google-site-verification=mfDzAmrATs_axixiQE589FtwGxMIv1RrxySdHsqAmqE
spot_img
Beranda blog Halaman 19

Apel Pagi ASN Karawang Berjalan Khidmat Meski Cuaca Kurang Bersahabat

0

KARAWANG | Karawangexpose.com – Hujan yang mengguyur wilayah Karawang pada Senin pagi (9/2/2026) tidak menyurutkan semangat Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mengikuti apel pagi di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Karawang.

Apel pagi tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, dan diikuti oleh para ASN dengan tertib serta penuh disiplin meskipun cuaca kurang bersahabat.

Dalam amanatnya, Wakil Bupati Karawang menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta apel yang telah mengikuti apel pagi secara tepat waktu dan menunjukkan komitmen terhadap kedisiplinan sebagai aparatur pemerintah.

“Saya mengapresiasi seluruh ASN yang tetap hadir dan mengikuti apel pagi tepat waktu meskipun dalam kondisi hujan,” ujar Wabup.

Wakil Bupati juga mengingatkan pentingnya menerapkan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), khususnya dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan kerja.

“Saya tidak bosan mengingatkan agar kita semua senantiasa menjaga kebersihan dan kerapihan ruang kerja. Lingkungan yang bersih dan rapi akan berdampak langsung pada peningkatan produktivitas kerja,” tegasnya.

Apel pagi tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat kedisiplinan, rasa tanggung jawab, serta etos kerja ASN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Momentum HPN 2026, ASPHRI Dorong Kolaborasi Pers dan Sektor Industri

0

JAKARTA, Karawangexpose.com – Ketua Umum Asosiasi Praktisi Human Resources Indonesia (ASPHRI), Dr. Yosminaldi, S.H., M.M., menyampaikan ucapan Selamat Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026 sekaligus Dirgahayu ke-8 Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO Indonesia).

Dalam pernyataannya, Dr. Yosminaldi berharap pers nasional semakin independen, berani, jernih, dan objektif dalam menjalankan fungsi jurnalistiknya.

“Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya, Dr. Yosminaldi, S.H., M.M., selaku Ketua Umum ASPHRI, menyampaikan Selamat Hari Pers Nasional Tahun 2026 serta Hari Ulang Tahun IWO Indonesia ke-8. Semoga pers nasional semakin independen, berani, jernih, objektif, dan mencerahkan, serta terus berperan aktif dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan menjaga demokrasi di Indonesia,” ujarnya.

Menurut dia, pers memiliki peran strategis bukan hanya dalam ranah politik dan pemerintahan, tetapi juga dalam mendukung ekosistem dunia usaha dan industri. Informasi yang akurat dan berimbang, kata dia, menjadi fondasi penting bagi stabilitas iklim investasi dan hubungan industrial yang sehat.

Ia menilai, di tengah dinamika global dan transformasi digital, dunia industri membutuhkan pemberitaan yang profesional agar tidak terjadi disinformasi yang dapat memicu ketidakpastian di pasar tenaga kerja maupun sektor usaha.

“Pers yang kredibel membantu menciptakan transparansi dan kepercayaan publik. Dalam konteks industri, pemberitaan yang objektif dapat menjaga kondusivitas hubungan antara pekerja, manajemen, dan pemangku kepentingan lainnya,” kata Yosminaldi yang juga berprofesi sebagai Dosen S1 dan S2 di Univ Pertiwi Bekasi tersebut.

Sebagai organisasi yang menaungi praktisi sumber daya manusia, ASPHRI memandang pers sebagai mitra strategis dalam mengedukasi masyarakat mengenai isu ketenagakerjaan, transformasi digital, peningkatan kompetensi SDM, hingga tantangan industri 4.0 dan 5.0.

Ia menambahkan, kolaborasi antara insan pers dan pelaku industri penting untuk mendorong lahirnya kebijakan yang berpihak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

“Pers tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membentuk opini publik. Karena itu, profesionalisme dan integritas menjadi kunci agar setiap pemberitaan dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan nasional,” ujar Tokoh Praktisi HRD yang juga menjadi Advokat ini.

Menutup pernyataannya, Dr. Yosminaldi menyampaikan harapan agar di usia ke-8 tahun, IWO Indonesia semakin solid dan terus menjadi bagian dari penguatan demokrasi serta pembangunan ekonomi nasional.

“Selamat dan sukses. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,” tutup Dosen Polteknaker RI & Master Trainer PPM Jakarta ini.

IWO Indonesia Rayakan 8 Tahun Perjalanan dengan Semangat Perjuangan Rengasdengklok

0

KARAWANG, Karawangexpose.com – Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO Indonesia) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Karawang menggelar Renungan Kebangsaan di Tugu Kebulatan Tekad Rengasdengklok, Minggu (8/2/2026) sore.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8 IWO Indonesia yang jatuh pada 9 Februari 2026.

Mengusung tema “Pers Merawat Ingatan Bangsa, Jurnalis Menjaga Nurani Demokrasi”, kegiatan ini menegaskan kembali komitmen insan pers untuk berpegang pada integritas, akurasi, dan tanggung jawab dalam menjalankan fungsi jurnalistik.

Acara berlangsung mulai pukul 16.30 WIB hingga 19.00 WIB di kawasan bersejarah Rengasdengklok, yang memiliki makna penting dalam perjalanan kemerdekaan Republik Indonesia.

Ketua Pelaksana, Dedi MK, mengatakan pemilihan Rengasdengklok bukan tanpa alasan. Tempat tersebut, menurut dia, merupakan simbol keberanian dalam menentukan arah bangsa di masa genting.

“Rengasdengklok mengajarkan keberanian dalam menentukan sikap. Spirit itu relevan dengan tugas pers hari ini, yakni berani menyampaikan kebenaran di tengah berbagai tekanan,” ujarnya.

Kegiatan diawali dengan pengumpulan peserta di Sekretariat IWOI Jasmine pukul 14.30 WIB untuk registrasi dan pengarahan. Peserta kemudian bertolak konvoi menuju lokasi pada pukul 16.00 WIB. Acara resmi dibuka pukul 16.45 WIB, dilanjutkan pembacaan doa serta refleksi sejarah Rengasdengklok dan pemaknaan peran pers dalam demokrasi.

Momentum renungan dipusatkan pada doa bersama dan refleksi HUT ke-8 IWO Indonesia sebagai bentuk introspeksi moral insan pers. Kegiatan ditutup dengan dokumentasi dan silaturahmi bersama pengurus pusat dan daerah.

Ketua IWO Indonesia DPD Karawang, Syuhada Wisastra, Amd., CHRM. menegaskan bahwa HPN dan HUT ke-8 harus menjadi titik penguatan soliditas organisasi.

“Jurnalis IWO Indonesia harus menjadi garda terdepan dalam menjaga kebenaran. Delapan tahun IWO Indonesia berdiri di negeri ini, dan tiga tahun berkembang di Karawang. Jangan pernah lelah belajar, jangan takut bersuara, dan jangan tergoda meninggalkan integritas demi kepentingan sesaat,” kata Syuhada.

Ia mengungkapkan, perjalanan organisasi di Karawang bukan hal mudah. Selama 25 tahun dirinya berkarier di dunia industri sebelum memutuskan hijrah dan membangun organisasi pers.

“Saya tiga tahun terakhir belajar membangun IWO Indonesia di Karawang. Alhamdulillah, kini anggota mencapai sekitar 65 orang, dan lebih dari 50 hadir dalam kegiatan ini. Kekompakan adalah kunci,” ujarnya.

Syuhada juga menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan digelar tanpa pungutan biaya dari anggota.

“Sebagai laporan kepada Ketua Umum, kegiatan ini tidak ada pungutan apa pun. Semua kebutuhan ditanggung panitia,” katanya.

Ke depan, IWOI Karawang menargetkan pelaksanaan uji kompetensi jurnalis bekerja sama dengan BNSP serta verifikasi Dewan Pers pada 2027.

“Kecepatan bukan alasan mengabaikan akurasi. Popularitas bukan tujuan utama. Tugas kita menghadirkan informasi yang mencerahkan dan membangun kepercayaan publik,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum IWO Indonesia, Dr. NR Icang Rahardian, SH. S.AK., MH., M.Pd. menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia jurnalis.

“Jangan hanya pakaiannya yang keren, tapi ilmunya kosong. SDM harus ditingkatkan agar wartawan benar-benar diperhitungkan,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa pada 2026 IWO Indonesia tidak menggelar perayaan skala nasional sebagai bentuk empati atas berbagai musibah di sejumlah daerah di Indonesia. Namun, pada 2027 organisasi akan menyiapkan agenda nasional yang lebih besar dan bermakna.

Menurut Icang, Rengasdengklok memiliki makna filosofis bagi perjalanan organisasi. Ia mengibaratkan fase awal IWO Indonesia seperti perjuangan bangsa yang berawal dari titik-titik genting sejarah.

“IWO Indonesia berdiri pada 2018. Pergerakan awalnya tidak mudah. Namun setelah Karawang diberi mandat, organisasi justru berkembang. Ini bukan kebetulan. Karawang memiliki nilai sejarah perjuangan,” katanya.

Ia juga menegaskan prinsip dasar organisasi, yakni zero payment. Sejak awal berdiri, IWO Indonesia tidak membebani anggota dengan iuran untuk kartu anggota, atribut, maupun kegiatan organisasi.

“Organisasi ini dibangun tanpa membebani anggota. Prinsip itu harus dijaga agar IWO Indonesia tetap independen dan bermartabat,” ujarnya.

Selain itu, Icang meminta seluruh jajaran daerah memperkuat koordinasi hingga tingkat desa dan kecamatan, termasuk dalam mengawal program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis. Ia mendorong anggota IWO Indonesia aktif melakukan pengawasan dan pemberitaan secara profesional demi kepentingan publik.

Dalam naskah renungan yang dibacakan, ditegaskan bahwa pers tidak sekadar mencatat peristiwa, melainkan menjaga ingatan kolektif bangsa. Di tengah derasnya arus informasi digital, jurnalis diingatkan untuk tidak mengorbankan akurasi demi kecepatan serta tidak menukar integritas dengan popularitas.

Delapan tahun perjalanan IWO Indonesia disebut bukan semata perayaan usia, melainkan momentum memperkuat tanggung jawab moral jurnalis online agar lebih profesional, beretika, dan berpihak pada kepentingan publik.

Dari Rengasdengklok, insan pers diingatkan kembali bahwa kebebasan pers harus selalu diiringi tanggung jawab. Menulis dengan akal sehat, bekerja dengan hati nurani, serta menjaga marwah profesi menjadi fondasi demokrasi yang sehat.

(HUMAS IWOI DPD KARAWANG)

Selamat HPN dan HUT ke-8 IWO Indonesia, DPRD Karawang Tegaskan Komitmen pada Demokrasi

0

KARAWANG, KarawangExpose.com – Ketua DPRD Kabupaten Karawang menyampaikan ucapan selamat Hari Pers Nasional (HPN) serta Dirgahayu ke-8 kepada Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO Indonesia) pada Senin, 9 Februari 2026.

Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk apresiasi terhadap peran strategis pers dalam menjaga demokrasi dan mengawal pembangunan.

Dalam keterangannya, Ketua DPRD menegaskan bahwa pers memiliki posisi penting sebagai pilar keempat demokrasi yang menjaga keseimbangan informasi di tengah masyarakat.

“Saya mengucapkan selamat Hari Pers Nasional dan Dirgahayu ke-8 untuk IWO Indonesia. Semoga di usia yang ke-8 tahun ini, IWO Indonesia semakin solid, profesional, dan terus menjaga integritas serta objektivitas dalam setiap pemberitaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran IWO Indonesia selama ini telah memberikan kontribusi nyata dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada publik, khususnya di daerah.

Menurutnya, di tengah arus informasi digital yang begitu cepat, organisasi profesi seperti IWO Indonesia memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan setiap informasi yang disajikan tetap berlandaskan kode etik jurnalistik dan kepentingan publik.

“Peran wartawan online sangat strategis dalam era digital saat ini. Kecepatan informasi harus diimbangi dengan ketepatan dan kebenaran. Saya berharap IWO Indonesia terus menjadi garda terdepan dalam menjaga kualitas pemberitaan serta menjadi mitra kritis dan konstruktif bagi pemerintah daerah,” katanya.

Ketua DPRD juga berharap momentum peringatan HPN dan HUT ke-8 IWO Indonesia menjadi refleksi bersama untuk memperkuat komitmen pers dalam membangun bangsa dan negara.

“Semoga di usia ke-8 ini, IWO Indonesia semakin mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan, memperkuat kontrol sosial, serta menjadi jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat. Selamat dan sukses selalu,” tutupnya.

Peringatan Hari Pers Nasional dan Dirgahayu IWO Indonesia ke-8 pada Senin, 9 Februari 2026, menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen insan pers dalam menjunjung tinggi profesionalisme, independensi, serta tanggung jawab sosial dalam setiap karya jurnalistik.

Dukung UMKM dan Perdagangan Lokal, Bupati Karawang Apresiasi Ekspansi Toko Mas 88

Karawang, Karawangexpose.com – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, S.E., menghadiri sekaligus meresmikan Grand Opening Store ke-5 Toko Mas 88 yang berlokasi di Jl. Ir. H. Juanda, Kotabaru, Cikampek, pada Minggu (08/02/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Karawang menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas perkembangan usaha Toko Mas 88 yang dinilai konsisten berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Atas nama pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten Karawang, saya mengucapkan selamat atas dibukanya store kelima Toko Mas 88. Ini merupakan sebuah kebanggaan bagi kita semua,” ujar Bupati.

Menurutnya, kehadiran cabang baru Toko Mas 88 memberikan dampak positif bagi masyarakat, mulai dari pembukaan lapangan kerja, peningkatan aktivitas perdagangan, hingga menggerakkan roda perekonomian lokal, khususnya di wilayah Kotabaru, Cikampek, dan sekitarnya.

Bupati Karawang juga berpesan agar Toko Mas 88 senantiasa mengedepankan pelayanan yang cepat, profesional, dan jujur, sehingga mampu menjaga kepercayaan pelanggan serta menjalankan prinsip usaha yang sehat dan berkelanjutan.

Peresmian store ke-5 ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pelaku usaha lainnya untuk terus berkembang dan berkontribusi dalam mendukung kemajuan ekonomi Kabupaten Karawang.

Sinergi Alumni dan Warga, IASKA Gelar Aksi Sosial di Pangasinan

0

KARAWANG, Karawangexpose.com – Ratusan paket sembako dibagikan kepada warga dalam kegiatan sosial bertajuk IASKA Peduli yang digelar pada Minggu (8/2/2026) di Masjid Al-Hikmah (Az-Zahra), Dusun Pangasinan RT 01/01.

Kegiatan dilakukan oleh jajaran Pengurus IASKA berlangsung tertib dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Sejak pagi, warga mulai berdatangan untuk menerima bantuan yang telah disiapkan panitia. Pembagian dilakukan secara terkoordinasi bersama pengurus lingkungan setempat.

IASKA merupakan Ikatan Alumni SMEA/SMKN 2 Karawang, wadah yang menghimpun para alumni lintas angkatan untuk mempererat silaturahmi serta berkontribusi positif bagi masyarakat.

Melalui program IASKA Peduli, para alumni menunjukkan komitmennya dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Ketua Pelaksana IASKA Peduli, Syuhada Wisastra, mengatakan kegiatan berbagi ini merupakan bentuk nyata kepedulian alumni terhadap lingkungan sekitar.

“Kami ingin kehadiran IASKA tidak hanya sebagai wadah silaturahmi alumni, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan kebutuhan warga,” ujarnya.

Perwakilan Koordinator Warga, Alvino, mengapresiasi kegiatan tersebut dan menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Dusun Pangasinan.

“Bantuan ini sangat membantu warga kami. Kami berharap kegiatan sosial seperti ini terus berlanjut dan membawa keberkahan,” katanya.

Ketua Rukun Tetangga setempat, Engkan, juga menyampaikan dukungan atas terselenggaranya kegiatan sosial tersebut.

“Kami bersyukur kegiatan berjalan lancar dan tertib. Semoga sinergi antara alumni dan warga seperti ini terus terjalin,” ungkapnya.

Di tempat terpisah, Ketua Umum IASKA, Ika Dinata, menegaskan bahwa organisasi alumni memiliki tanggung jawab moral untuk hadir di tengah masyarakat.

“IASKA adalah rumah besar bagi para alumni SMEA/SMKN 2 Karawang. Kami ingin alumni tidak hanya sukses secara pribadi, tetapi juga peka dan peduli terhadap kondisi sosial di sekitarnya. Program IASKA Peduli ini akan terus kami dorong sebagai agenda rutin,” tegas Ika.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas kelancaran acara. Melalui semangat kebersamaan dan kepedulian, IASKA berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Karawang.

Bukti Komitmen Lingkungan, Bupati Aep Pimpin Aksi ASRI di Tangkolak

0

KARAWANG, Karawangexpose.com – Hujan yang mengguyur kawasan pesisir tak menyurutkan langkah Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, SE bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Pada Sabtu, 7 Februari 2026, mereka turun langsung memunguti sampah di Kawasan Ekowisata Mangrove Dusun Tangkolak, Desa Sukakerta, Kecamatan Cilamaya Wetan.

Aksi tersebut merupakan bagian dari Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang menekankan kerja nyata dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, khususnya di kawasan wisata pesisir.

Sejumlah pejabat tampak hadir dan terlibat langsung, di antaranya Dandim 0604/Karawang Letkol Inf. Naryanto, Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah, Ketua DPRD Karawang H. Endang Sodikin, Wakil Bupati Karawang H. Maslani, Danyon 305/Tengkorak Mayor Inf. Afdal Eko Putra, para kepala OPD, serta camat se-Kabupaten Karawang.

Dengan mengenakan pakaian lapangan, puluhan aparatur pemerintah menyusuri kawasan mangrove sambil memunguti sampah yang berserakan. Tak ada panggung dan tanpa seremoni berlebihan. Yang ada hanyalah kerja bersama di bawah rintik hujan.

Bupati Aep menegaskan, Gerakan ASRI merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia yang disampaikan dalam Taklimat Presiden pada Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah.

“Presiden menegaskan Indonesia harus asri. Hari ini kita buktikan. Hadir ke Tangkolak bukan untuk seremonial, tetapi kerja nyata. Kebersihan ini harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan wisatawan,” ujar Bupati Aep.

Ia menilai keterlibatan seluruh unsur pemerintahan, termasuk TNI, Polri, dan ASN, menjadi bukti bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama, terlebih kegiatan tersebut dilaksanakan di hari libur.

Festival Murah Meriah di 3 Bisnis Centre Karawang, Wahana Mulai Rp10 Ribu

0

KARAWANG, Karawangexpose.com – Suasana malam di 3 Bisnis Centre Karawang semakin berwarna dengan hadirnya Pasar Malam Festival yang menghadirkan berbagai wahana permainan dan hiburan keluarga dengan harga super terjangkau.

Dengan tarif mulai dari Rp10.000 hingga Rp15.000 per wahana, pengunjung sudah bisa menikmati beragam permainan seru yang cocok untuk anak-anak hingga remaja. Lampu warna-warni, deretan jajanan khas pasar malam, serta suasana hangat kebersamaan membuat lokasi ini menjadi alternatif hiburan malam yang menarik di Karawang.

Warga yang datang pun mengaku senang dengan konsep hiburan yang sederhana namun meriah tersebut.

“Seru banget, apalagi harganya murah. Anak-anak bisa main berkali-kali. Rp10 ribu sekarang jarang banget dapat hiburan seperti ini,” ujar Ujang (33), warga Karawang.

Hal senada disampaikan Rina (28) yang datang bersama keluarganya.

“Tempatnya asyik buat santai malam. Setelah kerja atau sekolah, bisa refreshing tanpa harus keluar kota,” katanya.

Keberadaan Pasar Malam Festival di 3 Bisnis Centre Karawang diharapkan menjadi ruang hiburan yang merakyat dan mudah dijangkau semua kalangan. Dengan harga ramah di kantong dan suasana yang penuh keceriaan, warga Karawang kini punya pilihan hiburan malam yang seru dan ekonomis.

Jadi, tunggu apa lagi? Ajak keluarga, teman, dan orang tersayang untuk merasakan langsung kemeriahan Pasar Malam di 3 Bisnis Centre Karawang!

Penguatan Tugas Pengamanan, Lapas Karawang Bahas KUHP dan KUHAP Baru

0

KARAWANG | Karawangexpose.com — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Karawang menggelar kegiatan penguatan tugas dan fungsi kepada seluruh jajaran pengamanan, Jumat (6/2/2026), bertempat di Aula Sahardjo.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Karawang, Christo Toar, serta dihadiri oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), Kasi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, dan Kasubbag Tata Usaha.

Dalam kegiatan ini, Kalapas Karawang menyampaikan materi terkait 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta pembahasan mengenai Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru.

Kepala Lapas Karawang, Christo Toar, menegaskan bahwa penguatan jajaran pengamanan menjadi langkah penting dalam meningkatkan profesionalisme petugas dalam menjalankan tugas sehari-hari.

“Petugas pengamanan harus memahami arah kebijakan pimpinan serta regulasi terbaru agar pelaksanaan tugas berjalan profesional, berintegritas, dan mampu menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan lapas,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kalapas Karawang juga mengingatkan seluruh jajaran pengamanan untuk senantiasa menjunjung tinggi disiplin, loyalitas, dan integritas, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Melalui kegiatan penguatan ini, diharapkan jajaran pengamanan Lapas Kelas IIA Karawang semakin siap mendukung terwujudnya penyelenggaraan pemasyarakatan yang aman, tertib, humanis, serta berorientasi pada kepastian hukum.

IWO Indonesia Gelar Renungan Kebangsaan, Teguhkan Marwah Jurnalis Online

0

KARAWANG, Karawangexpose.com – Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO Indonesia) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Karawang akan menggelar Renungan Kebangsaan di Tugu Kebangkitan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Minggu (8/2/2026) sore.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8 IWO Indonesia yang jatuh pada 9 Februari 2026.

Mengusung tema “Pers Merawat Ingatan Bangsa, Jurnalis Menjaga Nurani Demokrasi”, kegiatan ini menegaskan komitmen insan pers untuk tetap berpegang pada integritas, akurasi, dan tanggung jawab dalam menjalankan fungsi jurnalistik.

Acara dijadwalkan dimulai pukul 16.30 WIB hingga selesai, bertempat di Tugu Kebangkitan Rengasdengklok, lokasi bersejarah yang menjadi bagian penting dalam perjalanan kemerdekaan Republik Indonesia.

Ketua Pelaksana, Dedi MK. menyampaikan bahwa pemilihan Rengasdengklok bukan tanpa alasan. Tempat tersebut memiliki makna historis sebagai simbol keberanian mengambil sikap di saat genting.

“Rengasdengklok mengajarkan keberanian dalam menentukan arah bangsa. Spirit itu relevan dengan tugas pers hari ini, yakni berani menyampaikan kebenaran di tengah berbagai tekanan,” ujarnya.

Rangkaian Kegiatan

Kegiatan diawali dengan pengumpulan peserta di Sekretariat IWOI Jasmine pukul 15.30 WIB untuk registrasi dan briefing panitia. Peserta kemudian bertolak menuju lokasi acara pada pukul 16.00 WIB.

Setibanya di lokasi, panitia melakukan persiapan area dan peralatan dokumentasi. Acara resmi dibuka pukul 16.45 WIB oleh pembawa acara, dilanjutkan pembacaan doa.

Agenda utama Renungan Kebangsaan dimulai pukul 17.00 WIB dengan refleksi sejarah Rengasdengklok serta pemaknaan peran pers dalam perjuangan dan demokrasi. Selanjutnya, pukul 17.25 WIB akan disampaikan sambutan Ketua umum IWO Indonesia atau Ketua IWOI DPD Karawang.

Memasuki pukul 17.40 WIB, peserta mengikuti doa dan renungan HUT ke-8 IWO Indonesia sebagai bentuk introspeksi dan komitmen moral insan pers.

Kegiatan ditutup dengan dokumentasi dan foto bersama pada pukul 17.55 WIB.

Ketua IWO Indonesia DPD Karawang, Syuhada Wisastra, menegaskan bahwa momentum HPN dan HUT ke-8 IWO Indonesia harus menjadi titik penguatan soliditas organisasi. Ia mengajak seluruh anggota untuk menjaga marwah profesi dengan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, memperkuat kompetensi, serta tidak mudah terpengaruh kepentingan pragmatis.

“Jurnalis IWO Indonesia harus menjadi garda terdepan dalam menjaga kebenaran. Jangan pernah lelah belajar, jangan takut bersuara, dan jangan tergoda meninggalkan integritas hanya demi kepentingan sesaat. Kita harus solid, saling menguatkan, dan tetap berdiri di sisi publik,” ujar Syuhada dalam keterangan resminya (Sabtu, 7/2/2026)

Ia juga mengarahkan seluruh anggota agar menjadikan renungan kebangsaan ini sebagai refleksi mendalam dalam menjalankan tugas jurnalistik di era digital. Menurutnya, tantangan pers ke depan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan kedewasaan, ketegasan sikap, dan loyalitas terhadap organisasi.

“Kecepatan bukan alasan mengabaikan akurasi. Popularitas bukan tujuan utama. Tugas kita adalah menghadirkan informasi yang mencerahkan dan membangun kepercayaan masyarakat. Dari Rengasdengklok, kita perbarui komitmen untuk bekerja profesional, beretika, dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Dalam naskah renungan yang disiapkan panitia, ditegaskan bahwa pers tidak sekadar mencatat peristiwa, tetapi menjaga ingatan kolektif bangsa. Di tengah derasnya arus informasi digital, jurnalis diingatkan untuk tidak mengorbankan akurasi demi kecepatan, serta tidak menukar integritas dengan popularitas.

Delapan tahun perjalanan IWO Indonesia disebut bukan semata perayaan usia organisasi, melainkan momentum memperkuat tanggung jawab moral jurnalis online agar lebih profesional, beretika, dan berpihak pada kepentingan publik.

Kegiatan ini diharapkan menjadi refleksi bersama bahwa kebebasan pers harus diiringi tanggung jawab. Dari Rengasdengklok, insan pers diajak memperbarui komitmen untuk menulis dengan akal sehat, bekerja dengan hati nurani, serta menjaga marwah profesi demi demokrasi yang sehat.