google-site-verification=mfDzAmrATs_axixiQE589FtwGxMIv1RrxySdHsqAmqE
spot_img
Beranda blog Halaman 51

Pemkab Karawang Apresiasi 85 Perusahaan, Kontribusi TJSLP Capai Rp69,5 Miliar untuk Pembangunan Berkelanjutan

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Pemerintah Kabupaten Karawang memberikan apresiasi kepada 85 perusahaan dan 14 lembaga fasilitator Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) yang telah aktif berpartisipasi dan melaporkan pelaksanaan program CSR sepanjang tahun 2024.

Melalui kolaborasi tersebut, total nilai kontribusi TJSLP yang tercatat mencapai lebih dari Rp69,5 miliar, menunjukkan komitmen nyata dunia usaha dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Karawang.

Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang menyampaikan, forum Sarasehan TJSLP menjadi ajang penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perusahaan dalam perencanaan dan pelaksanaan program sosial.

“Dalam forum Sarasehan TJSLP, telah terjalin sinkronisasi yang semakin kuat antara program pemerintah daerah dan program TJSLP perusahaan. Diharapkan, setiap kegiatan sosial perusahaan ke depan dapat lebih terarah, tepat sasaran, dan berkelanjutan,” ujar Sekda Karawang.

Ia menambahkan, kolaborasi berbasis data dan kebutuhan daerah menjadi kunci dalam menyusun program yang efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan tersebut juga dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama para narasumber, yakni Kepala Kejaksaan Negeri Karawang, Kepala Bappeda Karawang, dan Sonny Sukada, yang membahas strategi memperkuat tata kelola pelaksanaan TJSLP di daerah.

Wartawan Karawang Kini Punya Koperasi Sendiri: “Pena Karya Sejahtera” Resmi Berdiri

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO Indonesia) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Karawang resmi membentuk Koperasi Wartawan IWO Indonesia DPD Karawang “Pena Karya Sejahtera”, dalam rapat yang digelar pada Rabu, 15 Oktober 2025, di Sekretariat IWOI Karawang, Perum Jasmine Village Melbourne Cluster A11 Karawang, yang di hadiri oleh para pengurus IWOI dan perwakilan dari setiap koordinator wilayah.

Langkah ini menjadi tonggak penting bagi insan pers Karawang dalam memperkuat kemandirian ekonomi dan profesionalisme wartawan di era digital.

Koperasi tersebut dibentuk dengan struktur kepengurusan sebagai berikut:

Dewan Penasehat: Dr. NR. Icang Rahardian, S.H., M.H., S.AK., M.PD.,

Dewan Pembina: H. Endang Sodikin, S.Pd.I., S.H., M.H.

Dewan Pengawas: Syuhada Wisastra

Ketua Koperasi: H. Emed Tarmedi, A.Md.Kep., S.KM., M.H.Kes

Sekretaris I: Amrini Handayani

Sekretaris II: Ismail

Bendahara: Arini Yanti Mala

Wakil Ketua: Nababan

Koordinator Administrasi dan Digital: Sazim Zein

Ketua IWO Indonesia DPD Karawang, Syuhada Wisastra, menyatakan bahwa pembentukan koperasi ini merupakan bentuk nyata komitmen organisasi dalam memperkuat kesejahteraan dan kemandirian wartawan.

“Selama ini wartawan sering dipandang hanya dari sisi profesinya. Melalui koperasi ini, kami ingin membuktikan bahwa wartawan juga mampu mandiri secara ekonomi, mengelola usaha bersama, dan saling membantu dalam koridor profesional,” ujar Syuhada.

Ia menambahkan, koperasi ini diharapkan menjadi wadah sinergi antarsesama anggota IWOI, terutama dalam mengelola kegiatan ekonomi kreatif, media, serta layanan publik yang bermanfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Koperasi terpilih, H. Emed Tarmedi, A.Md.Kep., S.KM., M.H.Kes., menyampaikan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan oleh anggota IWOI Karawang.

“Langkah pertama yang akan kami lakukan adalah membangun sistem koperasi yang transparan, profesional, dan modern. Kami ingin koperasi ini bukan hanya menjadi wadah simpan pinjam, tetapi juga pusat pemberdayaan dan pelatihan ekonomi produktif bagi wartawan,” ujarnya.

Ia menegaskan, koperasi akan membuka peluang usaha di bidang media, percetakan, jasa digital, dan pariwisata, yang seluruhnya diarahkan untuk memperkuat ekonomi anggota dan organisasi.

Dalam kesempatan itu, H.Emed Tarmedi juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, S.E., atas dukungan dan perhatiannya terhadap terbentuknya koperasi ini.

“Terima kasih kami sampaikan kepada Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, S.E., yang senantiasa memberikan dukungan dan dorongan bagi terbentuknya koperasi ini. Dukungan beliau menjadi semangat bagi kami untuk menghadirkan koperasi yang benar-benar bermanfaat, mandiri, dan berdaya saing,” ungkapnya.

“Ke depan, kami juga akan membangun kolaborasi strategis dengan berbagai pihak, baik dari kalangan swasta maupun pemerintah, agar koperasi ini benar-benar mampu menjadi motor penggerak kesejahteraan anggota dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelaanya.

Dewan Penasehat Koperasi, sekaligus Ketua Umum IWO Indonesia, Dr. NR. Icang Rahardian, S.H., M.H., memberikan apresiasi atas langkah DPD Karawang yang dinilai selaras dengan visi nasional IWOI dalam menciptakan wartawan yang berdaya secara ekonomi.

“Saya sangat mengapresiasi inisiatif DPD Karawang. Koperasi wartawan ini adalah bentuk aktualisasi dari semangat kemandirian. Wartawan yang kuat adalah wartawan yang mampu berdiri di atas kaki sendiri, tidak tergantung pada kepentingan ekonomi pihak lain,” tegas Icang.

Ia juga menekankan pentingnya tata kelola koperasi yang profesional, transparan, dan berbasis digital agar menjadi model bagi DPD IWOI di daerah lain.

Sementara itu, Dewan Pembina Koperasi, H. Endang Sodikin, S.Pd.I., S.H., M.H., yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Karawang, menilai pembentukan koperasi wartawan sebagai langkah strategis yang patut didukung.

“Koperasi ini bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga wadah menjaga marwah profesi wartawan. Saya berharap koperasi ini bisa tumbuh sehat, transparan, dan memberi manfaat nyata bagi seluruh anggotanya,” ujar Endang.

Ia menambahkan, DPRD Karawang akan terus mendukung upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat, termasuk kalangan pers, selama dijalankan secara profesional dan sesuai aturan.

Dengan terbentuknya Koperasi Wartawan IWOI DPD Karawang “Pena Karya Sejahtera”, organisasi ini berkomitmen menjadikan koperasi sebagai pilar ekonomi jurnalis di Karawang.

Langkah ke depan, pengurus akan menyiapkan proses legalitas melalui akta notaris dan pendaftaran resmi ke Dinas Koperasi serta membentuk unit-unit usaha yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan anggota.

“Tekanan Fiskal Tak Surutkan Komitmen, Bupati Aep Pertahankan Program BPJS UHC untuk Warga Karawang”

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Di tengah tekanan fiskal akibat pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) oleh pemerintah pusat yang mencapai Rp800 miliar, Pemerintah Kabupaten Karawang tetap berkomitmen melanjutkan program BPJS Universal Health Coverage (UHC) bagi seluruh masyarakat Karawang, Selasa (14/5/25).

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, S.E., menegaskan bahwa sektor kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat dikompromikan. Meski terjadi pemangkasan anggaran cukup signifikan, Pemkab Karawang tetap menyiapkan alokasi Rp310 miliar setiap tahun untuk menjamin keberlangsungan program BPJS UHC.

“Kalaupun anggaran saya dipotong Rp800 miliar, saya tidak akan mau belanja untuk masyarakat dipotong. Program kesehatan ini menyentuh langsung kebutuhan warga dan harus tetap berjalan,” tegas Bupati Aep di Kantor Bupati Karawang, Selasa (14/10/2025).

Sebelumnya, Pemkab Karawang memiliki program Karawang Sehat dengan anggaran sekitar Rp30 miliar per tahun. Namun menurut Bupati Aep, efektivitasnya perlu ditingkatkan untuk memastikan perlindungan kesehatan masyarakat yang lebih merata dan menyeluruh. Karena itu, program BPJS UHC menjadi solusi keberlanjutan yang lebih kuat dan sistematis.

“Dulu kita punya program Karawang Sehat, tapi saya nilai perlu diperkuat agar perlindungan kesehatan masyarakat benar-benar terjamin. Maka BPJS UHC ini harus tetap berjalan, meski ada pemotongan TKD,” ujarnya.

Untuk menutup defisit akibat pemotongan dana pusat, Bupati Aep menginstruksikan langkah efisiensi di lingkungan pemerintahan, termasuk pemangkasan belanja operasional, biaya perjalanan dinas, hingga rencana penggabungan beberapa OPD.

“Saya tak ada perjalanan dinas dengan tiket pesawat sekarang. Bahkan, ada dua dinas yang akan dilebur jadi satu sebagai bentuk efisiensi. Namun anggaran pelayanan dasar masyarakat, terutama kesehatan, tidak boleh terganggu,” ungkapnya.

Program BPJS UHC Karawang memastikan bahwa seluruh masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan kapan pun dan di mana pun tanpa hambatan biaya. Mekanismenya pun dibuat sederhana  warga cukup datang ke puskesmas, dan jika belum terdaftar, akan langsung didaftarkan sebagai peserta BPJS secara otomatis.

“Pemerintah ingin memastikan tidak ada warga Karawang yang kesulitan mengakses layanan kesehatan maksimal. Cukup datang ke Puskesmas ketika sakit, akan langsung didaftarkan,” jelas Aep.

Dengan berbagai langkah strategis efisiensi, Pemkab Karawang menegaskan komitmennya bahwa kesehatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama, sekalipun daerah menghadapi tekanan fiskal.

Sumber: detik

Bupati Aep Lantik Hj. Hodijah Sujana sebagai Ketua GOW Karawang 2025–2030

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM — Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Karawang resmi memiliki ketua baru. Hj. Hodijah Sujana, SH dilantik sebagai Ketua GOW Kabupaten Karawang untuk periode 2025–2030 dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat di Aula Husni Hamid, Pemkab Karawang, pada Selasa (15/10/2025).

Pelantikan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, SE, jajaran pejabat pemerintah daerah, serta para pengurus organisasi wanita dari berbagai lembaga di Kabupaten Karawang.

Dalam sambutannya, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menyampaikan apresiasi dan harapan besar kepada pengurus GOW yang baru dilantik.

“Saya ucapkan selamat kepada Ibu Hj. Hodijah Sujana dan seluruh jajaran pengurus GOW Kabupaten Karawang yang baru. Semoga dapat terus berperan aktif dalam pemberdayaan perempuan, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan Karawang yang lebih sejahtera dan berdaya,” ujarnya.

Bupati Aep juga menegaskan pentingnya sinergi antara GOW dan seluruh organisasi wanita di daerah dalam memperkuat peran perempuan di berbagai sektor pembangunan.

“Perempuan memiliki peran besar dalam membentuk karakter generasi masa depan. Karena itu, kami berharap GOW menjadi motor penggerak dalam membangun masyarakat yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua GOW Kabupaten Karawang Hj. Hodijah Sujana, SH dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk melanjutkan kiprah organisasi dalam memperjuangkan kepentingan perempuan dan keluarga di Karawang.

“Amanah ini tentu bukan hal yang ringan. Kami akan berupaya agar GOW dapat lebih aktif, kolaboratif, dan inovatif dalam menjalankan program kerja, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi perempuan,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa GOW Karawang akan terus memperkuat koordinasi dengan berbagai organisasi wanita di bawah naungan GOW, serta mendukung penuh program pemerintah daerah, terutama dalam pemberdayaan masyarakat berbasis keluarga.

Pelantikan ini diakhiri dengan penandatanganan berita acara dan foto bersama antara Bupati Karawang, Ketua GOW terpilih, serta seluruh pengurus GOW periode 2025–2030

Dengan dilantiknya pengurus baru, diharapkan GOW Kabupaten Karawang dapat semakin berperan sebagai wadah aspirasi dan inspirasi perempuan Karawang dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.

KIM Desa Karawang Diperkuat Lewat Workshop dan Sosialisasi di Politeknik Kepribadian Bangsa

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Karawang melalui Forum Komunitas Informasi Masyarakat (FKIM) menggelar kegiatan workshop dan sosialisasi Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Desa. Kegiatan tersebut berlangsung di Kampus Politeknik Kepribadian Bangsa, pada Senin (13/10/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran KIM Desa dalam penyebaran informasi publik yang positif dan membangun di tingkat masyarakat. Melalui kegiatan ini, para peserta dibekali pemahaman mengenai strategi komunikasi, pengelolaan informasi, serta pemanfaatan media digital dalam mendukung transparansi dan partisipasi publik.

Perwakilan Diskominfo Karawang menyampaikan, keberadaan KIM Desa diharapkan mampu menjadi jembatan antara pemerintah dengan masyarakat dalam mengedukasi serta menyampaikan informasi yang benar dan bermanfaat.

“Dengan adanya workshop ini, kami ingin mendorong agar KIM Desa dapat berperan aktif sebagai agen informasi di lingkungannya, sehingga informasi pembangunan dan layanan publik dapat tersampaikan secara efektif,” ujarnya.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari berbagai desa di Kabupaten Karawang yang tergabung dalam KIM, serta mahasiswa dan komunitas komunikasi lokal.

Pemuda Tani Jadi Harapan Baru Pertanian Indonesia, Ketua DPRD Karawang Dukung Regenerasi Petani

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Di tengah tantangan regenerasi petani dan menurunnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian, kehadiran pemuda tani menjadi harapan baru bagi masa depan pertanian Indonesia. Di berbagai daerah, termasuk Karawang, gerakan anak muda yang peduli pada pertanian mulai tumbuh, berfokus pada inovasi, keberlanjutan, dan teknologi pertanian modern.

Sebagai bentuk dukungan terhadap semangat itu, Ketua DPRD Kabupaten Karawang, H. Endang Sodikin, S.Pd.I., S.H., M.H., menghadiri kegiatan Sekolah Tani Karawang yang mengusung tema “Hijaukan Daun Pertanian Berkelanjutan untuk Generasi Berikutnya”. Acara tersebut digelar di Rumah Makan Pawon Sae, Karawang, pada Selasa (14/10/2025), dan diikuti oleh para pemuda tani, akademisi, serta perwakilan berbagai lembaga.

Dalam kegiatan tersebut, H. Endang juga berperan sebagai narasumber utama yang memberikan motivasi serta arahan kepada peserta agar terus berinovasi dan menjaga semangat bertani di tengah arus modernisasi.

Acara itu turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Ketua DPD PTI Jawa Barat Dea Eka Rizaldi, S.H., Ketua DPC PTI Karawang H. Emed Tarmedi, S.KM., M.H., Bendahara DPC PTI Hendra Wijaya, S.Psi., M.Si., Sekretaris DPC PTI Rafly Alief Lazuardi, S.E., Ketua KNPI Karawang Faisal Muhammad, serta perwakilan dari PT Bulog Cabang Karawang, Kodim, dan Polres Karawang.

Dalam sambutannya, H. Endang menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemuda Tani Indonesia (PTI) Karawang atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Karawang memiliki potensi besar di sektor pertanian yang perlu terus dikembangkan agar menjadi contoh bagi daerah lain.

“Petani Kabupaten Karawang harus bisa lebih maju dari kota-kota lain. Karawang memiliki lahan pertanian yang lebih luas, sekitar 20% lebih banyak dibanding daerah lain di Jawa Barat. Saya sangat mengapresiasi PTI Karawang yang telah melaksanakan kegiatan ini. Semoga kegiatan seperti ini bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain,” ujar H. Endang.

Ia menjelaskan, Sekolah Tani merupakan program dari organisasi Pemuda Tani Indonesia (PTI) yang berada di bawah binaan langsung Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto. Melalui kegiatan tersebut, H. Endang berharap pemuda tani mampu menjadi garda terdepan dalam melakukan transformasi pola pikir dan inovasi di sektor pertanian.

“Saya berharap pemuda tani bisa memberikan pencerahan kepada petani yang masih berpola lama. Potensi sektor pertambakan juga perlu dikembangkan. Dengan ribuan hektare lahan tambak di Karawang, jika dikolaborasikan dengan semangat pemuda tani, bisa lahir produk unggulan seperti bandeng presto dan olahan lainnya,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa saat ini produksi pertanian di Karawang mencapai sekitar 1,4 juta ton per tahun, dan melalui sinergi antara pemuda tani, pemerintah, dan Dinas Pertanian, produksi tersebut diharapkan meningkat menjadi 1,6 hingga 1,8 juta ton per tahun.

“Kuncinya ada di ilmu dan inovasi. Dengan semangat pemuda tani yang kreatif dan kolaboratif, saya yakin Karawang bisa menjadi pusat pertanian unggulan di Jawa Barat,” pungkasnya.

Kegiatan Sekolah Tani Karawang menjadi momentum penting bagi regenerasi petani muda, memperkuat sinergi lintas sektor, serta membangun masa depan pertanian Karawang yang lebih maju, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi. (*)

Gebyar Paten Telagasari Hadirkan Pelayanan Publik Terpadu dan Khitanan Massal untuk Warga

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Ratusan warga Kecamatan Telagasari antusias mengikuti kegiatan Gebyar Paten (Pelayanan Publik Terpadu) yang digelar Pemerintah Kabupaten Karawang di halaman Kantor Kecamatan Telagasari, Selasa (14/10/2025). Kegiatan ini menghadirkan berbagai layanan publik dan kegiatan sosial seperti khitanan massal, yang menjadi bentuk nyata pelayanan pemerintah bagi masyarakat hingga tingkat kecamatan.

Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, yang hadir mewakili Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, menyampaikan bahwa program Paten merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memberikan kemudahan akses pelayanan bagi masyarakat tanpa harus jauh-jauh datang ke pusat pemerintahan.

“Pelayanan publik harus semakin dekat dan mudah dijangkau masyarakat. Ini adalah bagian dari upaya Pemkab Karawang untuk memastikan semua warga mendapat hak layanan yang sama,” ujar H. Maslani.

Selain pelayanan administrasi kependudukan, perizinan, dan kesehatan, Wakil Bupati juga menyoroti sejumlah isu pembangunan yang perlu perhatian khusus, di antaranya perbaikan saluran irigasi serta pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di beberapa titik strategis yang dinilai penting untuk keselamatan warga.

Dalam kesempatan itu, ia juga menekankan pentingnya penanganan stunting di wilayah pedesaan. Berdasarkan laporan Puskesmas Telagasari, terdapat 99 anak yang masih mengalami stunting di wilayah tersebut. Upaya pencegahan dan penanganan terus dilakukan melalui program perbaikan gizi, pemantauan tumbuh kembang anak, dan edukasi bagi masyarakat.

Pihak Puskesmas berharap angka stunting di Telagasari dapat terus ditekan melalui sinergi lintas sektor dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan anak sejak dini.

Pemuda Tani Karawang Didorong Jadi Penggerak Kemandirian Pangan dan Penurunan Stunting

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Ketua DPC Pemuda Tani Indonesia (PTI) Kabupaten Karawang, H. Emed Tarmedi,S.KM., M.H.Kes., menegaskan bahwa generasi muda pertanian memiliki peran strategis dalam membangun kemandirian pangan daerah sekaligus membantu pemerintah menekan angka stunting melalui gerakan pangan bergizi berbasis hasil tani lokal, Selasa (14/10/25).

Pernyataan itu disampaikan Emed Tarmedi saat membuka kegiatan “Sekolah Tani 2025” yang digelar DPC Pemuda Tani Indonesia Kabupaten Karawang. Acara ini menjadi ruang edukasi dan kolaborasi antara petani muda, akademisi, dan pemangku kepentingan sektor pertanian.

“Pemuda tani hari ini tidak boleh hanya jadi pelaku di sawah, tapi harus menjadi penggerak dari hulu sampai hilir. Kita harus mampu menciptakan nilai tambah, mengolah hasil pertanian menjadi produk bergizi, dan berkontribusi nyata terhadap penurunan stunting,” ujar Emed.

Emed Tarmedi menegaskan, tantangan stunting di Karawang masih tinggi mencapai 17,60 persen pada 2024 padahal daerah ini merupakan lumbung padi nasional dengan lebih dari 87 ribu hektare Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Menurutnya, kondisi ini menuntut gerakan nyata dari para petani muda untuk mengintegrasikan sektor pertanian dengan peningkatan gizi masyarakat.

“Pemenuhan gizi seimbang bisa dimulai dari desa. Pemuda tani harus mengolah potensi pangan lokal menjadi sumber makanan sehat, segar, dan terjangkau bagi keluarga petani dan masyarakat luas,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Emed juga menyerukan pentingnya kolaborasi antara Pemuda Tani, UMKM, pemerintah daerah, BUMDes, dan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memperkuat ekosistem ekonomi pangan dan gizi masyarakat desa.

“Kita ingin Pemuda Tani menjadi motor penggerak ekonomi ekologi pangan, dari tangan-tangan kreatif petani muda lahir generasi bebas stunting dan petani sejahtera,” katanya.

Kegiatan Sekolah Tani 2025 turut mengundang berbagai tokoh penting, di antaranya Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E., Ketua DPRD Karawang H. Endang Sodikin, S.Pd.I., S.H., M.H., Dandim 0604 Karawang Letkol Inf Naryanto, S.Kom., M.Han,. Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah, S.H., S.I.K., M.K.P., M.Si,. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Drs. Rochman, M.Si. Ketua DPD KNPI Kabupaten Karawang Faizal Muhammad, S.T serta PT Pupuk Indonesia dan Kacab Bulog Karawang.

Kegiatan juga menghadirkan berbagai narasumber yang membahas inovasi pertanian Modern, Ketahanan Pangan, dan distribusi pupuk berkeadilan. Peserta terdiri atas petani muda, pelajar, dan perwakilan organisasi kepemudaan. (*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bupati Aep Dorong Peran Organisasi Wanita Wujudkan Pembangunan Inklusif di Karawang

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, SE berharap kehadiran berbagai organisasi wanita di Kabupaten Karawang dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

Harapan tersebut disampaikan Bupati Aep saat menghadiri acara pengukuhan Bunda PAUD, Bunda Literasi, Bunda Forum Anak Daerah, Bunda Genre, Ketua Forikan, Ketua dan Pengurus Puspaga Campernik, serta Ketua dan Pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Karawang di Aula Husni Hamid, Senin (13/10/2025).

Dalam kesempatan itu, Hj. Vida Aep Syaepuloh resmi dikukuhkan sebagai Bunda PAUD, Bunda Literasi, Bunda Forum Anak Daerah, Bunda Genre, Ketua Forikan, serta Ketua dan Pengurus Puspaga Campernik.

Sementara itu, Hodijah dikukuhkan sebagai Ketua GOW Kabupaten Karawang.

Bupati Aep menyebut, pengukuhan tersebut merupakan langkah strategis Pemerintah Daerah dalam memperkuat pondasi pembangunan sejak usia dini sekaligus mengoptimalkan peran perempuan dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, literasi, kesehatan, dan ketahanan keluarga.

“Besar harapan organisasi wanita ini bisa memberikan dampak yang luar biasa, apalagi pemerintah daerah juga terus memberikan pendampingan terhadap masyarakat. Semoga keberadaannya benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Bupati Aep.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menumbuhkan minat baca di kalangan anak-anak Karawang.

“Anak-anak sekarang cenderung hanya melihat tanpa membaca. Kalau tidak dibiasakan, minat baca akan sulit tumbuh. Ini bukan hanya tugas Bunda Literasi, tapi tugas kita bersama,” tambahnya.

Dengan semangat sinergi dan kolaborasi lintas organisasi, Pemerintah Kabupaten Karawang berharap kiprah perempuan semakin terasa dalam mendorong kesejahteraan dan kemajuan masyarakat.

Humas Polres Karawang Dinilai Tertutup, IWO Indonesia: Kapolri Sudah Tegaskan Sinergi dengan Pers

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia DPD Karawang, Syuhada Wisastra menyesalkan sikap Humas Polres Karawang yang dinilai tertutup dan tidak responsif terhadap upaya konfirmasi wartawan.

Sejumlah jurnalis lokal mengaku kesulitan mendapatkan tanggapan resmi dari Humas Polres Karawang. Meski kebijakan “satu pintu konfirmasi” telah diterapkan, pesan yang dikirim melalui WhatsApp ke Humas kerap hanya dibaca tanpa balasan.

“Ini sangat disayangkan. Kami paham ada aturan satu pintu, tetapi komunikasi tidak boleh tersumbat. Wartawan bekerja berdasarkan UU Pers, dan konfirmasi adalah bagian dari keseimbangan berita,” ujar Ketua IWO Indonesia DPD Karawang, Senin (13/10/2025).

“Sejak ganti humas Polres Karawang, kami selalu melakukan konfirmasi baik via whatsapp bahkan telepon tidak pernah menjawabnya hanya di baca saja pesan whatsapp, jadi humas jangan pilih pilih wartawan, media ataupun organisasi tetapi harus merangkul semuanya dan silaturahmi baik,”tegasnya.

Ia menilai, seharusnya Humas Polres berfungsi sebagai jembatan antara kepolisian dan media, bukan menjadi tembok penghalang informasi publik.

“Kapolri sendiri sudah menegaskan pentingnya sinergitas antara Polri dan wartawan. Jadi tidak seharusnya Humas bersikap tertutup,” tambahnya.

Arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam berbagai kesempatan mempertegas hal itu. Kapolri menyebut wartawan sebagai pilar demokrasi dan menegaskan bahwa Polri mendukung penuh kerja jurnalistik yang profesional dan berintegritas.

“Media adalah mitra strategis bangsa. Seluruh jajaran Polri harus menjalin kerja sama dengan wartawan, bukan menghindarinya,” tegas Kapolri dalam FGD bersama komunitas pers di Jakarta, Juni 2025.

Selain itu, Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko juga meminta seluruh jajaran Polri untuk melindungi profesi wartawan dan menjamin kerja jurnalistik berjalan dengan baik dan aman.

Ketua IWO Karawang menambahkan, sikap tertutup justru akan menciptakan kesalahpahaman publik terhadap institusi kepolisian.

“Wartawan bukan musuh Polri. Kami ini mitra strategis untuk menyampaikan informasi yang benar dan berimbang. Kalau komunikasi macet, yang dirugikan bukan hanya wartawan, tapi citra Polri sendiri,” ujarnya tegas.

Pihaknya berharap Kapolres Karawang dapat melakukan evaluasi terhadap kinerja Humas Polres agar ke depan lebih terbuka dan responsif terhadap konfirmasi wartawan.

“Sinergi dan keterbukaan informasi bukan sekadar slogan. Itu amanat Kapolri yang harus dijalankan hingga ke tingkat Polres,” pungkasnya. (*)