google-site-verification=mfDzAmrATs_axixiQE589FtwGxMIv1RrxySdHsqAmqE
spot_img
Beranda blog Halaman 21

Gerakan Gaya Hidup Sadar Sampah Diperkuat di Kabupaten Karawang

0

KARAWANG | Karawangexpose.com – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, SE, menegaskan pentingnya penguatan kebersihan lingkungan serta pemilahan sampah sebagai tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati sebagai tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia dalam Rapat Koordinasi Nasional bersama Kepala Daerah, yang digelar pada Senin, 2 Februari 2025.

“Pengelolaan sampah bukan lagi pilihan, melainkan kewajiban yang harus dilaksanakan secara konsisten di lingkungan masing-masing. Ini bagian dari upaya menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat,” tegas Bupati.

Bupati menjelaskan, kebijakan tersebut sejalan dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, Peraturan Daerah Kabupaten Karawang Nomor 9 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Sampah beserta perubahannya dalam Perda Nomor 14 Tahun 2025, serta Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup Nomor 2 Tahun 2024 tentang Gerakan Gaya Hidup Sadar Sampah.

Melalui instruksi ini, Bupati meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi pemerintah pusat dan provinsi, perangkat kecamatan serta desa/kelurahan, BUMN, BUMD, perusahaan swasta, lembaga pendidikan, hingga pelaku usaha seperti pasar tradisional dan ritel modern untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan pemilahan sampah.

Sebagai langkah awal, kegiatan kebersihan lingkungan akan dilaksanakan secara serentak, dengan Pantai Pasir Putih, Cilamaya, sebagai titik pertama. Sejumlah OPD direncanakan akan terlibat langsung dalam aksi bersih pantai guna menjaga kelestarian alam.

“Untuk perkantoran dan instansi, kebersihan lingkungan minimal dilakukan satu kali dalam seminggu dan wajib menerapkan pemilahan sampah. Sementara untuk sekolah dan lembaga pendidikan, kebersihan harus dipastikan setiap hari,” ujarnya.

Khusus pelaku usaha dan pasar tradisional, Bupati menekankan kewajiban menjaga kebersihan area usaha setiap hari serta melakukan pemilahan sampah. Ia juga mendorong pengelola pasar agar menjalin kerja sama dengan Bank Sampah, TPS 3R, TPST, maupun pengelola swasta dalam pengolahan sampah organik.

Selain itu, Bupati meminta kecamatan bersama UPTD Lingkungan Hidup Kabupaten Karawang untuk berkoordinasi dengan masyarakat dalam melaksanakan kegiatan kerja bakti kebersihan di wilayah masing-masing.

“Perubahan perilaku harus dimulai dari lingkungan terdekat. Saya juga mengajak seluruh ASN Pemkab Karawang menjadi contoh, termasuk dengan melakukan pemilahan sampah dari rumah tangga,” tambahnya.

Pemilahan sampah dilakukan dengan membagi sampah ke dalam tiga kategori utama, yaitu sampah organik, sampah ekonomis seperti plastik, kertas, dan logam, serta sampah residu yang belum dapat diolah.

Bupati Karawang berharap seluruh pihak dapat melaksanakan instruksi ini secara bertanggung jawab demi terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan di Kabupaten Karawang.

Presiden Prabowo Tekankan Diplomasi Realistis Indonesia dalam Board of Peace

0

JAKARTA, KarawangExpose.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang mengedepankan pendekatan realistis dan prinsip kehati-hatian, khususnya dalam keterlibatan Indonesia pada Board of Peace sebagai salah satu upaya mendorong penyelesaian konflik Palestina.

Penegasan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam pertemuan bersama para tokoh diplomasi, akademisi, praktisi hubungan internasional, serta pimpinan dan anggota Komisi I DPR RI di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal menilai Presiden Prabowo memiliki pandangan yang realistis dalam menyikapi keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace. Menurutnya, di tengah kompleksitas konflik yang terjadi, mekanisme tersebut saat ini menjadi satu-satunya opsi yang tersedia.

“Kesan saya, Presiden Prabowo memiliki pendekatan yang realistis. Dalam arti, saat ini satu-satunya opsi yang ada di atas meja memang Board of Peace, dan tidak ada opsi lain,” ujar Dino.

Dino menegaskan bahwa Board of Peace bukanlah solusi instan bagi konflik Palestina. Upaya tersebut sarat dengan risiko dan ketidakpastian, serta melibatkan dinamika geopolitik berbagai aktor internasional. Namun demikian, Presiden Prabowo dinilai memahami sepenuhnya tantangan tersebut.

“Ini adalah sebuah eksperimen, bukan obat mujarab yang bisa menyembuhkan semua persoalan. Dan saya melihat Presiden Prabowo realistis dalam menyikapinya,” lanjutnya.

Ia juga mengapresiasi penekanan Presiden Prabowo terhadap pentingnya menjaga kekompakan dengan negara-negara Islam sebagai kekuatan penyeimbang. Selain itu, sikap kehati-hatian Presiden Prabowo dinilai sejalan dengan prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif.

“Yang paling saya apresiasi, kita masuk dengan hati-hati dan tetap berpegang pada opsi untuk bisa keluar jika kebijakan ini bertentangan dengan prinsip dan kepentingan nasional kita,” tegas Dino.

Sementara itu, mantan Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda menyoroti proses konsultasi intensif yang telah dilakukan Indonesia sebelum memutuskan bergabung dalam Board of Peace. Ia menyampaikan bahwa keputusan tersebut diambil setelah melalui dua rangkaian konsultasi dengan negara-negara berpenduduk mayoritas Islam.

“Indonesia ikut serta dalam Board of Peace setelah melalui konsultasi di antara negara-negara Islam atau negara dengan penduduk mayoritas Muslim,” ujarnya.

Hassan menjelaskan, delapan negara yang terlibat diharapkan dapat berperan sebagai kekuatan penyeimbang dalam pengambilan keputusan, sekaligus memastikan proses yang berjalan tetap berorientasi pada tujuan kemanusiaan.

Ia juga menekankan bahwa penyelesaian konflik internasional tidak selalu harus berada dalam kerangka Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dengan merujuk pada sejumlah praktik diplomasi internasional sebelumnya.

“Kita tidak perlu apriori. Proses di luar kerangka PBB tidak harus ditafsirkan secara negatif, sepanjang proses tersebut menghasilkan sesuatu yang positif,” katanya.

Menurut Hassan, pertemuan dengan Presiden Prabowo memberikan pemahaman yang lebih utuh mengenai Board of Peace, termasuk ruang kedaulatan Indonesia dalam menentukan kelanjutan keterlibatannya.

“Kita memiliki kedaulatan penuh untuk memutuskan apakah akan melanjutkan atau tidak, tergantung apakah proses ini berjalan sesuai dengan niat kita yang sesungguhnya, yaitu membantu rakyat Palestina,” pungkasnya.

Bangun Zona Integritas, Seluruh Pegawai Lapas Karawang Tandatangani Pakta Integritas

0

Karawang, KarawangExpose.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang melaksanakan Penandatanganan Pakta Integritas dan Komitmen Bersama dalam rangka pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Rabu (4/2). Kegiatan ini berlangsung di Aula Sahardjo dan diikuti oleh seluruh petugas serta pegawai magang Lapas Karawang.

Penandatanganan Pakta Integritas tersebut merupakan wujud komitmen bersama seluruh jajaran Lapas Karawang dalam mendukung pembangunan Zona Integritas, sekaligus memperkuat upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.

Seluruh pejabat struktural Lapas Kelas IIA Karawang turut menandatangani Pakta Integritas sebagai bentuk keteladanan, tanggung jawab, serta komitmen dalam menjalankan tugas dan fungsi pemasyarakatan yang berlandaskan nilai integritas dan profesionalisme.

Kepala Lapas Kelas IIA Karawang, Christo Toar, dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas bukan sekadar formalitas administratif, melainkan komitmen moral dan profesional yang harus diwujudkan dalam setiap aspek pelayanan.

“Penandatanganan Pakta Integritas ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa integritas, kejujuran, dan profesionalisme harus menjadi nilai utama dalam bekerja. Saya berharap seluruh jajaran Lapas Karawang dapat menjaga komitmen ini dan mengimplementasikannya secara konsisten dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” ujar Christo Toar.

Ia juga menekankan pentingnya peran aktif seluruh pegawai dalam mendukung reformasi birokrasi, khususnya dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan publik serta pencegahan praktik korupsi di lingkungan pemasyarakatan.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Karawang berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan dan peningkatan kinerja secara berkelanjutan guna mewujudkan Zona Integritas serta memberikan pelayanan publik yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Karawang Kini Punya Dua MPP, Bupati Aep: Pelayanan Harus Makin Mudah dan Cepat

0

Karawang, Karawangexpose.com – Upaya mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat terus diperkuat Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang. Salah satunya melalui peresmian Mall Pelayanan Publik (MPP) Cikampek yang dilakukan langsung oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, SE, pada Rabu, 4 Februari 2026.

Kehadiran MPP Cikampek menjadi solusi konkret bagi masyarakat, khususnya di wilayah timur Karawang, untuk mengakses berbagai layanan pemerintahan secara lebih mudah, cepat, dan nyaman dalam satu lokasi terpadu.

MPP Cikampek dirancang untuk melayani kebutuhan warga dari sedikitnya sembilan kecamatan di wilayah timur Karawang. Di dalamnya, tersedia 15 instansi yang membuka layanan, antara lain Dinas Sosial, Bapenda, BPJS Ketenagakerjaan, Kepolisian, PDAM, Bank BJB, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, DPMPTSP, Dinas PUPR, Kejaksaan Negeri, Kementerian Agama, BPN, Disnakertrans, Pengadilan Negeri, hingga Samsat.

Dalam sambutannya, Bupati Aep menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh instansi yang telah berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat melalui MPP Cikampek.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh instansi yang telah hadir. Saat ini sudah ada 15 tenant yang memberikan layanan. Pelayanan kepada masyarakat adalah kewajiban kita bersama, bukan hanya tugas Bupati, tetapi tanggung jawab seluruh pihak,” ujar Bupati Aep.

Ia juga menyampaikan kebanggaannya karena Kabupaten Karawang kini memiliki dua Mall Pelayanan Publik. MPP Karawang melayani masyarakat di sekitar pusat kota, sementara MPP Cikampek hadir untuk menjangkau masyarakat di wilayah timur.

“Alhamdulillah, sekarang selain MPP di Karawang, kita juga memiliki MPP di Cikampek. Ini merupakan bagian dari upaya pemerataan pelayanan publik agar masyarakat tidak perlu menempuh jarak jauh,” tambahnya.

Menurut Bupati Aep, pembangunan MPP Cikampek merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Karawang dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, sekaligus memangkas waktu dan biaya masyarakat dalam mengurus berbagai administrasi.

Presiden Prabowo: Program Prioritas Pemerintah Beri Dampak Nyata bagi Rakyat dan Ekonomi

0

BOGOR, Karawangexpose.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa berbagai program prioritas pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Pemeriksaan Kesehatan Gratis (CKG), serta pemerataan pendidikan telah menunjukkan capaian nyata dan memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat.

Presiden menyampaikan bahwa seluruh kebijakan tersebut dijalankan secara terintegrasi sebagai bagian dari strategi pembangunan nasional untuk memperkuat fondasi ekonomi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mewujudkan kesejahteraan rakyat yang berkelanjutan.

Penegasan tersebut disampaikan Kepala Negara dalam taklimat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa program MBG terus berkembang pesat dan kini telah menjangkau 60 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Program ini ditargetkan menjangkau 82 juta penerima paling lambat Desember 2026, sekaligus menciptakan dampak ekonomi signifikan di daerah.

“Program MBG saat ini telah memiliki 22.275 dapur SPPG yang beroperasi, serta 13.829 dapur lainnya dalam proses penilaian dan pengajuan. Dengan 22 ribu dapur yang sudah berjalan saja, telah tercipta sekitar 1 juta lapangan kerja, dengan rata-rata 50 tenaga kerja per dapur yang digaji setiap hari,” ujar Presiden Prabowo.

Di sektor kesehatan, Presiden menyampaikan bahwa pemerintah telah memperluas akses layanan dasar melalui Pemeriksaan Kesehatan Gratis (CKG). Hingga saat ini, sekitar 70 juta masyarakat telah memanfaatkan layanan tersebut.

“Sebanyak 70 juta rakyat kita sudah menjalani pemeriksaan kesehatan gratis. Ini pertama kalinya dalam sejarah,” imbuhnya.

Sementara di bidang pendidikan, Presiden menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkecil kesenjangan kualitas pendidikan antarwilayah. Pemerintah memastikan distribusi sarana pendidikan menjangkau seluruh sekolah, termasuk di daerah terluar, tertinggal, dan terpencil.

“Sebanyak 282.180 sekolah telah menerima interactive flat panel (IFP). Tahun ini seluruhnya sudah selesai. Hampir semua sekolah, termasuk di pulau-pulau terpencil dan daerah pegunungan, kini telah memiliki panel interaktif,” ungkap Presiden.

Selain itu, Presiden Prabowo juga menyoroti langkah strategis pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional melalui konsolidasi aset negara. Pemerintah membentuk Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) sebagai sovereign wealth fund untuk memastikan pengelolaan aset negara yang profesional dan berorientasi jangka panjang.

“Kita telah membentuk sovereign wealth fund dengan menghimpun seluruh kekuatan aset negara dalam satu manajemen. Total nilainya mencapai 1,04 triliun dolar AS atau sekitar 1.040 miliar dolar aset kelolaan,” jelasnya.

Menutup paparannya, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk terus bekerja secara konsisten dan disiplin dalam mewujudkan kemandirian nasional dan kesejahteraan rakyat secara berkelanjutan.

Ziarah Tokoh Pers Nasional, AMKI Karawang Tegaskan Pentingnya Sejarah Pers

0

JAKARTA | KarawangExpose.com – Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Kabupaten Karawang turut ambil bagian dalam rangkaian ziarah tokoh pers nasional menjelang peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar di Taman Makam Pahlawan Utama Nasional (TMPUN) Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (3/2/2026).

AMKI Karawang mengikuti kegiatan ziarah sejak awal bersama jajaran AMKI Pusat. Prosesi diawali dengan rangkaian seremonial berupa ziarah, tabur bunga, serta pembacaan doa dan Surat Al-Fatihah di makam tokoh-tokoh pers nasional sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan perjuangan para pendahulu insan pers Indonesia.

Usai prosesi pembuka, kegiatan dilanjutkan oleh AMKI Jawa Barat bersama seluruh pengurus AMKI kabupaten dan kota se-Jawa Barat, termasuk AMKI Kabupaten Karawang. Pada sesi lanjutan tersebut, dilaksanakan doa bersama di area makam tokoh pers nasional yang dipimpin oleh Sekretaris AMKI Karawang, Rd. Cholil Arief.

Ketua AMKI Kabupaten Karawang, H. Endang Suryana, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya rangkaian ziarah menjelang puncak peringatan HPN 2026.

“Menyambut Hari Pers Nasional bukan semata soal agenda seremonial, tetapi juga tentang menghormati sejarah dan jasa para tokoh pers. Ziarah ini menjadi pengingat penting bagi insan pers, termasuk di daerah,” ujar Endang Suryana yang akrab disapa Endang Nupo.

Ia menegaskan bahwa dunia pers dibangun di atas nilai perjuangan, keberanian, serta idealisme yang harus terus dijaga dan diwariskan di tengah dinamika zaman.

AMKI Kabupaten Karawang berharap, rangkaian kegiatan menjelang HPN 2026 ini dapat menjadi momentum refleksi sekaligus memperkuat solidaritas dan semangat kebersamaan insan pers, khususnya di tingkat daerah.

Ziarah ini menegaskan pesan bahwa pers boleh terus bergerak maju mengikuti perkembangan zaman, namun akar sejarah dan nilai perjuangannya tidak boleh dilupakan. (***)

IWOI Karawang Intensifkan Koordinasi Kelembagaan dengan Dewan Pers

0

JAKARTA | KarawangExpose.com — Pimpinan Perusahaan Digital Mediatama Group sekaligus Ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Karawang, dan juga sebagai Koordinator Nasional Verifikasi IWOI ke Dewan Pers , Syuhada Wisastra, melakukan kunjungan koordinasi ke Dewan Pers di Gedung Dewan Pers lantai 7–8, Jalan Kebon Sirih No. 32–34, Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026).

Syuhada hadir didampingi Koordinator Bidang Desain Media, Web, dan Dokumentasi IWOI Karawang, Sacim Zein. Kunjungan tersebut bertujuan memperkuat sinergi kelembagaan sekaligus mendorong peningkatan kualitas ekosistem pers, khususnya media online di Kabupaten Karawang.

Dalam pertemuan itu, terdapat tiga agenda utama yang dibahas. Pertama, permintaan penjelasan serta persyaratan teknis terkait proses verifikasi media online oleh Dewan Pers. Kedua, koordinasi program peningkatan kompetensi wartawan bagi seluruh anggota IWOI melalui pelatihan, uji kompetensi, dan penguatan etika jurnalistik. Ketiga, tindak lanjut proses verifikasi organisasi IWO Indonesia DPD Karawang agar selaras dengan ketentuan dan standar Dewan Pers.

Syuhada menegaskan, langkah tersebut merupakan bentuk keseriusan IWOI Karawang dalam mendorong profesionalisme wartawan dan meningkatkan kredibilitas media online.

“Kami ingin memastikan seluruh anggota IWOI memahami dan memenuhi standar jurnalistik yang ditetapkan Dewan Pers. Verifikasi media dan organisasi bukan sekadar urusan administratif, melainkan bagian dari upaya menjaga kepercayaan publik,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi wartawan di tengah laju digitalisasi informasi yang kian cepat.

“Perkembangan teknologi menuntut wartawan untuk adaptif, beretika, dan tetap akurat. Melalui koordinasi ini, kami berharap ke depan ada program berkelanjutan yang mampu meningkatkan kapasitas dan integritas wartawan anggota IWOI,” kata Syuhada.

Terkait proses verifikasi organisasi, Syuhada menyatakan bahwa IWOI DPD Karawang berkomitmen menuntaskan seluruh persyaratan sesuai arahan pimpinan pusat.

“Sesuai arahan dan instuksi dari Ketua Umum IWO Indonesia, Dr. NR. Icang Rahardian, target utama verifikasi Dewan Pers ditetapkan pada awal 2027. Sementara itu, tahun 2026 menjadi fase penting untuk perapihan dan pembaruan data organisasi di seluruh DPD dan DPW,” ujar Syuhada.

Ia menambahkan, IWO Indonesia menargetkan menjadi organisasi wartawan yang tertib administrasi, solid secara kelembagaan, dan memiliki pengakuan nasional.

Sementara itu, Sacim Zein menuturkan bahwa penguatan desain media, pengelolaan situs web, dan dokumentasi juga menjadi perhatian serius organisasi.

“Media online tidak hanya dinilai dari kualitas isi pemberitaan, tetapi juga dari tata kelola platform digitalnya. Kami siap mendukung agar media anggota IWOI Karawang tampil profesional dan memenuhi standar yang berlaku,” ujarnya.

Melalui kunjungan tersebut, IWOI DPD Karawang berharap terbangun komunikasi yang berkelanjutan dengan Dewan Pers guna mewujudkan ekosistem pers daerah yang sehat, profesional, dan berintegritas.

(Humas IWOI DPD Karawang)

Bupati Karawang Lantik 13 Pejabat Administrator dan Fungsional, Finalisasi Perampingan Organisasi

0

KARAWANG – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, SE, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Pejabat Administrator dan Pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang, Selasa (03/02/2026).

Prosesi pelantikan yang berlangsung di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Karawang tersebut menandai rangkaian akhir penataan struktur organisasi perangkat daerah, sekaligus menjadi tindak lanjut final dari implementasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 15 Tahun 2025 tentang Perampingan Organisasi.

Sebanyak 13 pejabat resmi dilantik dan diambil sumpahnya, yang terdiri dari:

  • Pejabat Administrator
  • Pejabat Fungsional dan Fungsional Tambahan
  • Pejabat Fungsional Tertentu

Dalam sambutannya, Bupati Aep menegaskan bahwa kebijakan perampingan organisasi bukan semata-mata bertujuan mengecilkan struktur birokrasi, melainkan untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan kualitas pelayanan publik.

“Perampingan ini bukan hanya soal struktur yang lebih kecil, tetapi bagaimana kinerja kita bisa lebih cepat, tepat, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antarpegawai, bukan sekadar bekerja bersama di satu instansi tanpa keterpaduan kerja.

“Saya minta kita semua benar-benar bekerja sama, bukan hanya sama-sama bekerja di kantor yang sama tanpa sinergi,” ujarnya.

Pelantikan ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola pemerintahan yang adaptif, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat Karawang.

Presiden Prabowo Tekankan Peran Kepala Daerah dalam Menjawab Tantangan Nasional

0

Bogor – Bupati Karawang Aep Syaepuloh menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, pada Senin, 2 Februari 2026.

Rakornas tersebut dihadiri oleh Menteri dan Pimpinan Lembaga, Gubernur, Bupati/Wali Kota, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang meliputi Ketua DPRD, Kepolisian, Kejaksaan, hingga TNI.

Rakornas Tahun 2026 mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045”, sebagai upaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyukseskan agenda pembangunan nasional.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam laporannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan Rakornas ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia. Tahun 2026 merupakan tahun kedua pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, di mana pada tahun pertama telah banyak capaian dan keberhasilan yang diraih.

Dalam Rakornas tersebut juga dibahas arah kebijakan nasional yang meliputi Indonesia Emas 2045, 8 Misi Asta Cita, 17 Program Prioritas, serta 8 Program Hasil Terbaik Cepat.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam arahannya menegaskan bahwa Indonesia merupakan bangsa besar dengan keberagaman suku dan ratusan bahasa, namun tetap memiliki kekuatan untuk mengejar cita-cita dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Presiden juga menekankan pentingnya pemahaman peran dan tugas seluruh jajaran pemerintahan, baik di tingkat pusat maupun daerah, sebagai pimpinan yang bekerja untuk kepentingan rakyat.

Selain itu, Presiden Prabowo menghimbau kepada seluruh kepala daerah agar memberikan perhatian serius terhadap persoalan pengelolaan sampah, mengingat sampah dapat menjadi sumber penyakit dan berdampak langsung pada kesehatan masyarakat.

Sebagai langkah konkret, pemerintah pusat akan melaksanakan pembangunan Waste to Energy di 34 kota di Indonesia. Pembangunan tersebut direncanakan dimulai pada Maret 2026, dengan empat lokasi awal yakni Bekasi Raya, Bogor Raya, Denpasar Raya, dan Yogyakarta Raya.

Melalui keikutsertaan dalam Rakornas ini, Pemkab Karawang menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dalam mendukung dan mengimplementasikan program-program prioritas nasional demi terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Perkara Dugaan Penggelapan Mobil Pickup Nomor Polisi T 8025 HL Segera Digelar di Polres Karawang

KARAWANG, KarawangExpose.com – Kuasa hukum klien, Renata Syukria Maulina, S.H., selaku kuasa hukum dari Kantor Hukum RSM & Partners, menyampaikan keterangan resmi kepada media terkait perkembangan penanganan perkara dugaan penggelapan satu unit kendaraan bermotor jenis mobil pickup yang saat ini tengah ditangani oleh pihak kepolisian, khususnya di Polres Karawang.

Berdasarkan dokumentasi yang diperoleh dan ditunjukkan dalam rangkaian foto, objek perkara tersebut merupakan satu unit mobil pickup merek Suzuki berwarna hitam dengan nomor polisi T 8025 HL, yang didukung dengan kelengkapan dokumen kendaraan, termasuk salinan STNK serta dokumen pembiayaan.

Dari hasil komunikasi resmi dengan penyidik, pihak kepolisian telah menyampaikan informasi kepada kuasa hukum dan pelapor bahwa perkara tersebut akan segera dilakukan gelar perkara sebagai bagian dari tahapan proses penyelidikan dan/atau penyidikan atas dugaan tindak pidana penggelapan.

Kuasa hukum Renata Syukria Maulina, S.H. dari Kantor Hukum RSM & Partners menyampaikan bahwa kliennya merupakan pihak yang memiliki hubungan hukum atas kendaraan tersebut, sebagaimana dibuktikan melalui dokumen kepemilikan dan administrasi yang telah diserahkan kepada penyidik.

“Klien kami telah memenuhi seluruh permintaan dokumen yang dibutuhkan oleh penyidik, termasuk menunjukkan fisik kendaraan, salinan STNK, serta dokumen pembiayaan. Saat ini kami juga telah menerima informasi resmi dari pihak kepolisian bahwa perkara ini akan ditindaklanjuti melalui mekanisme gelar perkara,” ujar Renata Syukria Maulina, S.H.

Lebih lanjut, Renata menegaskan bahwa dugaan penggelapan ini bermula dari tidak dikembalikannya kendaraan oleh pihak yang menguasai kendaraan tersebut tanpa hak, sehingga menimbulkan kerugian bagi kliennya.

Kuasa hukum dari Kantor Hukum RSM & Partners mengapresiasi langkah profesional penyidik Polres Karawang yang telah menindaklanjuti laporan klien secara bertahap sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

“Kami menghormati dan mendukung penuh proses hukum yang sedang berjalan. Harapan kami, melalui gelar perkara nanti, dapat diperoleh kejelasan hukum serta penetapan langkah lanjutan yang objektif dan berkeadilan,” tambahnya.

Renata Syukria Maulina, S.H. menegaskan bahwa Kantor Hukum RSM & Partners akan terus mengawal proses perkara ini hingga tuntas demi menjamin perlindungan hak-hak hukum klien, serta mendorong agar penanganan perkara dugaan penggelapan dilakukan secara transparan dan akuntabel sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.