google-site-verification=mfDzAmrATs_axixiQE589FtwGxMIv1RrxySdHsqAmqE
spot_img
Beranda blog Halaman 7

Platform Lokal GOKAR Hadir di Karawang, Rekrut Driver hingga Tenant UMKM

KARAWANG, Karawangexpose.com – Platform transportasi berbasis aplikasi GOKAR (Gerakan Online Kendaraan Angkutan Rakyat) membuka pendaftaran bagi masyarakat yang ingin bergabung sebagai mitra driver maupun tenant usaha sejak awal Maret 2026.

Program ini menjadi langkah awal pengembangan layanan transportasi online lokal yang melibatkan masyarakat Karawang secara langsung.

Sejak pendaftaran dibuka, sejumlah calon mitra mulai mendaftarkan diri, baik sebagai pengemudi maupun pelaku usaha yang ingin menjadi tenant dalam ekosistem layanan tersebut.

Memasuki tahap berikutnya, pihak pengelola mulai melakukan proses verifikasi data para pendaftar sejak 12 Maret 2026.

Founder GOKAR, Syuhada Wisastra, mengatakan bahwa proses pendaftaran dan verifikasi merupakan tahap awal dalam membangun jaringan mitra sebelum layanan resmi diluncurkan.

“Pendaftaran driver dan tenant sudah dibuka sejak awal Maret. Saat ini kami mulai melakukan proses verifikasi data para pendaftar untuk memastikan seluruh persyaratan telah terpenuhi,” ujar Syuhada Wisastra.

Menurutnya, GOKAR hadir sebagai platform transportasi online karya anak daerah Karawang yang mengedepankan konsep kemitraan yang saling menguntungkan antara perusahaan dan para driver.

“Konsep yang kami bangun di GOKAR adalah kemitraan yang saling menguntungkan. Kami ingin driver tidak hanya menjadi mitra kerja, tetapi juga memperoleh kesejahteraan yang lebih baik,” katanya.

Syuhada menjelaskan, GOKAR menyiapkan sejumlah program kesejahteraan bagi para mitra driver. Di antaranya perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, serta Tunjangan Hari Raya (THR) yang dijamin oleh perusahaan.

Selain itu, pihaknya juga berencana membentuk koperasi driver GOKAR yang diharapkan dapat menjadi wadah bagi para mitra untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi.

“Ke depan kami juga akan membentuk koperasi driver sebagai sarana kebersamaan dan penguatan ekonomi para mitra GOKAR,” tambahnya.

Sementara itu, Manager Aplikasi GOKAR, Indra Pramudia, menjelaskan bahwa proses verifikasi dilakukan secara bertahap karena jumlah pendaftar terus bertambah sejak pendaftaran dibuka.

“Mulai 12 Maret kami melakukan verifikasi terhadap data yang masuk. Proses ini mencakup pemeriksaan identitas, kelengkapan dokumen kendaraan bagi driver, serta data usaha bagi tenant,” jelas Indra Pramudia.

Ia juga mengimbau kepada para pendaftar agar memastikan seluruh dokumen yang dibutuhkan telah lengkap sehingga proses verifikasi dapat berjalan lebih cepat.

“Jika terdapat kekurangan data atau dokumen, tim kami akan menghubungi langsung pendaftar untuk melengkapinya,” ujarnya.

Melalui program ini, GOKAR diharapkan dapat menjadi wadah kolaborasi antara pengemudi lokal dan pelaku usaha kecil menengah, sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat Karawang.

Selain menyediakan layanan transportasi, platform ini juga dirancang untuk memperkuat ekosistem usaha lokal melalui kemitraan dengan tenant kuliner, jasa titip, hingga layanan pengiriman barang.

Sacim Zein Protes Pemberitaan Elangmasnews, Sebut Tidak Pernah Diminta Klarifikasi

KARAWANG, Karawangexpose.com – Pimpinan Redaksi Subang Post, Supriatno, menyampaikan klarifikasi dan sanggahan terhadap pemberitaan media Elangmasnews.com berjudul “PEMRED ELANG MAS NEWS Geram, Oknum Pemred Subang Post Dinilai Lebih Bela Pejabat Daripada Wartawan” yang terbit pada Rabu, 11 Maret 2026.

Dalam pemberitaan tersebut disebutkan bahwa laporan kepada Dewan Pers dilayangkan oleh Sacim Zein dari media Subang Post bersama beberapa pihak lainnya.

Atas hal itu, Supriatno menegaskan bahwa pengaduan yang disampaikan Sacim Zein ke Dewan Pers bukan dalam kapasitasnya sebagai perwakilan media Subang Post, melainkan mewakili aspirasi masyarakat Desa Jayamukti, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, yang mempertanyakan aspek kode etik dalam pemberitaan tersebut.

Menurut Supriatno, langkah pengaduan ke Dewan Pers merupakan bagian dari mekanisme yang sah dalam penyelesaian sengketa pemberitaan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, khususnya terkait pengawasan terhadap penerapan Kode Etik Jurnalistik.

“Perlu kami tegaskan bahwa pengaduan yang disampaikan Saudara Sacim Zein ke Dewan Pers bukan atas nama atau mewakili media Subang Post, melainkan sebagai bentuk aspirasi masyarakat Desa Jayamukti yang meminta penilaian Dewan Pers terkait aspek kode etik dalam pemberitaan tersebut,” ujar Supriatno yang juga pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Karawang.

Supriatno juga mengaku merasa heran atas pemberitaan Elangmasnews.com yang menyebut adanya sikap “oknum Pemred Subang Post” yang dinilai lebih membela pejabat daripada wartawan. Menurutnya, narasi tersebut tidak mencerminkan fakta yang sebenarnya.

Sementara itu, Sacim Zein menyatakan bahwa pemberitaan yang memuat namanya dinilai keliru dan tidak memahami konteks persoalan yang sebenarnya.

Menurutnya, pengaduan yang ia sampaikan ke Dewan Pers murni berkaitan dengan dugaan pelanggaran kode etik dalam pemberitaan, bukan dalam kapasitas sebagai perwakilan media Subang Post.

“Pemberitaan yang menyebut saya melapor atas nama media Subang Post jelas tidak tepat. Saya menyampaikan pengaduan tersebut mewakili aspirasi masyarakat Desa Jayamukti yang mempertanyakan aspek kode etik pemberitaan,” kata Sacim Zein.

Ia juga menegaskan bahwa langkah tersebut didasari kepeduliannya sebagai putra kelahiran Desa Jayamukti yang masih memiliki tanggung jawab moral terhadap kondisi sosial di kampung halamannya.

“Saya lahir di Desa Jayamukti. Sebagai putra daerah, tentu saya masih memiliki kepedulian terhadap kondusivitas desa. Karena itu saya berharap setiap informasi yang beredar di ruang publik, khususnya terkait desa saya, tetap berpegang pada prinsip jurnalistik yang benar,” ujarnya.

Sacim Zein juga menyayangkan sikap redaksi Elangmasnews.com yang memuat pemberitaan tanpa melakukan klarifikasi terlebih dahulu kepada dirinya sebagai hak jawab nara sumber.

“Di satu sisi nama saya disebut secara langsung dalam pemberitaan, tetapi saya tidak pernah dimintai klarifikasi sebelumnya. Padahal dalam prinsip jurnalistik, klarifikasi merupakan bagian penting untuk menjaga keberimbangan informasi,” tambahnya.

Redaksi Subang Post berharap polemik ini dapat disikapi secara profesional serta diselesaikan melalui mekanisme yang berlaku di Dewan Pers, sehingga tetap menjaga marwah dan integritas dunia pers di Indonesia.

Program Jaga Desa Diperkuat, JAM-Intel Hadiri Konsolidasi Abpednas di Karawang

KARAWANG, Karawangexpose.com — Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM-Intel) Prof. Reda Manthovani menghadiri rapat konsolidasi Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Kabupaten Karawang yang digelar di kawasan industri KIIC Karawang, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penguatan sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan perangkat desa dalam pengawasan pengelolaan dana desa.

Kegiatan itu turut dihadiri Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Barat Dr. Hermon Dekristo, serta jajaran pengurus Abpednas se-Kabupaten Karawang.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Reda Manthovani menekankan pentingnya program Jaga Desa (Jaksa Garda Desa) sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan dana desa. Program ini dihadirkan untuk memberikan pendampingan hukum kepada aparatur desa agar pengelolaan anggaran negara berjalan transparan dan tepat sasaran.

“Program Jaga Desa hadir agar penggunaan anggaran negara tepat guna dan tepat sasaran. Kami ingin jaksa menjadi sahabat bagi perangkat desa dalam berkonsultasi, sehingga ke depan dapat menekan potensi perangkat desa yang terjerat tindak pidana akibat ketidaktahuan terhadap regulasi,” ujar Reda.

Selain agenda konsolidasi, kegiatan tersebut juga diisi dengan aksi sosial. Reda Manthovani bersama Kepala Kejaksaan Negeri Karawang Dedy Irwan Virantama secara simbolis menyerahkan bantuan alat bantu peraga kepada lima Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kabupaten Karawang.

Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung proses belajar mengajar bagi siswa berkebutuhan khusus sehingga mereka dapat memperoleh akses pendidikan yang lebih optimal.

Dalam rangkaian kegiatan yang sama, turut digelar pasar murah di kawasan KIIC Karawang untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Reda Manthovani bersama rombongan juga meninjau langsung sejumlah stan pasar murah dan menyapa warga yang hadir.

Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh mengapresiasi kehadiran JAM-Intel beserta jajaran Kejaksaan dalam kegiatan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak JAM-Intel yang telah melaksanakan program Jaga Desa di Karawang. Kehadiran beliau memberikan rasa aman bagi perangkat desa kami. Selain itu, bantuan untuk anak-anak SLB dan pasar murah ini juga sangat bermanfaat bagi masyarakat,” kata Aep.

Sementara itu, Kajati Jawa Barat Hermon Dekristo menegaskan komitmen Kejaksaan untuk terus mendukung kolaborasi dengan pemerintah daerah dan organisasi desa dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa.

“Kami berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan Abpednas demi kemajuan desa. Kehadiran Kejaksaan harus dapat dirasakan manfaatnya, baik melalui edukasi hukum maupun kegiatan sosial yang langsung menyentuh masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadhan Kejaksaan, yang sebelumnya juga telah dilaksanakan di wilayah lain, dengan tujuan memperkuat sinergi antara Kejaksaan, pemerintah daerah, dan Abpednas melalui program Jaga Desa.

Pemkab Karawang Perkuat Perlindungan Nelayan lewat Program BPJS Ketenagakerjaan

0

Karawang, Karawangexpose.com – Program BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memberikan perlindungan jaminan sosial bagi pekerja sektor informal, termasuk nelayan.

Melalui program ini, para nelayan yang setiap hari menghadapi risiko tinggi saat melaut dapat memperoleh perlindungan seperti jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.

Sebagai bentuk implementasi program tersebut, Pemerintah Kabupaten Karawang menjalin kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Karawang untuk memberikan perlindungan kepada para nelayan kecil di wilayah pesisir.

Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pemkab Karawang melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) dengan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Karawang, yang digelar di Ruang Rapat Asisten Daerah (Asda) I Sekretariat Daerah Kabupaten Karawang, Rabu (11/3/2026).

Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan bagi nelayan melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan tersebut.

Melalui program Perlindungan Nelayan Kecil melalui Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, sebanyak 3.500 nelayan di Kabupaten Karawang akan mendapatkan perlindungan pada tahun 2026.

Program ini merupakan hasil sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan Cabang Karawang dengan DPKPP Kabupaten Karawang sebagai langkah nyata menghadirkan perlindungan bagi para nelayan yang menggantungkan hidup dari aktivitas melaut.

Perlindungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan sekaligus memberikan rasa aman bagi para nelayan yang setiap hari menghadapi berbagai risiko pekerjaan di laut.

Kepala DPKPP Karawang Rohman melalui Kepala Bidang Perikanan Tangkap dan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Melie Rahmawati, mengatakan kerja sama ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kepada nelayan.

“Melalui penandatanganan nota kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Karawang dan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Karawang, program Perlindungan Nelayan Kecil melalui Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Tahun Anggaran 2026 siap memberikan perlindungan bagi para nelayan di Kabupaten Karawang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Karawang, Cep Nandi Yunandar, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Karawang yang memberikan perhatian terhadap pekerja sektor informal, khususnya nelayan.

Menurutnya, program BPU menjadi instrumen penting dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat yang bekerja secara mandiri.

“Nelayan merupakan profesi dengan risiko kerja yang cukup tinggi. Melalui program BPJS Ketenagakerjaan sektor Bukan Penerima Upah, para nelayan dapat memperoleh perlindungan seperti jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian. Kami mengapresiasi komitmen Pemkab Karawang yang terus memperluas perlindungan bagi nelayan sehingga mereka dapat bekerja dengan lebih tenang dan terlindungi,” kata Cep Nandi Yunandar.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan dapat terus diperkuat agar semakin banyak pekerja sektor informal di Karawang yang mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Pemkab Karawang Bahas Rencana Kerja 2026, Bupati Aep Tekankan Tata Kelola Bersih

Karawang, Karawangexpose.com – Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar Rapat Koordinasi Pembahasan Rencana Kerja Tahun Anggaran 2026 serta Program Prioritas Daerah pada Selasa (10/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai III Gedung Singaperbangsa tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antar perangkat daerah sekaligus memastikan arah pembangunan Kabupaten Karawang berjalan efektif, transparan, dan akuntabel.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh jajaran perangkat daerah, unsur pengawasan, serta berbagai pihak yang terlibat dalam proses perencanaan pembangunan daerah.

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, SE, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pendampingan, supervisi, serta arahan yang selama ini diberikan dalam upaya pencegahan korupsi dan penguatan tata kelola pemerintahan di Kabupaten Karawang.

“Kami menyampaikan terima kasih atas pendampingan dan supervisi yang telah diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Karawang. Hal ini menjadi bagian penting dalam upaya kami memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel,” ujar Bupati Aep.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aep juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Karawang telah menetapkan 10 Program Pembangunan Strategis Daerah Tahun 2026 yang tertuang dalam Keputusan Bupati Nomor 100.3.3.2/KEP.544-HUK/2025.

Menurutnya, program-program strategis tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong percepatan pembangunan daerah yang berkelanjutan di Kabupaten Karawang.

“Program strategis yang telah kami tetapkan merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Karawang,” katanya.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Karawang berharap seluruh perangkat daerah dapat memperkuat kolaborasi dan menyelaraskan program kerja sehingga pembangunan daerah dapat berjalan lebih optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kantor Pertanahan Karawang Lantik Tim PTSL 2026, Targetkan 5.000 Sertipikat Tanah untuk Warga

0

Karawang, Karawangexpose.com – Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang melaksanakan pelantikan Tim Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sebagai langkah awal pelaksanaan program strategis pertanahan Tahun Anggaran 2026, pada Senin (9/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kantor Pertanahan Karawang menetapkan dua tim PTSL yang akan bertugas mempercepat proses pendaftaran tanah di sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang.

Selain pembentukan tim, juga telah ditetapkan sebanyak 35 desa sebagai lokasi penetapan (Penlok) pelaksanaan program PTSL tahun 2026.

Program ini menargetkan penerbitan sebanyak 5.000 Sertipikat Hak Atas Tanah (SHAT) bagi masyarakat Karawang selama Tahun Anggaran 2026. Target tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memberikan kepastian hukum terhadap kepemilikan tanah sekaligus mendorong tertib administrasi di bidang pertanahan.

Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang berharap, dengan terbentuknya tim yang telah dilantik tersebut, pelaksanaan program PTSL dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.

Selain itu, sinergi dan kerja sama seluruh tim diharapkan mampu mempercepat proses sertifikasi tanah sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari program tersebut, terutama dalam memperoleh kepastian hukum atas kepemilikan tanah mereka.

Bupati Aep Tinjau Rumah Tak Layak Huni di Karawang Timur, Acem dan Tamin Dapat Bantuan Rulahu

0

Karawang, Karawangexpose.com – Suasana di Kampung Tanjung, Kelurahan Plawad, Kecamatan Karawang Timur, tampak berbeda dari biasanya. Sejumlah warga berkumpul di depan rumah sederhana milik Acem yang kondisinya memprihatinkan.

Dinding rumah tersebut terlihat rapuh, bahkan sebagian kayu penyangga mulai lapuk dimakan usia. Namun pada hari itu, harapan baru datang bagi keluarga tersebut.

Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, datang langsung ke kampung tersebut bersama rombongan pemerintah daerah untuk meninjau kondisi rumah warga.

Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Karawang itu bukan sekadar kunjungan biasa. Ia membawa kabar baik berupa bantuan Rumah Layak Huni (Rulahu) bagi dua warga yang selama ini tinggal di rumah dengan kondisi jauh dari kata layak.

“InsyaAllah, program Rulahu ini merupakan salah satu program unggulan Pemkab. Saya pastikan bantuan ini tepat sasaran karena saya turun langsung untuk mengeceknya,” ujar Bupati Aep.

Penerima bantuan pertama adalah Acem, warga Kampung Tanjung RT 025/RW 006, Kelurahan Plawad. Rumah yang selama ini ditempatinya akan segera diperbaiki agar menjadi hunian yang lebih aman dan nyaman bagi keluarganya.

Tak jauh dari lokasi tersebut, bantuan serupa juga diberikan kepada Tamin, warga RW 05 RT 22, Kelurahan Plawad. Selama bertahun-tahun, ia harus tinggal di rumah dengan kondisi yang sangat terbatas.

Program Rulahu yang disalurkan pemerintah daerah ini menjadi titik awal perubahan bagi kehidupannya.

Kedatangan Bupati Karawang bersama Asisten Daerah Asep Hazar dan Lurah Plawad Nabiyil Anzar Diaswara disambut hangat oleh warga sekitar. Senyum dan sapaan warga mengiringi langkah rombongan saat meninjau langsung kondisi rumah para penerima bantuan.

Bagi masyarakat setempat, kehadiran pemerintah di tengah kampung mereka menjadi bukti bahwa perhatian pemerintah benar-benar dirasakan oleh warga.

Selain menyerahkan bantuan pembangunan rumah, dalam kesempatan tersebut pemerintah daerah juga menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga. Tim kesehatan melakukan pengecekan kondisi masyarakat untuk memastikan warga juga mendapatkan perhatian dari sisi kesehatan. (*)

Diduga Aksi Pencurian Modus Pecah Kaca Terjadi di Depan FitHub Grand Taruma Karawang

0

Karawang, Karawangexpose.com – Sebuah aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil diduga terjadi di kawasan Grand Taruma, Karawang.

Peristiwa tersebut terjadi di depan pusat kebugaran FitHub Grand Taruma dan sempat menjadi perbincangan di media sosial setelah videonya beredar melalui akun TikTok.

Dalam video yang diunggah akun TikTok bernama Caramel, terlihat sebuah mobil dengan kaca yang telah pecah. Pemilik kendaraan tampak memeriksa bagian dalam mobil yang diduga telah dibobol pelaku.

Berdasarkan keterangan dalam unggahan tersebut, kejadian itu mengakibatkan sebuah laptop milik korban dilaporkan hilang dari dalam kendaraan.

“Kejadian di depan FitHub Grand Taruma Karawang. Laptop hilang, kaca mobil hancur. Pas tanya satpam dan CCTV? Zonkk. Tidak ada rekaman sama sekali. Pelajaran banget buat kita semua, jangan pernah percaya 100 persen sama keamanan publik,” tulis akun tersebut dalam keterangannya. (8/3/2026)

Peristiwa ini menjadi sorotan karena diduga terjadi di kawasan perumahan elit dan tepat di depan pos keamanan.

Namun menurut informasi yang beredar, saat korban mencoba menanyakan rekaman kamera pengawas, tidak ditemukan rekaman CCTV yang dapat membantu mengungkap kejadian tersebut.

Belum diketahui secara pasti waktu kejadian maupun identitas pelaku. Hingga kini juga belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola kawasan maupun aparat kepolisian terkait insiden tersebut.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat memarkir kendaraan, terutama dengan tidak meninggalkan barang berharga di dalam mobil meskipun berada di area yang dianggap aman.

Warga juga berharap pihak pengelola kawasan dapat meningkatkan sistem keamanan, termasuk memastikan kamera pengawas aktif untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.

Perumdam Tirta Tarum Karawang Gelar Buka Puasa Bersama, Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan

0

Karawang, Karawangexpose.com – Dalam suasana penuh kebersamaan di bulan suci Ramadan, Perumdam Tirta Tarum Karawang menggelar kegiatan buka puasa bersama yang diikuti oleh jajaran direksi serta seluruh karyawan. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Al-Firdaus pada Senin (9/3/2026).

Acara ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan di lingkungan perusahaan. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan sudah terasa sejak awal kegiatan, saat para peserta berkumpul mengikuti rangkaian acara mulai dari tausiah hingga berbuka puasa bersama.

Dalam tausiahnya, KH. Lukman Hakim menyampaikan pentingnya menjaga serta merajut silaturahmi, terlebih di bulan Ramadan yang penuh berkah. Ia mengajak seluruh jajaran Perumdam Tirta Tarum untuk menjadikan kebersamaan sebagai kekuatan dalam bekerja dan melayani masyarakat.

“Silaturahmi bukan hanya mempererat hubungan antar sesama, tetapi juga membuka pintu keberkahan serta memperkuat rasa kebersamaan dalam menjalankan amanah pekerjaan,” ujar KH. Lukman Hakim dalam ceramahnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai kebersamaan, kekompakan, serta semangat berbagi dapat terus terjaga di lingkungan Perumdam Tirta Tarum Karawang. Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan berbuka puasa yang berlangsung penuh keakraban antara jajaran direksi dan seluruh karyawan yang hadir.

Karang Taruna Karawang Tebar Kepedulian, 300 Anak Yatim Terima Santunan dari Bupati Aep

0

Karawang, Karawangexpose.com – Bupati Karawang Aep Syaepuloh menghadiri kegiatan santunan bagi 300 anak yatim piatu yang digelar oleh Rescue Karang Taruna Kabupaten Karawang. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Karawang Barat pada Minggu (08/03/2026).

Kegiatan sosial yang juga dirangkai dengan buka puasa bersama tersebut menjadi wujud kepedulian terhadap anak-anak yatim piatu di Kabupaten Karawang, sekaligus mempererat kebersamaan di bulan suci Ramadan.

Dalam sambutannya, Bupati Aep Syaepuloh menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang mendalam kepada seluruh jajaran Karang Taruna Kabupaten Karawang atas konsistensinya dalam menjalankan kegiatan sosial di tengah masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Karang Taruna dan seluruh jajarannya. Saat ini Karang Taruna telah menunjukkan perubahan mindset yang luar biasa. Karang Taruna adalah mitra strategis pemerintah,” ujar Bupati.

Ia menambahkan, kegiatan santunan seperti ini bukan hanya sekadar memberikan bantuan materi kepada anak-anak yatim, tetapi juga menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah bersama organisasi kepemudaan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semangat kepedulian sosial dan gotong royong di kalangan pemuda terus tumbuh, sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas di Kabupaten Karawang.

Kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan, diikuti ratusan anak yatim serta pengurus dan relawan Karang Taruna Kabupaten Karawang.