google-site-verification=mfDzAmrATs_axixiQE589FtwGxMIv1RrxySdHsqAmqE
spot_img
Beranda blog Halaman 9

Bupati Aep Resmikan Festival Ramadhan Dekranasda Karawang, Angkat Produk Khas Daerah

0

Karawang, Karawangexpose.com – Festival Ramadhan yang digelar oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Karawang resmi berlangsung di Outlet Oleh-Oleh Dekranasda, Jalan Interchange Karawang, Kecamatan Telukjambe Timur, Kamis (5/3/2026) pukul 15.00 WIB.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Karawang Aep Syaepuloh, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop & UMKM) Kabupaten Karawang H. Wawan Setiawan, Kepala Kejaksaan Negeri Karawang, serta jajaran dinas terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang.

Festival Ramadhan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan promosi produk lokal yang sebelumnya telah dilaksanakan di wilayah Karangpawitan dan sejumlah kecamatan di Kabupaten Karawang. Kegiatan tersebut berlangsung mulai 5 Maret hingga 15 Maret 2026 dengan tujuan memperkenalkan berbagai produk khas Karawang kepada masyarakat luas.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Karawang, H. Wawan Setiawan, dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar kegiatan ini mampu memberikan dampak positif bagi pelaku usaha lokal.

“Harapannya acara ini dapat meningkatkan penjualan produk lokal khas Karawang,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan penyerahan akta pengesahan kepada Ketua Dekranasda Kabupaten Karawang Vida Syaepuloh oleh Bupati Karawang Aep Syaepuloh.

Bupati Karawang menyampaikan bahwa lokasi outlet oleh-oleh tersebut dinilai sangat strategis untuk mendukung promosi produk UMKM daerah.

“Tempat ini bagus dan sangat strategis. Semoga ke depannya tempat ini bisa menjadi wadah untuk mengenalkan seluruh UMKM di Kabupaten Karawang,” kata Aep.

Melalui kegiatan Festival Ramadhan Dekranasda ini, pemerintah daerah berharap produk-produk kerajinan dan kuliner khas Karawang semakin dikenal masyarakat serta mampu meningkatkan daya saing UMKM lokal.

SMKN 2 Karawang Gaungkan Program Zero Waste School, Guru dan Komite Tanda Tangani Deklarasi

KARAWANG, Karawangexpose.com – SMKN 2 Karawang mendeklarasikan komitmen bersama Gerakan Sekolah Bebas Sampah (Zero Waste School) sebagai upaya meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan di lingkungan sekolah.

Deklarasi tersebut dilaksanakan bertepatan dengan pembukaan kegiatan Ramadan Fair 2026 SMKN 2 Karawang, Kamis (5/3/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh kepala sekolah, seluruh guru, tenaga kependidikan, serta perwakilan komite sekolah.

Dalam kegiatan tersebut, para guru bersama perwakilan komite sekolah turut menandatangani deklarasi sebagai bentuk komitmen bersama untuk mendukung program sekolah bebas sampah di lingkungan SMKN 2 Karawang.

Dalam deklarasi tersebut, seluruh warga sekolah menyatakan komitmen untuk menerapkan gaya hidup minim sampah di lingkungan sekolah dengan menerapkan prinsip 5R, yaitu Refuse (menolak plastik sekali pakai), Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali), Recycle (mendaur ulang), dan Rot (mengelola sampah organik/kompos).

Selain itu, warga sekolah juga berkomitmen membawa wadah makanan dan botol minum sendiri guna mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan styrofoam di lingkungan sekolah.

SMKN 2 Karawang juga akan menerapkan manajemen sampah mandiri mulai dari ruang kerja, dapur, hingga ruang kelas sebelum dibuang ke tempat sampah. Program tersebut akan diintegrasikan dalam proses pembelajaran serta kegiatan ekstrakurikuler sebagai bagian dari edukasi lingkungan yang berkelanjutan.

Upaya lain dilakukan melalui pengelolaan kantin sehat dengan mengontrol penggunaan plastik sekali pakai, sedotan plastik, dan styrofoam.

Kepala SMKN 2 Karawang, Kuswita Sitiadefi, S.Si., mengatakan deklarasi ini menjadi komitmen bersama seluruh warga sekolah untuk mewujudkan lingkungan pendidikan yang bersih dan berkelanjutan.

“Deklarasi ini kami buat dengan sungguh-sungguh untuk diwujudkan dalam tindakan nyata demi masa depan bumi yang lebih baik,” ujarnya.

Melalui gerakan ini, SMKN 2 Karawang diharapkan dapat menjadi contoh sekolah yang aktif menjaga lingkungan sekaligus menanamkan kesadaran ekologis kepada para siswa sejak dini.

SMKN 2 Karawang Gelar Ramadhan Fair 2026, Siswa Tampilkan Jiwa Wirausaha dan Drama Cerita Buhun

Karawang, Karawangexpose.com – SMK Negeri 2 Karawang menggelar kegiatan Ramadhan Fair atau Entrepreneur Fair 2026 pada Rabu (5/3/2026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada para siswa, khususnya kelas XII, dalam bidang kewirausahaan sebagai bekal sebelum memasuki dunia kerja.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran wakil kepala sekolah, guru, tenaga tata usaha, serta komite SMK Negeri 2 Karawang.

Kepala SMK Negeri 2 Karawang, Kuswita Sitiadefi, S.Si., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan dukungan berbagai pihak, mulai dari guru, tim kewirausahaan, hingga komite sekolah.

“Alhamdulillah, dengan izin Allah SWT, kegiatan Ramadhan Fair atau Entrepreneur Fair 2026 dapat terlaksana. Kami berharap kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi siswa-siswi, terutama kelas XII, sebagai bekal sebelum mereka memasuki dunia kerja,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan program dari tim kewirausahaan sekolah yang dirancang sebagai simulasi dunia usaha. Melalui kegiatan tersebut, siswa dilatih mengelola usaha secara langsung, mulai dari perencanaan produk, pengemasan, strategi pemasaran, hingga mempresentasikan ide bisnis di hadapan teman-temannya.

Sekolah juga memberikan apresiasi kepada para siswa yang berperan sebagai calon leader startup yang telah menyiapkan konsep dan materi usaha untuk dipresentasikan.

“Ini bukan sekadar bazar atau kegiatan berdagang biasa, tetapi sarana pembelajaran nyata tentang bagaimana merintis dan menjalankan sebuah usaha,” tegasnya.

Selain kegiatan kewirausahaan, acara juga dimeriahkan dengan Pementasan Drama Sunda bertema Cerita Buhun yang dibawakan oleh siswa kelas XII.

Adapun cerita rakyat yang dipentaskan dalam drama tersebut antara lain:

  • Sangkuriang
  • Situ Bagendit
  • Timun Mas
  • Talaga Warna
  • Bawang Merah Bawang Putih
  • Kabayan
  • Lutung Kasarung

Pementasan drama tersebut digelar di Podium SMK Negeri 2 Karawang pada Kamis, 5 Maret 2026 mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini terbuka untuk umum dan dapat disaksikan secara gratis.

Susunan Acara

  1. Pembukaan
  2. Sambutan Kepala SMK Negeri 2 Karawang
  3. Pelaksanaan Ramadhan Fair / Entrepreneur Fair
  4. Pementasan Drama Sunda – Cerita Buhun oleh Siswa Kelas XII
  5. Deklarasi Komitmen Bersama Gerakan Zero Waste School
  6. Penutup

Dalam rangkaian acara yang sama, SMK Negeri 2 Karawang juga menggelar Deklarasi Komitmen Bersama Gerakan Sekolah Bebas Sampah (Zero Waste School) yang diikuti oleh kepala sekolah, jajaran wakil kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta komite sekolah.

Melalui deklarasi tersebut, sekolah berharap dapat menumbuhkan kesadaran seluruh warga sekolah untuk menjaga lingkungan dengan mengurangi produksi sampah serta menerapkan budaya hidup bersih dan ramah lingkungan di lingkungan sekolah.

Reklame Halangi Guiding Block di Jalan Ahmad Yani Karawang, Pemkab Diminta Segera Tertibkan

0

Karawang, Karawangexpose.com – Rambu kuning atau guiding block di trotoar sejatinya disediakan untuk membantu penyandang disabilitas netra agar dapat berjalan dengan aman dan mandiri. Jalur berpola timbul tersebut berfungsi sebagai penuntun arah yang lazim ditemukan di kawasan perkotaan.

Namun ironisnya, fungsi fasilitas publik tersebut justru terganggu. Di Jalan Protokol Ahmad Yani, tepatnya di depan Mal MGM Karawang, guiding block tersebut terhalang oleh sebuah tiang reklame iklan swasta yang berdiri persis di atas jalur disabilitas.

Kondisi ini dinilai sangat membahayakan, khususnya bagi penyandang disabilitas netra yang sepenuhnya mengandalkan jalur tersebut sebagai panduan berjalan kaki.

Sorotan tajam datang dari praktisi hukum, Asep Agustian, yang mengaku terkejut sekaligus geram melihat pemasangan tiang reklame di atas jalur disabilitas. Ia menilai hal tersebut mencerminkan minimnya kepedulian terhadap hak pejalan kaki.

“Trotoar itu dibangun dengan anggaran yang tidak murah. Sudah bagus dan rapi, tapi justru dikotori dengan pemasangan seperti itu. Harusnya memudahkan, bukan malah membahayakan,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).

Ia juga menyayangkan upaya pemerintah daerah, khususnya Bupati Karawang, yang tengah giat mempercantik kota justru ternodai oleh pemasangan reklame yang dinilai tidak etis dan merusak estetika.

“Kalau memang mau pasang, sekalian saja di tengah jalan. Ini kan jalur disabilitas. Tolong hargai niat baik Bupati yang sedang serius membangun dan mempercantik Kabupaten Karawang,” tegasnya.

Asep juga mendesak dinas terkait untuk segera mengusut legalitas pemasangan tiang reklame tersebut.

“Kalau berdiri di atas fasilitas umum yang diperuntukkan bagi penyandang disabilitas, jelas itu melanggar aturan. Harus segera dicabut dan dikembalikan sesuai fungsinya,” katanya.

Menurutnya, jika reklame tersebut memiliki izin, maka perlu dipertanyakan dasar pemberian izin tersebut.

“Kenapa bisa diizinkan berdiri di atas trotoar dan jalur disabilitas? Siapa yang memberi izin? Apakah sudah melalui kajian tata ruang dan estetika kota?” tambahnya.

Ia menegaskan, jika tidak mengantongi izin atau tidak mendapat restu dari pemerintah daerah, maka pembongkaran harus segera dilakukan.

“Jangan sampai kerja keras pemerintah mempercantik kota malah dirusak oleh kepentingan segelintir pihak,” pungkasnya.

Sementara itu, dinas-dinas terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang telah menyampaikan kewenangan masing-masing. Kepala Bapenda Karawang, Sahali, menyebutkan bahwa urusan pajak reklame menjadi kewenangan pihaknya.

“Kalau soal perizinan itu di DPMPTSP Karawang, sedangkan pajaknya ke Bapenda,” jelasnya.

Pihak DPMPTSP Karawang menyatakan akan terlebih dahulu mengecek data perizinan reklame tersebut.

“Nanti saya cek dulu data izinnya. Untuk penggunaan trotoar itu ranahnya ada di Dinas PUPR,” ujarnya singkat.

Adapun pengelolaan dan pengawasan trotoar serta fasilitas pedestrian berada di bawah kewenangan Dinas PUPR Karawang, namun hingga berita ini diturunkan belum memberikan keterangan resmi.

Sementara itu, Satpol PP Karawang tengah mencari pihak perusahaan yang memasang reklame tersebut.

“Lagi dicari orangnya, disuruh pindahin,” singkat Kasatpol PP Karawang Basuki Rahmat.

Program “Ramadhan Bersyukur”, Daihatsu dan Kuta Singa Perbangsa Salurkan 62,98 Ton Beras di Ciampel

0

Karawang, Karawangexpose.com – Program “Ramadhan Bersyukur” yang digelar PT Astra Daihatsu Motor Kawasan Suryacipta bersama PT Kuta Singa Perbangsa berlangsung di Desa Mulyasari, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Rabu (4/3/2026) pagi. Kegiatan tersebut diisi dengan pembagian 62,98 ton beras kepada masyarakat serta program bedah rumah untuk dua unit rumah di Desa Kutanegara.

Acara ini dihadiri perwakilan Direktur PT Astra Daihatsu Motor, Yazid Alfaizud, CEO PT Kuta Singa Perbangsa H. Hartono, Direktur PT Kuta Singa Perbangsa Dady Mulyadi, jajaran komisaris, Ketua DPRD Kabupaten Karawang Endang Sodikin, unsur Forkopimcam Ciampel, para kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga setempat.

Dalam kegiatan tersebut, bantuan beras disalurkan kepada masyarakat Desa Tegallega, Desa Mulyasejati, dan Desa Mulyasari. Sementara program bedah rumah diberikan kepada dua warga di Desa Kutanegara sebagai bentuk kepedulian terhadap penyediaan hunian layak bagi masyarakat kurang mampu.

Ketua IKD Kecamatan Ciampel menyampaikan apresiasi atas konsistensi pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dinilai rutin dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, program CSR ini bukanlah program yang hanya dilaksanakan sekali hari ini saja, tetapi merupakan program rutin yang selalu ada setiap tahun. Manfaatnya pun bisa dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.

“Momentum ini sangat tepat karena bertepatan dengan bulan suci Ramadan, sehingga menjadi kesempatan untuk memperkuat semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama,” tambahnya.

Camat Ciampel yang diwakili Komisaris Perangkat Desa, Mulyanto, berharap program Ramadhan Berbagi dapat menjangkau seluruh desa di wilayah Kecamatan Ciampel.

“Mudah-mudahan kegiatan Ramadhan Berbagi ini bisa memberikan manfaat bagi seluruh desa yang ada di Kecamatan Ciampel, yaitu tujuh desa,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Karawang, Endang Sodikin, menegaskan bahwa pelaksanaan CSR harus mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2020 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan.

“Perda Nomor 7 Tahun 2020 menjadi dasar pelaksanaan CSR. Yang jelas, CSR harus benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap bantuan beras yang disalurkan dapat dirasakan manfaatnya secara merata, sekaligus menjadi contoh bagi perusahaan lain di Kabupaten Karawang untuk ikut berkontribusi kepada masyarakat.

Perwakilan PT Astra Daihatsu Motor, Yazid Alfaizud, menyebut kegiatan Ramadhan Bersyukur sebagai momen yang sangat berarti bagi perusahaan.

“Acara ini merupakan momen yang luar biasa bagi kami. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada PT Kuta Singa Perbangsa yang telah berkolaborasi dalam kegiatan Ramadhan Bersyukur ini,” katanya.

Ia menegaskan komitmen perusahaan untuk terus menjalankan program CSR yang berdampak langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Direktur PT Kuta Singa Perbangsa, Dady Mulyadi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk berbagi keberkahan dengan masyarakat.

“Hadirnya kami di Ciampel merupakan bagian dari komitmen untuk berbagi keberkahan dengan masyarakat. Kami berharap kegiatan ini juga dapat membuka hati perusahaan lain di Kabupaten Karawang untuk ikut berbagi dan peduli terhadap lingkungan sekitar,” ujarnya.

Dady menambahkan, pada tahun sebelumnya perusahaan juga telah menyerahkan bantuan satu unit ambulans untuk mendukung layanan kesehatan masyarakat. Ke depan, pihaknya bersama PT Astra Daihatsu Motor berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program sosial yang bermanfaat.

Secara simbolis, bantuan program bedah rumah diserahkan kepada perwakilan Desa Kutanegara oleh jajaran direksi kedua perusahaan. Sementara bantuan beras sebanyak 62,98 ton diserahkan oleh Ketua DPRD Kabupaten Karawang kepada perwakilan tiga desa penerima manfaat.

Kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama dan salat Magrib berjamaah bersama seluruh tamu undangan.

Film “Setannya Cuan” Tayang 5 Maret, Penonton di Jawa Barat Bisa Dapat Hadiah Umroh

0

Karawang, Karawangexpose.com – Industri film horor Indonesia kembali memberikan warna baru di tengah tren teror mencekam. Rumah produksi RADEPA BLACK dan ATLAS PIXEL secara resmi mengumumkan transformasi judul film terbaru mereka dari “Djoerig Salawe” menjadi “Setannya Cuan”.

Film ini dijadwalkan tayang serentak di seluruh jaringan bioskop Indonesia pada 5 Maret 2026.

Manifestasi “Surat Cinta” untuk Penonton

Perubahan judul ini disebut sebagai sebuah manifestasi “surat cinta” bagi penonton yang merindukan tradisi horor-komedi khas nusantara.

Produser Eksekutif sekaligus penggagas cerita, dr. Robby Hilman Maulana, menjelaskan bahwa ide cerita lahir dari pengamatan langsung terhadap fenomena masyarakat yang sering mencari jalan pintas klenik akibat tekanan ekonomi.

“Kami ingin memotret bahwa di balik keriuhan komedinya, ada potret jujur mengenai bagaimana ‘cuan’ atau uang bisa mengubah perilaku manusia hingga berurusan dengan dunia gaib,” ujar dr. Robby.

Senada dengan hal tersebut, sutradara Sahrul Gibran dan Jay Sukmo menambahkan bahwa dalam film ini, sosok setan menjadi metafora dari ambisi manusia.

“Penonton diajak melihat bahwa terkadang, isi dompet yang kosong jauh lebih horor daripada penampakan di rumah angker,” seloroh Sahrul.

“Setannya Cuan” mengisahkan persaingan antara dua jawara, Adang (Joe P Project) dan Asep (Anyun Cadel), yang memperebutkan kursi lurah serta hati seorang janda muda bernama Mince (Nadine Alexandra).

Kekalahan Adang membawanya ke titik nadir hingga ia menemukan rahasia kekayaan instan Asep yang ternyata dibantu oleh Dukun Rojan (Candil). Syarat-syarat nyeleneh dari sang dukun pun memicu gelombang perburuan pesugihan mulai dari tuyul hingga babi ngepet di tengah warga desa.

Film ini didukung oleh deretan pemeran lintas generasi, antara lain:

  • Nadine Alexandra
  • Joe P Project
  •  Fico Fachriza
  •  Dimas Andrean
  •  Anyun Cadel
  •  Candil
  •  Ben Kasyafani
  •  Aming, Mongol Stres, dan Budi Dalton

Secara khusus, film ini juga menjadi wujud kenangan mendalam (in memoriam) bagi komika almarhum Babe Cabita yang turut membintangi film ini.

Sebagai bentuk apresiasi bagi penonton di wilayah Jawa Barat, pihak produser menyediakan kado istimewa berupa satu paket ibadah Umroh. Promo ini berlaku khusus bagi penonton di bioskop wilayah Karawang, Sadang, Cikampek, Cikarang, dan Purwakarta.

Cara mengikuti undian:

  • Menonton film “Setannya Cuan” pada periode 5-8 Maret 2026.
  • Menuliskan nama dan nomor telepon pada sobekan tiket.
  • Memasukkan tiket ke kotak undian di Toko Haji Saridin, Jl. Tuparev No. 87, Karawang Barat.

Pengundian akan dilakukan secara terbuka pada 12 Maret 2026 pukul 13.00 WIB di Aula Masjid Al-Ghamar, Karawang. (Red)

Puluhan Siswa SMAN 2 Karawang Salurkan Donasi dan Santunan ke Yayasan Alza El Rohmah

0

Karawang, Karawangexpose.com – Puluhan siswa SMA Negeri 2 Karawang menggelar kegiatan sosial bertajuk Sahabat Panti dengan menyalurkan santunan kepada anak-anak yatim dan dhuafa di Yayasan Anak Yatim & Dhuafa Alza El Rohmah, Perumahan Bintang Alam, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Selasa (3/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 17.00 WIB hingga waktu berbuka puasa tersebut diikuti oleh 34 siswa yang tergabung dalam organisasi sekolah, di antaranya OSIS, Pramuka, IRMA, dan PMR.

Dalam kegiatan itu, para siswa menyalurkan berbagai bantuan berupa pakaian layak pakai, buku bacaan, alat tulis, sepatu, makanan ringan, makanan berat seperti bakso, takjil, serta santunan uang tunai hasil sedekah siswa melalui donasi digital QRIS.

Sebanyak 50 anak yatim dan dhuafa menerima santunan dalam kegiatan tersebut. Total dana yang disalurkan mencapai Rp1.000.000 yang merupakan hasil shodaqoh para siswa.

Kepala SMAN 2 Karawang, Agus Setiawan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai Panca Waluya, yaitu membentuk siswa yang cageur, bageur, bener, pinter, dan singer.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kepedulian sosial siswa terhadap lingkungan sekitar.

“Melalui kegiatan seperti ini kami ingin menanamkan nilai empati dan kepedulian kepada para siswa. Mereka belajar langsung bahwa berbagi kepada sesama adalah bagian penting dari pendidikan karakter,” ujar Agus.

Ia menambahkan, kegiatan sosial yang melibatkan organisasi siswa juga menjadi sarana pembelajaran nyata bagi para pelajar untuk memahami kondisi masyarakat.

“Kami berharap para siswa tidak hanya menjadi generasi yang cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki hati yang peka terhadap kondisi sosial di sekitarnya,” katanya.

Agus juga mengapresiasi inisiatif para siswa yang mampu menggalang donasi secara mandiri melalui sistem digital.

“Ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan solidaritas masih kuat di kalangan siswa. Mereka bergerak bersama, mengumpulkan donasi, lalu menyalurkannya langsung kepada yang membutuhkan,” ujarnya.

Sementara itu, pengurus dan anak-anak asuh di Yayasan Alza El Rohmah menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan atas kunjungan serta bantuan yang diberikan para siswa.

Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan karena tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan anak-anak panti, tetapi juga memberikan dukungan moral dan kebahagiaan bagi para penerima manfaat.

Ke depan, pihak sekolah berencana meningkatkan program serupa pada Ramadan tahun mendatang dengan melibatkan lebih banyak siswa dan memperluas jangkauan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

BPJS Ketenagakerjaan Berikan Santunan Kematian kepada Keluarga Korban Kecelakaan Kontainer

Karawang, Karawangexpose.com – Anggota DPR RI Komisi IX, Cellica Nurrachadiana, menyerahkan santunan kepada ahli waris korban kecelakaan truk tronton yang menimpa sebuah mobil sedan beberapa waktu lalu. Penyerahan santunan tersebut berlangsung di rumah keluarga korban di Perumahan Citra Kebun Mas (CKM), Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Selasa (3/3) pagi.

Penyerahan santunan dilakukan bersama Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Karawang, Cep Nandi Yunandar, sebagai bentuk sinergi antara legislatif dan penyelenggara jaminan sosial dalam memastikan hak keluarga korban terpenuhi sesuai ketentuan.

Santunan yang diberikan merupakan manfaat dari program Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan.

Selain santunan kematian, keluarga korban juga menerima manfaat beasiswa pendidikan bagi dua anak almarhum dan almarhumah untuk menjamin keberlangsungan pendidikan mereka hingga jenjang yang lebih tinggi.

Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Cellica mengungkapkan rasa haru saat akhirnya dapat bertemu Sifa, putri dari pasangan almarhum dan almarhumah korban kecelakaan tersebut.

“Saya pernah datang ke rumah duka sebelumnya, namun belum sempat bertemu Sifa karena saat itu ia berada di rumah sakit menunggu sang adik yang menjalani perawatan di RSUD,” tulisnya.

Sebagai anggota Komisi IX DPR RI yang membidangi kesehatan, ketenagakerjaan, dan jaminan sosial, Cellica menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pelaksanaan program perlindungan sosial agar tepat sasaran dan benar-benar dirasakan masyarakat.

“Negara harus hadir memastikan hak-hak masyarakat terpenuhi, terutama dalam situasi duka seperti ini. Kami ingin pendidikan anak-anak tetap berjalan dan masa depan mereka tetap terjaga,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Karawang, Cep Nandi Yunandar, menegaskan bahwa santunan tersebut merupakan bentuk nyata perlindungan negara melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja dan keluarganya.

“BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen memastikan setiap peserta dan keluarganya mendapatkan perlindungan yang layak. Melalui program jaminan sosial ini, kami ingin memberikan kepastian bahwa ketika risiko terjadi, negara hadir memberikan manfaat yang dapat membantu keluarga yang ditinggalkan,” kata Cep Nandi.

Ia juga mengimbau masyarakat pekerja, baik formal maupun informal, untuk terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan agar mendapatkan perlindungan sosial yang memadai.

Penyerahan santunan ini menjadi wujud nyata perlindungan sosial bagi pekerja dan keluarganya, sekaligus memperkuat pengawasan DPR RI terhadap penyelenggaraan sistem jaminan sosial nasional di daerah.

Tarling Lemahabang, Bupati Aep Ajak Warga Jaga Kesucian Ramadan

Karawang, Karawangexpose.com – Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar agenda Tarawih Keliling (Tarling) yang dipusatkan di Masjid Al Hamidiah, Desa Pulojaya, Kecamatan Lemahabang, Senin (2/3/2025). Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, bersama unsur Forkopimda Kabupaten Karawang.

Seperti pada pelaksanaan sebelumnya, kegiatan diawali dengan Cepot Ngabuburit sebagai media komunikasi publik yang ringan dan menghibur. Melalui agenda tersebut, pemerintah menyampaikan berbagai informasi terkait kebijakan, capaian, serta program pembangunan kepada masyarakat.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan insentif secara simbolis kepada Guru Ngaji, Guru TPQ, Guru DTA, Guru Madrasah (MI dan MTs), amil, serta marbot masjid. Selain itu, diberikan pula santunan kepada anak yatim yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama.

Bupati Aep menyampaikan, pemberian insentif dan santunan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan apresiasi kepada tenaga pendidik keagamaan hingga ke pelosok daerah.

“Alhamdulillah, kami berbagi takjil, santunan untuk anak yatim, serta insentif bagi guru ngaji hingga marbot. Ini salah satu komitmen kami dalam memberikan apresiasi kepada tenaga pendidik keagamaan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak masyarakat Kabupaten Karawang untuk menjaga kesucian bulan Ramadan agar tetap aman dan kondusif, tanpa tawuran maupun tindakan yang merugikan.

“Ramadan adalah bulan penuh keberkahan. Jangan sampai tercederai. Mari kita sampaikan kepada kepala desa dan tokoh masyarakat agar anak-anak kita tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.

Sebagai penutup, Bupati Aep mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga sinergi dan kolaborasi dalam membangun Kabupaten Karawang menjadi lebih baik.

ASPHRI: GOKAR Bisa Jadi Solusi Mobilitas Pekerja di Kawasan Industri Karawang

0

Karawang, Karawangexpose.com – Kehadiran layanan transportasi online lokal GOKAR (Go Karawang) dinilai berpotensi mendorong mobilitas masyarakat sekaligus membuka peluang kerja baru di Kabupaten Karawang. Inovasi transportasi digital yang lahir dari daerah ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem ekonomi lokal, terutama di wilayah yang dikenal sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia.

Ketua Umum Asosiasi Praktisi Human Resource Republik Indonesia (ASPHRI), Dr. Yosminaldi, SH.MM menilai kehadiran GOKAR menjadi langkah positif dalam mendukung kebutuhan transportasi masyarakat sekaligus menciptakan peluang kerja bagi masyarakat lokal.

Menurut Tokoh HRD Nasional tersebut, sebagai daerah industri dengan tingkat mobilitas yang tinggi, Karawang membutuhkan dukungan layanan transportasi yang mudah diakses, aman, dan terjangkau.

“Karawang dikenal sebagai kota industri dengan mobilitas pekerja yang sangat tinggi. Kehadiran GOKAR berpotensi membantu kebutuhan transportasi masyarakat sekaligus membuka peluang kerja baru bagi warga lokal, khususnya sebagai mitra pengemudi dalam ekosistem transportasi digital,” ujar Yosminaldi yang juga Dosen Uni Pertiwi dan Polteknaker RI itu kepada Pers Selasa (3/3/2026).

Ia juga mengingatkan agar pengembangan layanan transportasi digital tetap memperhatikan kesejahteraan para mitra pengemudi agar tercipta hubungan kerja yang seimbang.

“GOKAR juga perlu memberi perhatian serius terhadap kesejahteraan para driver. Sistem kemitraan yang adil dan perlindungan yang baik akan menciptakan keseimbangan antara perusahaan, pengemudi, dan pengguna layanan,” tegas mantan Praktisi senior HRD tersebut.

Selain itu, Yosminaldi yang juga berprofesi sebagai Advokat tersebut turut menyampaikan apresiasi terhadap inovasi yang dilakukan oleh generasi muda daerah, termasuk peran Founder GOKAR Syuhada Wisastra yang juga merupakan bagian dari Pengurus DPP ASPHRI.

“Kami di ASPHRI tentu memberikan apresiasi dan merasa bangga karena salah satu pengurus kami, Syuhada Wisastra, mampu menghadirkan inovasi transportasi digital yang lahir dari daerah. Ini menjadi contoh bahwa praktisi human resource juga mampu mendorong lahirnya inovasi dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat,” ujar Master Trainer PPM bidang MSDM dan Hubungan Industrial tersebut.

Lebih lanjut, Yosminaldi menilai lahirnya platform transportasi digital dari putra daerah menjadi bukti bahwa sumber daya manusia lokal mampu berinovasi dan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi daerah.

Sementara itu, Founder GOKAR Syuhada Wisastra mengatakan GOKAR hadir sebagai layanan transportasi online lokal yang dikembangkan untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat Karawang.

“GOKAR ingin memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan bersahabat sekaligus membuka peluang penghasilan bagi masyarakat lokal melalui kemitraan driver,” ujar Syuhada.

Selain layanan transportasi motor dan mobil, GOKAR juga menyiapkan pengembangan layanan lain seperti pengantaran makanan serta pengiriman barang untuk mendukung aktivitas masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Karawang.

Saat ini, GOKAR menargetkan mampu menjangkau puluhan ribu pengguna dalam waktu dekat. Pengembangan layanan difokuskan pada wilayah perkotaan serta kawasan industri di Karawang yang memiliki mobilitas masyarakat cukup tinggi.

Melalui strategi promosi digital, kolaborasi dengan komunitas, serta program kemitraan dengan pengemudi lokal, GOKAR optimistis dapat berkembang sebagai layanan transportasi digital yang mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi lokal di Kabupaten Karawang.

Masyarakat dapat mengunduh aplikasi GOKAR melalui Google Play Store untuk menikmati berbagai layanan yang tersedia. Dengan slogan “Dekat, Bersahabat, dan Aman”, GOKAR berkomitmen menjadi solusi transportasi digital yang lahir dari daerah untuk masyarakat Karawang.