google-site-verification=mfDzAmrATs_axixiQE589FtwGxMIv1RrxySdHsqAmqE
spot_img
Beranda blog Halaman 4

Bupati Karawang Sambangi Rumah Duka 6 Korban Kecelakaan Majalengka

KARAWANG, Karawangexpose.com – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, S.E., melakukan kunjungan langsung ke rumah duka korban kecelakaan maut yang menimpa warga Rengasdengklok, Selasa malam (24/3). Kunjungan dilakukan di tiga titik rumah duka, didampingi Sekretaris Daerah, Asisten Sekda, serta Camat Rengasdengklok.

Kecelakaan tragis terjadi saat rombongan keluarga besar yang berjumlah sekitar 20 orang sedang dalam perjalanan arus balik dari mudik Tasikmalaya menuju Karawang. Insiden yang terjadi di wilayah Majalengka ini menewaskan enam warga Rengasdengklok.

“Saya atas nama pribadi dan pemerintah daerah menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya almarhum/almarhumah. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” ujar Bupati Aep saat bertemu keluarga korban.

Selain menyampaikan duka, pemerintah daerah Karawang juga bergerak cepat dengan menyiapkan ambulans untuk menjemput korban di Majalengka dan memulangkannya ke Karawang. Langkah ini diambil untuk memastikan penanganan korban berjalan cepat dan profesional.

Bupati menambahkan, begitu mendapat laporan, pihaknya langsung menghubungi Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, untuk koordinasi. “Alhamdulillah, beliau memberikan perhatian penuh dengan menyiapkan bantuan bagi korban yang dirawat di rumah sakit,” jelasnya.

Kunjungan Bupati ini juga menjadi bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan dan pelayanan bagi warga Karawang, terutama di situasi darurat.

Sementara itu, keluarga korban menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah daerah dan upaya cepat tanggap yang dilakukan. Mereka berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Kecelakaan ini menjadi peringatan bagi warga untuk selalu berhati-hati dalam perjalanan, terutama saat arus balik mudik. Pemerintah daerah menegaskan akan terus memantau dan memberikan dukungan kepada keluarga korban hingga proses pemulangan dan pemakaman selesai.

Travel Masuk Jurang di Majalengka, Rombongan Satu Keluarga dari Rengasdengklok

0

Karawangexpose.com – Kecelakaan maut mobil travel masuk jurang di Majalengka mengagetkan banyak orang.

Identitas korban kecelakaan di Kawasan Puncak Jahim, Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka yang berasal dari Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang terungkap.

Wilayah Puncak Jahim merupakan perbatasan antara Kabupaten Majalengka dan Ciamis yang dikenal dengan jalan sempit, berkelok dan tanjakan curam.

Adapun kecelakaan terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026 dini hari sekitar pukul 04.00 WIB. Saat rombongan satu keluarga berjumlah 20 orang dalam perjalanan pulang menuju Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang.

Dari keterangan keluarga korban diketahui bahwa keluarga ini menghabiskan waktu Lebaran di Kabupaten Tasikmalaya.

Kemudian dalam perjalanan pulang diarahkan melintasi Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Ciamis dan selanjutnya menuju Kabupaten Majalengka via Puncak Jahim.

Dalam perjalanan tersebut terjadi kecelakaan tunggal mobil masuk jurang yang menyebabkan sejumlah korban meninggal dunia.

Kendati demikian, terdapat beberapa versi mengenai jumlah korban meninggal dunia. Dari pihak keluarga sebelumnya menyebutkan terdapat 6 korban yang meninggal dunia.

Namun dari press release sementara dari RSUD Cideres disebutkan korban meninggal dunia sebanyak 3 orang.

Dikutip dari radarcirebon.com, berikut daftar identitas korban kecelakaan di Puncak Jahim, Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka:

Pasien luka dengan identitas sebagai berikut:

Kia Putri (4 th) alamat Rengasdengklok Selatan – Karawang, rujukan dari Puskesmas Cikijing, diagnosa cedera kepala. Rencana tindakan dilakukan operasi sembari menunggu persetujuan keluarga.

Taufik Hidayat (29 th) alamat Rengasdengklok Selatan – Karawang, rujukan dari Puskesmas Cikijing, diagnosa sementara cedera tulang. Kondisi saat ini pasien bisa berjalan, rencana dipulangkan.

Oman (55 th) alamat Rengasdengklok Selatan – Karawang, rujukan dari Puskesmas Talaga. Diagnosa cedera kepala dan patah tulang, dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kariah (36 th) alamat Rengasdengklok Selatan – Karawang, rujukan dari Puskesmas Talaga, diagnosa cedera kepala, dada, dan perut. Rencana akan menjalani rawat inap.

Asep Ismail (39 th) alamat Rengasdengklok Selatan – Karawang, rujukan dari Puskesmas Talaga, diagnosa cedera kepala dan patah tulang. Rencana dilakukan tindakan operasi menunggu persetujuan dari keluarga.

Ridwan Kosasih (41 th) alamat Rengasdengklok Selatan – Karawang, rujukan dari RSUD Talaga. Diagnosa luka di kepala, tangan serta kaki. Rencana menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Data Terkini Kecelakaan Majalengka: 6 Tewas, Termasuk Sopir

0

Majalengka, Karawangexpose.com – Kecelakaan mobil travel masuk jurang makan banyak korban. Berdasarkan informasi terbaru yang dihimpun redaksi dari RSUD Cideres dan Polres Majalengka, total terdapat 6 korban meninggal dunia.

Menurut laporan Polres Majalengka, terdapat 3 korban meninggal dunia di lokasi kejadian yakni; Hasyim Adnan (pengemudi), Mohamad Ali Nanda.

Kemudian menurut informasi RSUD Cideres terdapat 3 korban meninggal rujukan dari RSUD Talaga yakni; Mala (35 th), alamat Rengasdengklok Selatan – Karawang, luka di kepala dan tangan. Karwati (65 th), alamat Rengasdengklok Selatan – Karawang, luka di kepala, bahu, dan tangan. Desi (42 th), alamat Karawang, luka lebam di bagian wajah dan kepala.

Dengan demikian, hingga sore hari ini, Selasa, 24 Maret 2026 telah teridentifikasi sebanyak 6 korban meninggal dunia pada tragedi elf masuk jurang di Puncak Jahim, Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka.

Data identitas pasien luka di RSUD Cideres:

Kia Putri (4 th) alamat Rengasdengklok Selatan – Karawang, rujukan dari Puskesmas Cikijing, diagnosa cedera kepala. Rencana tindakan dilakukan operasi sembari menunggu persetujuan keluarga.

Taufik Hidayat (29 th) alamat Rengasdengklok Selatan – Karawang, rujukan dari Puskesmas Cikijing, diagnosa sementara cedera tulang. Kondisi saat ini pasien bisa berjalan, rencana dipulangkan.

Oman (55 th) alamat Rengasdengklok Selatan – Karawang, rujukan dari Puskesmas Talaga. Diagnosa cedera kepala dan patah tulang, dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kariah (36 th) alamat Rengasdengklok Selatan – Karawang, rujukan dari Puskesmas Talaga, diagnosa cedera kepala, dada, dan perut. Rencana akan menjalani rawat inap.

Asep Ismail (39 th) alamat Rengasdengklok Selatan – Karawang, rujukan dari Puskesmas Talaga, diagnosa cedera kepala dan patah tulang. Rencana dilakukan tindakan operasi menunggu persetujuan dari keluarga.

Ridwan Kosasih (41 th) alamat Rengasdengklok Selatan – Karawang, rujukan dari RSUD Talaga. Diagnosa luka di kepala, tangan serta kaki. Rencana menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Kasat Lantas Polres Majalengka, AKP Pandu Surya Renata mengungkapkan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, kendaraan yang membawa rombongan keluarga dari Kabupaten Karawang tersebut sedang dalam perjalanan pulang setelah berkunjung dari keluarga di wilayah Ciamis dan melanjutkan ke objek wisata di Kabupaten Pangandaran.

Bupati Karawang Kerahkan 8 Ambulans Jemput Korban Kecelakaan di Majalengka

Karawangexpose.com – Bupati Karawang Aep Syaepuloh menginstruksikan pemberangkatan sejumlah ambulans dan tim medis untuk menjemput warga Karawang yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas di Majalengka, Selasa (24/3/2026).

Langkah tersebut diambil setelah Pemerintah Kabupaten Karawang menerima laporan adanya kecelakaan yang melibatkan warganya. Sebanyak delapan unit ambulans diberangkatkan dari wilayah Rengasdengklok menuju lokasi kejadian.

Kecelakaan terjadi di Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, dan melibatkan sebuah mobil minibus travel yang mengangkut sekitar 20 penumpang, yang seluruhnya merupakan warga Karawang.

Berdasarkan informasi sementara, enam orang dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, korban lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan, di antaranya RS Talaga dan Puskesmas Cikijing.

Pemberangkatan ambulans dilakukan guna mempercepat proses evakuasi dan pemulangan korban ke Karawang.

Kecelakaan diduga disebabkan oleh rem kendaraan yang tidak berfungsi, sehingga pengemudi tidak dapat mengendalikan laju kendaraan hingga terperosok dan terbalik.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan serta mendata identitas korban.

Pemkab Karawang Bergerak Cepat, Bupati Aep Syaepuloh Bantu Keluarga Korban Kecelakaan di Majalengka

0

Karawang, Karawangexpose.com – Pemerintah Kabupaten Karawang kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warganya yang tertimpa musibah. Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menyerahkan santunan secara langsung kepada keluarga korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Kabupaten Majalengka.

Penyerahan santunan berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, Jumat (27/3/2026). Santunan diberikan kepada keluarga korban asal Kecamatan Rengasdengklok yang mengalami kecelakaan saat perjalanan pulang menuju Karawang usai mudik ke kampung halaman.

Peristiwa nahas tersebut terjadi di wilayah Kabupaten Majalengka pada Senin (23/3/2026) lalu dan menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban.

Dalam penyerahan santunan itu, Bupati Aep didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang H. Asep Aang Rahmatullah bersama Baznas Karawang. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kehadiran pemerintah daerah untuk membantu meringankan beban keluarga korban, baik yang ditinggalkan maupun yang masih menjalani masa pemulihan.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Karawang menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya kepada para korban dan keluarga. Semoga santunan ini bermanfaat bagi para korban dan keluarga yang sedang mengalami masa sulit,” ujar Bupati Aep.

Selain menyerahkan santunan, Pemkab Karawang juga mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat melakukan perjalanan, terutama pada masa arus mudik dan arus balik Lebaran. Warga juga diingatkan untuk memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima demi keselamatan bersama.

Langkah ini menjadi bentuk respons cepat Pemerintah Kabupaten Karawang dalam hadir di tengah masyarakat saat menghadapi musibah, sekaligus memastikan keluarga korban mendapatkan perhatian dan dukungan.

Hari Ketiga Lebaran, Lapas Karawang Dipenuhi Haru Pertemuan Warga Binaan dan Keluarga

0

KARAWANG, Karawangexpose.com – Hangatnya suasana Lebaran terasa hingga ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang. Di hari ketiga Idul Fitri 1447 Hijriah, rindu yang lama terpendam akhirnya terurai lewat pertemuan singkat antara warga binaan dan keluarga yang datang silih berganti sejak pagi hari.

Sejak Senin pagi (23/3/2026), arus kunjungan tak pernah sepi. Ratusan keluarga warga binaan memadati area lapas, membawa harapan untuk bertemu orang tercinta, sekaligus merayakan kebersamaan di tengah keterbatasan.

Di halaman layanan kunjungan, antrean mengular menjadi pemandangan yang tak terhindarkan. Wajah-wajah penuh harap terlihat sabar menunggu giliran, demi satu kesempatan berharga untuk saling menyapa secara langsung.

Sebelum dapat bertemu, setiap pengunjung harus melewati prosedur pemeriksaan yang ketat.

Petugas memverifikasi identitas serta memeriksa barang bawaan secara menyeluruh guna menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

Di balik aturan tersebut, tersimpan makna mendalam bagi para warga binaan. Momen Idul Fitri menjadi kesempatan langka yang sangat dinanti, di mana pertemuan dengan keluarga mampu menjadi penguat semangat selama menjalani masa pembinaan.

Suasana haru tak terelakkan saat pertemuan berlangsung. Tangis bahagia, pelukan hangat, hingga senyum penuh kelegaan mewarnai ruang kunjungan, seakan menjadi bukti bahwa ikatan keluarga tetap terjaga meski terpisah jarak dan waktu.

Salah satu pengunjung mengaku bersyukur dapat bertemu dengan suaminya di momen Lebaran tahun ini, meskipun hanya dalam waktu singkat.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa bertemu suami di momen Lebaran ini. Walaupun waktunya hanya sebentar, setidaknya rasa rindu bisa sedikit terobati,” ujarnya.

Seorang ibu yang datang dari luar Karawang juga tak kuasa menahan haru saat bertemu anaknya. Dengan mata berkaca-kaca, ia mengungkapkan betapa pertemuan tersebut menjadi momen yang sangat berarti baginya.

“Sebagai seorang ibu, rasanya sedih sekaligus bahagia. Sedih karena tidak bisa bersama setiap hari, tapi hari ini saya bisa memeluk anak saya lagi. Itu sudah cukup membuat hati saya tenang,” tuturnya lirih.

Dalam pelaksanaannya, setiap sesi kunjungan dibatasi selama 30 menit. Keluarga juga diperbolehkan membawa makanan khas Lebaran, dengan ketentuan tidak mengandung rongga sebagai langkah antisipasi terhadap potensi penyelundupan barang terlarang.

Ketentuan tersebut diterapkan sebagai bagian dari upaya menjaga situasi tetap kondusif selama layanan berlangsung, tanpa mengurangi esensi kebersamaan yang ingin dihadirkan pada momen hari raya.

Kepala Satuan Pengamanan Lapas Kelas IIA Karawang, Muhamad Farih, menegaskan bahwa layanan kunjungan Lebaran tetap mengedepankan keseimbangan antara keamanan dan hak warga binaan untuk bersilaturahmi.

“Layanan kunjungan khusus Lebaran kami buka sejak hari pertama Idul Fitri hingga hari ketiga ini. Setiap pengunjung kami berikan waktu 30 menit untuk bertatap muka, dengan tetap melalui pemeriksaan identitas dan barang bawaan secara ketat demi menjaga keamanan dan ketertiban,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya memberikan kelonggaran bagi keluarga untuk membawa makanan, namun tetap dalam batasan yang telah ditentukan.

“Kami memperbolehkan keluarga membawa makanan khas Lebaran, tetapi tidak diperkenankan membawa makanan berongga. Aturan ini untuk mengantisipasi potensi masuknya barang-barang terlarang ke dalam lapas,” tambah Farih.

Layanan kunjungan khusus Lebaran ini telah dibuka sejak hari pertama Idul Fitri dan berakhir pada hari ketiga. Meski singkat, pertemuan tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi warga binaan maupun keluarga yang datang.

Pada akhirnya, di balik tembok tinggi lapas, Lebaran tetap menghadirkan makna yang sama—tentang maaf, rindu, dan harapan. Pertemuan singkat itu pun menjadi pengingat bahwa kebersamaan, sekecil apa pun, tetap bernilai besar bagi mereka yang menjalaninya.

Berada di Pusat Kota, Wonderland Adventure Waterpark Karawang Diserbu Pengunjung Saat Lebaran

0

Karawang, Karawangexpose.com – Berlokasi strategis di kawasan pusat kota Galuh Mas Karawang, Wonderland Adventure Waterpark kembali menjadi pilihan utama destinasi liburan keluarga saat momentum Lebaran 1447 Hijriah/2026. Akses yang mudah serta fasilitas lengkap menjadikan tempat ini ramai dikunjungi masyarakat dari berbagai wilayah.

Usai menghentikan operasional selama bulan Ramadan, Wonderland Adventure Waterpark resmi kembali dibuka untuk umum dengan menghadirkan program spesial bertajuk “Liburan Air Raya” yang berlangsung pada 20 hingga 29 Maret 2026.

Dalam program tersebut, pengunjung dapat menikmati berbagai wahana air yang menyegarkan, mulai dari kolam bermain anak hingga seluncuran yang menantang adrenalin, sehingga cocok untuk semua kalangan usia.

Tak hanya wahana air, keberadaan Mini Zoo menjadi daya tarik tersendiri. Anak-anak dapat berinteraksi langsung dengan berbagai satwa, memberikan pengalaman liburan yang tidak hanya menghibur tetapi juga edukatif.

Pihak pengelola menyampaikan bahwa momen Lebaran dimanfaatkan untuk menghadirkan suasana liburan yang lebih meriah dan berkesan bagi pengunjung.

“Kami kembali beroperasi setelah Ramadan dengan menghadirkan program Liburan Air Raya. Selain wahana air, Mini Zoo juga menjadi pilihan tambahan agar liburan pengunjung semakin berkesan,” ujar perwakilan pengelola, Senin (23/3/2026).

Untuk menarik minat masyarakat, pengelola juga memberikan promo harga tiket masuk yang terjangkau, yakni sekitar Rp70 ribu per orang selama periode program berlangsung.

Antusiasme pengunjung terlihat tinggi. Memasuki hari ketiga libur Lebaran, kawasan wisata ini dipadati oleh masyarakat yang datang bersama keluarga.

Salah satu pengunjung, Azqya, mengaku senang bisa menikmati liburan di tempat tersebut.

“Tempatnya seru, banyak wahana airnya, terus ada Mini Zoo juga jadi tidak bosan,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Adel yang datang bersama keluarganya. Ia menilai fasilitas yang tersedia cukup lengkap dan nyaman.

“Cocok banget buat liburan keluarga. Anak-anak senang, orang tua juga bisa santai,” katanya.

Sementara itu, pihak pengelola juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momen libur Lebaran dengan aktivitas yang positif dan menyenangkan bersama keluarga.

“Kami mengundang masyarakat untuk datang dan menikmati berbagai fasilitas yang telah kami siapkan. Jadikan momen Lebaran tahun ini lebih berwarna bersama keluarga di Wonderland Adventure Waterpark,” tuturnya.

Dengan kombinasi wahana, hiburan, serta harga yang terjangkau, destinasi ini diyakini mampu menjadi pilihan favorit warga Karawang dan sekitarnya dalam mengisi waktu libur panjang.

Kehadiran Wonderland Adventure Waterpark di pusat kota Karawang bukan hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan keluarga. Liburan Lebaran pun terasa lebih lengkap dengan pengalaman seru, edukatif, dan penuh keceriaan dalam satu tempat.

Bupati Aep Syaepuloh Sampaikan Duka dan Santunan untuk Korban Kecelakaan Panjalu-Cikijing

0

Karawang, Karawangexpose.com – Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengunjungi kediaman keluarga korban musibah kecelakaan tunggal yang terjadi di Jalan Raya Panjalu-Cikijing, Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Sekretaris Daerah Asep Aang Rahmatullah, jajaran asisten daerah, serta unsur terkait lainnya. Selain menyampaikan belasungkawa, Bupati juga menyerahkan santunan secara langsung kepada keluarga korban.

Korban kecelakaan diketahui merupakan warga dari dua kecamatan di Kabupaten Karawang, yakni Kecamatan Rengasdengklok dan Kutawaluya.

“Innalillahi wainnailaihi rojiun, kami atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Karawang menyampaikan bahwa benar telah terjadi kecelakaan tunggal yang menimpa satu keluarga asal Karawang yang sedang mudik ke Tasik dalam perjalanan kembali ke Karawang,” ujar Bupati Aep kepada awak media, Selasa (25/3/2026) malam.

Menurutnya, setelah menerima informasi musibah tersebut, Pemerintah Kabupaten Karawang langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Majalengka guna memastikan penanganan korban berjalan maksimal.

“Alhamdulillah dalam waktu yang cepat, kami sudah menginstruksikan untuk memberangkatkan delapan mobil ambulans untuk penjemputan ke Majalengka,” katanya.

Pemkab Karawang, lanjut dia, juga menyiapkan bantuan santunan bagi keluarga yang ditinggalkan.

“Kami Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang menyiapkan santunan. Insya Allah para keluarga korban diberikan ketabahan, ketawakalan, dan tentunya kami pemerintah daerah pasti akan hadir,” tambahnya.

Sebagai informasi, kecelakaan tunggal tersebut terjadi saat satu keluarga dalam perjalanan kembali menuju Karawang di ruas Jalan Raya Panjalu-Cikijing, Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka, pada Senin (23/3/2026) malam.

Akibat peristiwa itu, enam orang dinyatakan meninggal dunia, sementara korban lainnya mengalami luka-luka.

Promo dan Wahana Aman Jadi Daya Tarik, Milkyverse Karawang Ramai Diserbu Keluarga

0

KARAWANG, Karawangexpose.com — Arena bermain Milkyverse Karawang di Ciplaz Ramayana dipadati pengunjung pada hari kedua Idulfitri 1447 Hijriah, Minggu (22/3/2026). Lonjakan pengunjung terjadi sejak pagi dibuka hingga siang hari, seiring tingginya minat masyarakat memanfaatkan libur Lebaran bersama keluarga.

Antusiasme terlihat dari banyaknya orangtua yang membawa anak-anak untuk menikmati wahana hiburan dalam ruangan. Sejumlah pengunjung bahkan harus mengantre untuk dapat masuk ke area permainan.

Milkyverse Karawang merupakan playground indoor bertema luar angkasa yang berlokasi di lantai basement Ciplaz Ramayana Karawang. Tempat ini menawarkan berbagai puluhan wahana interaktif yang dapat dinikmati anak-anak hingga orang dewasa.

Dengan konsep pembayaran sekali untuk durasi tertentu, pengunjung dapat bermain sepuasnya di berbagai fasilitas yang tersedia. Selain area playground, terdapat pula wahana MilkyClaw atau permainan capit yang menjadi salah satu daya tarik utama.

“Momentum Lebaran memang selalu ramai, apalagi tempat bermain seperti ini menjadi pilihan utama keluarga,” ujar salah satu pengunjung di lokasi.

Pengunjung lainnya menilai fasilitas yang tersedia cukup aman dan nyaman untuk anak-anak.

“Permainannya membuat anak senang dan relatif aman. Orangtua juga bisa menunggu dengan nyaman karena tersedia fasilitas seperti kursi pijat otomatis,” ujar seorang warga.

Selama periode libur Idulfitri, pengelola juga menghadirkan sejumlah promo untuk menarik minat pengunjung. Di antaranya program beli empat tiket gratis satu, serta berbagai penawaran bonus permainan dan voucher bagi pembelian tertentu.

Selain itu, tersedia pula promo bermain selama tiga jam dengan tambahan biaya Rp5.000 yang sudah termasuk gratis Pop Mie. Program ini dinilai menjadi daya tarik tersendiri karena memberikan nilai lebih bagi pengunjung.

“Dengan adanya promo ini, pengunjung bisa bermain lebih lama sekaligus mendapatkan bonus makanan. Ini tentu menjadi nilai tambah saat liburan,” ujar salah satu petugas.

Milkyverse Karawang beroperasi setiap hari pukul 10.00 hingga 21.00 WIB. Dengan konsep indoor dan puluhan arena permainan, tempat ini menjadi alternatif hiburan keluarga yang nyaman, terutama saat kondisi cuaca tidak menentu selama musim liburan.

Tingginya kunjungan selama libur Lebaran menunjukkan bahwa destinasi hiburan keluarga masih menjadi pilihan utama masyarakat Karawang untuk menghabiskan waktu bersama.

Akhirnya Ditetapkan! Lebaran 2026 Jatuh Sabtu, 21 Maret

0

JAKARTA, Karawangexpose.com – Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idul Fitri 2026 jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan tersebut diumumkan usai pelaksanaan Sidang Isbat yang digelar di Kantor Kemenag, Jakarta, Kamis (19/3/2026).

Penetapan ini disampaikan dalam konferensi pers setelah sidang isbat yang dihadiri berbagai pihak, mulai dari perwakilan ormas Islam, pakar astronomi, hingga instansi terkait.

Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, dalam pernyataannya menegaskan bahwa hasil sidang isbat didasarkan pada metode hisab dan rukyatul hilal yang dilakukan di berbagai titik pemantauan di Indonesia.

“Berdasarkan hasil pengamatan hilal dan perhitungan yang ada, disepakati bahwa 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026,” demikian disampaikan dalam konferensi pers penetapan.

Sidang isbat sendiri merupakan mekanisme resmi pemerintah untuk menentukan awal bulan hijriah, khususnya Ramadan, Syawal, dan Zulhijah. Prosesnya melalui beberapa tahapan, yakni pemaparan posisi hilal, verifikasi hasil rukyat, sidang isbat, hingga pengumuman resmi kepada publik.

Islami Kementerian Agama sebelumnya telah menjadwalkan sidang isbat pada 19 Maret 2026, bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 H, yang menjadi penentu masuknya awal Syawal.

Kementerian Agama Penetapan ini sekaligus memberikan kepastian bagi umat Islam di Indonesia dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri secara nasional.

Namun demikian, terdapat potensi perbedaan dengan sebagian organisasi masyarakat Islam yang menggunakan metode hisab, di mana sebelumnya telah menetapkan Idul Fitri jatuh pada 20 Maret 2026.

Pemerintah pun mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan menghormati perbedaan dalam penentuan hari besar keagamaan.

Dengan ditetapkannya 1 Syawal 1447 H, umat Islam di seluruh Indonesia diharapkan dapat merayakan Idul Fitri dengan penuh khidmat, kebersamaan, dan saling memaafkan.