KARAWANG | KARAWANG EXPOSE.COM | Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD Jatisari) terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Pada Rabu (29/7/2026), RSUD Jatisari resmi meluncurkan Unit Pengolahan Darah (UPD) sekaligus menghadirkan inovasi layanan kesehatan berbasis homecare bertajuk MESRA (Melayani Sampai Rumah Anda).
Peluncuran tersebut dihadiri Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan.
Kehadiran Unit Pengolahan Darah (UPD) dan layanan MESRA menjadi langkah strategis RSUD Jatisari untuk memperkuat sistem pelayanan kesehatan sekaligus menjamin ketersediaan darah bagi masyarakat, khususnya di wilayah Karawang Timur.
Selama ini, kebutuhan darah masih bergantung pada Palang Merah Indonesia (PMI), bahkan kerap mendapat pasokan dari PMI Purwakarta maupun PMI Bekasi saat stok menipis, terutama pada bulan Ramadan dan libur Tahun Baru.
Direktur RSUD Jatisari, dr. Hj. Anisah, M.Epid., M.M., mengatakan kehadiran Unit Pengolahan Darah (UPD) diharapkan mampu mengurangi keterlambatan penanganan medis akibat keterbatasan stok darah. Untuk mendukung distribusi, RSUD Jatisari telah menjalin kerja sama dengan tujuh rumah sakit di wilayah Karawang Timur.
“Tujuannya adalah peningkatan kualitas pelayanan dan memastikan tidak ada lagi keterlambatan dalam penanganan medis maupun pemenuhan kebutuhan darah bagi masyarakat,” ujarnya.
Sebagai tahap awal, Unit Pengolahan Darah (UPD) yang didukung lima tenaga medis terlatih menargetkan mampu mengolah sekitar 350 kantong darah setiap bulan. Saat ini, Unit Pengolahan Darah (UPD) telah mampu mengolah komponen darah berupa Whole Blood (WB), Leukosit, dan Trombosit.
dr. Anisah menambahkan, RSUD Jatisari juga ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan untuk mengelola fraksionasi plasma darah yang pabrik pengolahannya berada di Klari, Karawang. Saat ini, RSUD Jatisari tengah mempersiapkan sarana, alat kesehatan, serta sumber daya manusia guna memenuhi standar sertifikasi Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari Badan POM yang ditargetkan tercapai pada akhir 2026 atau awal 2027.
Selain menghadirkan Unit Pengolahan Darah (UPD), RSUD Jatisari juga meluncurkan layanan MESRA sebagai program homecare untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Program ini hadir karena sekitar 89 hingga 90 persen pasien RSUD Jatisari merupakan peserta BPJS Kesehatan, sehingga dibutuhkan layanan yang lebih mudah diakses oleh masyarakat.
Melalui layanan MESRA, masyarakat Karawang, khususnya wilayah Karawang Timur, dapat memperoleh pelayanan kesehatan langsung di rumah tanpa harus datang ke rumah sakit. Pada tahap awal, layanan MESRA menyediakan tiga layanan utama, yakni pelayanan keperawatan, fisioterapi, serta pemeriksaan laboratorium berupa pengambilan sampel darah dan pemeriksaan laboratorium di rumah pasien.
Tak hanya itu, RSUD Jatisari juga membuka peluang kemitraan dengan instansi pemerintah maupun perusahaan swasta di kawasan industri Karawang. Kerja sama tersebut meliputi layanan Medical Check-Up (MCU) karyawan, layanan dokter umum dan dokter spesialis, serta penyelenggaraan donor darah rutin di lingkungan perusahaan.
“Melalui berbagai inovasi ini, RSUD Jatisari berharap dapat terus memberikan pelayanan kesehatan yang inklusif, cepat, dan berkualitas prima bagi seluruh masyarakat Kabupaten Karawang,” tutup dr. Anisah. (*)







