google-site-verification=mfDzAmrATs_axixiQE589FtwGxMIv1RrxySdHsqAmqE
spot_img
Beranda blog Halaman 60

Pemkab Karawang Launching Program Kacer 2025, Salurkan Rp4,89 Miliar untuk Anak Tidak Sekolah

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang melaunching program Karawang Cerdas (Kacer) tahun 2025, dan penyerahan simbolis penyerahan bantuan dana anak tidak sekolah (ATS) untuk paket A, paket B dan Paket C di halaman kantor Kecamatan Telagasari, Kamis (4/9/2025).

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh bersama Wakil Bupati H. Maslani didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karawang, H. Asep Aang Rahmatullah hadir dalam peresmian program Kacer 2025 dan penyerahan simbolis dana ATS.

Sebanyak 3.018 orang yang masuk dalam data ATS, mendapatkan bantuan total Rp4,89 miliar. Bantuan ini diserahkan secara simbolis. Adapun penerima bantuan adalah yang terdaftar dan bersekolah di dapodik PKBM.

Bupati mengatakan, Pemkab Karawang terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan bagi masyarakat Kabupaten Karawang. Menjadi ironi jika masih ada banyak anak tidak sekolah (ATS) di Karawang.

Lantaran itu, lanjut Bupati Aep, agar SDM di Karawang di masa depan tidak tertinggal, selain pendidikan formal.

“Kami upayakan mimpi anak-anak atau warga yang putus sekolah agar mendapatkan pendidikan berkualitas terwujud,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui program vokasi, Pemkab melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Karawang.

(Disdikpora) Kabupaten Karawang telah menyiapkan pendidikan kecakapan hidup (PKH), pendidikan kecakapan kerja (PKK) dan pendidikan kecakapan wirausaha (PKW) kepada 1.325 warga yang ikut pendidikan kesetaraan di 54 PKBM. 3 program tersebut, diharapkan bisa meningkatkan skill selain ijazah kesetaraan.

“Kami juga upayakan peningkatan literasi bagi siswa, dengan melaunching perpustakaan digital dan e-book. Siswa bisa gratis mengakses dan membaca buku melalui perangkat digital, baik HP, komputer ataupun laptop,” ungkapnya. (diskominfo)

Dari diskon paket data hingga nomor cantik, Indosat suguhkan rangkaian hadiah spesial di Harpelnas 2025

0

JAKARTA | KARAWANGEXPOSE.COM | 4 September 2025 – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) mengapresiasi

kesetiaan pelanggan di momen Hari Pelanggan Nasional 2025. Mengusung tema “Ketulusan Tanpa Akhir,” Indosat merayakan Harpelnas dengan menghadirkan berbagai kegiatan spesial dan hadiah istimewa bagi pelanggan setia IM3, Tri, dan HiFi di seluruh Indonesia.

Perayaan ini menjadi wujud komitmen Indosat untuk terus hadir, dekat dan mendampingi perjalanan masyarakat Indonesia terhubung dan berbagi cerita.

Bilal Kazmi, Director and Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan:

“Bagi Indosat, pelanggan selalu menjadi pusat dari setiap langkah kami. Hari Pelanggan

Nasional adalah pengingat bahwa ketulusan kami untuk melayani tidak pernah berakhir. Sejak awal, Indosat hadir mendampingi pelanggan, dan komitmen ini akan terus kami wujudkan

melalui inovasi dalam menghadirkan  pengalaman mengesankan serta memberdayakan masyarakat Indonesia.”

Sebagai wujud nyata, jajaran Direksi, manajemen, hingga karyawan Indosat turut turun langsung menyapa pelanggan di Gerai IM3 dan 3Store.

Interaksi personal ini menjadi sarana untuk mendengarkan aspirasi pelanggan sekaligus memperkuat kedekatan Indosat dengan masyarakat.

Di wilayah Jakarta Raya yang mencakup area Jabodetabek, Banten dan Jawa Barat, momen Hari Pelanggan Nasional 2025 dirayakan dengan pendekatan yang lebih personal.

Sejumlah pelanggan loyal Indosat yang telah menggunakan layanan Indosat mendapat kejutan langsung dari Chandra Pradyot Singh selaku EVP – Head of Circle Jakarta Raya, Indosat Ooredoo Hutchison. Hal ini menjadi wujud nyata komitmen Indosat untuk hadir ditengah pelanggan, tidak hanya melalui produk dan teknologi, tetapi juga lewat interaksi nyata yang hangat dan penuh ketulusan.

Chandra menyampaikan, “Perayaan Hari Pelanggan kali ini kami isi dengan hal-hal sederhana tapi bermakna, menyapa langsung pelanggan yang sudah bersama kami lebih dari satu dekade, mendengar cerita mereka, dan mengucapkan terima kasih secara personal.

Kami ingin menunjukkan bahwa di balik jaringan yang terus kami perkuat, ada komitmen tulus untuk hadir dan melayani, terutama di wilayah Jakarta dan kota-kota sekitarnya.

Karena bagi kami, pelanggan bukan hanya penerima layanan, tapi bagian penting dari perjalanan kami.” Dalam rangka perayaan Harpelnas 2025, Indosat Ooredoo Hutchison menghadirkan berbagai apresiasi bagi pelanggan setia.

Salah satunya berupa potongan harga paket data hingga 15% yang bisa didapatkan di Gerai IM3, 3Store, dan Kios myIM3. Tak hanya itu, pelanggan IM3 dan Tri juga bisa menikmati penawaran spesial Harpelnas, seperti potongan harga paket data hingga Rp25 ribu di IM3 dan Tri Official Store yang bisa diperoleh melalui mitra e-commerce (Dana, Shopee, Tokopedia, Gopay, Lazada). Bagi pelanggan IM3 Platinum, tersedia diskon khusus add-on Freedom Internet 25GB/7 hari, dari Rp30 ribu menjadi Rp25 ribu. Selain itu, pelanggan juga bisa menikmati penukaran IMPoin dan Bonstri, berupa diskon 50% poin serta poin ekstra untuk transaksi minimal Rp90 ribu.

Deretan promo spesial ini berlaku pada minggu pertama dan kedua September, sehingga pelanggan dapat langsung merasakan manfaatnya sepanjang periode perayaan. Tidak kalah menarik, pelanggan juga berkesempatan mendapatkan nomor cantik spesial 1111

Kartu Perdana IM3 yang tersedia eksklusif di im3.id/shop. Rangkaian penawaran ini masih

berlanjut dengan tambahan produk kebutuhan sehari-hari untuk setiap pembelian paket data

minimal Rp100 ribu di jaringan ritel Alfamart, Alfamidi dan Indomaret sepanjang bulan september.

Seluruh penawaran ini dihadirkan untuk memastikan pelanggan dapat merasakan manfaat nyata sekaligus pengalaman digital yang mengesankan selama perayaan Harpelnas.“Hari Pelanggan Nasional juga menjadi momentum bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan memberikan pengalaman yang mengesankan bagi setiap pelanggan yang telah setia bersama Indosat,” tutup Bilal.

Informasi selengkapnya mengenai program spesial Harpelnas 2025 dapat diakses melalui

http://ioh.co.id/harpelnas.

Sebelas Santri Karawang Berangkat ke Mesir, Bupati Aep Sampaikan Pesan Khusus

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh bertemu dengan 11 siswa SMP-IT Mentari Ilmu yang akan berangkat ke Mesir, dalam program Mentari Ilmu Cairo (Ma’had Al-Azhar Cairo Egypt) di Ruang Kerja Bupati Karawang Gedung Singaperbangsa, Komplek Pemda Karawang, pada Kamis (4/9/2025).

Bupati Aep menyampaikan rasa bangganya kepada siswa-siswi yang akan mendapatkan pendidikan dan ilmu di Kairo, Mesir. Ia menitipkan pesan kepada 11 santri untuk selalu menjaga kesehatan, menjaga ibadah dan menyerap ilmu selama berada di Mesir, dan menerapkannya ketika kembali ke Indonesia.

“Saya apresiasi kepada 11 santri yang akan berangkat ke Kairo. Insya Allah, mereka akan menjadi sumber daya manusia yang hebat di masa depan, dan juga memiliki pengaruh untuk masa depan daerah,” ungkapnya.

Para santri tersebut, akan belajar seluruh ilmu agama. Mulai dari bahasa Arab, Al-Qur’an, fiqih, aqidah, siroh dan lain-lain. Santri ini juga akan menempuh pendidikan selama 1-3 tahun setara SMA dan langsung lanjut ke Universitas Al-Azhar tanpa tes.

Berikut adalah nama-nama santri Karawang yang akan menempuh pendidikan di Mesir:

1. Revan Alfiansyah

2. Khansa Zezhary Bayu

3. Sulaiman Harist

4. Maulana Syarif Hidayatullah

5. Abdullah Azam Amali

6. Zufarullah Al Musaid

7. Ghilman Hauna Fauzan

8. Naufal Rafi Najasy

9. M. Usamah Ayash Sihabuddin

10. 10. Firyal Ihza Maulida

11. M. Nasywan Aulia Ilmi

“Melawan Rambu: Parkiran Motor Depan Polres Karawang Gunakan Bahu Jalan, Warga Terganggu”

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Keberadaan parkiran motor di depan Markas Kepolisian Resor (Polres) Karawang menuai kritik tajam dari masyarakat. Jika sebelumnya kendaraan roda dua hanya ditata di area warung-warung yang berada di sisi kanan Mapolres, kini jumlah kendaraan yang semakin banyak membuat parkiran meluber hingga ke bahu jalan.

Pantauan langsung di lokasi pada Kamis (4/9/2025), deretan motor terlihat memenuhi sisi jalan dan sebagian bahkan memakan badan jalan. Kondisi ini jelas mengganggu kelancaran arus lalu lintas serta meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.

Seorang warga, Heri (38), mengungkapkan kekesalannya.

“Kalau pagi dan siang makin padat. Motor-motor parkir di bahu jalan bikin susah lewat, apalagi mobil. Pernah ada pengendara jatuh gara-gara motor tiba-tiba mau parkir. Sangat membahayakan,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Ratna (29), seorang pegawai yang setiap hari melintas di depan Mapolres.

“Jalan di depan Polres itu ramai, apalagi jam kerja. Kalau parkiran meluber seperti ini, jelas bikin macet. Saya sendiri pernah hampir terserempet karena ada motor keluar mendadak dari parkiran,” keluhnya.

Padahal, di area tersebut sudah terpasang rambu lalu lintas huruf “P” dicoret merah yang berarti dilarang parkir. Rambu itu menegaskan bahwa lokasi tersebut bukan untuk menaruh kendaraan. Selain itu, aturan lalu lintas menyebutkan bahu jalan hanya boleh digunakan dalam keadaan darurat, misalnya kendaraan mogok atau situasi medis mendesak, bukan untuk parkir rutin.

Ironisnya, berdasarkan pantauan redaksi, tersedia area parkir di sisi kiri Mapolres Karawang yang bersebelahan dengan Lapas Karawang. Lokasi tersebut lebih layak dijadikan tempat parkir karena tidak membahayakan arus lalu lintas.

Menanggapi fenomena ini, redaksi media telah mencoba meminta konfirmasi resmi kepada Kapolres Karawang melalui pesan WhatsApp. Namun hingga berita ini diterbitkan, pihak Polres belum memberikan jawaban resmi.

Situasi parkiran di depan Mapolres Karawang kini menjadi sorotan serius warga dan pengendara. Masyarakat berharap Polres Karawang segera mengambil langkah tegas untuk menertibkan parkiran liar tersebut, sekaligus memberikan contoh nyata kepada publik mengenai pentingnya disiplin dan ketertiban berlalu lintas.

Pemkab Karawang Salurkan Bantuan UEP untuk 240 Warga dan 1.597 Anak

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang salurkan Bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) kepada para penerima manfaat, Rabu (3/9/2025).

Berlangsung di Gallery Nyi Pager Asih, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menyerahkan secara simbolis bantuan berupa alat usaha kepada 240 penerima manfaat.

Selain alat penunjang usaha, dalam kesempatan yang sama juga diserahkan bantuan sosial uang bagi 1.597 anak melalui lembaga kesejahteraan sosial.

Bupati Aep dalam sambutannya mengapresiasi, Dinas Sosial dan pihak-pihak terkait untuk mewujudkan program yang manfaatnya diterima dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Adapun kriteria penerima bantuan Usaha Ekonomi Produktif adalah individu yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan (DTKS)/Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN)/Surat Keterangan Tidak Mampu dari desa/kelurahan dan atau sudah memiliki usaha.

“Saya berharap mudah-mudahan bapak ibu yang sudah mendapatkan bantuan bisa menunjang dan bermanfaat. Pemerintah hadir di tengah masyarakat bagaimana bisa membantu usaha UMKM “ungkapnya.

Sementara itu Suryati, salah satu pengusaha kue di Desa Sampalan Kecamatan Kutawaluya mengungkapkan rasa bahagianya setelah menerima bantuan bantuan Usaha Ekonomi Produktif.

“Alhamdulillah hari ini saya menerima bantuan dari pak bupati berupa bahan dan alat pembuatan kue, semoga bisa mendukung usaha saya. Alhamdulillah saya mendapat banyak alat dan bahan-bahan”ucapnya.

Pemkab dan Forkopimda Karawang Gelar Patroli Gabungan Jaga Kondusivitas

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar patroli gabungan di sejumlah titik pada Selasa (2/9/2025) malam.

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif pasca dinamika yang terjadi di masyarakat.

“Hari ini kami bersama Forkopimda melaksanakan patroli. Tujuannya untuk meyakinkan bahwa kondisi Karawang sudah aman dan terkendali,” ujar Bupati Aep.

Ia menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat, termasuk dari kalangan mahasiswa, telah diterima pemerintah daerah untuk ditindaklanjuti. Karena itu, ia mengajak masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan masing-masing.

“Mari kita rawat Karawang agar selalu aman. Kalau bukan kita, siapa lagi,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Karawang, AKBP Fiki Novian Ardiansyah, menuturkan patroli ini juga menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam memantau situasi di wilayah.

“Ini adalah kegiatan yang bertujuan menjaga dan memantau kondisi Karawang. Dalam satu pekan terakhir, dinamika cukup cepat, baik di tingkat nasional, provinsi, maupun daerah,” kata Kapolres.

Ia menambahkan, menjaga keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan stabilitas.

“Mudah-mudahan Karawang tetap aman dan sentosa. Dengan kondisi itu, perekonomian bisa tumbuh, investasi berjalan lancar, dan lapangan pekerjaan semakin terbuka,” ujarnya.

Adapun rute patroli dimulai dari Lapang Karangpawitan, dilanjutkan ke Desa Sukaharja, Pos Siskamling Ulekan, Pos Siskamling Karawang Kulon, dan berakhir di Pos Siskamling Karawang Wetan.

Jembatan PT Jui Shin di Karawang Ilegal, Pengamat Desak Pemda Segera Bongkar

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Jembatan milik PT Jui Shin Indonesia yang berada di Desa Tamansari, Kecamatan Pangkalan, dan menghubungkan Kabupaten Bekasi dengan Kabupaten Karawang, ternyata dibangun tanpa izin resmi. Fakta tersebut terungkap dalam surat Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum dengan Nomor SA0203-Av/708 tertanggal 21 Agustus 2025.

Menyikapi keberadaan jembatan produsen Semen Garuda yang dinilai ilegal tersebut, Pengamat Kebijakan Pemerintah Asep Agustian mendesak agar Pemerintah Daerah (Pemda) Karawang segera membongkarnya karena tidak memberi manfaat bagi masyarakat maupun daerah.

“Jika memang sudah ada dasar surat dari BBWS Citarum yang menyatakan tidak pernah mengizinkan jembatan itu dibangun, berarti itu kan sudah ada alas hak yang kuat. Ya jembatan itu harus dibongkar karena tidak ada izin, sama saja disebut bangli alias bangunan liar,” kata Askun, sapaan akrabnya, kepada awak media, Selasa (2/9/2025).

Secara rasional, lanjut Ketua Peradi Karawang ini, ketika PT Jui Shin menggunakan jalur Karawang melalui jembatan tersebut, Pemda Karawang justru tidak memperoleh pemasukan dari pajak maupun kontribusi lain.

“Saya pikir, ya bongkar saja, toh enggak ada pemasukan ke Pemda Karawang,” tegasnya.

“Itu kendaraan PT Jui Shin, baik bannya maupun tonasenya lewat Karawang, tapi ‘beraknya’ ke Bekasi. Sinting kan? Ya untuk apa dibiarkan terus, bongkar segera jembatannya,” sambung Askun.

Askun juga menyesalkan sikap diam sejumlah anggota dewan yang tidak bersuara tegas menyikapi ilegalnya jembatan PT Jui Shin.

“Ya memang anggota dewan yang saat ini sedang viral hanya memikirkan dirinya sendiri maupun kelompok, atau mungkin sengaja membutakan mata dan menulikan telinga. Sudah jelas-jelas jembatan itu ramai dan mereka tahu, kok dibiarkan saja. Ada apa dengan semua ini? Kalau saya, ya sudah bongkar saja, apa sih susahnya dibongkar,” ujarnya.

Ia kembali menegaskan bahwa aparatur pemerintahan Kabupaten Karawang tidak perlu berdiam diri.

“Bongkar, biar saja PT Jui Shin lewat jalan lain. Enggak ada kontribusi sama sekali. Apakah keberadaan jembatan itu hanya untuk dimanfaatkan segelintir orang demi keuntungan pribadi alias untuk 86 (berdamai)? Bongkar saja,” tutupnya.

HUT Ke-80 Kejaksaan, IWOI Karawang Dukung Transformasi Menuju Indonesia Maju

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Memperingati Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-80 yang jatuh pada 2 September 2025, Ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Karawang menyampaikan ucapan selamat dan doa untuk seluruh jajaran Kejaksaan, khususnya Kejaksaan Negeri Karawang.

Dengan mengusung tema “Transformasi Kejaksaan Menuju Indonesia Maju”, momentum ulang tahun ke-80 ini diharapkan dapat memperkuat peran institusi Adhyaksa dalam penegakan hukum yang berkeadilan, profesional, serta berpihak kepada kepentingan masyarakat luas.

Ketua IWOI DPD Karawang, Syuhada Wisastra, menyampaikan harapannya agar hubungan dan sinergitas antara Kejaksaan dengan insan pers di Karawang semakin erat.

“Selamat Hari Lahir Kejaksaan ke-80. Semoga Kejaksaan Negeri Karawang semakin maju, profesional, serta terus bersinergi dengan media dan wartawan di Karawang dalam menghadirkan informasi yang akurat dan membangun kepercayaan publik,” ujarnya.

Syuhada juga menambahkan, sinergi antara kejaksaan dan media merupakan kebutuhan bersama.

“Media dan wartawan siap mendukung setiap langkah Kejaksaan dalam menjalankan tugas penegakan hukum yang transparan dan akuntabel. Kami berharap Kejaksaan Negeri Karawang selalu terbuka terhadap publikasi positif yang memberi edukasi hukum kepada masyarakat,” ungkapnya.

Ucapan tersebut menjadi bentuk dukungan moral IWOI Karawang terhadap Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum yang memiliki peran penting dalam menjaga supremasi hukum di Indonesia. Selain itu, sinergitas yang baik antara aparat penegak hukum dengan media dinilai sangat penting dalam mewujudkan transparansi dan keterbukaan informasi kepada masyarakat.

Lapas Karawang Gelar Doa Bersama Lintas Agama, Perkuat Persatuan dan Cinta Tanah Air

0

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM — Lapas Kelas IIA Karawang menggelar doa bersama lintas agama, Senin (1/9), sebagai upaya memperkuat persatuan bangsa sekaligus menumbuhkan semangat cinta tanah air di kalangan petugas maupun warga binaan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan istigosah di Masjid Nurul Iman yang diikuti oleh seluruh petugas dan warga binaan beragama Muslim. Istigosah dipandu oleh asatid dari Ponpes Nurul Iman dan berlangsung khidmat. Usai pengajian, Kalapas Karawang, Christo Toar, menyampaikan sambutan.

“Doa yang kita panjatkan hari ini adalah wujud ikhtiar kita bersama untuk kebaikan bangsa dan negara. Semoga Indonesia selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa, dijauhkan dari segala perpecahan, serta diberi kekuatan dalam menjaga persatuan dan persaudaraan,” ujar Christo Toar.

Selepas itu, Kalapas memimpin ibadah warga binaan Nasrani di Kopel Imanuel Lapas Karawang. Ibadah berlangsung penuh sukacita dan kehangatan. Kemudian, kegiatan ditutup dengan doa bersama warga binaan beragama Buddha di Cetya Dharma Dwipa Lapas Karawang yang berlangsung khusyuk.

Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik) Lapas Karawang, Jatmiko, menjelaskan bahwa kegiatan doa lintas agama ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian di bidang kerohanian.

“Tujuan kegiatan ini adalah menumbuhkan semangat kebersamaan, toleransi, dan persaudaraan di dalam lapas. Dengan doa bersama, kami berharap warga binaan dapat memiliki jiwa yang lebih tenang serta tumbuh kesadaran akan pentingnya persatuan,” tutur Jatmiko.

Sementara itu, Kepala Sub Seksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Kasubsi Bimkemaswat), Rifalfi Shandri Akbar, menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan.

“Kedepan, program pembinaan kerohanian di Lapas Karawang akan semakin kita perkuat. Kami berkomitmen menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bersifat ritual keagamaan, tetapi juga memberikan pembelajaran nilai moral, etika, dan rasa cinta tanah air,” ungkap Rifalfi.

Latihan Gabungan Korp Wira Bhakti PSIB Karawang–Bekasi Dipimpin Jajang Maulana

KARAWANG | KARAWANGEXPOSE.COM – Nasional Human Resource Institute (NHRI) mengeluarkan pernyataan resmi terkait situasi sosial belakangan ini yang dikhawatirkan dapat memengaruhi kondusifitas masyarakat dan iklim investasi di Kabupaten Karawang serta sekitarnya.

Ketua Umum NHRI, Arif Dianto, menegaskan bahwa stabilitas sosial merupakan fondasi utama bagi keberlangsungan dunia usaha maupun kesejahteraan bersama. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga suasana damai, harmonis, dan kondusif.

“Keberlanjutan investasi industri sangat bergantung pada terciptanya keamanan, kenyamanan, dan kepastian hukum di daerah. Hal ini menjadi modal penting untuk membuka lapangan kerja, meningkatkan daya saing, dan mempercepat pembangunan Karawang,” ujar Arif dalam keterangan tertulisnya, Minggu (31/8/2025).

NHRI juga menekankan pentingnya kerjasama antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menyelesaikan persoalan secara musyawarah serta dialog konstruktif. Menurut Arif, langkah tersebut dapat mencegah keresahan yang lebih luas di tengah masyarakat.

Selain itu, NHRI berkomitmen untuk menjadi mitra strategis dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan dan sumber daya manusia yang profesional, berdaya saing, serta berorientasi pada harmoni sosial.

“Semua pihak perlu bersatu padu menjaga persatuan dan kondusifitas demi Karawang yang aman, damai, dan semakin maju sebagai salah satu pusat industri nasional,” tegasnya.