Sumurkondang yang melayangkan surat kepada PT MIM terkait pengajuan sewa jalan desa sebesar Rp200 juta. Jika itu merupakan jalan umum, maka tidak boleh disewakan karena diperuntukkan untuk kepentingan publik. Jika memang desa memiliki bukti kepemilikan atas jalan tersebut, silakan ditunjukkan.

Kepala desa yang meminta pembayaran atau pungutan liar terhadap akses jalan desa secara hukum dapat dianggap sebagai penyalahgunaan wewenang dan pungutan tidak sah, bahkan dapat masuk ke dalam ranah tindak pidana korupsi. Jalan desa merupakan jalan umum yang peruntukannya tidak boleh diperjualbelikan atau dikenakan biaya, terutama apabila jalan tersebut dibangun menggunakan Dana Desa.

Kepala Desa Sumurkondang berdasarkan fakta-fakta hukum yang ada juga dapat dikenakan Pasal 12 huruf e Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi yang menegaskan bahwa:

“Dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp200.000.000 dan paling banyak Rp1.000.000.000 bagi pegawai negeri atau penyelenggara negara yang dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, atau dengan menyalahgunakan kekuasaannya memaksa seseorang memberikan sesuatu, membayar, atau menerima pembayaran dengan potongan, atau untuk mengerjakan sesuatu bagi dirinya sendiri.”

Kami menduga oknum kepala desa dan jajaran juga telah melanggar Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan, khususnya Pasal 17 yang mengatur tentang larangan penyalahgunaan kewenangan.

Di dalam undang-undang tersebut sudah jelas bahwa sanksi terberatnya adalah pemberhentian dari jabatan. Saya meminta agar oknum kepala desa tersebut segera diberhentikan karena sudah meresahkan masyarakat dan para investor atau perusahaan yang berada di wilayah tersebut. Hal ini juga dapat sangat mengganggu iklim investasi di Kabupaten Karawang.

Transportasi Online Lokal GOKAR Hadirkan Solusi Aman bagi Siswa dan Orang Tua

0

Karawang, Karawangexpose.com – Berawal dari gagasan putra daerah untuk menghadirkan layanan transportasi digital yang dekat dengan kebutuhan masyarakat, GOKAR tumbuh sebagai platform transportasi online asli Karawang yang membawa semangat pelayanan aman, cepat, dan bersahabat. Kini, dalam upaya memperluas manfaat sosial sekaligus membangun sinergi dengan dunia pendidikan, Founder GOKAR Syuhada Wisastra melakukan silaturahmi bersama jajaran Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMAN se-Kabupaten Karawang, Rabu (29/4/2026).

Pertemuan berlangsung di ruang Kepala Sekolah SMAN 5 Karawang dan dihadiri Yunanto, Kepala SMAN 1 Pedes yang juga menjabat sebagai Ketua MKKS SMAN se-Kabupaten Karawang, serta Epul Saepul, Kepala SMAN 5 Karawang yang sekaligus Sekretaris MKKS SMAN se-Kabupaten Karawang.

Agenda utama dalam silaturahmi tersebut membahas peluang kerja sama sosialisasi program GOKAR Goes to School, yakni edukasi transportasi cerdas, aman, dan modern bagi kalangan pelajar SMA sederajat di Kabupaten Karawang.

Dalam pertemuan itu juga disepakati agenda awal sosialisasi yang akan dimulai di SMAN 2 Karawang pada 8 Mei 2026, kemudian dilanjutkan di SMAN 5 Karawang pada 13 Mei 2026. Program tersebut diharapkan menjadi langkah awal pengenalan transportasi online lokal yang aman dan edukatif di lingkungan sekolah.

Founder GOKAR, Syuhada Wisastra, mengatakan pihaknya ingin menghadirkan layanan transportasi berbasis digital yang lahir dari Karawang dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya pelajar.

“GOKAR hadir sebagai karya anak daerah yang ingin memberikan solusi mobilitas aman, tepat waktu, dan bersahabat. Melalui program Goes to School, kami ingin mengenalkan budaya transportasi yang tertib, aman, serta memanfaatkan teknologi secara positif,” ujar Syuhada.

Ia menambahkan, kerja sama dengan pihak sekolah menjadi langkah penting agar edukasi keselamatan berkendara dan penggunaan transportasi online dapat dipahami sejak dini oleh para siswa.

“Kami ingin membangun sinergi dengan dunia pendidikan. Sekolah adalah tempat terbaik untuk menanamkan disiplin, keselamatan, dan wawasan digital kepada generasi muda,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua MKKS SMAN Kabupaten Karawang, Yunanto, menyambut baik gagasan tersebut. Menurutnya, inovasi lokal yang membawa dampak positif patut mendapat ruang kolaborasi bersama sekolah.

“Program ini menarik karena tidak hanya bicara transportasi, tetapi juga edukasi kedisiplinan, keamanan, dan pemanfaatan teknologi. Jika dijalankan dengan konsep yang baik, tentu dapat memberi nilai tambah bagi siswa,” kata Yunanto.

Ia menegaskan, pihak MKKS terbuka terhadap berbagai program kemitraan yang mendukung perkembangan karakter dan wawasan peserta didik di lingkungan SMA negeri se-Kabupaten Karawang.

Di tempat yang sama, Epul Saepul, menyampaikan bahwa sekolah pada dasarnya mendukung inovasi yang berorientasi pada keselamatan dan kepentingan pelajar.

“Kami berharap setiap program yang masuk ke sekolah benar-benar memberi manfaat edukatif. Jika GOKAR membawa konsep keselamatan, kedisiplinan, dan pelayanan yang positif, tentu menjadi hal baik untuk dikenalkan kepada siswa,” ujarnya.

Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi. GOKAR sendiri dikenal sebagai platform transportasi online asli Karawang yang tengah mempersiapkan ekspansi layanan serta penguatan program sosial di sektor pendidikan.

Melalui sinergi dengan MKKS SMAN Kabupaten Karawang, diharapkan program GOKAR Goes to School dapat berjalan berkelanjutan sebagai bentuk dukungan terhadap mobilitas pelajar yang aman, nyaman, dan modern di Kabupaten Karawang.

Kades Sumurkondang Dilaporkan ke Kejari Karawang, Diduga Intervensi Limbah dan Minta Sewa Jalan Rp200 Juta

0

Karawangexpose.com, Karawang – Diduga melakukan cawe-cawe dalam pengelolaan limbah ekonomis di PT Multi Indo Mandiri (PT MIM), Saepul Azis, Kepala Desa Sumurkondang, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang, Rabu (29/4/2026).

Dr. M. Gary Gagarin Akbar, SH., MH., selaku pelapor dari LBH LSM Laskar NKRI, mengatakan bahwa dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) dan penyalahgunaan wewenang dilakukan oleh Kades Sumurkondang.

Menurutnya, Kades Sumurkondang diduga melakukan intervensi terhadap perusahaan dalam pengelolaan limbah ekonomis. Padahal, pengelolaan limbah seharusnya dilakukan secara business to business (B2B) antara perusahaan dengan lembaga profesional.

“Ketika terjadi pergantian vendor di perusahaan, Kades Sumurkondang tidak terima. Ia mengirimkan beberapa surat ke PT MIM yang menyatakan perusahaan tidak boleh bekerja sama dengan vendor manapun tanpa rekomendasi dari desa,” ujar Gary Gagarin usai membuat laporan di Kejari Karawang.

Gary menyampaikan, surat tersebut mewajibkan setiap vendor memiliki rekomendasi dari pemerintah desa. Padahal secara hukum, rekomendasi tidak bersifat wajib.

“Ini pemahaman yang ngawur. Seolah-olah harus ada rekomendasi desa untuk kerja sama, padahal urusan perusahaan dengan pemerintah desa sangat terbatas, hanya terkait kewilayahan,” katanya.

Kades Ajukan Sewa Jalan

Gary juga mengungkapkan, Kades Sumurkondang bersama perangkat desa diduga mengajukan permintaan sewa jalan kepada perusahaan sebesar Rp200 juta per tahun, padahal jalan tersebut merupakan fasilitas umum.

“Kami mempertanyakan itu jalan milik siapa. Setahu kami, itu jalan umum untuk kepentingan publik. Saat ditelusuri, mereka tidak bisa membuktikan kepemilikannya,” jelasnya.

Ia menegaskan, tindakan tersebut berpotensi masuk unsur tindak pidana korupsi.

“Pejabat negara atau pemerintahan tidak boleh meminta uang atau barang kepada pihak swasta tanpa dasar hukum yang jelas,” tegasnya.

Gary meminta Kejari Karawang segera melakukan penyelidikan agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi iklim investasi di Karawang.

“Jangan sampai perusahaan takut berinvestasi karena gangguan dari oknum pemerintah desa yang tidak memahami dasar hukum,” katanya.

Minta Bupati Bertindak

Selain itu, Gary juga meminta Bupati Karawang melalui Inspektorat dan DPMD untuk melakukan pengecekan langsung serta pemeriksaan terhadap kepala desa dan perangkatnya.

“Kami minta Bupati turun tangan. Jika terbukti, sebaiknya diberi sanksi,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus mengawal laporan tersebut.

“Yang kami laporkan adalah kepala desa dan perangkatnya sebagai satu kesatuan pemerintahan desa. Kami yakin ada pihak lain yang turut terlibat,” tutup Gary.

Dua Tahun Lima Bulan di Karawang, Christo Toar Tinggalkan Jejak Perubahan di Lapas

0

Karawang, Karawangexpose.com – Suasana haru mewarnai kegiatan pisah sambut Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang, Rabu (29/4/2026). Dalam sambutan perpisahannya, Christo Victor Nixon Toar menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur Forkopimda, instansi vertikal, media massa, serta jajaran petugas yang selama ini mendukung tugasnya memimpin Lapas Karawang.

Acara tersebut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, Kapolres Karawang AKBP, perwakilan Bupati Karawang, unsur TNI, Kejaksaan, BNNK Karawang, KPU Karawang, para kepala UPT, tokoh agama, hingga insan pers.

Dalam sambutannya, Christo mengungkapkan dirinya telah mengemban tugas di Lapas Karawang selama kurang lebih dua tahun lima bulan. Selama masa tugas itu, ia mengaku banyak mendapat arahan dan dukungan dari berbagai pihak hingga dipercaya mendapatkan promosi jabatan sebagai Kepala Lapas Kelas I Malang.

“Saya mengucapkan terima kasih atas arahan dan bimbingan Bapak Kakanwil, sehingga kami dapat melaksanakan tugas dengan baik dan Alhamdulillah mendapatkan kepercayaan untuk promosi,” ujar Christo.

Pernah Menolak Penugasan ke Karawang

Christo secara terbuka menceritakan bahwa pada awalnya ia sempat menolak penugasan ke Karawang. Saat itu, ia baru selesai bertugas di Lapas Sukabumi dan mengetahui rekam jejak Lapas Karawang yang dikenal sebagai zona merah.

“Pada awalnya saya sempat menolak penugasan di Lapas Karawang. Karena saya memahami track record Lapas Karawang saat itu dikenal sebagai zona merah,” katanya.

Namun seiring waktu, ia melihat adanya kemauan kuat dari seluruh jajaran petugas untuk berubah. Karena itu, tahun 2024 ia canangkan sebagai Tahun Perubahan dengan fokus utama pembangunan sumber daya manusia (SDM).

Menurutnya, kualitas SDM menjadi kunci utama keberhasilan lembaga pemasyarakatan dalam menjalankan pelayanan dan pengamanan.

“Tanpa SDM yang kuat, petugas pemasyarakatan tidak akan mampu menjalankan tugas dengan baik,” tegasnya.

Fokus Pembenahan SOP dan Integritas

Christo menjelaskan, selama memimpin Lapas Karawang, setiap kepala seksi diwajibkan memahami serta mengajarkan standar operasional prosedur (SOP) kepada seluruh petugas.

Ia menilai masih banyak persoalan di lembaga pemasyarakatan yang dipicu minimnya pemahaman petugas baru terhadap SOP dan tugas pokok.

Dari pembenahan tersebut, ia menyebut kesadaran pentingnya integritas mulai tumbuh di kalangan petugas. Upaya itu pun membawa Lapas Karawang bergerak menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

“Capaian itu bukan karena kepemimpinan semata, tetapi karena keinginan bersama seluruh petugas untuk berubah dan memberikan pelayanan yang lebih baik,” ujarnya.

Pamit Mendadak ke Malang

Christo juga menceritakan proses mutasinya yang berlangsung cepat. Pada 8 April lalu, ia menerima panggilan saat berada di Cibinong untuk persiapan pelantikan keesokan harinya.

Ia mengaku terkejut karena masih merasa banyak hal yang perlu diperbaiki di Karawang. Namun karena merupakan perintah pimpinan, ia harus segera melaksanakan serah terima jabatan dan bertolak ke Malang.

“Saya mohon maaf kepada seluruh stakeholder, instansi vertikal, maupun OPD, karena saya tidak sempat berpamitan satu per satu. Waktu yang diberikan sangat terbatas,” katanya.

Apresiasi untuk Forkopimda dan Media

Dalam kesempatan itu, Christo menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Karawang, BNNK, Dandim, Kejaksaan, Pemerintah Daerah, Kementerian Agama, Brimob, hingga rekan-rekan media massa yang dinilai turut mengawal perubahan positif di Lapas Karawang.

Ia menyebut selama dua tahun lima bulan masa kepemimpinannya, situasi keamanan di Lapas Karawang tetap kondusif berkat sinergi semua pihak.

“Bukan karena kami mengondisikan keadaan, tetapi karena kerja sama yang baik dari semua pihak,” ujarnya.

Pesan untuk Penerus dan Jajaran UPT

Christo berharap seluruh program yang telah berjalan di Lapas Karawang dapat diteruskan oleh pejabat baru, Ma’ruf. Ia juga berpesan kepada seluruh kepala UPT agar terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan warga binaan.

“Marilah kita melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya, sebelum semangat pelayanan itu hilang,” pesannya.

Menutup sambutannya, Christo memohon maaf apabila selama bertugas terdapat tutur kata maupun tindakan yang kurang berkenan. Ia mengaku ketegasan yang ditunjukkan semata demi perbaikan organisasi dan peningkatan kinerja.

“Saya mohon maaf apabila selama bertugas terdapat tutur kata maupun tindakan yang kurang berkenan. Semua itu semata-mata untuk kepentingan perbaikan bersama,” katanya.

Ia pun berpamitan kepada seluruh masyarakat Karawang sebelum kembali ke Malang untuk mengemban amanah baru.

Pisah Sambut Berlangsung Khidmat, Ma’ruf Prasetyo Hadianto Resmi Pimpin Lapas Karawang

0

Karawang, Karawangexpose.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang menggelar kegiatan pisah sambut kepala lapas, Rabu (29/4/2026). Dalam acara tersebut, Ma’ruf Prasetyo Hadianto resmi diperkenalkan sebagai Kepala Lapas Kelas IIA Karawang yang baru, menggantikan Christo Victor Nixon Toar yang mendapat amanah tugas baru.

Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat beserta Ketua Dharma Wanita Kanwil Kemenkumham Jawa Barat, unsur Forkopimda Karawang, kepala UPT pemasyarakatan, tokoh masyarakat, serta insan pers.

Turut hadir Kapolres Karawang, perwakilan Kejaksaan Negeri Karawang, BNNK Karawang, unsur TNI, KPU Karawang, Camat Karawang Timur, hingga jajaran Dharma Wanita dan petugas pemasyarakatan Lapas Karawang.

Dalam sambutannya, Ma’ruf memperkenalkan diri bersama istri, Nenda Ifa Fadilah, serta keluarga. Ia menyampaikan sebelumnya bertugas sebagai Kepala Lapas Kelas IIB Purwakarta selama kurang lebih satu tahun dua bulan, kemudian di Lapas Kelas IIB Pasuruan selama satu tahun, serta Kepala Rutan Palangkaraya selama sembilan bulan.

“Pada kesempatan ini, kami memohon izin dan dukungan dari Bapak Kepala Kantor Wilayah beserta jajaran, serta seluruh tamu undangan dan keluarga besar Lapas Kelas IIA Karawang, agar dapat menerima kami untuk bersama-sama melaksanakan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara,” ujar Ma’ruf.

Ia menegaskan kehadirannya di Karawang merupakan amanah yang akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, sinergi seluruh jajaran menjadi kunci penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan.

Ma’ruf juga menyampaikan dirinya datang bersama Rahmadi yang akan bertugas sebagai Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban yang baru.

“Semoga seluruh kegiatan pemasyarakatan dapat berjalan dengan baik, aman, dan lancar,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Ma’ruf memberikan apresiasi kepada Christo Victor Nixon Toar atas dedikasi dan pengabdian selama memimpin Lapas Karawang.

“Kepada Bapak Christo beserta Ibu, kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan bagi Lapas Karawang, baik kepada warga binaan, pengguna layanan, maupun seluruh petugas pemasyarakatan,” ucapnya.

Ia berkomitmen melanjutkan program-program positif yang telah berjalan, sekaligus meningkatkan capaian kinerja di masa mendatang.

“Insyaallah, kami akan melanjutkan serta meningkatkan kinerja yang telah dibangun, dalam mewujudkan pemasyarakatan yang berorientasi pada pelayanan prima dan kinerja nyata,” tegasnya.

Selain itu, Ma’ruf berharap dukungan dari seluruh stakeholder, termasuk pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, dan media massa agar Lapas Karawang terus berkembang menjadi institusi pemasyarakatan yang profesional dan humanis.

Acara pisah sambut berlangsung penuh kehangatan, ditandai dengan pemberian cendera mata, ucapan selamat, dan doa bersama untuk pejabat lama maupun pejabat baru.

Dengan kepemimpinan baru tersebut, Lapas Kelas IIA Karawang diharapkan mampu mempertahankan capaian yang sudah diraih serta terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan warga binaan.

RS Bayukarta Hormati Laporan LBH, Tegaskan Pelayanan Tetap Normal

0

Karawang, Karawangexpose.com – Manajemen RS Bayukarta akhirnya angkat bicara terkait laporan yang dilayangkan LBH Arya Mandalika ke Polres Karawang pada 24 April 2026.

Melalui keterangan resminya yang disampaikan kepada seluruh rekan media, baik media cetak maupun media online, pihak rumah sakit menegaskan menghormati langkah hukum yang ditempuh sebagai bagian dari hak setiap warga negara.

Manajemen RS Bayukarta menyatakan, apa yang dilakukan oleh LBH Arya Mandalika merupakan bentuk kebebasan warga negara untuk memperoleh haknya di bidang hukum.

“Terkait dugaan yang dilaporkan oleh LBH Arya Mandalika, manajemen RS Bayukarta mengambil sikap untuk mengikuti seluruh proses yang sedang maupun yang akan dilakukan oleh pihak-pihak terkait,” demikian pernyataan resmi manajemen RS Bayukarta.

Sebagai bentuk hak jawab, pihak rumah sakit juga menyoroti sejumlah pemberitaan yang telah beredar di media online maupun media cetak. Menurut manajemen, tidak seluruh isi pemberitaan tersebut sesuai dengan kondisi yang sebenarnya terjadi dan dialami oleh RS Bayukarta.

Meski demikian, RS Bayukarta memilih untuk tidak memberikan komentar lebih jauh guna menghindari polemik yang semakin tajam di tengah masyarakat.

“Kami tidak akan mengomentari lebih jauh terkait pemberitaan yang beredar untuk menghindari polemik yang lebih tajam di tengah masyarakat,” lanjut pernyataan tersebut.

Di tengah situasi tersebut, manajemen menegaskan komitmennya untuk tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan mengedepankan peningkatan mutu pelayanan serta keselamatan pasien.

RS Bayukarta memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan normal dan profesional, sembari menghormati seluruh proses hukum yang sedang berlangsung.

Polres Karawang Gelar Olahraga Bersama Peringati Hari K3 Sedunia 2026

0

karawangexpose.com, karawang – Dalam rangka memperingati Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Sedunia, Polres Karawang menggelar kegiatan olahraga bersama yang melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta TNI–Polri. Kegiatan dilaksanakan di Lapangan Apel Polres Karawang, Selasa (28/4), mulai pukul 08.00 WIB hingga 09.00 WIB.

Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas IPDA Cep Wildan menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat sinergitas dan soliditas antarinstansi, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya penerapan budaya keselamatan dan kesehatan kerja dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Bappeda Karawang Muhamad Ridwan Salam, Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah, Dandim 0604/Karawang Letkol Inf Naryanto, serta Danyon C Resimen IV Korbrimob Polri Kompol Sutarto.

Selain itu, kegiatan juga diikuti oleh personel gabungan dari Polres Karawang, Kodim 0604/Karawang, Yonif Para Raider 305/Tengkorak, Batalyon A Resimen IV Pasukan Pelopor Korbrimob Polri, serta perwakilan Kejaksaan Negeri Karawang.

Peringatan Hari K3 Sedunia yang jatuh setiap tanggal 28 April merupakan momentum global dalam mendorong upaya pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Melalui kegiatan ini, Polres Karawang menegaskan komitmennya dalam membangun budaya kerja yang aman, sehat, dan produktif.

“Keselamatan bukan sekadar prosedur, melainkan budaya yang harus dibangun bersama demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolres melalui Kasi Humas di sela kegiatan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kabupaten Karawang terpantau dalam keadaan aman dan kondusif. Sinergi antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah diharapkan terus terjaga guna mendukung stabilitas wilayah.