google-site-verification=mfDzAmrATs_axixiQE589FtwGxMIv1RrxySdHsqAmqE
spot_img
Beranda blog Halaman 57

Karawang Peringati Hari Jadi ke-392, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – DPRD Kabupaten Karawang menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka Hari Jadi ke-392 Karawang berlangsung di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Karawang, Minggu (14/9/25). Kegiatan dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Wakil Bupati Purwakarta dan tamu undangan lainnya.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Karawang H. Endang Sodikin dan diawali dengan pembacaan sejarah Karawang oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang H. Asep Aang Rahmatullah serta pembacaan sajak Bekasi Karawang oleh siswa/i dari SMAN 1 Karawang.

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang sering disapa KDM menyampaikan bahwa Karawang merupakan perpaduan antara dua kebudayaan yaitu Sunda dan Semi Jawa sehingga dua karakter ini harus bisa dibangun dalam gerakan pembangunan yang berbudaya dan berkeadilan.

KDM juga menyampaikan selamat Hari Jadi ke-392 Karawang dan mengajak untuk bersama-sama berkolaborasi antara pemprov dan pemda mewujudkan Karawang MASAGI sebagaimana tema yang diangkat dihari jadinya.

“Saya ingin seluruh wilayah ini (Jawa Barat) terhormat, karena seluruh wilayah terhormat satu bangunan fisiknya tertata dengan baik, kedua kebersihan tertata dan terpelihara dengan baik, ketiga estetikanya mulai muncul, keempat terjadi harmoni antara manusia dengan alam kelima terjadi harmoni antara pemerintah dengan rakyatnya, itulah yang disebut gemah ripah repeh rapih.” lanjutnyaSelain itu, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh mengatakan, 392 tahun Karawang berdiri dan berkembang mengikuti perkembangan jaman, pembangunan infrastruktur hingga peningkatan SDM terus dilakukan sebagai komitmen pemerintah daerah.

Bupati Aep menyampaikan berbagai pekerjaan yang telah dilaksanakan seperti penuntasan Rehabilitasi drainase Jalan Surotokunto, pembangunan/rehabilitasi gerai pelayanan publik Kecamatan Cikampek hingga beasiswa untuk anak putus sekolah sebanyak 3.018 anak dan rehabilitasi ruang kelas SD dan SMP.

Rekor Baru: Karawang Gelar Bazar UMKM Berkesinambungan 14 Hari

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Kabupaten Karawang berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas penyelenggara Bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berkesinambungan terlama di Indonesia selama 14 hari berturut-turut yang dilaksanakan di Lapang Karangpawitan mulai dari 1–14 September 2025.

Selain menjadi Bazar UMKM Terlama, dalam bazar tersebut juga diisi oleh 100 tenant dengan lebih dari 735 produk yang ikutserta. Adapun rata-rata pendapatan per hari sebesar 150 juta.

Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menyampaikan rasa syukurnya atas peraihan yang didapatkan Karawang mengenai Bazar UMKM yang dilaksanakan selama 14 hari berturut-turut.

Ia juga menyampaikan, dengan adanya Bazar UMKM tersebut mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. Hal tersebut menunjukkan bahwa Karawang bukan hanya kaya akan industri dan padi namun juga kaya akan UMKMnya.

“Alhamdulillah, ternyata dengan bazar UMKM yang selama 14 hari berturut-turut ini, alhamdulillah memiliki omset hampir 2,4 M lebih dan ini luar biasa, kami menghaturkan banyak terima kasih atas kepercayaan seluruh masyarakat Kabupaten Karawang dan kami juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran Dinas UMKM dan seluruh pihak bahwa kita bisa menunjukan bahwa Kabupaten Karawang selain dari industri, padi tapi kita juga punya pelaku usaha UMKM,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengatakan akan terus berkomitmen untuk membawa UMKM Karawang menjadi naik kelas dapat bersaing di pasaran baik nasional maupun global termasuk salah satunya Turubuk yang menjadi khas Kabupaten Karawang.

Penghargaan MURI diserahkan langsung oleh perwakilan MURI kepada Bupati Karawang. Pencapaian ini diharapkan semakin memotivasi pelaku UMKM untuk terus berkembang serta memperluas pasar produk lokal Karawang.

HUT Karawang ke-392, IWOI Desak Diskominfo Rangkul Semua Media Tanpa Diskriminasi

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Memasuki usia ke-392 tahun pada hari Minggu 14 September 2025, Kabupaten Karawang terus berbenah dalam berbagai aspek pembangunan. Momentum hari jadi ini menjadi refleksi bersama, tidak hanya bagi pemerintah daerah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, termasuk media dan insan pers yang selama ini berperan aktif dalam mengawal jalannya pembangunan di Karawang.

Ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Karawang, Syuhada Wisastra, menegaskan pentingnya sinergitas antara wartawan dengan pemerintah daerah. Menurutnya, media memiliki peran strategis sebagai penyampai informasi, kontrol sosial, sekaligus mitra dalam mendorong program-program pembangunan agar lebih tepat sasaran.

“HUT Karawang ke-392 ini harus kita maknai sebagai momentum kebersamaan. Wartawan dan media bukan sekadar peliput, tetapi mitra strategis pemerintah dalam menyebarkan informasi pembangunan sekaligus mengawasi jalannya kebijakan. Sinergi yang baik antara media dan Pemda akan melahirkan tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, akuntabel, dan berpihak kepada masyarakat,” ujar Syuhada Wisastra.

Lebih jauh, Syuhada menyoroti pentingnya kebijakan OPD adalah Organisasi Perangkat Daerah, khususnya Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Karawang, agar mampu merangkul seluruh media dan wartawan tanpa tebang pilih. Ia menilai, sudah saatnya semua dinas (OPD) memiliki kebijakan yang lebih terbuka, transparan, serta tidak diskriminatif dalam menjalin hubungan dengan wartawan dan perusahaan media.

“Kami berharap Organisasi Perangkat Daerah, terutama Diskominfo, bisa bersikap adil dan inklusif. Jangan ada lagi kesan pilih kasih atau diskriminatif terhadap media atau wartawan tertentu. Semua media dan wartawan memiliki hak dan peran yang sama dalam mendukung pembangunan. Jika semua dirangkul, maka penyebaran informasi akan lebih merata, dan masyarakat Karawang akan mendapatkan akses informasi yang seimbang,” tegasnya.

Ia menambahkan, wartawan di Karawang juga perlu terus meningkatkan profesionalitas dan integritas dalam menjalankan tugas jurnalistik, agar mampu memberikan kontribusi nyata terhadap kemajuan daerah.

Syuhada sekaligus menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Kabupaten Karawang yang ke-392.

“Atas nama keluarga besar IWOI DPD Karawang, kami mengucapkan selamat ulang tahun ke-392 Kabupaten Karawang. Semoga Karawang semakin maju, masyarakatnya sejahtera, dan sinergi antara Pemda dengan insan pers semakin kokoh demi Karawang yang lebih baik,” katanya.

“Mari kita rayakan momentum bersejarah ini dengan penuh kebanggaan dan semangat membangun. Di usia ke-392 tahun, Karawang terus berkembang menuju daerah yang maju, sejahtera, dan berdaya saing,”harapnya.

“Kami sampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam memajukan Kabupaten Karawang melalui berbagai program pembangunan, pelayanan publik, serta upaya nyata meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”pungkas Hada panggilan akrabnya yang juga aktif di organisasi Praktisi HRD Nasional.

Momentum peringatan HUT Karawang ke-392 ini diharapkan menjadi ajang refleksi bersama, bahwa pembangunan daerah tidak bisa dilakukan hanya oleh pemerintah semata. Kolaborasi dengan media, masyarakat sipil, akademisi, pelaku usaha, serta berbagai pihak lainnya menjadi kunci agar Karawang mampu menjawab tantangan zaman dan bersaing di tingkat nasional maupun global.

(rey)

MAPABA ke-XIX PMII FAI UNSIKA Hadirkan 71 Maba dari Tiga Perguruan Tinggi

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) menggelar Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) Rayon FAI ke-XIX. Kegiatan berlangsung selama dua hari pada 17–18 September 2025 di SLB C Tunas Harapan, Karawang.

Sebanyak 71 mahasiswa baru (Maba) mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berasal dari tiga perguruan tinggi, yaitu Fakultas Agama Islam (FAI) UNSIKA sebanyak 62 orang, Universitas Buana Perjuangan (UBP) sebanyak dua orang, dan sisanya dari Politeknik Karawang.

Panitia menjelaskan, kegiatan MAPABA diisi dengan beragam materi penguatan keilmuan dan keorganisasian yang penting bagi mahasiswa baru dalam mengenal dunia kampus.

“Materi yang diberikan meliputi keorganisasian, Nilai Dasar Pergerakan (NDP), Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja), sejarah pendidikan, sosial kemasyarakatan, hingga pendidikan dan kemahasiswaan,” ungkap salah satu panitia.

Selain materi kelas, kegiatan juga dirangkai dengan diskusi interaktif, dinamika kelompok, hingga simulasi organisasi untuk memberikan pengalaman langsung kepada peserta.

MAPABA bukan hanya menjadi ajang pengenalan kehidupan kampus, melainkan juga wadah pembentukan karakter dan nilai kebangsaan.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya membuat mahasiswa baru cepat beradaptasi dengan dunia akademik, tetapi juga membentuk kepribadian, kepedulian sosial, serta kesiapan mereka untuk berkontribusi dalam kehidupan masyarakat,” tambah panitia.

Dengan mengangkat tema “Transformasi Anggota PMII dalam Menjawab Tantangan Zaman Digital dan Disrupsi Sosial”, kegiatan ini diharapkan melahirkan kader-kader muda PMII yang adaptif, kritis, dan mampu menghadapi perubahan zaman.

Melalui MAPABA ke-XIX ini, PMII FAI UNSIKA berharap mahasiswa baru tidak hanya menjadi generasi akademis, tetapi juga generasi yang siap menjadi motor penggerak perubahan sosial, menjaga nilai-nilai keislaman Ahlussunnah Wal Jamaah, serta memperkuat peran mahasiswa dalam menjawab tantangan era digital.

(rey)

Pemkab Karawang Luncurkan CO-ZLP, Targetkan Eliminasi Kusta dan Hilangkan Stigma

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang resmi melaunching program Comprehensive Zero Leprosy Project (CO-ZLP) sebagai langkah nyata menekan penyebaran penyakit kusta di wilayah Karawang. Peluncuran program tersebut dilakukan pada Jumat (12/9/2025).

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh SE, menyampaikan bahwa berdasarkan data Dinas Kesehatan Karawang, pada tahun ini ditemukan 81 kasus baru penderita kusta. Dari jumlah tersebut, 99 persen di antaranya merupakan jenis kusta multibasiler atau kusta basah.

“CO-ZLP adalah program komitmen bersama untuk mengeliminasi kusta, bukan hanya secara medis, tetapi juga sebagai kampanye untuk memberantas stigma dan diskriminasi terhadap penyintas,” ujar Bupati Aep.

Ia menegaskan, program tersebut sejalan dengan visi pemerintah dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang inklusif, adil, dan bermartabat bagi seluruh masyarakat.

Dalam upaya pencegahan kusta, Bupati Aep juga mengajak masyarakat untuk menerapkan lima pilar kesehatan, yaitu: tidak buang air besar sembarangan, rajin mencuci tangan dengan sabun, mengelola air minum dan makanan dengan bersih, mengelola sampah dengan baik, serta mengelola limbah cair rumah tangga agar tidak mencemari lingkungan.

“Lima pilar itu bisa menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat,” tambahnya.

Bupati mengingatkan, kusta dapat menimbulkan dampak serius jika tidak segera ditangani. Reaksi kusta bisa menyebabkan kerusakan saraf tepi hingga cacat fisik. Namun demikian, penderita tetap memiliki peluang sembuh asalkan mengikuti anjuran dan pengobatan yang diberikan tenaga kesehatan. (REY)

Bupati Karawang Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga Hadapi Perubahan Zaman

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) menggelar kegiatan peningkatan ketahanan keluarga dalam menghadapi perubahan zaman di Aula Husni Hamid, Jumat (12/9/2025). Acara tersebut menghadirkan narasumber Dr. Aisyah Dahlan yang dikenal publik dengan gaya penyampaian lembut namun penuh makna.

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh SE, dalam sambutannya menyebut keluarga merupakan benteng terakhir sekaligus pondasi utama kebahagiaan masyarakat. Menurutnya, pembangunan Karawang tidak hanya berfokus pada daerah, tetapi juga sumber daya manusianya.

“Karawang Maju bukan hanya daerahnya saja yang maju, melainkan juga SDM-nya. Ketahanan keluarga menjadi kunci utama agar masyarakat mampu beradaptasi di tengah derasnya arus digital,” ujar Aep.

Ia kemudian memaparkan enam kunci penguatan ketahanan keluarga. Pertama, agama dan karakter sebagai fondasi moral agar keluarga tidak mudah goyah. Kedua, literasi digital, dengan orang tua mendampingi anak-anak dalam penggunaan gawai serta mengajarkan batasan yang pantas. Ketiga, ketahanan ekonomi, sebab banyak masalah rumah tangga berawal dari kebutuhan dasar.

Keempat, kesehatan fisik dan mental, karena orang tua yang sehat akan melahirkan anak-anak yang kuat. Kelima, sinergi multipihak, sebab keluarga tidak bisa berjalan sendirian dan membutuhkan dukungan sekolah, pemerintah, serta lingkungan.

“Jika enam kunci ini dijalankan, maka keluarga akan lebih siap menghadapi tekanan sekaligus menjaga jati diri bangsa,” tambahnya.

Kegiatan ini dikemas tidak hanya dalam bentuk ceramah, tetapi juga percakapan ringan yang interaktif. Dr. Aisyah Dahlan menekankan, keluarga tangguh bukan berarti tanpa masalah, melainkan keluarga yang mampu menghadapi persoalan tanpa kehilangan arah.

Jabar Media Summit 2025, Ratusan Insan Pers Bahas Masa Depan Bisnis Media di Era Digital

0

BANDUNG | KARAWANGEXPOSE.COM – Ratusan insan pers, pemilik media, dan pemangku kepentingan industri media di Jawa Barat berkumpul dalam gelaran akbar Jabar Media Summit 2025. Acara yang dihelat di Pasteur Convention Center, Holiday Inn Bandung, pada Kamis, 11 September 2025, ini menjadi forum strategis untuk membahas tantangan dan peluang di era disrupsi digital.

Mengusung tema utama “Pendalaman Model Bisnis & Konten Berdampak”, Jabar Media Summit ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem media lokal agar lebih adaptif, berkelanjutan, dan mampu menyajikan jurnalisme berkualitas yang relevan bagi masyarakat.

Acara yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB ini menghadirkan deretan narasumber kompeten dari berbagai latar belakang, mulai dari Dewan Pers, pimpinan media nasional, praktisi digital, hingga perwakilan pemerintah.

Beberapa nama besar yang menjadi pembicara antara lain Muhammad Jazuli dari Dewan Pers, Wahyu Dhyatmika (CEO Tempo), Suwarjono (CEO Suara), dan Adi Komar selaku Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Barat. Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Jawa Barat adalah Ning Wahyu Astutik.

Panel diskusi juga diisi oleh para ahli seperti Eva Danayanti (International Media Support), I Made Ariya Sanjaya (CEO Kazee Digital Indonesia), dan pimpinan redaksi dari berbagai jaringan media terkemuka.

Diskusi yang mengemuka berfokus pada strategi monetisasi konten, inovasi platform digital, cara membangun kepercayaan publik di tengah maraknya misinformasi, serta bagaimana menciptakan konten yang tidak hanya menarik klik, tetapi juga memberikan dampak positif bagi sosial dan demokrasi.

Apresiasi dari Pelaku Media Lokal

Acara ini mendapatkan sambutan hangat dari para peserta yang hadir. Salah satunya adalah Syuhada Wisastra, CEO media siber Teraspasundan Group.

Menurutnya, Jabar Media Summit 2025 memberikan pencerahan yang sangat dibutuhkan oleh para pengelola media di daerah.

“Saya sangat mengapresiasi Jabar Media Summit 2025 ini. Inisiatif yang luar biasa untuk mengumpulkan para pelaku media di Jawa Barat,” ujar Syuhada saat ditemui di sela-sela acara.

Ia menambahkan, materi yang disajikan sangat relevan dengan kondisi industri saat ini.

“Ilmu yang dibagikan oleh para pakar sangat bermanfaat, terutama bagi kami para pemilik media yang terus berjuang mencari model bisnis yang ideal dan berkelanjutan. Forum ini lengkap, memberikan kami wawasan baru dari sisi bisnis, redaksional, hingga teknologi,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, Syuhada juga menjadi salah satu peserta yang beruntung memenangkan hadiah doorprize.

Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada PLN Jawa Barat sebagai salah satu sponsor utama.

“Terima kasih PLN Jabar atas apresiasinya. Semoga sinergitas yang baik antara PLN dan rekan-rekan media dapat terus terjaga untuk mendukung penyebaran informasi positif kepada masyarakat,” tambahnya.

Jabar Media Summit 2025 terselenggara atas kolaborasi sejumlah media besar seperti Ayobandung.id, Suara.com, dan Radarcirebon.com, serta didukung oleh berbagai sponsor ternama, di antaranya BNI, bank bjb, PLN, JNE, dan banyak lagi.

Diharapkan, hasil dari Jabar Media Summit ini dapat mendorong lahirnya inovasi dan kolaborasi yang lebih erat antar media di Jawa Barat, sehingga mampu menjawab tantangan zaman dan terus menjadi pilar keempat demokrasi yang kokoh.

Pemkab Karawang Gelar Sosialisasi Tahap Kedua Program Magang ke Jepang

0

KARAWANG | KARAWANGXPOSE.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) kembali menggelar sosialisasi program magang ke Jepang tahap kedua, yang dilaksanakan di Aula Gedung Husni Hamid, Kamis (11/09/25).

‎Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari tahap pertama yang telah sukses dilaksanakan beberapa bulan lalu, dengan tujuan memberdayakan potensi generasi muda Karawang untuk bekerja dan menimba pengalaman di Negeri Sakura.

‎Acara sosialisasi dihadiri oleh puluhan peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Karawang, didominasi oleh lulusan SMA/SMK. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Karawang, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, perwakilan lembaga pelatihan kerja, serta mitra dari organisasi pengirim (sending organization) magang ke Jepang.l

‎Dalam sambutannya, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Rosmalia Dewi, S.H., M.H. menyampaikan bahwa program magang ke Jepang ini merupakan salah satu upaya Pemda dalam mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kualitas tenaga kerja muda.

‎Melalui program ini, anak-anak muda Karawang tidak hanya mendapatkan kesempatan kerja di luar negeri, tapi juga belajar disiplin, etos kerja tinggi, serta budaya kerja Jepang yang terkenal unggul. Ini adalah investasi SDM jangka panjang,” ujarnya.

‎Selain itu dalam sambutannya Bupati Karawang, Aep Syaepulloh, SE menyampaikan harapan kedepan bahwa generasi muda di Karawang harus memiliki tekad dan mental yang kuat.

‎“Saya berharap generasi muda di Karawang memiliki tekad dan mental yang kuat, hadirnya para peserta dalam acara ini merupakan bentuk proses yang semoga adik-adik peserta dapat bertahan dan memiliki tekad kuat untuk maju dan menempa diri agar menjadi generasi yang kuat dan mampu survive” ujarnya

‎Pada sosialisasi tahap kedua ini, para peserta mendapatkan informasi lengkap mengenai proses seleksi, budaya Jepang, hingga hak dan kewajiban selama mengikuti program magang. Program ini terbuka untuk pemuda berusia 18–26 tahun yang sehat jasmani dan rohani serta siap mengikuti pelatihan intensif sebelum diberangkatkan ke Jepang.

‎Salah satu peserta, Adrian (20), lulusan SMK, mengaku antusias mengikuti program ini. “Saya berharap bisa lolos seleksi agar bisa membantu keluarga dan memperluas wawasan saya di Jepang,” ujarnya.

‎Pemda Karawang menargetkan puluhan pemuda dapat diberangkatkan ke Jepang pada gelombang tahun 2026 mendatang.

Sambut HUT Karawang ke-392, RSUD Jatisari Banjir Promo Kesehatan untuk Masyarakat

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-392 Kabupaten Karawang, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jatisari meluncurkan program promo kesehatan spesial yang ditujukan bagi seluruh masyarakat.

Program yang berlangsung selama bulan September 2025 ini menawarkan berbagai layanan pemeriksaan penting dengan harga yang sangat terjangkau.

Direktur RSUD Jatisari, dr. Hj. Anisah, menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk kontribusi nyata rumah sakit untuk mendukung kesehatan masyarakat sekaligus memeriahkan hari jadi kabupaten.

“Ini adalah bentuk partisipasi dan wujud syukur kami dalam menyambut HUT Karawang. Sejalan dengan tema ‘Karawang Samasagi’, kami ingin berkontribusi secara nyata dalam mewujudkan masyarakat yang maju, sehat, dan sejahtera,” ujar dr. Hj. Anisah saat diwawancarai pada hari Kamis (11/9/2025).

Program promosi ini terbagi menjadi dua kategori utama, yaitu layanan laboratorium dan paket medical check-up (MCU).

Untuk layanan laboratorium, masyarakat dapat menikmati tiga jenis pemeriksaan dengan harga khusus:

• Cek Asam Urat & Kolesterol: Rp 40.000

• Tes Golongan Darah: Rp 30.000

• PCR COVID-19: Rp 250.000

Layanan ini tersedia di Laboratorium RSUD Jatisari setiap hari Senin hingga Sabtu, mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB.

Sementara itu, untuk kebutuhan pemeriksaan kesehatan yang lebih komprehensif, Poliklinik MCU RSUD Jatisari juga menyediakan dua paket promo medical check-up yang dapat diakses setiap Senin hingga Jumat pada jam yang sama.

Paket pertama seharga Rp 550.000, mencakup pemeriksaan fisik (sehat jasmani), konsultasi dengan dokter spesialis kejiwaan, tes psikologi (MMPI), dan tes narkoba.

Paket kedua yang lebih ringkas ditawarkan seharga Rp 225.000, meliputi pemeriksaan kesehatan fisik jasmani dan rohani (sehat jiwa sederhana) serta tes narkoba enam parameter.

Dr. Hj. Anisah menambahkan, kesehatan adalah investasi utama, dan promo ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini.

“Kami membuka akses seluas-luasnya bagi warga Karawang untuk melakukan pemeriksaan preventif. Layanan seperti cek kolesterol hingga medical check-up kejiwaan sangat relevan untuk menjaga kualitas hidup di tengah tantangan modern saat ini,” jelasnya.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melewatkan kesempatan istimewa ini.

“Manfaatkan layanan kami untuk memastikan kondisi kesehatan Anda dan keluarga. Seluruh tim kami di RSUD Jatisari siap memberikan pelayanan yang amanah dan terbaik,” tutupnya (rey)

Christo Toar: Lapas Karawang Tak Beri Ruang Peredaran Narkoba

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba yang dilakukan dengan modus pelemparan dari luar pagar, Rabu (10/9/2025) sore.

Peristiwa bermula ketika petugas Pos Menara Pantau 1 melihat dua orang tak dikenal datang dengan sepeda motor dan berhenti di luar pagar. Salah satu pelaku kemudian melemparkan bungkusan plastik ke dalam area lapas.

Petugas segera melaporkan kejadian itu kepada Kepala Regu Pengamanan. Setelah diperiksa, bungkusan tersebut berisi kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Karawang, Resnu Parada, langsung berkoordinasi dengan Satuan Reserse Narkoba Polres Karawang. Dari hasil pemeriksaan, barang bukti dipastikan narkotika jenis sabu seberat 8,7 gram yang diduga ditujukan kepada warga binaan. Saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Resnu mengapresiasi kesigapan petugas yang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan tersebut.

“Keberhasilan ini merupakan wujud komitmen petugas dalam menjaga keamanan dan ketertiban lapas. Kami akan terus meningkatkan kewaspadaan dan bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk memutus mata rantai peredaran narkoba,” ujarnya.

Sementara itu, Kalapas Karawang, Christo Toar, menegaskan bahwa pihaknya tidak memberi ruang bagi peredaran narkoba di dalam lapas.

“Kami berkomitmen memerangi narkoba di lapas. Hal ini sejalan dengan 13 program akselerasi Menteri Hukum dan HAM bidang Pemasyarakatan. Penggagalan ini menjadi bukti nyata bahwa kami serius menjaga lapas tetap bersih dari narkoba,” tegasnya.

Lapas Karawang juga mengimbau masyarakat untuk tidak mencoba melakukan tindakan melawan hukum, terutama yang berkaitan dengan narkoba. Sinergi antara petugas lapas, kepolisian, dan masyarakat diharapkan mampu mempersempit ruang gerak jaringan peredaran narkoba.

Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan Satresnarkoba Polres Karawang.