google-site-verification=mfDzAmrATs_axixiQE589FtwGxMIv1RrxySdHsqAmqE
spot_img
Beranda blog Halaman 17

Pacar Ibu Diduga Aniaya Bayi di Hotel Karawang, Dipicu Tangisan Korban

0

Karawang, Karawangexpose.com – Peristiwa dugaan kekerasan terhadap anak terjadi di sebuah hotel di kawasan Karawang Barat pada Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Seorang balita berusia 2,5 tahun diduga menjadi korban penganiayaan oleh pria yang merupakan pacar ibunya.

Kasi Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan menjelaskan, saat kejadian sang ibu menginap di hotel tersebut bersama anaknya dan seorang pria berinisial IP (30). IP diketahui sebagai kekasih ibu korban.

Menurut keterangan kepolisian, insiden bermula ketika sang ibu keluar kamar hotel sekitar 30 menit untuk membeli makanan. Saat kembali, ia mendapati anaknya dalam kondisi mengalami luka serius pada bagian tubuh dan wajah.

Berdasarkan hasil visum, korban mengalami sejumlah luka berat dan kini tengah mendapatkan perawatan medis serta pendampingan. Polisi menyebut dugaan sementara, pelaku emosi karena tidak tahan mendengar korban menangis saat ditinggal ibunya.

Satuan Reserse PPA dan PPO Polres Karawang kemudian melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi serta mengamankan barang bukti. Hasilnya, IP ditetapkan sebagai tersangka dan saat ini telah ditahan untuk proses hukum lebih lanjut.

Polisi juga memastikan korban mendapatkan perlindungan dan pendampingan psikologis selama proses pemulihan.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 80 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

Kronologi Penangkapan Pria Berjaket Ojol Bawa 3 Bungkus Sabu di SPBU Mampang

0

Jakarta, Karawangexpose.com – Aparat dari Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengamankan seorang pria berinisial AP (35) yang diduga hendak melakukan transaksi narkotika jenis sabu di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Pria tersebut diamankan saat berada di area sebuah SPBU pada Jumat (13/2/2026) malam.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan sekitar pukul 21.30 WIB oleh tim Subdit II Dittipid Narkoba setelah menerima laporan dari masyarakat terkait aktivitas mencurigakan.

Setelah dilakukan penyelidikan dan pemantauan, petugas langsung bergerak dan menangkap AP di lokasi. Saat digeledah, tersangka yang mengenakan jaket ojek online itu kedapatan membawa dua paket plastik berisi sabu.

Pengembangan kemudian dilakukan ke tempat tinggal AP di kawasan Jalan Pesing Koneng, Kebun Jeruk, Jakarta Barat. Dari hasil penggeledahan di kamar kosnya, polisi kembali menemukan satu bungkus sabu tambahan.

Dengan demikian, total barang bukti yang diamankan berjumlah tiga bungkus sabu. Polisi menyebut AP diduga berperan sebagai pengedar dan saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat.

Masyarakat Tak Perlu Khawatir, RSUD Jatisari Buka Rawat Jalan 16 Februari

0

Karawang, Karawangexpose.com – memastikan layanan rawat jalan atau poliklinik tetap beroperasi pada Senin, 16 Februari 2026, guna menjamin kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat tetap terpenuhi.

Direktur RSUD Jatisari, dr. Hj. Anisah, M.Epid., MM., FISQua, menyampaikan bahwa masyarakat dapat mengakses layanan rawat jalan sesuai dengan jadwal praktik dokter yang telah ditetapkan.

“Layanan rawat jalan atau poliklinik RSUD Jatisari tetap buka pada 16 Februari 2026,” ujar dr. Anisah, Sabtu (14/2/2026).

Adapun poliklinik yang beroperasi meliputi Poliklinik Penyakit Dalam, Poliklinik Paru, Poliklinik Kebidanan dan Kandungan (Obgyn), serta Poliklinik Anak. Jam pelayanan masing-masing poli mengikuti jadwal praktik dokter yang bertugas.

Manajemen rumah sakit mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan waktu kunjungan dengan jadwal layanan yang tersedia agar proses pelayanan berjalan lancar.

IWOI Peduli Konsisten Gelar Jumat Berkah, Warga Cikampek Terima Ratusan Nasi Kotak

0

Karawang, Karawangexpose.com – Program sosial “Jumat Berkah” yang digagas IWOI Peduli kembali digelar secara konsisten. Kali ini, aksi berbagi berlangsung di wilayah Korwil Cikampek dan sekitarnya, Jumat (13/2/2026).

Kegiatan kemanusiaan bertajuk “Berbagi Tanpa Batas, Peduli Tanpa Sekat” ini dihadiri langsung Ketua DPD IWOI Kabupaten Karawang, Syuhada Wisastra, didampingi Ketua IWOI Peduli Junaedi Hambali, Ketua Korwil 5 Cikampek Adnan Siregar, serta RT setempat bersama jajaran dan tim relawan.

Dalam aksi tersebut, ratusan nasi kotak dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan, seperti tukang parkir, pengamen, pemulung, dan pedagang kaki lima di kawasan Kecamatan Kota Baru, Cikampek. Bantuan itu disambut antusias dan penuh rasa syukur oleh para penerima.

Ketua IWOI Peduli, Junaedi Hambali, mengatakan bahwa kegiatan Jumat Berkah merupakan wujud nyata kepedulian sosial organisasi yang rutin dilakukan setiap pekan.

“Alhamdulillah, kegiatan ini terus berjalan. Kami ingin memastikan IWOI Peduli bukan sekadar nama, tetapi benar-benar hadir dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Semoga apa yang kami berikan dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Korwil 5 Cikampek, Adnan Siregar, menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kekompakan seluruh tim yang terlibat.

“Kami siap mendukung penuh setiap program sosial IWOI Peduli. Ini bukan hanya berbagi makanan, tetapi juga mempererat silaturahmi dan kebersamaan di tengah masyarakat,” katanya.

RT setempat turut memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut. Ia menilai aksi sosial IWOI Indonesia berdampak langsung bagi warga kecil dan layak untuk terus berlanjut.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Program seperti ini benar-benar membantu masyarakat kecil dan semoga bisa terus berkesinambungan,” ungkapnya.

Ketua DPD IWOI Karawang, Syuhada Wisastra, menegaskan bahwa kegiatan sosial akan terus menjadi agenda rutin organisasi.

“Kami ingin IWOI hadir bukan hanya dalam pemberitaan, tetapi juga melalui aksi nyata sosial kemasyarakatan. Semoga kegiatan ini istiqomah dan semakin banyak pihak yang tergerak untuk berbagi,” tuturnya.

Salah satu pedagang kaki lima, Herman, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan.

“Terima kasih kepada IWOI Peduli dan semua yang terlibat. Bantuan ini sangat berarti bagi kami yang mencari nafkah di jalan. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” katanya.

Melalui program Jumat Berkah, IWOI Peduli berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh, sehingga tercipta kebersamaan tanpa sekat di tengah masyarakat.

Jembatan Strategis Karawang–Purwakarta Diresmikan, Telan Dana Rp 60 Miliar

Karawang, Karawangexpose.com – Jembatan penghubung Kabupaten Karawang dan Purwakarta resmi diresmikan dan mulai beroperasi. Infrastruktur strategis tersebut dibangun dengan anggaran sekitar Rp 60 miliar.

Peresmian jembatan ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah, khususnya bagi masyarakat yang selama ini mengandalkan akses penyeberangan alternatif.

Dengan hadirnya jembatan tersebut, mobilitas warga dan distribusi barang diharapkan menjadi lebih lancar, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan Karawang dan Purwakarta.

Pembangunan jembatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat infrastruktur daerah guna menunjang aktivitas sosial maupun ekonomi masyarakat.

Source: DetikNews

Isra Mikraj dan Tarhib Ramadan, Lapas Karawang Perkuat Pembinaan Spiritual Warga Binaan

0

Karawang, Karawangexpose.com – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Karawang menggelar peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan Tarhib Ramadan di Masjid Nurul Iman, Kamis (12/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum pembinaan spiritual bagi warga binaan dalam menyambut bulan suci Ramadan.

Pengajian diikuti santri Ponpes Nurul Iman serta seluruh warga binaan muslim. Hadir jajaran struktural dan pegawai Lapas, pengurus dan pengajar ponpes, serta penceramah Drs. H. Aning Amrullah.

Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Lapas Karawang, Jatmiko, menyampaikan bahwa peringatan Isra Mikraj bukan sekadar seremonial, melainkan sarana refleksi untuk meningkatkan kualitas ibadah, khususnya salat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh warga binaan semakin memperkuat keimanan dan memanfaatkan Ramadan sebagai momentum untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Ponpes Nurul Iman, K.H. Ceceng, menegaskan kegiatan keagamaan di lingkungan lapas menjadi bagian penting dalam pembinaan karakter dan akhlak warga binaan. Ia mengajak jamaah menyambut Ramadan dengan semangat taubat dan komitmen memperbaiki diri.

Dalam tausiyahnya, Drs. H. Aning Amrullah menjelaskan makna Isra Mikraj sebagai peristiwa agung yang menghadirkan perintah salat lima waktu bagi umat Islam, sekaligus menegaskan bahwa salat merupakan tiang agama dan tolok ukur kualitas amal seseorang.

Kegiatan berlangsung khidmat dan ditutup dengan doa bersama. Momentum ini menegaskan komitmen Lapas Karawang dalam menghadirkan pembinaan keagamaan sebagai bagian dari proses pembentukan pribadi warga binaan agar lebih siap kembali ke tengah masyarakat.

Warga Binaan Lapas Karawang Turun Tangan Atasi Sumbatan Saluran Air di Desa Anggadita

0

Karawang, Karawangexpose.com – Sebanyak sembilan warga binaan program asimilasi dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Karawang turut ambil bagian dalam kegiatan pembersihan eceng gondok di saluran air Dusun Sukajaya, Desa Anggadita, Kabupaten Karawang, belum lama ini.

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Karawang bersama Rescue Karang Taruna Kabupaten Karawang. Aksi bersih-bersih dilakukan secara rutin guna mengembalikan fungsi saluran air agar tetap lancar serta meminimalisasi potensi banjir di wilayah tersebut.

Dalam kegiatan itu, para warga binaan bersama petugas dan relawan membersihkan tumpukan eceng gondok yang menyumbat aliran air. Mereka bekerja sama mengangkat dan mengumpulkan tanaman liar dari permukaan saluran agar aliran air kembali normal.

Kepala Lapas Kelas IIA Karawang menyampaikan bahwa keterlibatan warga binaan dalam kegiatan sosial merupakan bagian dari program pembinaan dan integrasi yang menekankan nilai tanggung jawab sosial.

“Melalui program asimilasi, warga binaan didorong untuk terlibat langsung dalam kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Ini bagian dari proses pembinaan agar mereka memiliki kepedulian sosial dan kesiapan untuk kembali serta diterima di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan di dalam lapas, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar.

Melalui sinergi antara Lapas Karawang, PUPR, dan Karang Taruna, diharapkan kolaborasi serupa dapat terus berlanjut sehingga program pembinaan berjalan berkelanjutan serta memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Karawang.

Mobilitas dan Distribusi Barang Kian Efisien, Jembatan Curug Resmi Beroperasi

0

Karawang, Karawangexpose.com  Aep Syaepuloh meresmikan Jembatan Curug di Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jumat (13/2/2026).

Jembatan sepanjang 533 meter tersebut dibangun dengan anggaran kurang lebih Rp60 miliar yang bersumber dari APBN.

Peresmian ini menandai mulai beroperasinya infrastruktur strategis yang menghubungkan wilayah Klari dan Ciampel, sekaligus memperkuat akses lintas kabupaten menuju Purwakarta.

Kehadiran Jembatan Curug diharapkan mampu meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi barang antarwilayah, sehingga mendukung perkembangan industri di kawasan tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Aep menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, atas dukungan dan realisasi pembangunan jembatan tersebut.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian PU yang telah membangun jembatan ini. Infrastruktur ini sangat penting dalam mendukung aktivitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Aep.

Ia menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Curug merupakan bagian dari upaya memperkuat konektivitas wilayah dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan akses yang lebih baik, diharapkan terjadi efisiensi waktu tempuh serta peningkatan aktivitas ekonomi di kawasan Klari–Ciampel dan jalur perdagangan menuju Purwakarta.

Bupati juga menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Karawang berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dalam pembangunan infrastruktur berkelanjutan guna menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami juga berharap agar jalan-jalan milik pusat di Kabupaten Karawang dapat segera ditangani,” kata Bupati.

Sudah Lama Dikeluhkan, Parkir Bahu Jalan Depan Mapolres Kapan Ditertibkan?

Karawang, Karawangexpose.com Pergantian jabatan di tubuh Polres Karawang kembali terjadi. Tongkat komando Satuan Lalu Lintas resmi beralih dari AKP Abdurrahman Hidayat kepada AKP Sudirianto.

Pergantian ini bukan sekadar rotasi rutin di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia, tetapi menjadi momen yang dinanti publik untuk menjawab berbagai persoalan klasik ketertiban lalu lintas di Karawang.

Dalam pesan perpisahannya, AKP Abdurrahman Hidayat menyampaikan ucapan selamat datang kepada penggantinya, seraya berharap kepemimpinan baru mampu merapikan berbagai hal yang dinilai masih belum tertata optimal.

Catatan tersebut bukan tanpa dasar. Sejumlah persoalan di lapangan masih menjadi sorotan masyarakat.

Parkir di Depan Mapolres: Ujian Awal Kepemimpinan

Area depan Mapolres Karawang kerap dipenuhi kendaraan roda dua maupun roda empat yang parkir hingga melebar ke bahu jalan. Bahkan, di titik yang telah terpasang rambu larangan parkir, kendaraan tetap terparkir.

Kondisi ini bukan hanya persoalan estetika, tetapi menyangkut keselamatan pengguna jalan. Bahu jalan yang seharusnya menjadi ruang darurat justru menyempit dan berpotensi memicu kecelakaan.

Publik pun mempertanyakan, mampukah Kasatlantas yang baru memberantas parkir liar, salah satunya di depan Mapolres Karawang sendiri?

Sebagaimana diketahui, praktik parkir di bahu jalan tersebut sudah berlangsung lama dan dinilai membahayakan pengguna jalan.

Secara regulasi, larangan parkir di bahu jalan telah diatur dalam Pasal 106 ayat (4) huruf e serta Pasal 287 ayat (3) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang menyebutkan setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor wajib mematuhi ketentuan berhenti dan parkir. Pelanggaran terhadap rambu atau marka dapat dikenakan sanksi pidana kurungan atau denda.

Selain itu, fungsi bahu jalan diperuntukkan bagi keadaan darurat sebagaimana diatur dalam regulasi teknis lalu lintas. Artinya, penggunaan bahu jalan untuk parkir tanpa kepentingan mendesak merupakan pelanggaran.

Penataan parkir di lingkungan Mapolres menjadi simbol komitmen penegakan aturan. Jika di depan kantor sendiri belum tertib, publik tentu mempertanyakan konsistensi penindakan di luar.

Kegiatan pemeriksaan kendaraan bermotor juga masih menjadi perhatian. Sejumlah pengguna jalan menyebut adanya pemeriksaan tanpa rambu pemberitahuan atau papan informasi resmi.

Dalam prosedur operasional, kegiatan razia atau operasi lalu lintas idealnya disertai papan informasi operasi, petugas berseragam lengkap, surat tugas resmi, serta penempatan yang tidak membahayakan arus lalu lintas.

Transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan masyarakat serta mencegah munculnya persepsi negatif.

Kendaraan Besar Parkir Sembarangan, Minim Penindakan

Masalah lain yang berulang adalah kendaraan besar, terutama truk dan angkutan barang, yang parkir sembarangan di sejumlah ruas jalan utama.

Parkir di bahu jalan pada malam hingga pagi hari kerap memicu kemacetan bahkan meningkatkan risiko kecelakaan.

Penanganan persoalan ini membutuhkan koordinasi lintas instansi, termasuk dengan Dinas Perhubungan. Namun di lapangan, masyarakat masih mempertanyakan konsistensi pengawasan dan tindakan tegas terhadap pelanggaran yang berulang.

Dugaan Percaloan SIM Masih Jadi Isu

Praktik percaloan dalam pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) juga masih menjadi isu yang beredar.

Percaloan bertentangan dengan prinsip pelayanan publik yang bersih dan transparan.

Upaya digitalisasi dan transparansi biaya pelayanan SIM telah menjadi komitmen nasional. Implementasinya di tingkat daerah sangat bergantung pada pengawasan internal dan ketegasan pimpinan satuan.

Harapan Publik pada Kepemimpinan Baru

Pergantian dari AKP Abdurrahman Hidayat kepada AKP Sudirianto membuka ruang evaluasi menyeluruh. Kepemimpinan baru diharapkan tidak hanya fokus pada operasi penindakan, tetapi juga pembenahan internal, penataan parkir, transparansi pemeriksaan, hingga pengawasan pelayanan SIM.

Satlantas merupakan wajah pelayanan publik kepolisian yang paling sering bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Profesionalisme, keteladanan, dan keberanian menertibkan pelanggaran, termasuk di lingkungan sendiri, akan menjadi tolok ukur awal kepemimpinan baru.

Kasatlantas Baru Diminta Rangkul Seluruh Organisasi Wartawan, Jangan Pilih-Pilih Informasi

Kehadiran pejabat baru di tubuh Satuan Lalu Lintas diharapkan membawa semangat keterbukaan dan sinergitas. Kasatlantas yang baru diminta mampu merangkul seluruh organisasi wartawan dan media yang ada di Karawang tanpa terkecuali.

Sinergi antara kepolisian dan insan pers bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari transparansi informasi publik. Jangan sampai ada kesan pilih-pilih media atau hanya mendengar informasi dari satu pihak saja.

Semua wartawan memiliki peran kontrol sosial dan fungsi pengawasan yang sama di mata hukum.

Komunikasi yang terbuka, responsif, dan berimbang akan menciptakan suasana kerja yang profesional serta menghindari miskomunikasi di lapangan.

Terlebih di wilayah Karawang yang dinamis, informasi lalu lintas dan penegakan hukum membutuhkan dukungan publik melalui media.

Diharapkan Kasatlantas yang baru dapat membangun komunikasi dua arah, menerima kritik dengan bijak, serta menjadikan seluruh organisasi wartawan sebagai mitra strategis, bukan sekadar pelengkap kegiatan seremonial.

Karena pada akhirnya, sinergitas yang kuat akan melahirkan kepercayaan publik yang lebih luas terhadap institusi kepolisian.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi resmi dari pihak Satlantas Polres Karawang guna menjaga prinsip keberimbangan sesuai kaidah jurnalistik dan Kode Etik Pers.

Penulis: Syuhada Wisastra

Ketua IWO Indonesia DPD Karawang

Polri Bangun Ratusan SPPG, Termasuk di Wilayah 3T

0

Jakarta — Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kepolisian Negara Republik Indonesia) saat ini telah memiliki 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Jika seluruh unit tersebut telah beroperasi penuh, program ini diproyeksikan mampu memberikan manfaat kepada sekitar 2,9 juta orang.

Dalam sambutannya saat peresmian 1.179 SPPG dan 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Kapolri mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, kementerian dan lembaga terkait, pemerintah daerah, mitra kerja, serta seluruh elemen masyarakat atas dukungan terhadap program SPPG dan ketahanan pangan Polri.

Menurut Kapolri, hingga saat ini total 1.179 SPPG telah terbentuk dengan rincian 411 unit sudah beroperasi, 162 unit dalam tahap persiapan operasional, 499 unit masih dalam proses pembangunan dan ditargetkan selesai pada Maret 2026, serta 107 unit dalam tahap peletakan batu pertama (groundbreaking).

Apabila seluruh SPPG tersebut beroperasi, program ini diperkirakan dapat menjangkau sekitar 2.947.500 penerima manfaat sekaligus menyerap hingga 58.950 tenaga kerja.

Kapolri juga menyebutkan bahwa 33 SPPG dibangun di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar, termasuk di Papua, sebagai bagian dari upaya pemerataan layanan gizi dan dukungan ketahanan pangan.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG), lanjutnya, merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang bertujuan memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat, cerdas, dan siap menjadi sumber daya manusia unggul di masa depan. Polri menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan program tersebut.